DBL Indonesia

Asyiknya Memasak Bersama

09:32 | Friday, 3 July 2009

Selama ini, banyak orangtua yang berang melihat anaknya menjadi kotor. Misalnya bermain pasir atau ikut terlibat membantu Anda memasak.

Padahal, kalau Anda menyadarinya, jika anak Anda melakukan kegiatan tersebut bisa membantu perkembangan psikomotorik anak. Setidaknya, ada banyak pelajaran dan pengalaman yang didapat dari kegiatan tersebut. Meskipun harus diakui bahwa berbagi kegiatan bersama anak bisa saja membuat kegiatan tersebut malah menjadi kacau balau. Namun jika ibu perhatikan seksama semua hal kekacauan yang mungkin, tergantikan dengan banyak hal yang bisa dipelajari anak dari memasak. Pengalaman Sri Irma (30) dan Wahyu Heri (35) misalnya. Kata Sri dia sering mengajak Nadila Azra Farzana (5,4) dan Nasywa Alya Putri (4), dua anak perempuannya ini dalam kegiatan masak-memasak di rumahnya. Diakuinya, mulanya dia yang kerap mengajak anak-anaknya ini untuk memasak. “Iseng-iseng saja awalnya, saya bilang, ayo nak bantu ibu, kita masak yuk, dan kemudian awalnya mereka hanya melihat-lihat saja, lalu mulai ikutan dan mulai bertanya-tanya, ini apa namanya? Itu apa namanya? Menyenankanlah pokoknya,” ujar Sri. Melihat ketertarikan anak-anaknya tersebut Sri pun mulai serius mengajarkan anak-anaknya ini mengenai resep masakan. Meskipun hanya resep-resep yang biasa saja. “Secara pribadi saya senang memasak, dan ingin juga bila anak perempuan saya besar dapat memasak juga seperti saya. Oleh karena itu saya mulai mengasah kemauan dan keinginannya sejak dini, sejak mereka masih kecil-kecil,” bilang Sri. Warga Jalan Japaris, Amaliun, Medan ini bilang, kedua anaknya paling senang melihat proses cabe ketika diblender. “Kata mereka, kok cabenya bisa halus Mak, lucunya,” sahut Sri. Tentu saja untuk mendidik anaknya, Sri mempunyai kiat tersendiri yaitu menekankan ajaran tanggung jawab sedari dini. Dengan begitu, anaknya dapat mengetahui tugas dan tanggung jawabnya. Kelak ketika besar nanti, si anak pun dapat menjadi anak yang mandiri, tentunya pun bertanggung jawab juga. (del)

Beri Komentar

Beri komentar

PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih.

2. Apakah Anda Setuju agar Ujian Nasional (UN) Ditiadakan?

  • Setuju (59%, 182 Votes)
  • Tidak Setuju (38%, 118 Votes)
  • Tidak Tahu (3%, 11 Votes)

Total Voters: 311

Loading ... Loading ...
« Kembali

Facebook Sumut Pos

Berikan Pengajaran yang Mendidik

Menurut psikolog di RSU Pirngadi Medan, sebagai orangtua seharusnya Anda mengajarkan hal-hal yang sifatnya mendidik kepada anak. Melibatkan anak-anak dalam kegiatan sehari-hari pun dapat menjadi pelajaran yang penting bagi anak-anak. seperti kegiatan memasak misalnya, seperti masalah resep, Anda katakan bahwa resep adalah petunujuk ketika memasak yang harus diikuti. Anak akan belajar bahwa Anda harus membaca petunjuk dan mengikutinya agar hasilnya masakannya enak dan menarik. Terdengar menarik bukan? Dengan melakukan satu aktivitas Anda ternyata telah dapat mengajarkan dan meningkatkan berbagai kemampuan anak. “Dengan begitu keseimbangan antara otak kanan dan kiri anak terjaga dan anak tumbuh dengan kemampuan dan kecerdasan yang beragam,” kata Indah. (del)

  • USD Jual: 9250.00 Beli: 9100.00 » SGD Jual: 6639.25 Beli: 6508.25 » HKD Jual: 1193.15 Beli: 1171.85 » CHF Jual: 8704.65 Beli: 8540.65 » GBP Jual: 14009.00 Beli: 13727.00 »
  •  

    Copyright © 2009 HarianSumutPos.com
    REDAKSI: Graha Pena Medan Lt.3 Jl. SM Raja KM 8.5 No. 134 Medan - Sumut Telp: +62-61-7881661 Fax: +62-61-7883060
    redaksi-a-hariansumutpos.com - iklan-a-hariansumutpos.com