Utut Menang, Susanto Kalah
10:54, 02/07/2009
MEDAN-Sepuluh pecatur Sumut berhasil menahan remis Grand Master Utut Adyanto, sementara enam pecatur sukses menundukkan GM Susanto Megaranto pada Catur Simultan yang digelar oleh tim center Pasopati, Rabu (1/7) di Lapangan Merdeka Medan.
Dalam pertandingan ini, Utut dan Susanto ditantang 51 pecatur asal Sumut dalam pertandingan simultan dengan bergantian dari meja ke meja. Albiven Parapat menjadi pecatur pertama yang menahan Utut. Kebanggaan pun terpancar dari wajahnya meskipun bukan kemenangan yang diraih.
“Sangat membanggakan. Sekelas GM Utut bisa saya buat remis. Padahal awalnya saya sudah kalah satu bidak pion. Tetapi karena kuncinya bermain cepat di langkah ke 10,” jelas Albiven kepada Sumut Pos usai pertandingan.
Langkah Albiven diikuti oleh Trikora Surbakti, Effendy Tarigan, Roy Charles, Arif Rahman, Zulkifli, Erwin Sebayang, Jafatar Silaban, Rafli dan Mustafa Hasibuan. “Pak Mustafa bahkan hampir saja mengalahkan saya. Hanya saja dia kurang tenang sehingga kami bermain remis,” aku Utut.
Atas keberhasilan tersebut, Albiven mendapat penghargaan dari Tri Tamtomo berupa uang pembinaan Rp500 ribu. Permainan berakhir remis lainnya juga mendapat uang pembinaan dari Brilian Muktar berupa uang Rp1.200.000,-.
Sementara keberhasilan Rafli menahan Utut mengundang decak kagum dari penonton mengingat usianya yang baru menginjak 7 tahun.
Susanto Megaranto harus mengakui keunggulan enam pecatur Sumut. Kekalahan Susanto diawali Hasonangan Sinaga yang baru saja meraih gelar MN usai berlaga di Kejuaraan Catur Sumatera di Lhouksemawe.
“Sangat membanggakan bagi saya bisa mengalahkan Susanto seorang. Padahal saya sempat berpikir kalah, namun dengan kombinasi raja dan adu perwira saya bisa membalikkan keadaan,” jelas Hamonangan.
Untuk keberhasilannya ini, Hamonangan mendapat uang pembinaan sebesar Rp5 juta dari Tri Tamtomo.
Termotivasi dengan kemenangan Hamonangan, lima pecatur lainnya yakni Aliong, MN Sukarnaedy, Rudi Sunaryo, Osbar K Purba, Sarma Dauli, MP Binsar Siahaan, dan Syafrizal turut menundukkan Susanto. Sementara empat pecatur lainnya, Erwinsyah, Giok Hwa, Alvin Syahrin, dan Sukardi hanya mampu bermain remis.
Syaharoeddin, Pengurus Percasi Medan mengaku salut dengan perjuangan yang ditunjukkan para pecatur Sumut yang berhasil meraih menahan GM Utut.
“Ini sinyal positif bagi perkembangan catur Medan dan Sumut. Kita juga berterima kasih dengan kehadiran Utut dan Susanto yang memberikan motivasi bagi pecatur Sumut untuk lebih meningkatkan kemampuan diri untuk meraih prestasi,” ujar Syaharoeddin. (jul)

