Diduga Bunuh Diri, Kakek Digilas KA
11:20 | Sunday, 10 January 2010MEDAN- Nasib tragis menimpa Tarmo Rejo (84), warga Desa Namukur Binjai. Orang tua itu tewas meregang nyawa akibat digilas kereta api (KA) yang melintas di perlintasan rel kereta api Jalan Banten, Gang Melati III, Dusun XI, Desa Bandar Khalippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (9/1) sekira pukul 14.30 WIB.
Kondisi korban cukup mengenaskan. Ususnya terburai dan leher putus akibat dilindas deretan gerbong kereta tersebut. Untuk pengusutan lebih lanjut, mayat kakek tersebut langsung dibawa ke ruang jenazah RSU Pirngadi Medan.
Keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, ketika itu, korban datang ke Medan untuk mengunjungi anaknya di kawasan Jalan Bantan. Namun karena hendak mencari sesuatu, korban keluar dari rumahnya, lalu melewati lintasan rel kereta api. Tiba-tiba kereta api muncul dan menabrak korban. Seketika korban langsung tewas di tempat.
Sejumlah warga yang melihat peristiwa itu langsung memberitahukan kejadian tersebut ke polisi. Tak lama berselang, petugas Polsekta Percut Sei Tuan turun ke lokasi, sekaligus mengevakuasai mayat korban ke rumah sakit untuk diotopsi.
Kapolsekta Percut Sei Tuan, AKP Jumianur melalui Kanit Reskrim Iptu Yon Edhi Winara ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah membawa mayat korban ke RSU Pirngadi Medan untuk diotopsi.
“Kita telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk anak dan menantu korban,” kata Yon Edhi. Namun Yon mengatakan, informasi berbeda. Menurutnya, korban justru diduga bunuh diri karena tak sanggup menahan rasa sakit asam lambung yang dideritanya sejak dari bulan November 2009 lalu. “Informasi saksi, katanya bunuh diri,” tandasnya. (sya)
Tags: kecelakaan, medan
Beri komentar
1. Apakah Anda Yakin Pembentukan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Sumut akan Efektif Menekan Potensi Korupsi Pejabat Publik?
- Tidak Yakin (61%, 118 Votes)
- Yakin (34%, 65 Votes)
- Tidak Tahu (5%, 10 Votes)
Total Voters: 193

