Medali Pertama untuk Sumut
08:25, 30/01/2010MEDAN-Laju pebulutangkis putri Sumatera Utara (Sumut), Millicent IW menuju final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Perseorangan dan Beregu 2009 di Surabaya harus terhenti. Di semifinal Jumat (29/1), Millicent dipaksa mengakui ketangguhan pebulutangkis Jawa Tengah (Jateng) Ana Rosita dengan skor 2-0 (21-11, 21-9).
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Sumut Sugeng Nasikin yang dihubungi via telepon mengakui bila Millicent kalah dalam banyak hal dibanding lawannya. Ana Rosita sendiri merupakan atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
“Di pelatnas, Ana Rosita sudah bermain di kelas dewasa dan sering masuk final untuk Sirkuit Nasional (Sirnas).
Sementara Milli yang baru masuk taruna jelas kalah jauh,” ucap Sugeng. Begitu pula dengan rontoknya pebulutangkis Sumut lainnya. “Kita hanya punya Herdiyanto sementara tim pulau Jawa punya 30 atlet Pelatnas. Dan itu sangat berat di event Kejurnas dimana seluruh tim menurunkan atlet terbaiknya. Dan 500 peserta merupakan yang terbaik dari yang terbaik,” paparnya.
Meskipun begitu pencapaian Millicent memecahkan kebuntuan kontingen Sumut dalam perolehan medali. Terakhir Sumut mendapatkan medali perak dan perunggu di Kejurnas 1976. Artinya 24 tahun pebulutangkis Sumut harus menunggu untuk mendapatkan kembali keping medali.
Pebulutangkis lainnya sudah rontok, baik di nomor perseorangan maupun beregu harus terhenti. Moriko Harda dipaksa mengakui kehebatan pebulutangkis Jawa Barat (Jabar) 0-2 (15-21, 12-21). Di nomor ganda, pasangan Angga/Willy Sim dipaksa tunduk oleh Ericson R/Nurwahid A dengan skor 0-2 (14-21, 10-21). Begitu juga pasangan Herdiyanto/Teguh yang ditekuk pasangan Dandi P/Jones R dengan 0-2 (19-21, 12-21). Nasib yang sama juga menimpa ganda campuran Teguh/Afni yang dihentikan Jones R/Nurbeta 0-2 (14-21, 19-21). (jul)

