Memotivasi Siswa dengan Hadiah (2)
08:24 | Saturday, 30 January 2010Ketertarikan anak-anak ini terhadap cerita-cerita yang saya tuturkan menumbuhkan gairah tersendiri bagi mereka dalam belajar. Bahkan karena sangat antusisas, mereka sering bertanya kepada saya di luar jam pelajaran tentang cerita apalagi yang yang akan saya ceritakan kepada mereka bila mereka dapat menguasai materi pelajaran yang saya berikan.
Tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak pada dasarnya lebih senang mendengarkan gurunya bercerita daripada menjelaskan pelajaran di depan kelas. Namanya juga anak-anak, pasti lebih suka yang santai daripada yang serius. Untuk menyikapi hal tersebut dan demi tercapainya target belajar, maka sebagai guru kita perlu berlaku bijaksana.
Di satu sisi materi belajar yang kita ajarkan tersampaikan, dan di sisi yang lain anak-anak juga senang karena mendapat kesempatan untuk santai mendengarkan cerita dari bapak atau ibu gurunya.
Biasanya, saya akan memberitahu terlebih dahulu materi apa yang akan saya ajarkan, beserta keinginan saya agar mereka dapat menguasai materi tersebut dengan baik, dan sebagai imbalannya saya akan menceritakan kepada mereka kisah-kisah yang menarik.
Biasanya kisah atau cerita yang tuturkan kepada mereka adalah seputar pengalaman pribadi saya, atau dongeng-dongeng yang saya bumbui dengan humor segar agar mereka senang.
Namun tidak kalah penting, cerita yang dituturkan juga mengajarkan nilai moral yang baik kepada mereka.
Selanjutnya nama-nama tokoh-tokoh dalam cerita diganti dengan nama para siswa. Hal ini bertujuan agar mereka semakin tertarik dan merasa terlibat sebagai bagian dari cerita.
Selain itu juga dengan memberikan gelar sebagai pendengar budiman bagi siswa yang dengan tekun mendengarkan kisah yang saya tuturkan.
Oleh karenanya, bapak- ibu, rekan sejawat dapat mencoba hal yang sama kepada siswa-siwa didik di sekolahnya. Saya yakin dan percaya bahwa motivasi belajar siswa di sana akan lebih meningkat lagi.
Mengenai bahan cerita, bisa berasal dari mana saja. Bisa dari pengalaman pribadi, buku, majalah, atau bahkan dicari di internet. Yang pasti bapak ibu guru mau bercerita kepada anak-anak. Saya yakin itulah yang mereka ingin dan tunggu. Hal ini merupakan satu improvisasi dalam hal pengajaran sebagai bentuk untuk menghilangkan rasa bosan serta memacu minat belajar anak. (habis)
Tags: ruang guru
Beri komentar
1. Apakah Anda Yakin Pembentukan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Sumut akan Efektif Menekan Potensi Korupsi Pejabat Publik?
- Tidak Yakin (61%, 118 Votes)
- Yakin (34%, 65 Votes)
- Tidak Tahu (5%, 10 Votes)
Total Voters: 193

