Pedulikan Anak Jalanan
11:09, 19/01/2010MEDAN-Proses politik suksesi Pilkada Kota Medan, juga jadi perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut. Dari figur-figur yang mendaftar dari jalur perseorangan, belum ketemu dengan sosok yang peduli dengan anak jalan serta gelandangan dan pengemis (gepeng).
Ketua KPAID Sumut, Mhd Zahrin Piliang mengatakan, beberapa tahun belakang ini perhatian pemerintah, baik pemerintahan provinsi maupun kota tidak pernah memprioritaskan terhadap upaya penanggulangan gelandangan, pengemis serta anak jalanan.
“Jumlah gelandangan, pengemis dan anak jalanan semakin hari semakin bertambah, hal ini mengindikasikan pemerintah, baik itu provinsi maupun pemerintah kota tidak punya upaya untuk menanggulangi persoalan sosial tersebut,” ujar di kantornya Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, pekan lalu.
“Dari sejumlah bakal calon Wali Kota Medan yang ada, tidak satu pun dari mereka yang memiliki orientasi terhadap penanggulangan gepeng dan anak jalanan,” tuturnya.
Zahri mengatakan, harusnya bakal calon wali kota harus spesifik menawarkan visi dan misinya dan pro kepada masyarakat miskin dan tertindas. “Jangan hanya menawarkan retorika kepada masyarakat,” katanya. (mag-13)

