Chris John Sesalkan Pembinaan

09:06, 04/02/2010

JAKARTA-Sepinya pertandingan tinju profesional di tanah air, tak pelak mempengaruhi sistem pembinaan bagi para petinju muda.
Karenanya, juara dunia kelas bulu WBA Chris John berharap keberhasilannya membuka jalan bagi sesama petinju Indonesia. Namun dia khawatir kurangnya laga profesional dan liputan televisi akan menghambat mereka.

Chris yang memiliki rekor (43-0-2) direncanakan akan mempertahankan gelarnya di Bali pada April atau Mei ini. Namun belum dipastikan lawan yang akan dihadapi oleh petinju yang mendapat julukan The Dragons ini.

Meski demikian disadarinya bahwa orang Indonesia akan kurang mendukungnya jika tidak disiarkan oleh televisi. Chris pun yakin bahwa kurangnya pertandingan juga menghambat karir para petinju Indonesia.
“Banyak para petinju potensial di Indonesia. Masalahnya sekarang adalah tak banyak pertandingan, khususnya yang disiarkan di TV,” ungkap Chris seperti dilansir Reuters.

“Mereka berlatih tapi mereka tidak tahu kapan mereka akan bertarung. Bagaimana Anda bisa mendapatkan karir yang bagus jika Anda kurang bertanding,” kata petinju asal Banjarnegara ini.

Namun keberhasilan Chris dan juga petinju Filipina Manny Pacquiao tentu akan menjadi dorongan bagi para petinju Asia. Promotor Asia pun bisa melihat para petinju muda yang berbakat.

“Saya sebagai juara dunia, ini artinya mereka (para petinju Indonesia) punya kesempatan untuk menjadi juara dunia, hanya dengan perlu kerja keras,” tukas Chris John. (bbs/jpnn)

Beri komentar

 
PLN Bottom Bar