Investasi Menjanjikan, Tiap Tahun Harga Tanah Naik
06:14, 01/02/2010PESATNYA Perkembangan dan pertumbuhan perekonomian sejalan dengan pembenahan infrastrukur di kawasan Medan Selayang membuat harga tanah di kawasan tersebut setiap tahun meningkat. Kondisi itu membuat investasi tanah cukup menjanjikan.
Seperti di Jalan Melati Raya misalnya, masyarakat di tempat ini menjual tanahnya dengan harga tinggi sesuai perkembangan yang selalu berubah. Umumnya harga tanah yang yang dijual berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per meternya. Sementara pada 2009 lalu harga tanah masih berkisar Rp800 ribuan hingga Rp2 juta.
“Harga tanah di tempat ini memang tiap tahun meningkat. Makanya warga banyak juga yang bertahan menunggu perubahan harga di tahun berikutnya,” ungkap Surman warga di tempat itu.
Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Jalan Tanjung Selamat. Saat ini harga tanah di tempat itu dibandrol Rp2 juta hingga Rp3 juta per-meter. Padahal tahun lalu tanah di kawasan ini masih dapat ditebus dengan harga Rp1,2 juta per-meternya. Menurut warga, tingginya harga tanah itu disebabkan saat ini kawasan itu jadi kawasan pengembangan perumahan.
“Sekarang banyak perumahan mewah mau dibangun di sini. Ini membuat harga tanah ikut naik. Kami warga terpaksa menjual karena pajaknya pun cukup tinggi,” imbuh Roy warga di tempat itu.
Di Jalan Setia Budi kondisi serup juga terjadi. Hingga saat ini harga tanah di kawasan itu terus mengalami peningkatan. Parahnya, meski dijual dengan harga tinggi, justru tanah di kawasan ini laris manis. Bahkan stok tanah yang masih tersedia hanya tinggal beberapa hektar saja.
Lokasi tanah sepanjang Jalan Setia Budi saat ini dibandrol Rp2 juta per-meter. “Ini disebabkan kawasan ini sekrang sangat pesat perkembangannya. Lagian infrastruktur di sini cukup bagus,” ujar Amran warga Gang Mustafa.
Tak jauh berbeda dengan ketiga kawasan itu, harga lebih murah dibandrol warga untuk tanah di kawasan Jalan Bunga Malam VI. Harga tanah di jalan tersebut masih dengan harga lama Rp500 ribu per meter. Namun, Stabilnya harga tanah di jalan tersebut dengan memakai Nilai jual Objek pajak (NJOP).
“Suhu udara di sini masih sejuk di pagi hari, makanya bagus untuk pengembangan konsep villa, karenaya tanah di tempat ini juga mulai mahal,” kata Robin warga tempat itu.
Dari kondisi yang ada, tahun ini pun menurutnya harga tanah akan naik lagi. Umumnya kata dia, pemebli tanah kosong di jalan tersebut berasal dari masyarakat Tanah Karo. “Walauapun tampak kosong tanah tersebut, tapi sudah ada pemiliknya,” katanya.
Camat Medan Selayang Drs Halim yang dikonfirmasi mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, kawasan Medan Selayang, Medan Tuntungan saat ini memang sedang jadi tujuan pembangunan perumahan dan bisnis. Karenanya harga tanah di kawasan itu terdongkrak tinggi. “Memang cukup mengejutkan, setiap tahun harga tanah di sini naik,” tandasnya.
Karenanya kata dia, banyak warga yang memilih berinfestasi tanah di kawasan itu. Sebab dalam setahun kenaikan harga tanah cukup signifikan. “Tahun ini dibeli, tahun depan harganya sudah melambung. Makanya banyaki yang sekedar membeli tanah dan bangunan untuk investasi,” tuntasnya. (mag-7)
[ketgambar]RUKO: Seorang pengendara sepeda motor berhenti di depan bangunan rumah toko (ruko) yang hampir selesai di kawasan Jalan Setia Budi Medan, belum lama ini.// RAHMAT SAZALI/SUMUT POS[/ketgambar]

