Optimis karena Menjanjikan

05:07, 17/02/2010

Memilih usaha dalam bidang perikanan bukan tidak berdasarkan alasan yang cukup jelas bagi Permata Simarmata. Sudah lebih dari 20 tahun ia menekuni usaha ini.

“Saya melihat banyak peluang yang ada dibidang perikanan dan cukup menjanjikan,” bilang Permata.

Dengan keberaniannya, maka ia pun memulai usahanya dengan mengubah lahan kosong yang ada di sekitar rumahnya untuk dijadikan kolam. 
“Saya menikmati usaha ini. Sebab, bisa saya jadikan sebagai penghilang stres saya. Kalau dijadikan beban, ketika sepi pasarnya, malah akan menambah stres,” katanya lagi.

Dia mengaku, bisnis ikannya mendatangkan keuntungan. Disamping itu, peluang usahanya juga terbuka. “Dengan membuka kolam pancing bisa memberikan keuntungan. Belum lagi kalau kita punya modal dengan membuka resto di atas kolam,” bilang Permata.

Permata sudah memiliki langganan untuk pemasarannya, baik dari dalam kota maupun dari luar kota. “Namun, kita masih berfikir untuk konsumen yang ingin membawanya ke luar pulau Sumatera. Sebab, kalau ikan dibawa perjalanan jauh, bisa-bisa bibitnya sudah tidak fresh lagi,” katanya lagi.
Untuk ikan lele dengan ukuran 3 sampai 5 inci, jika diambil lebih dari 1.000 ekor bibit, maka harganya untuk per ekornya Rp130. Untuk harga sesuai dengan ukuran bibit dan besarnya jumlah yang diminta.

“Paling banyak permintaan  bibit ikan lele karena perawatannya gampang. Kita menyediakan empat macam ikan lele, mulai dari lele jumbo, kampung, mas, dan lele sapi juga ada,” kata Permata lagi. 

Sebulannya rata-rata terjual 10 ribu ekor bibit ikan secara keseluruhan. Ini karena permintaan pasar masih sepi. Harga bibit ikan paling mahal adalah bibit ikan gurami, dengan harga Rp1.500 untuk ukuran 3 inci. Kalau sepasang induk lele harganya Rp250. “Jadi cukup menjanjikan usaha ini,” pungkasnya. (ika)

Beri komentar

 
PLN Bottom Bar