67 Ribu Honorer Batal Jadi CPNS

Wakil Menpan-RB: Ini Keputusan Politik Pemerintah dan DPR
JAKARTA- Pupus sudah harapan 67 ribu tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Janji EE Mangindaan saat masih jadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer tercecer kategori I menjadi CPNS pada Oktober, tak terwujud. Mimpi 67 ribu honorer jadi CPNS pun buyar.

Bahkan, Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, memastikan bahwa rencana pengangkatan tenaga honorer, termasuk 600 ribu honorer kategori II yang tetap melalui tes di antara honorer untuk bisa jadi CPNS, dibatalkan.

Eko menjelaskan, kebijakan moratorium penerimaan CPNS, juga berlaku untuk tenaga honorer. “Kita kan masih moratorium, termasuk tenaga honorer yang rencananya diangkat. Masih harus menunggu penataan pegawai dan berapa kebutuhan yang sebenarnya. Kemungkinan ada penundaan (pengangkatan honorer jadi CPNS, Red),” terang Eko Prasojo kepada Sumut Pos di Jakarta, kemarin (26/10). Itulah kalimat pertama Eko saat ditanya kapan PP pengangkatan honorer diterbitkan.

Ketua Program Pasca Sarjana Fakultas ISIPOL Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, dua alasan mendasar kebijakan menundaan pengangkatan tenaga honorer ini. Pertama, terkait dengan penataan kepegawaian. Menurutnya, menjadi percuma saja jika dilakukan penataan kepegawaian, jika pada saat yang bersamaan diangkat puluhan ribu honorer jadi CPNS. “Capek juga kalau kita perbaiki di dalam, tapi masuk (CPNS dari honorer, Red) dengan kualifikasi yang tak baik,” kata Eko, Wamen yang baru dilantik bersamaan dengan menteri-menteri baru hasil reshuffle itu.

Alasan kedua, terkait dengan kemampuan keuangan negara.  Pengangkatan puluhan ribu tenaga honorer berkonsekuensi pada pemberian gaji dan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit. “Ini terkait dengan kemampuan keuangan negara untuk membayar gaji dan tunjangan lainnya,” kata Eko.

Dia juga mengatakan, kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer jadi CPNS ini juga berdasar rekomendasi dari Tim Independen Reformasi Birokrasi. “Bahwa honorer dan yang baru tidak ada pengangkatan, harus melakukan penataan kepegawaian terlebih dulu,” ujar Eko.

Terkait dengan penataan kepegawaian, di mana seluruh kepala daerah harus sudah melaporkan data penataan daerah dan kebutuhan pegawai dalam jumlah ideal, paling telat akhir 2011 ini, Eko masih yakin tenggat itu bisa tercapai. “Kemarin ada percepatan. Kita optimis dalam dua bulan ini kita siapkan hasil penataan kepagawaian itu,” terangnya.

Lantas, kapan kiranya dilakukan pengangkatan honorer jadi CPNS? Eko menjelaskan, kebijakan mengenai hal itu tidak bisa diputuskan sendiri oleh pemerintah. “Ini keputusan politik yang harus dibicarakan pemerintah bersama DPR. Kita tunggu, apakah melanjutkan atau seperti apa,” kata Eko.

Seperti diberitakan, EE Mangindaan saat masih menjabat sebagai Menpan-RB pada September 2011 lalu menjelaskan, dalam masa moratorium penerimaan CPNS, daerah harus melakukan penataan organisasi, termasuk menghitung kebutuhan pegawainya secara detil. Tugas ini harus sudah kelar akhir 2011.

Selanjutnya, Januari hingga Desember 2012, bagi daerah yang sudah selesai membuat data penataan PNS, sudah bisa melakukan penerimaan CPNS, dengan formasi terbatas.  Dengan demikian, bagi daerah yang cepat menyelesaikan tugas itu, bisa melakukan penerimaan CPNS lebih cepat. Sebaliknya, yang lambat juga akan ketinggalan melakukan penerimaan ‘abdi negara’ itu. Formasinya pun dibatasi, tenaga guru, tenaga kesehatan, sipir, dan tenaga navigator penerbangan.

Lulusan perguruan tinggi kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan beberapa yang lain, juga tetap diangkat menjadi CPNS.

Ternyata, begitu Mangindaan ‘dimutasi’ menjadi Menteri Perhubungan, kebijakan itu berubah total. Sementara, kemarin Menpan-RB Azwar Abubakar mengadakan pertemuan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).  Hanya saja, usai pertemuan, menteri baru itu tak banyak komentar. “Saya hanya mau tahu apa tugas dan wewenang BKN,” ujarnya singkat.

17 CPNS Kalahkan Pemko Medan
Sementara itu, Pengadilan Negeri (PN) Medan mengabulkan dan memenangkan sebagian petitum gugatan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) pada tergugat Pemerintah Kota (Pemko) Medan terhadap 17 CPNS dalam rekrutmen periode 2010-2011 lalu, Rabu (26/10) sore.

Ketua Majelis Hakim, Subirharta SH, dalam amar putusannya memerintahkan pada tergugat agar mengubah sistem perekrutan CPNS di lingkungan Pemko Medan. Pemko Medan telah melakukan perbuatan melawan hukum terhadap 17 CPNS dalam rekrutmen penerimaan calon PNS periode 2010-2011.

Tak hanya itu, majelis juga memerintahkan tergugat untuk mengakomodir ke-17 CPNS tersebut dalam hal mengganti rugi secara materiil maupun imateriil, serta membuat permohonan maaf kepada korban di dua media cetak dan 2 media elektronik. “Ya, harapan kita agar tergugat melaksanakan perintah hakim yaitu mengumumkan permohonan maaf di media cetak dan elektronik, mengakomodir hak-hak ke-17 korban dan mengubah sistem rekrutmen CPNS pada masa yang akan datang,” beber Penasihat Hukum LBH, Irwandi Lubis SH dan Surya Adinata SH Mkn di PN Medan, kemarin.

Lanjut, Irwandi Lubis SH, bahwa jelas tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum terhadap kliennya karena sebelumnya Walikota Medan telah mengeluarkan surat edaran tentang cara perekrutan CPNS melalui website www.ppcpns.go.id dan web tersebut menurut LBH adalah alat bukti sah berdasarkan UU Informasi Transaksi Elektronik. “Nah, karena ada website itulah warga negara yang ingin ikut seleksi penerimaan CPNS Pemko Medan mendapat informasi,” tegasnya.

Pihak Pemko Medan tampaknya berat menerima putusan dari PN Medan tersebut. “Saya belum ada menerima hasil putusan tersebut. Tetapi bila putusan PN Medan meminta mengakomodir CPNS itu sangat berat bagi Pemko Medan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Parluhutan Hasibuan, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (26/10).

Dijelaskannya, penerimaan CPNS di Pemko Medan melalui penyaringan, ketika diumumkan hasil CPNS yang dinyatakan lulus, ke-17 CPNS tersebut tidak ada. “Penerimaan CPNS kan melalui penyaringan, itu terjadi karena kesalahan jaringan yang error,” jelas Parluhutan.

Kendati demikian, lanjut Parluhutan, Pemko Medan akan menunggu hasil putusan PN Medan itu. “Kita (Pemko Medan, Red) tunggu putusan dikirimkan dan akan kita pelajari terlebih dahulu,” bebernya.(sam/rud/adl)
Alasan Pembatalan Pengangkatan Honorer Jadi CPNS

  1. Penataan Kepegawaian:  Percuma jika dilakukan penataan kepegawaian, jika pada saat yang bersamaan diangkat puluhan ribu honorer jadi CPNS.
  2. Keuangan Negara:  Pengangkatan puluhan ribu tenaga honorer berkonsekuensi pada pemberian gaji dan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit.

Sumber: Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo.

Tagged:
  • Aji Jaya Sampurna

    artinya jika dilakukan verifikasi ulang masih ada waktu, tetapi mohon kebijakan agar setiap pemerintah daerah masih tetap dapat menganggarkan gaji honorer, karena pemda merasa khawatir menganggarkan Gaji honorer terkait PP 48 2005 jo PP 43 2007

    • Aldi_baek

      gimananya pak eko mau kita adilini sekarang

  • udin

    bergetar jantung 67.000 honorer……

    • Aldi_baek

      oh nasib …. udah bupati gitu ehh wamen pula gitu ……… dasar bandit semuanya, itulah negara kalo udah kaya mendadak dipilih malah merajalela………

  • Bondzad

    setiap saat slalu berubah nasib tenaga honor semakin gak jelas,mohon lihat dgn hati nurani…
    tenaga honor lelah dan capek dengan janji palsu dan kebohonganmu …..
    sekali-kali PAK janji itu ditepati jangan kebanyakan tidur waktu rapat…. biar ngak molor lagi janjinya…
    jadi kapan yg pastinya PAK, ,jgn sampai NGIBUL LAGI .
    Kami TUNGGU keputusan Bapak sampai akhir tahun 2011 ini….
    Smoga janjinya tak mengecewakan lagi………

  • Lilimahali

    Kebohongan publik apalagi dari pemerintah ini. Sebuah penghiatan

  • U_cuakep

    data say tu dah masuk BLKN,, v mna gda kabarnya smpai sekarang tetep jaa molor

    • Kilaulangit

      BLKN ? maksudnya BKN

  • Muhammad_ramadhan03

    Semoga Tuhan segera menimpakan azab bagi pejabat negeri ini… eko prasojo, sebelum diangkat jd wakil menteri ngomongnya selalu memihak rakyat, sekarang jadi antek-a pemerintah, menjilat ludah sendiri… udah tenang hidupnya dpt jabatan, gak dipikirkan rakyat kecil ni lagi…pemerintah negeri ini sudah tidak ada yang punya hati nurani…dunia akhirat kami menyesal memilih anda2 semua…

  • Gwbencieko

    gini lah klo orang lagi dimabuk jabatan..otaknya ngetem kayak angkot!

  • Keke

    sangat tidak manusiawi, saya sdh lama menantikan PP keluar bulan Oktober ini, byk org yg sdh lama bekerja di suatu instansi, bukan org yg tidak berkualitas, sangat mengecewakan banyak orang

  • Aa

    WTF!!!!!

  • Wong_alit

    Kalau kemaren di tahun 2006 pak bos perintahkan angkat tenaga honorer jadi cpns, tanpa pakai verifikasi and tetek bengeknya wajar dong balas budi sama para pendukung sekalian cari simpati and dukungan tuk sukseskan di tahun 2009. Kenyataannya berhasil khan, la kalau sekarang suruh angkat tenaga honorer lagi jadi cpns untungnya apa wong njabat aja tinggal 3 tahun. Politik and kekuasaan tuh mahal mas bro’ terima aja kenyataan pahit ini, and nggak pakai ngimpi lagi tuk diangkat jadi cpns. Apa lu nggak pada tahu nich gerbong pak bos dah mulai ditinggalkan para penumpangnya. and percuma juga tuh ganti masinisnya. Jadi sekali lagi apa untungnya, harusnya lu semua pada sadar kalau dah dikibuli.

  • aditia

    ini mungkin reformasi BKN, salut..,krn banyak permainan antara BKN dan BKD..data 67.000 tenaga honorer masih banyak yg manipulasi..,ada yg sama sekali tdk pernah honor langsung di masukkan ke kategori 1 hanya krn dia keluarga bupati,dan keluarga kepala BKD.,dan mensalimi orang yg betul-betul honor dan d keluarkan hanya karna tidak ada koneksi pejabat.di daerah saya di Kab.Majene Prov.Sulawesi Barat…Luar biasa manupulasinya.,malah ada beberapa yang dianggap bermasalah dari BKN masih bisa di loloskan dengan syarat bayar 5.Juta. karna itu hasil dari kesepakatan antara BKN dan BKD.,Mohon Maaf ini kenyataan bisa di konfirmasi ke BKD Kab.Majene.

  • Ashsyfa

    Kapan pejabat negara ini memikirkan nasib rakyatnya? baru diangkat jadi wakil ngomongnya sudah sok begitu…gmn kalo diangkat jd menteri beneran..akan jadi apa negeri ini dipimpin oleh anda. Anda telah menghempaskan harapan ribuan (jutaan) honorer dan keluarganya…Insya Allah andapun akan mendapat hal yg sama dikelak kemudian hari….AMIIIN. DOA HONORER SEMUA UNTUK ANDA

  • Beysantosa

    seenakx aja ngomong tnp prduli gmna nasib rakyt yg dh mngabdi lma. smoga aja azab gkmnimpa klian.!

  • hans

    Wakil Menpan-RB: Ini Keputusan Politik Pemerintah dan DPR……………….politik…polotik dan politik,,,,,apakah rakyat kecil kepingin makan enak harus berpolitik juga,,,,repot bener hidup ini…padahal segala sesuatunya sudah jelas…malah d persulit algi alasannya POLITIK..POLITIK dan POLITIK

  • ASUUUEKOPRASOJO

    SEANDAINYA SEKOLAH DI NEGERI ABU-ABU INI TANPA JASA KAMI GTT DAN PTT, TAKKA ADA SISWA YANG BERKUALITAS, NAMUN SAYANG PARA PEJABAT DI NEGERI ABU ABU INI SUDAH BUTA SEMUA. MUNGKIN MEREKA MENUNGGU ADANYA REVOLUSI. JANGANKAN WAKIL MENTERI SUHARTOPUN BISA KAMI GULINGKAN. TUNGGU SAJA TANGGAL MAINNYA. OK. UNTUK SEMUA TEMA-TEMAN SENASIB SEPENDERITAAN SATUKN TEKAD DAN RAPATKAN BARISAN, PASANG TELINGA KALIAN BAIK-BAIK.

  • andri

    selekasnya pejabat2 diatas sana diberikan ajab karena senang menjalimi para tenaga honorer yg benar2 bekerja untuk rakyat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat

  • Ale Untam

    buat bapak2 yg ada di sana jangan suka bohong, kami 67 honorer bisa saja bersama2 membacakan surat yasin buat bapak2 agar menjadi orang yg tidak membohongi para honorer….dan supaya otak2 kalian tidak korengan…..dan tidak molor saat rapat…………

  • anto

    PERMAINAN-PERMAINAN…………JANJI BUSUK

  • Dedy_candra_85

    tlng jangan di langgar janji pak sby itu……………

  • sutrisno tris sutrisno

    Assalamualaikum wr.wb. Semoga Alloh SWT sll mengampuni dosa eko prasojo, ingat hukum karma berlaku dimuka bumi ini, masih bijaksana pemimpin seperti EE.Mangidaan, masih memperhatikan rakyat kecil/ 67 ribu rakyat cpns Kategori I yg akan diangkat thn ini, hilang musnah harapannya bukan saja pribadi tp jg istri,anak dan keluarga cpns kategori I hampa harapanya, gara2 telah diangkatnya seorang menpan dan seorang eko prosojo yg komentarnya tidak membuat 67 ribu rakyat indonesia bahagia dan malah tersiksa, tapi alhamdulillah krn doa 67 ribu cpns yg teraniaya, pasti didengar Alloh SWT, dan untuk Presiden SBY & Bapat Budiono mudah2an sll dapat memberikan kebijaksanaan terhadap nasip 67 ribu cpns kategori satu untuk bisa diangkat menjadi PNS wassallam

  • Gabelyes10

    Pak Menteri, Pakai Hatinurani Bapak

  • Dieng_Hera

    Kasihan banget untuk honorer yang telah mengabdi selama 6 tahun tapi tidak diangkat jadi CPNS yang notobene harus diprioritaskan melihat pengabdiannya dan gajinya sedikit. Menurut saya itu bukan alasan yang rasional. Kalo untuk CPNS jalur umum bisa diberlakukan moratorium PNS. Thanks for your understanding.

  • Fitrikesra

    tu’pa buang2 wkt dan uang untuk membayar SPPD ptugas yang melakukan klarifikasi dan validasi tenaga honorer? klw ga’da pngkatan blg ja scara terus terang ja jng di buat janji2 plsu mlah bpk wkl menpan tega2nya mngutarakan bhwa database honorer tidak mempunyai kualifikasi yg baik….sbgai tenaga honorer tersinggung lho….mkn krna bpk g’prnah jadi tenaga honorer………..

  • jack

    Dasar Pengkhianat Bangsa…kami atas pegawai Honorer dari Aceh sangat mengutuk anda2 yang telah membatalkan Pengangkatan Pegawai Honorer Menjadi CPNS..Kami kira dengan Duduk nya Anda menjadi Menpan Kami Pegawai Honorer Aceh Menjadi Lega..tp ternyata anda juga sama saja …ingat lah darimana anda dibesarkan…jgn paksa kami untuk berbuat yg tidak di inginkan….

  • Kesbangpol_bond

    coba batas maksimum umur pns hanya sampai 50 tahun pasti masyarakat indonesia banyak yang tertoong nasibnya …

  • Irawan sukma

    YA GPP HARI INI BILANG BGINI BESOK BISA BGITU

  • GTT 5 Tahun Trus KELUAR

    sekedar motivasi aja :

    keberhasilan karier seseorang bukan diukur dari berhasil jadi PNS… banyak karier yang lebih menjanjikan daripada PNS asal kita punya KEMAUAN dan TIDAK GENGSI (MALU).. ayo kita mulai dari bawah untuk bangkit menjadi Manusia yang Tangguh menjadi manusia yang BERWIRAUSAHA.

  • Mansur Yatin

    Ayo teman-teman senasib seperjuangan , kita satukan aspirasi kita desak dan kita datangi besar-besaran gedung DPR bila perlu kita mogok kerja secara masal biar mereka tahu ternyata kinerja kita dibutuhkan … masa kita kalah sama buruh ayo demo besar-besaran! sing aya kaharayang atuh

Berita terkait:

FEATURE