Penjambret Tewas Dimassa, Pencuri Motor Dibakar

AIRJOMAN-Ganti ( 22 ) tersangka jambret warga Jalan Masjid Lingkungan III Kelurahan Seiranto Kecamatan Datokbandar tewas dihajar massa di Jalan Besar Pasar XI Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Airjoman, Jumat ( 21/9 ) sekitar pukul 14.00 WIB. Tersangka mencoba menjambret kalung emas milik Fika Ernimawati (18) warga Pondok Karangair Kelurahan Karanganyar Kecamatan Kota Kisaran Timur, namun ditangkap massa setelah korban menjerit.

JENAZAH: Petugas medis RSUD Kisaran sedang mengamati jenazah tersangka jambret saat berada  ruang UGD.//susilawady/smg/metro asahan

JENAZAH: Petugas medis RSUD Kisaran sedang mengamati jenazah tersangka jambret saat berada di ruang UGD.//susilawady/smg/metro asahan

Menurut keterangan korban Fika Ernimawati, saat itu dirinya bersama adik sepupunya Eka Cahyani (14) bermaksud berkunjung ke rumah keluarganya di Desa Pasarlembu, persis di simpang Butong dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian Ganti melintas sembari menegur korban, “Mau ke mana dek, “ katanya Fika meniru perkataan Ganti. Perempuan berkulit hitam ini tak merespon sapaan pria yang tak dikenalnya itu.  Berkisar berjarak 200 meter meninggalkan Ganti, sepeda motornya dipepet dua pria di Simpang Butiong. Ternyata pria yang memepetnya itu, merupakan pria yang menegurnya tadi.  “Pria yang duduk di boncengan langsung menarik kalung emas yang aku pakai, kemudian mereka tancap gas menujuh arah Desa Punggulan dan aku langsung menjerit minta tolong “ beber Fika sembari menunjukkan luka gores di bagian leher akibat terkena tangan pelaku.

Sementara menurut penuturan ABD Rais ( 27 ) salah seorang warga mengatakan, saat dia melintas dan mendengar suara jeritan minta tolong dari korban, Rais langsung mengejar pelaku. Aksi Rais itu diikuti puluhan warga lainnya yang berada di lokasi.”Saya dan warga lainnya spontan mengejar pelaku, saya sempat terjatuh karena ditabrak, namun selamat, tapi pelakunya tertangkap di daerah Desa Lubukpalas, seorang di antaranya melarikan diri, “ ungkapnya. Alhasil Ganti yang berhasil dibekuk warga menjadi bulan-bulan massa. Tersangka digebuki, ditendang dan nyaris dibakar. “Beruntung petugas cepat tiba dilokasi kejadian, kalau tidak ratusan warga yang sudah emosi akan membakar tersangka hidup – hidup sekalian. Biar jadi pelajaran bagi penjambret lainnya, karena penjambret cukup meresahkan masyarakat, akrena banyak jatuh korban bahkan ada yang meninggal dunia akibat dijambret, “ ujar beberapa warga yang berada di sekitar halaman Puskesmas Air Joman.

Kapolres Asahan AKBP Yustan Alpiani saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Air Joman AKP H Tambunan di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Kisaran mengatakan, tersangka sebelumnya sempat mendapat perawata di Puskesmas Rawat Inap Airjoman, karena kondisinya terus memburuk kemudian dirujuk ke RSUD Kisaran. Namun setelah mendapat penanganan intensif lebih kurang 2 jam, tersangka akhirnya meninggal dunia. Sementara, dua pelaku pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) berinisial, S (26) dan M (25) warga Pulo Brayan Bengkel, Medan, Jumat (21/9) malam sekira pukul 23.00 Wib, nyaris tewas dibakar ratusan warga Jalan Suasa Raya Pasar IV Lingkungan V Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli. Warga emosi setelah kedua pelaku tertangkap tangan mencuri sepeda motor Yamaha RX King dari dalam rumah, Ida (45) warga setempat. Keterangan dihimpun sumut pos, peristiwa amuk massa itu terjadi ketika pelaku dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega memasuki kawasan Jalan Suasa Pasar IV Kecamatan Medan Deli. Persis di depan kediaman korban, Ida kedua tersangka dengan jalan mengendap-ngendap berusaha membawa kabur sepeda motor milik korban. Belum sempat barang hasil kejahatannya dibawa kabur, aksi kedua pemuda ini dipergoki warga dan langsung menangkap keduanya.(sus/mag-17/smg)

Berita terkait: