1.500 Riyal Hilang di Asrama Haji

MEDAN- Seorang jamaah Calon Haji (Calhaj) yang tergabung dalam Kloter 11/MES kehilangan uang living cost saat berada di Aula Asrama Haji Medan (Ahmed), Selasa (2/10). Suasana pun mendadak heboh, sebab uang bekal hidup selama di tanah suci tersebut tidak diketahui siapa yang mengambil karena tercecer sebelum jamaah berangkat ke Bandara Polonia Medan.

Sempat terjadi kepanikan. Meski tas yang akan dibawa Ida Nila Lelawati Binti Tajudi (54) manifest 411 warga Jalan Balam No 36 Medan Sunggal itu sudah diperiksa, namun uang sebesar 1500 riyal atau senilai Rp3.750.000 tersebut tetap tidak ditemukan. Sementara koper para jamaah calhaj sebelumnya telah dibawa ke Bandara Polonia Medan.

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Sazli Nasution mengatakan jamaah calhaj tersebut mengetahui uang living cost-nya hilang sewaktu memasuki Aula I Ahmed. Dimana saat itu uang didalam tas kecil miliknya tidak ditemukan.

“Saat itu jamaah ini melapor pada panitia bahwa dia telah kehilangan uang living cost. Panitia langsung mengumumkan dan tas tentengan jamaah pun diperiksa. Tapi tidak ditemukan. Uang tersebut sebelumnya telah diberikan sewaktu pembinaan di Aula I Ahmed pada malam hari. Ketika itu, panitia juga telah membagikan paspor kepada para jamaah,” jelasnya.

Karena uang living cost tersebut tetap tidak ditemukan, akhirnya panitia dan para jamaah Calhaj lainnya berinisiatif melakukan penggalangan dana yang akan diberikan pada Ida Nila Lelawati Binti Tajudi. Berkat keikhlasan seluruh jamaah calhaj dan unsur panitia, terkumpul lah uang sebesar Rp7 juta lalu diberikan pada jamaah calhaj tersebut. “Ada juga jamaah yang menyumbang uang riyal,” urainya.

Sementara dari Tebingtinggi, ribuan pelajar setingkat SD, SMA dan SMK ikut melepas kepergian Calhaj. Ribuan pelajar melambaikan tangan disambut oleh rombongan haji yang menggunakan bus parawisata menuju embarkasi Polonia melewati Jalan KL Yos Sudarso,Kota Tebingtinggi, kemarin pagi (2/10).

Sebelumnya rombongan jemaah haji sebanyak 205 orang dilepas oleh Wali Kota Ir Umar Zunaidi Hasibuan bersama Wakil Wali Kota Irham Taufik bersama Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Kota Tebingtinggi Drs Hasful Huznain. (far/mag-3)

Berita terkait: