Haid 2 Kali Sebulan Tak Masalah

Wanita akan merasa gelisah, saat mengalami datang bulan dua kali sebulan. Haid lebih dari satu kali sebulan tersebut tidak masalah, asal tidak menimbulkan keluhan.

Menurut dr Benny Satria SpKk, bila darah kotor pada wanita lebih dari sekali dalam sebulan itu belum tentu penyakit. Karena siklus haid setiap wanita itu berbeda.

“Ada yang 25 hari, 28 hari, 30, dan 35 hari. Jadi, memang ada wanita yang datang bulan dua kali dalam sebulan, ada yang sebulan sekali, dan lainnya.” ungkapnya.

Nah, untuk mengetahui siklus waktu tersebut, dapat diperhatikan selama 3 bulan.

Dijelaskannya, ada beberapa hal yang membuat haid datang setiap bulannya. Seperti tingkat stres, kelelahan, faktor gizi, dan karena haid yang sebelumnya belum selesai.

“Kalau haid belum siap pada sebelumnya, maka minimal 2 minggu sisa haid akan keluar lagi,” lanjutnya. Sedangkan faktor stres sangat berpengaruh, karena akan mempengaruhi perilaku otak. Sehingga, rahim tidak mampu menerima perintah otak untuk mengeluarkan darah kotor.

Tetapi jika datang bulan lebih dari sekali dalam sebulan, menurutnya, juga perlu diperhatikan. Kalau menimbulkan keluhan seperti demam, nyeri, dan lainnya, secepat mungkin agar melakukan pemeriksaan ke dokter.

“Pemeriksaan awal akan dilakukan di luar. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan dalam. Demam atau nyeri yang ditimbulkan tersebut ada kemungkinan karena infeksi, sesuatu yang menyumbat di rahim,” terangnya.

Selain keluhan, yang harus diperhatikan adalah lama waktunya darah keluar. Bila karena sisa, seharusnya datang hanya sekitar 2 hingga 3 hari. atau dapat diperhatikan melalui berapa banyak wanita tersebut ganti pembalut. “Normalnya, pembalut diganti 2 kali dalam sehari. Tapi kalau lebih, itu namanya sudah pendarahan, dan ini harus diperiksa,” tambahnya.

Pemeriksaan ini harus dilakukan untuk memastikan penyebab darah kotor tersebut datang kembali. Karena ada kemungkinan bisul tumbuh di rahim. “Bisa kemungkinan bisul tumbuh. Jadi, memang harus diperiksa,” tambahnya.

Walaupun datang bulan tidak teratur, ternyata itu tidak terkait dengan kesuburan seorang wanita. Karena masa subur wanita tersebut terjadi pada 14 hari setelah datang bulan. “Misalnya haid datang pada tanggal 1. Maka, tanggal 14 masa subur wanita,” lanjutnya.(ram)

Tetap Nyaman Saat Haid

Bagi wanita, hadirnya “tamu bulanan” seringkali menjadi hambatan. Pasalnya, perut terasa sakit dan mood ikut terganggu. Namun, kehadiran siklus haid ini juga menjadi pertanda bahwa seorang wanita masih punya kemampuan untuk hamil. Saat haid datang, dinding rahim luruh akibat sel telur tidak dibuahi oleh sperma. Yang perlu dilakukan adalah mampu berkompromi dengan kehadiran haid.

Dikutip Times of India, ada beberapa hal yang bisa dilakukan wanita selama proses haid berlangsung:
Melakukan diet sehat
Disarankan, kala wanita mengalami haid, banyak makan sayuran dan buah-buahan. Sayuran yang bisa dipilih yaitu jenis sayuran hijau. Sementara untuk buah, bisa makan jenis buah musiman. Fungsi kedua jenis makanan ini adalah untuk menjaga asupan cairan dalam tubuh. Bisa pula minum susu jika harus bekerja. Dan, hindari akan jenis makanan pedas dan berminyak.

Olahraga Teratur
Untuk menjaga lambung tetap sehat, lakukan olahraga secara teratur. Selain itu, tidurlah dengan cukup 7-8 jam tiap malam. Cara ini bisa untuk menghindarkan diri dari perut kembung dan bengkak akibat haid.

Gantilah Pembalut Setiap 4-6 Jam
Dalam menjaga higienitas, gantilah pembalut setiap 4-6 jam. Jangan lupa mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukannya.  Pada kasus tertentu, mungkin muncul keluhan gatal, bau, debit darah tidak normal. Jika ini terjadi, segera konsultasikan kepada dokter.

Keringkan Bagian Intim
Cuci dan keringkan bagian intim tiap hari. Ini bisa menghindarkan diri dari bau dan risiko terjadinya infeksi di sekitar vagina. Termasuk pula, ganti dan cuci celana yang dipakai dua atau tiga kali sehari agar bagian intim tetap kering.

Pakai pakaian yang nyaman.

Pakaian ketat hanya membuat tersiksa. Pilih warna yang bisa memunculkan mood baik dan tenang. Misalnya kuning, biru muda, dan sebagainya. (*)

Berita terkait: