Kreasi Bunga Mawar dari Kain Perca

Kain sisa ataupun kain sisa tidak perlu dibuang. Karena, kain yang sisa yang sudah tidak memiliki bentuk, dan warna yang bercampur aduk ini ternyata bisa diolah untuk berbagai macam aksesoris. Mulai dari tas, taplak meja, hingga hiasan berbentuk bunga mawar.

KREASI: Kreasi bunga mawar dari kain perca.

KREASI: Kreasi bunga mawar dari kain perca.


Membuat bunga mawar dari kain perca termasuk yang termudah. Selain tidak terlalu memakan bahan, jenis kain apapun dapat dilakukan. Yang terpenting, kain harus sedikit memanjang, sehingga penggulungan kain dapat lebih mudah dilakukan.

Nah, bagaimana cara membuat bunga mawar dengan menggunakan kain perca?. Berikut tips dari, Erdawati Suwito, salah satu pendiri Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Yayasan Srikandi Medan.

  1. Langkah pertama yang dilakukan, ambil kain perca yang panjang minimal 60 cm dan lebar 3 atau 5 cm. Untuk ukuran panjang dan lebar kain, akan menentukan besar atau kecilnya mawar yang akan dibuat. “Jadi, pada dasarnya, tidak ada ukuran kain. Minimal 60 cm tersebut untuk mempermudah pengerjaan,” ujar Erdawati.
  2. Ambil salah satu ujung kain lipat kedalam dalam beberapa lipatan dan jahit dibagian tengahnya. Saat menjahit ini, usahakan agar jarum dan benang tetap berada dikain. Hal ini agar ujung kain tidak terlihat saat pembentukkan mawar.
  3. Mulailah melipat kain. Ujung kain yang dijahit, dilipat. Ambil sebagian lagi kain, lipat dan sudutnya saling berhadapan dengan sudut lipatan selanjutnya. Setelah itu dijahit, tetap pada bagian tengah kain (usahakan untuk menjahit, pada bagian lipatan kain).
  4. Langkah melipat hingga dua sudut kain saling bertemu ini dilakukan terus hingga kain habis atau ketemu pada ujungnya.Bila sudah tidak ada lagi bagian kain yang dapat dilipat, dan bagian tengah telah dijahit. Kumpulkan menjadi satu, dengan ibu jari dan telunjut menjempit kain pada bagian tengah tersebut. Posisi ini akan memperlihatkan secara abstrak bentuk bunga mawar.
  5. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, bentuk kain atas menyerupai mawar. Kemudian, pada bagian bawah, dijahit dengan cara menyutukan kain, sehingga kesannya seperti kain bagian bawah menggumpal.

Nah, kain percah dapat digunakan sebagai aksesoris. Seperti jepitan rambut, karet rambut, bros, dan lainnya. Tergantung jenis apa yang ingin kita tempelkan pada bagian bawah kain yang telah di jahit. (ram)

Berita terkait: