Pasokan Listrik untuk Medan Meningkat 10-13 Megawatt

Turbin Gas 21 PLTGU Belawan Normal
MEDAN – Seiring selesainya pekerjaan perpanjangan usia pakai (life time extension) pada GT (gas turbine) 21 di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Belawan, pasokan listrik untuk wilayah Medan mulai teratasi. Pasca perbaikan tersebut, PLTGU Belawan GT21 kini mampu memasok listrik sebesar 145 megawatt atau meningkat sekira sekira 10-13 megawatt dari kapasitas sebelumnya.

Sejak 11 Januari 2013 lalu, gas turbin nomor  21  atau biasa disebut GT 21 di sentral PLTGU Belawan Sumut sudah beroperasi lagi.  GT 21 sebelumnya dihentikan operasinya sejak 10 bulan yang lalu untuk menjalaniLTE. Demikian disampaikan Managing Director PT. Mapna Indonesia Mohammad A. Bahalwan melalui siaran persnya. Menurut Mohammad, tambahan pasokan sekira 10-13 megawatt bisa menerangi sekira 13 ribu rumah di wilayah Medan dan sekitarnya.

“Dalam kontrak kerja, kami selaku pihak yang menerima pekerjaan perpanjangan usia pakai turbin gas nomor 21 atau biasa disebut GT 21 diharuskan mengembalikan fungsi kerja turbin gas ini agar bisa memasok listrik sebesar 131 megawatt. Nah, setelah dilakukan perbaikan Life Time Extension atau biasa disingkat LTE, ternyata kemampuan GT 21 untuk memasok listrik justru meningkat,” papar Mohammad A. Bahalwan.

Pekerjaan LTE turbin gas 21 ini, lanjut Mohammad, tidak lepas dari peran para tenaga ahli dari Indonesia dan Iran. Pengerjaannya dilakukan oleh konsorsium Mapna Co. dan PT. Nusantara Turbin dan Propulsi (NPT) yang tak lain adalah anak perusahaan PT. Dirgantara Indonesia.

Proses pengerjaannya diawasi langsung oleh tim dari PLN Medan yang dipimpin General Manager PT. PLN Pembangkit Sumatera Bagian Utara (KITSBU) Chris Leo Manggala.

Pekerjaan LTE ini meliputi pemasokan suku cadang, pemeriksaan mesin, pemasangan suku cadang, hingga uji coba mesin setelah menjalani perawatan. Dari sisi waktu, pengerjaan LTE pada GT 21 berjalan lebih cepat dengan biaya lebih kompetitif namun tetap sesuai standar yang ditetapkan oleh PT. PLN (Persero).

Menurut Mohammad A. Bahalwan, pekerjaan perpanjangan usia pakai ini sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan mesin. Sesuai rekomendasi, turbin gas tipe Siemens  V94.2 perlu diperbaiki setelah beroperasi 100 ribu jam atau setelah 12 tahun pengoperasian. Berdasarkan catatan, PLTGU Belawan mulai beroperasi sejak 1995 silam. Karena itulah sejak 2007 lalu, satu per satu turbin gas yang beroperasi harus menjalani LTE.

Melalui siaran persnya, Mapna Co. juga membantah pemberitaan  beberapa media massa yang menyebutkan PT. Mapna Co terlibat masalah dalam pengerjaan LTE pada GT 12. Menurut Mohammad, Mapna Co. sama sekali  tidak terkait dengan pekerjaan  LTE GT 12 di PLTGU Belawan Medan. Sebab, pihaknya hanya mengerjakan proyek pekerjaan LTE pada GT21.  (sih/rel)

Berita terkait: