Disambut Tarian Perang dan Lompat Batu
Megawati dan Effendi Simbolon di Nias
NIAS- Sekitar 8.000 masyarakat Nias menyambut antusias dan meriah saat presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarno Putri mendampingi Cagubsu Effendi MS Simbolon melakukan kampanye umum di lapangan Merdeka, Gunung Sitoli, Nias, Sabtu (2/3).
Kedatangan Megawati ke tanah Nias ini, menjadi Juru Kampanye (Jurkam) Cagubsu No.2 Effendi-Jumiran (ESJA) sekaligus menepati janjinya untuk mendatangi Nias ketika pertama kali datang ke Medan beberapa waktu lalu.
Meski terik panas menyengat, masyarakat tetap semangat karena acara dibuka dengan tarian khusus khas Nias yaitu Tari Maena yang juga disebut tari perang dan lompat batu yang terkenal di seluruh pelosok negeri.
menanggapi hal tersebut, Megawati merasa senang kebudayaan Indonesia khususnya Nias masih tetap dijaga oleh anak-anak muda.
“Saya senang sekali dengan tari-tarian Nias Maena atau tarian perang dan lompat batu, karena sudah jarang sekali saya liat kebudayaan di Indonesia ini di mainkan anak-anak muda, mereka lebih senang dengan kebudayaan modern,” kata Mega.
Mega pun meminta anak-anak muda di Indonesia khususnya Nias, menjaga kebudayaan tersebut. Tak hanya itu, Megawati Soekarno Putri, mengancam akan menyembelih Effendi Simbolon bila kelak terbukti melakukan tindakan korupsi. Tindakan korupsi bagi Mega adalah tindakan yang menciderai semangat untuk mensejahterakan rakyat. “Saya dengar kamu korupsi saya sembeleh,” ujar Megawati disambut tepuk tangan meriah dari ribuan masyarakat.
Megawati mengatakan, kedatangannya ke Nias hanya memiliki satu tujuan yakni untuk menghantarkan Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi menjadi orang nomor satu di Sumatera Utara.
Putri proklamator Republik Indonesia ini merasa gelisah karena hingga saat ini tidak ada pemimpin pilihan rakyat. Yang ada hanyalah pemimpinan hasil pesanan seseorang.
“Saya rindu Sumatera Utara dipimpin oleh orang jujur dan bersih karena selama ini pemimpin yang ada hanya hasil konspirasi dan kekuatan uang,” ujar Megawati berapi-api.
Untuk itulah Megawati berharap pasangan Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi adalah sosok yang bisa dipercaya untuk memimpin Sumatera Utara.
“Kedua orang ini perlu dijadikan gubernur dan wakil gubernur,” ujar mantan presiden ke lima Republik Indonesia ini.
Istri dari Taufik Kiemas ini, mengatakan, dalam suatu pesta demokrasi menang atau kalah itu adalah hal biasa. Karena sesuatu yang ingin dicapai ada di bagian akhirnya. (adv)
