Sempat Menyebut, Ya Tuhan Yesus Tolong Saya

Detik-detik Wafatnya Ricky Jo

Tuhan telah memenuhi janjinya. Memanggil pulang presenter penuh bakat, Ricky Johannes. Duka mendalam pun terasa di tengah keluarga dan kerabat.
Kata “Salam Olahraga” masih begitu ingat di pikiran pemirsa. Ucapan salam yang segar, santun dan lugas yang selalu hadir dalam acara olahraga garapan RCTI. Kini salam yang dekat dengan sosok Ricky Johannes itu telah melegenda.
RIKO NOVIANTORO, Jakarta

Ricky Jo semasa hidup

Ricky Jo semasa hidup


Ricky Johannes memang sangat berbakat. Di tangannya tayangan bola yang selalu hadir tengah malam menjadi lebih hidup. Penuh semangat dan membangkitkan kecintaan para pecinta bola.

Pria yang akrab disapa Ricky Jo bukan lagi orang baru. Wajahnya sudah familiar bagi pecinta olahraga. Konsistensinya pada dunia olahragalah yang membuat sosok pria kelahiran Jakarta 25 September 1967 menjadi sangat dekat dengan siapapun.

“Kesukaannya pada dunia sepokbola mengantarkannya menjadi presenter bola. Itu memang semangat dia sejak dulu,” kata Hani, rekan almarhum saat ditemui di RS MMC, Jakarta.

Ricky Johannes harus mengembuskan nafas terakhirnya setelah terserang penyakit jantung hingga tak dapat diselamatkan.

“Yang saya tahu dari rumah dia jalan sendiri untuk meeting ke Setia Budi building,” tambah Hanny, menuturkan awal kisah kepergian Ricky Jo.

Namun, kondisi lalu lintas tak cukup baik. Lokasi rapat pun dipindahkan ke Epicentrum. Selama rapat tidak ada gejala apapun. Semua berjalan lancar tanpa halangan.

Setelah rapat itulah keluhan mulai terdengar. Ricky Jo merasakan nyeri pada dada kirinya. Rasanya seperti panas dan lemas.

“Saya carikan kursi roda dan saya dorong menuju mobil. Itu kejadiannya sekitar jam 4 sore, saya langsung bawa ke RS MMC Kuningan karena itu rumah sakit paling dekat,” kata Hanny.

Kerabat dekat almarhum itu pun bergegas meminta pertolongan dokter. Para tim medis membawa almarhum ke UGD. Sebelum masuk almarhum sempat kembali berteriak kesakitan.

“Ya Tuhan Yesus tolong saya. Itu yang sangat dengar,” paparnya.

Kedua tangan Ricky Jo memegang erat dada kirinya. Seperti ingin mengambil rasa sakit yang terasa begitu mencekam. Wajahnya tegang, dengan mulut terus mengutarakan sesuatu.

“Di UGD itu dokter berupaya memberikan pertolongan. Dokter bilang ini serangan jantung,” imbuhnya.

Ricky Jo yang saat itu mengenakan kemeja putih dan celana panjang krem pun tak tertolong. Tepat pukul 16.00 WIB, Ricky Jo kembali pulang. Kabar duka langsung menyebar.

Orangtua korban, putra-putri dan saudara almarhum dalam waktu singkat memenuhi ruang jenazah RS. MMC. Secara bergantian melihat wajah terakhir Ricky Jo. Mereka tak kuasa menyembunyikan rasa kesedihan.

Putri sulung almarhum tak kuasa menahan diri. Wajahnya terus menunduk di sisi almarhum. Di sebelahnya ada ayah almarhum yang mendampingi. Berusaha memberikan kekuatan pada putri almarhum.

Ricky Johannes merupakan seorang penyanyi dan pembawa acara. Selain dikenal sebagai presenter olah raga, Ricky Jo juga merupakan vokalis di grup band Emerald. Sejak Januari 2013, Ricky juga menjabat sebagai wakil ketua Badan Futsal Nasional (BFN).

Emerald merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada 1986. Grup musik ini tadinya beranggotakan 5 orang yaitu almarhum Ricky Johannes (vokal), Edwin Saladin (keyboard), Roedyanto (bas), Morgan Sigarlaki (gitar) dan Yayank (drum). Grup musik ini bergenre jazz fushion mengarah ke rock. Sebelumnya posisi keyboard dipegang oleh Iwang Noorsaid dan drummer oleh Inang Noorsaid.

Bagi presenter senior, Helmy Yahya, sosok almarhum cukup dikenal sangat supel, baik dan ulet. Almarhum pun begitu serius menjalani setiap pekerjaannya.

“Saya shock sekali, baru pagi tadi dia retweet buat saya soal presenter. Saya kehilangan dia,” ujar Helmy Yahya.

Dia mengaku akhir-akhir ini sering ketemu membahas acara tribute. Tetapi tak cukup lama. Setiap pertemuan almarhum masih dengan gayanya yang energik. “Di mata saya dia presenter hebat. Ya seperti itulah orangnya, sangat total dalam bidang yang dia presenter-kan, sangat mumpuni,” imbuhnya.

Bahkan, banyak hal yang dipelajari dari sosok almarhum. Termasuk dalam kemampuan olah vokalnya. “Saya sendiri mengikuti perjalanan karier dia sejak bernyanyi dengan band Emerald ya. Vokalnya bagus sekali,” ungkapnya.

Rekan almarhum, Ibnu Jamiel pun merasakan kedukaan mendalam. Artis yang cukup populer itu merasa kepergian almarhum menjadi duka bagi dunia olahraga. Sebab, sosok almarhum begitu lekat dengan denyut persepakbolaan Indonesia.

“Saya dengar dari sahabat terdekat juga. Tadi sore saya masih bercanda lewat BBM, sekitar jam 15.00-16.00. Jam 19.00 saya mendapatkan kabar duka itu dari asistennya,” tuturnya.

Maman Suherman, ketua bidang acara Panasonic Gobel Awards menyatakan keuletan Ricky Jo patut menjadi contoh bagi semua presenter muda. Dari keseriusannya pada dunia olah raga membuat Rikcy Jo cukup berpengaruh pada denyut olahraga Nusantara.

Apakah vote untuk almarhum tetep berlangsung? Dia memastikan tak ada yang bisa menghalangi kecintaan publik pada almarhum. Maka vote pun tetap berlangsung. Hanya butuh sesuatu yang berbeda pada Panasonic Gobel Award kali ini.

“Kita akan memikirkan sersuatu karena Ricky kan gak satu dua kali masuk ajang nominasi Panasonic. Dia juga pernah jadi pengisi acara. Dia itu betul-betul keluarga dari Panasonic,” imbuhnya. (*)

Berita terkait:

FEATURE