PKS Usung Nama-nama Baru

MEDAN – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai pertama yang mendaftarkan Bakal Calon Legislatif ke KPUD Sumut, Selasa (15/4). Tak hanya itu, partai berlambang bulan sabit kembar ini juga mengusung nama-nama baru untuk duduk di DPRD Sumatera Utara.

Kedatangan rombongan PKS saat pendaftaran dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPW PKS Sumut Muhammad Hafez, Sekretaris Umum DPW Satrya Yudha Wibowo, sejumlah pengurus dan beberapa bakal calon legislatif .

Dalam pendaftaran ini, PKS diterima komisioner KPU Nurlela Djohan dan Rajin Sitepu di aula kantor KPUD Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.

“PKS adalah partai pertama yang mendaftar ke KPUD Sumut,” kata Nurlela saat mengawali sambutannya. PKS Sumut menyerahkan berkas  99  Bacalegnya yang dikemas dalam 12 kotak.  Dia mengatakan, setiap partai masih bisa melakukan perubahan nomor urut bacaleg mengganti dapil atau mengganti bacaleg hingga masa perbaikan selesai. “Kami beri waktu 14 hari,” ungkap Nurlela.

Ketua DPW PKS Sumut Muhammad Hafez mengatakan, kedatangan mereka dalam rangka menyerahkan 99 nama bacaleg kepada KPUD Sumut.

‘’Sebanyak 99 ini mengambil spirit ‘asmaul husna’. Mudah-mudahan akan membawa kebaikan. Bacaleg yang diusung juga memenuhi syarat keterwakilan perempuan yang mencapai 35 persen perempuan,” ujar Hafez yang mengaku proses penjaringan dan penetapan bacaleg berjalan mulus tanpa gejolak.

Tak hanya soal keterwakilan perempuan, PKS yang menargetkan mendapat 24 kursi di DPRD Sumut itu mengusung wajah-wajah baru. Menurut Hafez, pada level DPRD Sumut periode 2014-2019,   dari 11 kadernya bakal diganti hingga 70 persen.

Mereka yang bakal meninggalkan Imam Bonjol antara lain Sigit Pramono Asri dan Zulkarnaen yang ditugaskan mengembangkan tugas dakwah mereka ke DPR RI.

Terpisah, PKS Tebingtinggi juga tercatat sebagai parpol pertama yang menyerahkan DCS untuk anggota DPRD Kota Tebingtinggi pada Pemilu 2014 ke sekretariat KPUD Tebingtinggi, Senin (15/4).

Komisioner KPUD Tebingtinggi Hatta Ridho mengatakan berkas yang diserahkan terlebih dulu diseleksi secara teliti oleh pihak KPU, karena kemungkinan banyak DCS yang masih kurang persyaratan sesuai yang diumumkan oleh KPUD sebelum diputuskan enjadi Daftar Calon Tetap (DCT).

“Kami akan infokan kepada penghubungnya agar melengkapi kekurangan berkas sebelum pendaftaran ditutup pada 22 April mendatang,” tukasnya. (mag-5/ril/ian)

Berita terkait:

FEATURE