SMK Plus Multi Karya

Sekolah Berstandar Internasional di Medan

MEDAN-Ada kabar gembira untuk para siswa SMP Swasta dan Negeri di Medan dan sekitarnya. Khususnya bagi siswa SMP kelas VIII yang nantinya setelah UN akan melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih atas, SMK tentunya. Pasalnya ni, SMK Plus Multi Karya yang berstandard Internasional akan hadir di Medan untuk tahun ajaran 2013/2014.

SMK Plus Multi Karya Medan, yang juga berlokasi di gedung LP3I, Jalan Adam Malik No 191 Medan ini untuk pertama kalinya hadir di kota Medan dengan kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran, Keuangan (Akutansi dan Perbankan), Teknik Komputer Jaringan, Multimedia dan Ototronika.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah, SMK Plus Multi Karya, Mahbub Handoko Husein, Rabu (17/4). Dikatakannya, tujuan hadirnya SMK Multi Karya secara umum adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam memberikan pendidikan yang berkompetensi.

“Jadi bukan hanya sekedar lulus, namun SMK Plus Multi Karya kita bentuk untuk menyiapkan siswa-siwi yang nantinya tamat dari SMK tersebut siap kerja,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya juga akan menerapkan kurikulum 2013 yang telah dirancang oleh kementrian pendidikan. Selain itu, juga akan diterapkan sistem multimedia untuk semua aktifitas belajar-mengajar dan untuk bahasa, pihaknya akan mengajarkan juga menerapkan bahasa inggris dan hokkian di sekolah.

“Disekolah ini akan lebih banyak dilakukan praktek. Mental para siswa yang akan dilatih. Nantinya kita juga akan menerapkan e-learning. Tidak lagi menggunakan kertas. Sistem informasi juga semua menggunakan sistem on-line,” katanya.

Untuk fasilitas, tambahnya, gedung dan lapangan parkir yang disediakan luas dan nyaman dan ruang kelas sudah berstandar Internasional. “Ruang kita full AC dan proyektor, kurikulum up to date sesuai dengan DU/DI, free wi-fi, laboratorium yang lengkap, mushola, kantin, sarana ekstrakulikuller dan dalam satu kelas dapat menampung sebanyak 30 orang,” ujarnya.

Tambahnya, untuk setiap kelas juga difasilitasi plasma atau informasi yang sudah menggunakan teknologi. “Jadi di setiap kelas itu ada informasinya, siapa guru yang masuk dan sedang belajar apa. Nah, untuk data ataupun informasi tentang kesiswaan juga tiap siswa bisa langsung input datanya sendiri di komputer yang kita sediakan. Intinya tidak ada lagi kertas, siswa juga nantinya belajar pakai notebook yang kita berikan,” katanya.

Menambahkan hal ini, PKS I SMK Plus Multi Karya, Dian Noviandri menambahkan bahwa untuk tahun pertama, pihaknya akan menampung sebanyak 400 siswa. “Kita akan tampung sebanyak 400 siswa dan sebanyak 14 kelas sudah siap untuk dipakai, hanya ada beberapa kelas saja yang saat ini sedang di renovasi,” katanya.

Lanjutnya, untuk biaya pendaftaran  sebesar Rp 150.000, biaya perlengkapan dan pemeliharaan gedung Rp 3.500.000 dan SPP sebesar Rp 500.000 per bulannya.

“Biaya Rp 3.500.000 sudah mendapatkan 1 buah netbook, asuransi, biaya praktek dan kompetensi, biaya MOS, 1 stel jas Uniform SMK dan ID Card Student, 1 stel baju olaraga, topi, dasi dan 2 atribut plus baju pramuka, batik dan seragam plus MK,” katanya.

Selain itu, untuk Extrakurikuler, pihaknya menyediakan English Club, Palang Merah Remaja (PMR), Design Grafis Club, Sport Club, Pramuka, Drum Band, Art Club. “Untuk siswa yang akan mendaftar juga akan dilakukan test tertulis dan wawancara. Dari situ juga akan kita arahkan jurusan apa yang baik untuknya,” ujarnya.

Untuk saat ini, tambahnya, pihaknya juga telah melakukan berbagai promosi di beberapa SMP di kota Medan. “Kita sudah lakukan promosi ke sekolah, kita siapkan bus dan kita ajak siswa keliling sekolah ini dan antusiasnya begitu besar. Kami juga sempat memberikan try out kepada mereka, dan nilai tertinggi di try out tersebut, akan kita beri beasiswa untuk bisa sekolah di SMK plus Multi karya,” ujarnya.

Ketua yayasan, Adiyah Harry Satwiko mengatakan sekolah ini juga nantinya akan bekerja sama dengan sekolah teknologi di Jawa yang sudah memiliki prestasi. “Mungkin segi kerjasamanya, kita akan mengajak guru disana untuk kemari dan melakukan diskusi,” katanya. (put)

Berita terkait:

FEATURE

DBL Indonesia North Sumatera Series
PLN Bottom Bar