Final LPI Labuhanbatu

Penalti Selamatkan SMA Negeri Plus

LABUHANBATU-SMA Negeri Plus Rantauprapat harus meladeni SMK Negeri 2 Rantau Utara pada laga final Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2013, Kamis (18/4).

SMA Negeri Plus pun akhirnya menang tipis 3-2 atas SMK Negeri 2 Rantau Utara lewat adu penalti.

Pada perebutan juara ketiga berhasil dimenangkan SMA Negeri Panai Hulu, dan juara harapan satu diraih MAN Rantauprapat.

Untuk juara pertama, selain trofi tim juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta ditambah hadiah tambahan rekreasi ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Juara kedua menerima uang pembinaan Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta, serta juara harapan satu Rp1,5 juta.

Untuk pemain terbaik atas nama M Sukri Harahap dari SMA Negeri 1 Panai Hulu. Dengan predikat tersebut, Sukri berhak atas uang pembinaan Rp1,5 juta. Dan top skor yang terdiri dari dua pemain, yang masing-masing mencetak empat gol atas nama Nanda Tri Yuda dari SMA Negeri 1 Panai Hulu dan Riko Tran Polian dari SMK Negeri 2 Rantau Utara. Dan tim terbaik diraih kesebelasan SMK Negeri 2 Rantau Utara.

Dalam sambutannya pada acara penutupan, Bupati Labuhanbatu H Tigor Panusunan Siregar, mengatakan, melalui kegiatan yang sifatnya kompetitif seperti LPI, diharapkan peserta tak cepat merasa puas dengan meraih hasil juara, atau frustasi saat gagal. “Tapi, jadikan ini semua sebagai pemicu semangat untuk berbuat lebih baik lagi di tahun yang akan datang,” tandasnya. (jok)

Berita terkait:

FEATURE