Artis Pilih Bisnis Kuliner

Tampaknya bisnis kuliner memang masih menjadi tren dari tahun ke tahun. Namun ternyata bukan hanya pengusaha saja yang terjun ke dunia tersebut, para artis pun ikut meramaikan persaingan bisnis kuliner di Indonesia. Dan alas an mereka untuk terjun ke dunia kuliner pun bermacam-macam. Dari yang hobi makan, iseng-iseng, sampai yang serius untuk mendapat penghasilan jika sudah tidak eksis
di dunia hiburan lagi.
Darius Sinathrya

Buka Restoran Meet The Beef

Darius

Darius


Pembawa acara yang juga aktor, Darius Sinathrya, mengaku mulai menerima keuntungan dari bisnis kulinernya. Lebih dari setahun, bersama 10 rekannya, Darius memulai restoran Meet The Beef di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Kini, membuka cabang di Cikajang Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Meski telah mencicipi manis bisnis kuliner itu, bukan berarti Darius lepas tangan. Sesekali ia datang ke kafe tersebut. “Ya, masih ngontrol, apalagi karyawan baru. Kadang sausnya masih ada yang kurang, jadi ngontrol terus,” tambahnya.(net)
Titi Kamal

Incar Usaha Catering

Artis Titi Kamal terus mengembangkan bisnis kuliner. Setelah membuka restauran Warung Tekko dan Resto Riung Sari, Titi kini mencoba usaha katering.

Katering yang diberi nama ‘Titisari Catering’ itu dijalankannya bersama seorang teman. “Titisari adalah akronim dari Titi Kamal dan Sarah Puspita Sari,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Bintang film ‘Mendadak Dangdut’ itu mengaku memang cinta dengan dunia kuliner. Kecintaan itulah yang membuatnya serius menjalankan usaha kulinernya.

Apalagi sang suami Christian Sugiono juga berkecimpung dalam bisnis kuliner. Cristian menjadi salah satu penggagas restauran Jepang ‘Sushi Miya8i’.

Kini, saking seriusnya Titi seperti lebih fokus dengan bisnis kulinernya. Ia bahkan mengaku sering terjun langsung untuk mengurus bisnisnya itu.(net)
Olga Lydia

Urusan Makanan Tak Ada Matinya

Model dan pemain film Olga Lydia(35) makin lihai saja dalam berbisnis. Dia bisa menjalankan bisnis dan profesinya sebagai model dan bintang film secara seimbang. Perempuan yang berdarah Tiongkok itu bahkan sebentar lagi membuka cabang salah satu restorannya di Serpong.

“Bisnis restoran sejauh ini lancar-lancar saja. Buka cabang di Serpong,” ungkapnya. Itu berarti sudah ada lima restoran yang dikelolanya. Ada Vin+ Arcadia dan Elbow Room Kemang yang didirikan bersama sahabatnya, Anya Dwinov. Ada juga La Forca dan Poke Sushi.

Bagi Olga, makanan merupakan bisnis yang tidak ada matinya. Alasannya sederhana. Setiap orang harus makan. Jadi, selama ada orang, bisnis makanan selalu ada.(net)

Berita terkait:

FEATURE