Pilar Tinggi Bikin Rumah Lebih Mewah

SALAH satu bentuk rumah mewah gaya klasik yang sering kita lihat dalam masyarakat perkotaan, adalah desain berciri khas pilar tinggi. Di zaman Romawi kuno pilar tinggi salah satu cara menunjukkan status sosial sang pemilik.

Masyarakat perkotaan semakin piawai menciptakan hunian nyaman untuk tinggal. Rumah tinggal dibuat senyaman mungkin. Baik untuk ditinggali maupun untuk menunjukkan status sosial sang pemilik.

Pilar-pilar tinggi dengan kesan kuat, mewah serta megah ini, disebut gaya neo-klasik atau mediterania. Pada umumnya, desain neo-klasik mencerminkan status sosial pemiliknya yang tinggi. Selain kemegahan dan kekuatan tiang pilar, ornamen pilar pun menjadi sesuatu yang khas, terutama dari tingkat kerumitan dan detailnya.

Model rumah neo-klasik inilah yang banyak disebut model mediteranian.

Model ini banyak diadopsi para pengembang rumah dan konsultan arsitektur di Makassar era 90-an.

Bangunan bergaya neo-klasik kini banyak diadaptasi oleh rumah- rumah di kawasan perkotaan. Sebagian besar menggunakan pilar tinggi besar yang fungsinya tak lagi sekedar penopang, tapi juga penghias rumah itu sendiri. Walaupunpemilik rumah harus mengeluarkan kocek lebih besar.

Berbeda dengan asumsi kebanyakan orang kalau gaya neoklasik umumnya untuk rumah dengan lahan ratusan meter.

Padahal, sebenarnya gaya neo-klasik bisa juga diadaptasi untuk rumah-rumah mungil dengan luas bangunan sekitar 36 meter persegi, dengan luas tanah 72 meter persegi.

Tiang besar rupanya juga bisa digunakan untuk bangunan berlantai satu. Penggunaan pilar setinggi 6 meter dapat menimbulkan kesan rumah bertingkat dua. Jendela Ciri Khas Rumah Klasik DESAIN mediterania atau neo klasik memiliki ciri khas yaitu, terlihat dari elemen dinding yang dibuat dengan tekstur kasar dan terkesan alami. Sedangkan dari segi warna, gaya mediterania banyak menggunakan paduan warnawarna yang tegas dan tampil natural.

Ya, pada arsitektur mediterania, dinding- dindingnya lebih banyak didesain dengan permainan warna-warna alami, misalnya terakota.

Tetapi, banyak juga pemilik rumah yang mengadopsi dan mengembangkan gaya mediterania dengan mengaplikasikan warna yang lebih cerah atau putih. Hal ini untuk menghindari kesan terlalu gelap pada bagian interior rumah.

Warna cerah yang bisa digunakan untuk menggantikan warna khas mediterania diantaranya yaitu warna krem, putih, atau abu-abu.

Dari gaya pengecatan, dinding rumah mediterania juga memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan rumah biasa. Warna cat dinding desain ini cenderung memiliki kepekatan dan ketebalan yang tidak merata. (bbs/net) yang membatasi ruang dalam dan teras, dibuat agak ke atas dan berkerangka melengkung sebagai hiasan.

Unsur ini akan membantu rumah kecil Anda terkesan lebih besar dari yang sebenarnya. Halaman depan diusahakan tetap ada, karena pada umumnya, rumah bergaya ini ikut memperhitungkan jarak rumah dengan pagar yang juga dibuat lebih tinggi.

Dengan begitu, gaya neo-klasik atau klasik-Romawi ini, dapat diadaptasi oleh lahan yang tak terlalu besar. (bbs/jpnn)

Berita terkait: