Kuliner ala Melayu & Timur Tengah di Santika

MEDAN- Tidak terasa, bulan Ramadan, bulan penuh hikmah tinggal hitungan hari. Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention kembali menyajikan “banjir” kuliner di bulan yang penuh berkah tersebut dengan tema paduan Melayu dan Timur Tengah. Hotel Bintang 4 yang terletak di jantung Kota Medan ini kembali tertantang untuk memecahkan rekor buka puasa dengan pengunjung lebih dari 7,700 orang selama 1 bulan.

Hal ini disampaikan Public Relation Manager, Gledy Simanjuntak, Senin (1/7). Ia mengatakan Ramadan tahun ini sudah mulai banyak tamu baik dari dalam kota maupun luar kota Medan yang menanyakan paket Ramadan Santika.

‘’Dibuka dengan harga Rp 65.000 net minimal reservasi 10 orang untuk minggu pertama, di minggu selanjutnya buffet buka puasa juga masih terjangkau yakni Rp 88.000 net/orang”, ucap Gledy.

Lanjutnya, bertempat di Benteng Restaurant lantai 3 berkapasitas hingga 300 orang, berbuka puasa tentunya akan terasa semarak dengan kehadiran lebih 100 item menu makanan khas Melayu dan Timur Tengah. Selain berbuka puasa dengan keluarga, tersedia juga paket Meeting Ramadan hanya Rp120.000 net/orang dengan minimum 50 orang. Korporat atau instansi pemerintah yang ingin menyatukan rapat dengan berbuka puasa sudah mendapat paket lengkap yakni buffet buka puasa, ruangan, kultum Ramadhan, serta kurma dan tajil. Sedangkan bagi tamu dari luar kota Medan yang ingin berlibur, Santika Premiere Dyandra hadir dengan Ramadhan Special Package hanya Rp550.000 net/kamar/malam, sudah termasuk menginap di kamar Superior, sarapan atau sahur untuk 2 orang, gratis tajil untuk 2 orang dan tentunya bebas pemakaian fasilitas hotel seperti kolam renang dan fitness.
Gledy kembali menambahkan prestasi Benteng Restaurant di bulan Ramadan 2012 menjadi dasar yang baik untuk memperkenalkan citra baik Santika, namun selain restaurant, Santika Premiere Dyandra juga memiliki outlet lain.

Executive Sous Chef, Khairul Adnan mengatakan perpaduan kuliner kedua etnis budaya ini akan menciptakan cita rasa tersendiri karena lidah warga Medan secara bumbu sudah dekat dengan budaya Melayu dan Timur Tengah.

“Kami ingin memperkenalkan menu-menu baru seperti Chicken Lebanese, Botok Ikan Melayu Deli, Pengat Pisang dan masih banyak lagi. Untuk sajian khas Ramadhan seperti Kebab, Kurma dan jajanan pasar tentu saja selalu ada di Benteng sebagai menu utama bersama keluarga”, katanya. (put)

Berita terkait:

FEATURE

DBL Indonesia North Sumatera Series
PLN Bottom Bar