Krisis Listrik di Sumut

Investor Canada Ingin Bangun PLTS di Sumut

Wagubsu Tengku Erry Nuradi bersama CEO Quadra Solar Corporation, Raed Arab di Kantor Gubsu, Medan, Selasa (24/9).

Wagubsu Tengku Erry Nuradi bersama CEO Quadra Solar Corporation, Raed Arab di Kantor Gubsu, Medan, Selasa (24/9).


MEDAN-
Investor gabungan asal Kanada-Indonesia menawarkan solusi krisis listrik di Sumut membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS yang diproyeksikan terbangun dalam enam bulan itu akan menyuplai daya listrik hingga 60 Megawatt.

Proyek pembangkit ini diharapkan menjadi solusi atas ketidakberdayaan PT  PLN (Persero) Sumut memenuhi listrik masyarakat Sumut.

Penawaran ini disampaikan Raed Arab selaku CEO Quadra Solar Corporation melalui juru bicaranya Apollo Abdillah dan Awaluddin Batubara saat bertemu Wagubsu Tengku Erry Nuradii di Lantai 9 Kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan, Selasa (24/9). Turut hadir perwakilan PT Gapura Sumatra Makmur, Tasimin.

Apollo mengatakan perusahaan patungan Kanada dan Indonesia itu meliputi Quadra Solar Corporation, Cuka Ventures Inc. Canada, serta PT Gapura Sumatra Makmur.

Tiga perusahaan ini menawarkan proyek pembangunan PLTS di tiga lokasi, yakni Langkat, Batubara, dan Simalungun dengan kapasitas daya masing-masing 20 Megawatt.

“Dalam pengerjaan proyek ini dibutuhkan 3.000 tenaga kerja. Tapi setelah PLTS beroperasi hanya butuh 500 oranga,” ujar Apollo.

Luas areal yang dibutuhkan bagi pembangunan PLTS di tiga lokasi mencapai 370 hektare, dengan perincian, PLTS Langkat membutuhkan lahan 100 hektar, PLST Batubara 150 hektare, serta PLTS Simalungun sekitar 120 hektare.

Sebelumnya, gabungan investor ini sudah mengajukan penawaran kepada PLN Wilayah I Sumbagut pada 10 Juni 2013 lalu untuk diteruskan kepada PT PLN di Jakarta pada 21 Juni 2013.

Pihak PLN Pusat membalas surat penawaran tersebut dengan alasan proyek pembangunan PLTS tak dapat direaliasasikan karena terbentur Peraturan Menteri (Permen) Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik. Jumlah pembelian daya untuk wilayah Sumut tak boleh melebihi 2 Megawatt.

Berdasarkan sebaran lokasi kuota kapasitas PLTS Fotovoltaik Tahun 2013 hanya diizinkan untuk wilayah Nias dengan kapasitas 2 Megawatt.

“Kami berharap Pemprovsumelayangkan surat kepada pemerintah pusat untuk meninjau ulang kebijakan Permen nomor 17 tahun 2013 itu,” tukas Apollo.

Wagubsu Tengku Erry Nuradi menjelaskan, Sumut saat ini mengalami krisis listrik cukup parah dibanding tahun sebelumnya. Dalam kondisi normal saja, Sumut mengalami defisit daya dalam keadaan normal mencapai 150 Megawatt.

Kondisi ini diperparah lagi akibat adanya pemeliharaan genset PLN hingga menyebabkan defisit mencapai 450 Megawatt.

“Kebutuhan listrik di wilayah Sumut mencapai 1.650 Megawatt. Pembangkit yang ada saat ini tak mencukupi kebutuhan masyarakat. Saya senang mendengar adanya penawaran ini. Artinya ada peluang bagi Sumut mendapatkan listrik yang cukup,” ujar Erry.

Secara rinci, Erry menyebutkan, berbagai langkah untuk  memenuhi kebutuhan listrik di Sumut sudah dilakukannya.   Dari desakan tersebut, PT PLN Wilayah I Sumbagut menyewa genset dan menjalin kerjasama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Naga Raya, Aceh yang bisa menyuplai listrik sebesar 100 Megawatt.

Pasokan listrik juga diperoleh dari dari PT Inalum Asahan sebesar 120 Megawatt. Akibat menurunnya volume air Danau Toba hingga mengurangi kemampuan turbin, suplai listrik yang bisa diberikan Inalum berkurang menjadi 40 Megawatt.

Erry menyebutkan ada tiga pembangkit listrik yang akan beroperasi pada tahun depan, yakni Pembangkit Listrik Labuhanangin, Sarullah, serta PLTA Asahan 3 dengan total mencapai 1000 Megawatt. Ketiga pembangkit tersebut akan dikelola oleh PT PLN Wilayah I Sumbagut.

“Kebutuhan listrik di Sumut meningkat 7 persen tiap tahun. Artinya, daya yang harus disiapkan setiap tahun mencapai 120 Megawatt. Jika tidak, Sumut akan terus dilanda maslah listrik berkepanjangan,” papar Erry.

Terkait adanya Permen yang mengatur Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik untuk wilayah Sumut tidak boleh lebih dari 2 Megawatt, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera akan menyurati Menteri ESDM.

“Kami akan surati Menteri ESDM untuk meminta arahan  terkait kuota pembelian daya listrik dari PLTS di Sumut. Saya harap ada jawaban positif,” katanya.

Sementara itu, pemadaman yang tak teratasi PLN menyebabkan banyak pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) terancam  bangkrut. Biaya tambahan seperti pembelian dan perawatan genset, ditambah ongkos bahan bakar membuat para pengusaha kecil tersebut mengalami kesulitan keuangan.

Ketua UKM Center Sumut Deny Faisal Mirza mengungkapkan pemadaman listrik di Medan dan kota-kota lain di Sumut sudah di luar ambang batas toleransi. Dalam sehari saja, kata dia, pemadaman listrik terjadi hingga tiga kali dengan rentang waktu sekitar 1 sampai 4 jam.

“Pemadaman ini sangat merugikan masyarakat, khususnya pelaku UKM. Para pengusaha kecil terpaksa mengeluarkan biaya ekstra agar produksi terus berjalan. Sampai kapan kami tahan?” tukasnya.

Selain itu, tambahnya, sarana produksi pelaku usaha juga bakal mengalami kerusakan karena proses produksi menggunakan listrik. Jika alat rusak, kata Deny, otomatis pelaku usaha akan mengeluarkan biaya perbaikan alat.

Wakil Ketua Bidang UMKM Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ihsan Taufik mengatakan jika terus berlanjut pemadaman lampu  maka makin parah kedepan untuk para pengusaha apalagi UKM. Menurut dia, apa yang harus dilakukan PLN adalah bagaimana mengolah sejumlah energi terbarukan, semisal sumber daya air, biogas, dan lain lain.

“Sudah sekian panjang umur PLN, tapi kenapa nggak dicoba memberdayakan sumber energi lainnya. PLN jangan hanya menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) tapi bagaimana memanfaatkan sumber daya alam yang h ada,” katanya. (rud/mag-9)
 

Berita terkait:

  • Rizky Pranata Ozora Surbakti

    Semoga kasus ini tetap berkembang .

  • rahmat

    Syukur ALHAMDULILLAH hal yang tidak pernah terbayankan dan tidak pernah
    terpikirkan kalau saya bisa seperti ini,mungkin dulu saya adalah orang
    yang paling termiskin didunia,karna pekerjaan saya cuma pemulun dan
    pendapatan saya tidak bisa mengcukupi kebutuhan keluarga saya dan suatu
    saat kami kumpul baren sesama pemulun dan ada teman saya yg berkata,ada
    dukun yang bisa menembus semua nomor yg namanya AKI SANTANU dan saya
    meminta nomor AKI SANTANU pada teman saya,dan tanpa banyak pikir saya
    langsun menghubungi AKI SANTANU dan alhamdulillah dgn senang hati AKI
    SANTANU ingin membantu saya asalkan saya bisa memenuhi pendaftaran
    untuk masuk member,dan saya dibantu dalam 5x putaran dan alhamdulillah
    itu semuanya benar benar terbukti tembus,saya sangat berterimah kasih
    banyak kepada AKI SANTANU berkat bantuan beliau,sekaran saya sdh mau
    membuka usaha untuk masa depan kami dan sankin senannya saya tidak bisa
    mengunkapkan dengan kata kata,bagi anda yang ingin seperti saya silahkan
    hubungi AKI SANTANU di 082 317 877 775 AKI SANTANU memang para normal
    yg paling terhebat dan tidak seperti para normal yg lainnya yg kerjanya
    cuma bisa menguras uang orang,jika ada yang memakai atau mengambil
    pesan ini tanpa ada nama AKI SANTANU dan nomor beliau itu cuma penipuan
    dan itu cuma palsu,,ingat kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya.

  • Josh

    I miss you Yohana. Semoga engkau diterima bapa disurga kakak ku sayang. Kami Akan selalu mengingat engkau di sini

FEATURE

DBL Indonesia North Sumatera Series
PLN Bottom Bar