Denda Tunggakan Naik 300 Persen Listrik Masih Byar Pet

MEDAN-Pemadaman listrik bergulir di Sumut masih terus terjadi. Namun, di tengah pasokan listrik yang byar pet (hidup mati), Perusahaan Listrik Negara (PLN) justeru menaikkan biaya keterlambatan (denda) pembayaran rekening listrik dari 75-300 persen.

Perubahan biaya keterlambatan ini sesuai dengan keputusan Direksi PLN Nomor 018.K/DIR/2010 yang ditandatangani 22 Januari 2010 lalu,  Rabu (3/1). Ketentuan ini berlaku sejak Februari 2010, bagi pengguna listrik batas daya 450 Volt ampere (VA) yang tadi nya dikenakan Rp3.000 naik menjadi Rp5.000. Pelanggan batas daya 2.200 VA dari Rp3.000 naik jadi Rp20.000.

Kenaikan ini sangat disesalkan oleh masyarakat. Sebab, pelayanan PLN masih sangat buruk malah tarif denda tunggakan dinaikan. “Ini sudah sangat keterlaluan, listriknya mati-mati malah tarif dendanya dinaikan, bagaimana itu,” kata Jack, pengusaha rental komputer di Jalan Jamin Ginting Padang Bulan Medan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Timan warga Setia Budi, pengusaha las. “Kerja kami sangat tergantung dengan listrik, kalau tarif dendanya dinaikan harusnya pelayanannya juga bagus. Dulu PLN janji akan kembalikan uang kita kalau listrik mati malah denda dinaikan,”keluh Timan.
Ridwan Rangkuti, pemerhati Kebijakan Publik di Medan mengatakan bahwa sebelum dinaikannya tarif denda, PLN harus mengevaluasi diri terlebih dahulu. “Seharusnya PLN meningkatkan pelayannya agar lebih maksimal,” jelas Ridwan, kemarin.

Dosen Kebijakan Publik Fisip USU ini juga menambahkan bahwa PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara harus lebih mementingkan pelayanan. “PLN adalah BUMN jadi secara kebijakan seharusnya mengutamakan pelayanan publik dari pada keuntungan, masalah keuangan masih disubsidi oleh negara,”ungkapnya.

Pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PLN mendapat reaksi dari praktisi huku. Pemadaman ini dinilai bisa diproses secara hukum pidana maupun perdata. Demikian disampaikan seorang praktisi hukum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Muslim Muis.  “Penanggungjawab PLN harus ditangkap karena perusahaan itu telah melakukan pembohongan publik,” kata Muslim Muis, kemarin (3/2).

  Menurutnya, janji yang disampaikan pihak PLN tidak ada lagi pemadaman listrik merupakan perbuatan pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP. Hal itu sudah terbukti berulangkali dari aksi pemadaman yang dilakukan PLN. Apalagi, sudah berulang kali janji-janji tidak ada pemadaman, akhirnya masyarakat terus aktif melakukan pembayaran. “PLN telah berbohong kepada masyarakat banyak mereka bohong. Disinilah unsur perbuatan pidana penipuan dan penggelapan itu bisa terpenuhi,”ungkapnya.

Lebih lanjut, dia berpendapat, penyidik kepolisian sudah bisa memproses para pimpinan PLN yang bertanggung jawab atas terjadinya perbuatan pembohongan publik ini. Di mana, sudah diketahui bersama bahwa sangat banyak kerugian yang muncul akibat aksi pemadaman ini. “Polisi harus tanggap atas kerugian yang diderita masyarakat, jangan, sampai masyarakat jadi gelap mata dan bertindak sendiri,” ujarnya.

Di tempat terpisah, praktisi hukum, Julheri Sinaga menyatakan, masyarakat Sumut bisa menggugat PLN karena sudah menimbulkan kerugian terhadap konsumen. Pasalnya, pemadaman dilakukan PLN sudah sangat meresahkan masyarakat ini.

Menurutnya, konsumen telah melaksanakan kewajibannya membayar rekening tepat waktu. Tetapi apa yang didapatkan masyarakat, kondisi gelap akibat adanya pemadan listrik. Sedangkan konsumennya tidak mengetahui sampai kapan tiada lagi pemadaman listrik.

Dalam menuntut hak ini, bebernya konsumen bisa menempuh upaya hukum secara perdata, class action, dan legal standing. Untuk itu, konsumen memiliki dasar kuat mengajukan ketiga gugatan itu. Memang dahulunya pernah dilakukan upaya hukum mewakili masyarakat melawan PLN, “Tapi, kandas karena majelis hakim terkesan selalu berpihak kepada perusahaan, dan bukan kepada masyarakat,” bilangnya.

Di sisi lain sebagai upaya mengatasi kemacetan arus lalu lintas, Dishub Medan mempersiapkan baterai cadangan di sejumlah traffic light. ’’Kita telah menyiapkan baterai di sejumlah traffick light di Kota Medan. Hal ini untuk menghindari kemacatan arus lalulintas pada saat pemadaman arus listrik oleh PLN,’’tegas Kadishub Medan, Dearmando Purba, kemarin.

Dearmando mengatakan baterai yang mereka cadangkan hanya bertahan untuk 2 hingga 3 jam. Lebih dari tiga jam baterai tersebut akan mati secara otomatis. ‘’Mamang tidak semua trafficlight mendapatkan baterai cadangan ini, hal ini disebabkan keterbatasan anggaran. Memang kemarin kita meminta pada dewan untuk penambahan anggaran untuk pembelian baterai dan ini sudah disetujui,’’tagasnya.

Sementara itu, ketika wartawan koran ini mengkonfirmasikan terkait denda tersebut kepada PLN Sumut dalam hal ini Deputi Manager Komunikasi dan Informasi PLN Wilayah Sumut, Raidir Galinging tidak bisa ditemui. Bahkan ketika dihubungi melalui telepon selulernya ponsel Raidir tidak aktif. Sementara, Budhi Staf Humas PLN Sumut sama sekali enggan berkomentar. “Saya belum tahu masalah itu,” kata Budhi.(mag-16/rud/ril/ila)

pelanggan-bayar-mati-lampu

[ketgambar]BAYAR REKENING:Warga membayar rekening listrik di kantor PLN Rayon Medan Kota, Jalan Listrik Medan, Rabu (3/2). //ANDRI GINTING/Sumut Pos [/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Metropolis | Tagged , , , | Comments Off

Sajikan Donat Berpadu Cokelat Mancur

MEDAN-Imlek Fiesta tetap memberi kepedulian untuk bisa berbagi bersama kepada pengunjung. Hal itu dilakukan Fast Club Advertising dan EO untuk memeriahkan perayaan Imlek Fiesta. Sajian-sajian baru pun mewarnai meriahnya perayaan yang digelar di Kasimura Supermart, Jalan Gunung Krakatau Medan itu.

Contohnya sajian donat kering yang dipadu dengan cokelat air mancur. Sajian ini tentu saja membuat pengunjung tidak pernah bosann
Begitu juga dengan stan Collata yang selalu memberikan hidangan puding untuk dicicipi kepada pengunjung.

Stan yang menjual berbagai jenis cokelat, dan puding, dalam kemasan kotak ini tidak pernah bosan memberikan pelajaran baru terhadap pengunjungnya.  Kali ini stan Collata mendemokan kepada pengunjung, bagaimana pembuatan donat yang efisien dan menyenangkan.
Hanya dalam waktu 5 menit, Susi selaku penjaga stan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati donat yang didemokannya Rabu, (3/2). Sebagai penambah kenikmatan rasa donat, pengunjung juga diberi kesempatan mencampur donat dengan cokelat air mancur.

enggunakan mesin Foundue Fountain atau yang lebih akrab disebut sebagai mesin cokelat air mancur ini menambah keindahan penyajiannya. Cokelat batangan yang telah di stim ini akan menjadi cair layaknya air pancur yang bergerak dan bisa dipadukan dengan berbagai makanan sesuai dengan selera.

Tidak hanya cokelat air pancur, cokelat berbentuk hati dengan tulisan dan bentuk yang sangat menawan ikut mewarnai stan Collata. Susi mengakui cokelat dengan berbagai bentuk ini dibuat sebagai realisasi dalam merayakan Imlek sekaligus Valentine yang bersamaan harinya.
Bagi orang yang ingin berbagi kasih dengan sahabat, pacar dan keluarga, cokelat buatan Susi dijual dengan harga yang bervariasi. Dari harga Rp4 ribuan hingga Rp15 ribu tersedia di stan miliknya.(mag-21)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Warna Merah dan Pink Berpadu

Melihat Persiapan Plaza Jelang Imlek dan Valentine Day

14 Februari merupakan tanggal untuk mengungkapkan kasih sayang bagi siapa saja. Biasanya menjelang momen tersebut, sejumlah gerai mulai menawarkan berbagai pernak-pernik Valentine. Di tahun ini, hari Valentine diperingati bersamaan dengan hari Imlek. Seperti apa kesiapan plaza menjelang dua moment tersebut?

Julika Hasanah- Medan

Suasana hari Valentine sudah mulai terlihat di berbagai plaza yang ada di Medan. Contohnya seperti di Ramayana Jalan Sisingamangaraja, suasana kedua momen ini sudah mulai terlihat Warna merah jambu mulai mendominasi sejak di pintu gerbangnya. Bahkan, beberapa produk pernak-pernik juga sudah dijejerkan. Selain untuk Valentine, Ramayana juga menawarkan berbagai pernak-pernik Imlek karena hari Imlek jatuh bertepatan dengan hari Valentine. Sehingga suasana merah dan pink pun berpadu kontras.  

”Tahun ini warna merah dan pink mendominasi. Tidak seperti tahun lalu, yang hanya dipenuhi dengan nuansa warna pink pada saat menjelang Valentine, dan pada saat menjelang Imlek nuansa warna merah,” Surya Indratmo, Store Manager, Ramayana Sisingamangaraja, ketika ditemui kemarin (3/2).

Di lantai satu, pengunjung disuguhkan dengan pakaian untuk merayakan Valentine. Sementara di lantai dua pengunjung bisa memilih pernak-pernik Valentine. Di lantai dua ini sangat banyak remaja yang memilih pernak-pernik Valentine.

Seperti yang dilakukan oleh Rahma dan Siti, siswi SMK Negeri 3 Medan, yang ditemui tengah memilih pernak-pernik yang akan dijadikan kado untuk teman spesialnya pada saat Valentine Day nanti. Menurut mereka valentine adalah hari kasih sayang dan merupakan satu hari yang membahagiakan. “Karena kita bisa berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi, sambil bertukar kado,” bilang Rahma.

Bagi mereka, tidaklah wajib untuk merayakan Valentine Day. “Kalau ada uang dan waktu, dan keinginan kita rayakan, tapi kalau tidak ya nggak wajib juga,” timpal Siti. Merayakan Valentine Day tidak harus bersama kekasih atau pasangan, ternyata menurut mereka seru juga merayakannya bersama dengan teman-teman sebaya. “Gak harus sama pacar lah, sama teman juga bisa dan lebih asik lagi,” tambah Siti.

Berkaitan dengan penyambutan Valentine Day dan Imlek, Ramayanan pun memberikan penawaran yang menarik. Yaitu diskon Double hingga 50 persen plus 20 persen, untuk produk tertentu pakaian. Sementara untuk pernak-pernik Valentine Day, Ramayana menghadirkan mulai dari boneka, gantungan kunci, bunga, bantal hati dan macan, coklat, serta pakaian-pakaian dengan warna pink, tentunya dengan harga yang terjangkau. “Untuk Valentine Day, rata-rata yang mencari pernak-pernik untuk kado adalah remaja. Jadi kita tawarkan dengan harga yang terjangkau,” bilang Surya.
Selain itu, pernak-pernik Imlek juga ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Bahkan, Ramayana membuat acara pemberian angpao kepada konsumen dengan jumlah belanjaan minimal Rp75 ribu (dari tanggal 6 hingga 14 Februari 2010.

Tidak hanya itu, untuk memeriahkan perayaan Imlek dan Valentine Day. Ramayana akan mengadakan berbagai acara setiap hari minggunya, dimulai pada tanggal 7 Februari akan ada musik remaja dengan tema Valentine Day. Pada tanggal 14 akan ada festival band pelajar, dan pada tanggal 21 akan ada hiburan barongsai. “Kita tidak hanya menyajikan produk-produk untuk persiapan saja, untuk hiburannya juga,” sambung Surya.

Di tempat terpisah, Antis Naibaho, Psikolog Rumah Sakit Pirngadi Medan, kemarin (3/2), mengungkapkan rasa sayang itu oleh remaja memang sering diartikan dengan melakukan hal-hal yang dianggap belum pantas untuk dilakukan. “Valentine itu adalah identik dengan hari berkasih sayang. Bahkan, selalu ramai dengan warna pink, dan pink itu identik pula dengan remaja. Namun, ketika remaja sudah saling menyayangi, hari itu menjadi peluang bagi mereka untuk meluapkan kasih sayang,” bilangnya.

Dlam perayaan ini kata Antis, pelu ada perhatian dari orangtua agar remaja tidak mendapatkan peluang untuk melakukan hal-hal yang belum pantas mereka lakukan. Tingkatkan norma-norma agama dan kesusilaan, dan selalu melakukan kontrol waktu terhadap anak. Sedangkan untuk remaja jangan menggunakan waktu dengan sembarangan dengan hal-hal yang negatif, sebab Valentine Day bukan momen untuk mengungkapkan kasih sayang dengan hal yang tidak wajar dilakukan.(*)

valentine-day

[ketgambar]MEMILIH:Dua pelajar   memilih pernak-pernik valentine di Ramayana Jalan Sisinga- mangaraja
kemarin.// Ramadhona / sumut pos[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Metropolis | Tagged , , | Comments Off

1.245 Guru Medan Bakal Disertifikasi

Pendaftaran Peserta Ditenggat Besok

MEDAN- Program Sertifikasi Guru 2010 di Kota Medan, masih dalam tahap penerimaan/pendaftaran calon peserta. Proses ini ditengat hingga besok (5/2). Sementara kuota sertifikasi guru 2010 cuma 1.245 guru, dimana sebelumnya cuma 1.300-an guru.

Ketua Sertifikasi Guru Kota Medan, Zakaria didampingi Sekretaris Alfiansyah Purba kepada wartawan, kemarin (3/2) mengatakan, penerimaan/pendaftaran calon peserta ini telah dimulai sejak 27 Januari 2010 lalu.

"27 Januari lalu, kami juga telah menggelar sosialisasi kepada sekolah-sekolah tentang prosedur dan syarat-syarat program sertifikasi guru ini. Saat ini kami tinggal menunggu usulan nama guru dari sekolah-sekolah hingga Jumat (5/2)," terangnya.

Lebih lanjut Zakaria mengatakan, penerimaan/pendaftaran peserta sertifikasi guru yang diusulkan sekolah, diharapkan jangan guru yang langsung datang ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan.

"Usulan nama guru yang akan mengikuti sertifikasi tahun ini dari sekolah-sekolah, harus didistribusikan dari masing-masing subrayonnya untuk tingkat SMP dan SMA. Sedangkan untuk tingkat SD didistribusikan melalui kacabdis masing-masing sekolah," jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Zakaria, pada 5 Pebruari 2010 ini seluruh usulan nama guru telah sampai ke Disdik Kota Medan tanpa terkecuali. "Jika pada tanggal itu masih ada sekolah yang belum mengajukan nama gurunya ke sini, maka akan kami tinggal. Namun, kefleksibelan dari tengat waktu yang kami berikan ini, juga bisa memaklumi sekolah dengan alasan yang sangat bisa diterima akal," katanya.

Selanjutnya, Zakaria mengatakan, pada Minggu kedua Februari 2010 ini, pihaknya akan melakukan verifikasi  terhadap seluruh data yang sampai ke meja panitia.
"Dengan verifisaksi ini kami akan memeriksa kebenaran syarat yang diharuskan untuk mengajukan seorang guru mengikuti program sertifikasi guru ini," terangnya.

Adapun syarat yang harus dipenuhi yakni, untuk guru yang sudah D4/S1, syaratnya sudah mengajar minimal 5 tahun. Sedangkan yang belum D4/S1 syaratnya sudah mengajar minimal 20 tahun.

"Sedangkan guru yang dapat mengikuti program sertifikasi guru ini juga tak hanya guru yang sudah D4/S1, tapi juga pengawas, yang belum D4/S1 dengan umur diatas 50 tahun dan masa kerja 20 tahun dan golongan IVA/B, S2/S3 golongan IV B, dan golongan IV C," paparnya.

Setelah semua itu, lanjut Zakaria, pada awal Maret 2010, pihaknya juga akan menggelar sosialisasi tentang bagaimana melengkapi berkas portofolio.

Hal ini juga sebagai prasyarat agar peserta bisa lulus dalam program sertifikasi guru ini, yang kemudian dapat meningkatkan kesejahteraan guru tersebut, dengan menerima tunjangan profesi guru.

"Dengan begitu, juga diharapkan setelah meningkatnya kesejahteraan guru, meningkat pula mutu pendidikan yang dimilikinya, yang terimplikasi kepada peningkatan mutu siswa," ujarnya.

Namun, yang disesalkan yakni belum cairnya tunjangan profesi guru pada 2008 hingga 2009. Pada 2008 lalu, ada sebanyak 1.249 guru yang telah lulus sertifikasi dari 1.300-an kuota. Dan pada 2009 lalu, ada sebanyak 3.237 guru yang telah lulus sertifikasi dari 3.300-an kuota. "Hal ini terkendala karena kesemua guru ini masih dalam tahap pengusulan SK Dirjen. Setelah ini rampung, pastinya tunjangan profesi guru akan mereka terima," tuturnya. (saz)

Posted in Pendidikan | Tagged , | 2 Comments

Chris John Sesalkan Pembinaan

JAKARTA-Sepinya pertandingan tinju profesional di tanah air, tak pelak mempengaruhi sistem pembinaan bagi para petinju muda.
Karenanya, juara dunia kelas bulu WBA Chris John berharap keberhasilannya membuka jalan bagi sesama petinju Indonesia. Namun dia khawatir kurangnya laga profesional dan liputan televisi akan menghambat mereka.

Chris yang memiliki rekor (43-0-2) direncanakan akan mempertahankan gelarnya di Bali pada April atau Mei ini. Namun belum dipastikan lawan yang akan dihadapi oleh petinju yang mendapat julukan The Dragons ini.

Meski demikian disadarinya bahwa orang Indonesia akan kurang mendukungnya jika tidak disiarkan oleh televisi. Chris pun yakin bahwa kurangnya pertandingan juga menghambat karir para petinju Indonesia.
“Banyak para petinju potensial di Indonesia. Masalahnya sekarang adalah tak banyak pertandingan, khususnya yang disiarkan di TV,” ungkap Chris seperti dilansir Reuters.

“Mereka berlatih tapi mereka tidak tahu kapan mereka akan bertarung. Bagaimana Anda bisa mendapatkan karir yang bagus jika Anda kurang bertanding,” kata petinju asal Banjarnegara ini.

Namun keberhasilan Chris dan juga petinju Filipina Manny Pacquiao tentu akan menjadi dorongan bagi para petinju Asia. Promotor Asia pun bisa melihat para petinju muda yang berbakat.

“Saya sebagai juara dunia, ini artinya mereka (para petinju Indonesia) punya kesempatan untuk menjadi juara dunia, hanya dengan perlu kerja keras,” tukas Chris John. (bbs/jpnn)

Posted in All Sport | Tagged , | Comments Off

Masyarakat Madani

    Kata ‘madani’ berarti "berhubungan dengan kota Madinah". Pada masa Nabi Muhammad SAW. masyarakat kota Madinah sudah berperadaban tinggi, santun, menghormati pendatang, patuh kepada norma dan hukum yang berlaku, memiliki rasa toleransi yang tinggi yang dilandasi penguasaan iman, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

    Atas dasar penalaran tersebut, "masyarakat madani" berarti masyarakat yang memiliki peradaban tinggi, santun, menjunjung tinggi norma dan hukum yang berlaku yang dilandasi penguasaan iman, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
    Di dalam perkembangan kontak budaya "masyarakat madani" digunakan sebagai padanan kata Inggris civil society.
Sumber:Balai Bahasa Medan

Comments Off

Pemprovsu Lemah Atasi Krisis Listrik

Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai lembaga pelayanan publik penjamin ketersediaan energi listrik di Sumut sangat penting. Namun, kenyataannya PLN belum mampu menjalankan peranannya secara optimal. Bagaimana komentar Dadang Darmawan pemerhati kebijakan publik di Sumut menanggapi hal ini? Berikut komentarnya kepada wartawan Sumut Pos, Sopian, kemarin.

Bagaimana Anda melihat ketersediaan pasokan energi listrik di Sumut sekarang?
Kebutuhan akan listrik bagi rumah tangga dan industri tidak memadai. Kondisi ini bisa dibuktikan dengan masih adanya rumah tangga yang belum dapat aliran listrik

Kapasitas daya mampu listrik yang disediakan PLN tidak cukup sehingga PLN sering menjalankan pemadaman bergilir. Ditambah lagi belum optimalnya penambahan daya listrik untuk memenuhi kebutuhan, dan cadangannya juga tidak ada.

Menurut Anda seberapa penting energi listrik ini?
Dalam konsep investasi, hubungan antara investasi dengan kemampuan energi di suatu daerah berbanding lurus, kalau ketersediaan energi memadai maka tingkat investasi juga tinggi. Bahkan, hampir semua negara membuat cadangan listriknya sekarang. Mestinya ada kapasitas cadangan energi. Selain itu, hubungan antara keduanya sangat erat sekali, artinya jangan mimpi mampu hadirkan investor kalau ketersediaan energi tidak memadai.

Apa masalah yang paling mendasar dalam hal?
Tidak ada visi tentang pembangunan energi nasional, baik dari Kementerian Sumber Daya Energi dan PLN sendiri yang berimbas kepada derah-daerah. Dan ketidakmampuan pemerintah provinsi untuk mengatasi masalah ini, padahal kekurangan energi ini sudah sejak 10 tahun yang lalu dirasakan.

Lantas upaya apa yang bisa ditempuh PLN dan Pemprovsu untuk masalah ini?
Seharusnya, Pemprovsu bernegosiasi untuk melakukan tekanan ke PLN dalam hal penyediaan pasokan listrik. Selain itu juga harus memberi pasokan lisrik yang berasal dari kekuatan lokal seperti mengaktifkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (tenaga air), tenaga surya, dan masih banyak lagi. Yang kedua, aktif membangun kerja sama dengan Pemerintah Daerah yang ada di Sumut untuk mengatasi masalah ini.(*)

Posted in Metropolis | Tagged , , , | Comments Off

Tim Fed Jepang Kalahkan Indonesia

JAKARTA – Kekalahan telak langsung dialami tim Indonesia di Grup I Zona Oceania Piala Fed 2010. Dalam laga pertama grup A kemarin, tim Merah Putih menyerah 0-3 kepada Jepang di National Tennis Centre, Kuala Lumpur, Malaysia.

Lavinia Tananta yang turun pertama tumbang di tangan Ayumi Morita. Lavinia takluk dua set langsung 1-6, 2-6, dari petenis berperingkat ke-91 dunia tersebut.

Kekalahan cukup telak juga dialami Ayu Fani Damayanti yang tampil di urutan kedua. Tunggal terbaik Indonesia itu kalah dari Kimiko Date yang kini menempati peringkat ke-62 dunia dengan skor 2-6, 0-6.
Kekalahan straight set juga dialami pasangan Sandy Gumulya/Jessy Rompies. Turun di partai ketiga, Sandy/Jessy menyerah 2-6, 2-6 kepada Yurika Semo/Rika Fujiwara. “Kami memang kalah kelas dari Jepang. Kualitas mereka masih jauh di atas kami,” ujar Krisno Merdiko, ketua bidang pembinaan senior PP Pelti.

Diko-sapaan akrab Krisno Merdiko-tidak sekedar beralasan. Namun, dia memang merujuk pada rangking para pemain Jepang dengan Indonesia. Dimana, para petenis Jepang berada di rangking 100 dunia, sedang rangking terbaik skuad Indonesia adalah 299 atas nama Ayu Fani.
“Hal lain yang menunjukkan bahwa kami kalah kelas. Itu terlihat dengan skor tertinggi yang bisa diraih anak-anak hanya dua,” lanjut Diko. (fim/ang/jpnn)

Posted in Sepak Bola | Comments Off

Tidur dengan Lampu Menyala

Tahu kah kamu anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya. Dengan demikian hindari tidur dengan lampu menyala. (net/jpnn)

Posted in Pendidikan | Tagged | Comments Off

Denda Masih Dibahas

MEDAN-UU Lalulintas No 22 Tahun 2009 sudah disahkan. Pihak Sat Lantas Poltabes Medan masih terus melakukan sosialisasinya kepada masyarakat. Begitupun penindakan bagi pengguna lalulitas yang tidak disiplin tetap tidak bisa ditolerir dan langsung ditindak.

Namun, untuk urusan denda pembahasannya masih dilakukan. Terutama untuk denda bagi pengendara yang tidak memiliki SIM sebesar Rp1 Juta, penerapannya di Medan masih dalam tahap perbincangan yang serius dan tarik ulur antara pihak kepolisian dan kejaksaan.

‘’Sosialisasi undang-undang lalu lintas sudah kita lakukan. Bahkan banyak pengendara yang tidak mematuhi peraturan lalulintas yang sudah kita tindak, seperti tidak memakai helm, tidak mempunyai SIM dan lainnya. Tapi, kalau untuk urusan denda kita masih menggunakan denda yang lama,’’ kata Kasat Lantas Poltabes Medan Kompol Sahbillul Alif pada wartawan Rabu (3/2). Tarif denda lama tersebut masih mereka pakai mengingat pendapatan perkapita masyarakat Kota Medan masih jauh dari pengharapan.

‘’Masalah denda ini sebenarnya pimpinan kita sudah membicarakannya pada unsur kejaksaan. Mengingat denda tersebut dianggap cukup tinggi. Jadi masyarakat mungkin akan ada yang tidak sanggup untuk membayar denda tersebut,’’kata Alif.

Alif juga mengatakan lebih lanjut bahwa pihaknya masih membahas persoalan denda itu dengan dewan dan pihak Kejaksaan.
Sementera itu untuk melakukan sosialisasi undang-undang lalulintas berbagai kegiatan mereka lakukan. Dari menggelar aneka macam perlombaan, di sekolah-sekolah sampai sosialisasi pada masyarakat di jalanan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan UU No 22 tahun 2009 tentang lalulintas, angkutan dan jalan.(rud)

Posted in Metropolis | Tagged , | Comments Off

Guru Harus Mendapat Perhatian Khusus (2)

Misalnya tidak jujur, materialistis, dan kurang bisa bekerja sama dengan rekan-rekan guru) akan sangat sulit memicu pertumbuhan potensi-potensi siswa menuju terwujudnya karakter-karakter yang baik.

Artinya, selain kompetensi akademik dan keterampilan profesional, karakter personal seorang guru sangat menentukan peningkatan mutu pendidikan. Di sini diandaikan, pada semua jenjang pendidikan kita diarahkan baik kepada penguasaan pengetahuan (rational knowledge) dan pengembangan keterampilan (skill) maupun pada pembentukan karakter-karakter manusiawi.

Karakter adalah watak yang bertumbuh menjadi identitas seseorang. Karakter kelihatan dalam perilaku dan tindakan. F.W. Foerster (1869-1966), penggagas pendidikan karakter, menganggap karakter sebagai faktor yang menentukan penilaian atau kualifikasi seorang pribadi.
Berarti karakter menjadi perspektif penilaian sosial dan moral seseorang. Apa landasan karakter tersebut? Pada umumnya teori psikoanalisa Sigmund Freud dari awal abad ke-20 sudah ditinggalkan.

Freud menghubungkan karakter dengan masalah di masa kanak-kanak, terutama pengalaman seksual dan relasi dengan otoritas orang tua, yang tak terselesaikan. Hal yang benar pada Freud ialah keyakinannya bahwa karakter seseorang dikembangkan sejak masa kecil dalam keluarga.
Namun ia kurang memberi ruang bagi proses pertumbuhan karakter secara otonom melalui interaksi sosial. Karakter atau watak yang terekspresi memiliki fondasi berlapis tiga. Pertama, akar terdalam dari karakter adalah nilai-nilai dasar (basic values) yang diyakini.

Dalam mata pelajaran apa pun setiap guru profesional semestinya membantu siswanya untuk meyakini apa yang benar, baik, dan adil.
Kedua, di atas landasan nilai-nilai itu terbentuklah gambaran atau citra diri (self-image). Siswa tidak saja dibantu guru untuk mengenal bakatnya dan berbagai jenis profesi, tetapi juga untuk memiliki gambaran-dirinya sebagai seorang pribadi manusia. Gambaran diri siswa tersebut berkembang secara dinamis dan tersusun berdasarkan nilai-nilai yang diyakini dan kualitas-kualitas yang diagungkan.

Ketiga, berdasarkan nilai yang diyakini dan gambaran diri seorang siswa dapat mengembangkan sikap dasar (basic attitude) tertentu.
Misalnya, sikap dasar menghargai sesama manusia, didasarkan atas keyakinan bahwa menurut hakikatnya setiap manusia itu baik, dan gambaran diri “menjadi orang baik bagi sesama”. Sikap dasar “jujur” lahir dari keyakinan untuk menghargai hak orang lain (keadilan) dan gambaran diri “tidak ingin menjahati atau merugikan orang lain”.

Dari tiga fondasi itulah secara integratif lahir karakter-karakter yang kelihatan. Kekosongan nilai mengakibatkan gambaran-diri tanpa orientasi; dan absensi nilai dan gambaran-diri hanya menghasilkan sikap yang berubah-ubah tanpa dasar apa pun.

Jadi, jika mutu pendidikan tergantung juga pada orientasi pembentukan karakter peserta didik, maka karakter guru profesional sebagai menjadi keniscayaan. Karakter guru itu melebihi kompetensi akademik dan keterampilan belaka.

Karakter guru ditentukan oleh keyakinannya tentang apa yang benar, baik, dan adil, sebagai landasan bagi sikapnya dalam interaksi dengan siswa dan rekan-rekan guru di sekolah. Perilaku guru yang tidak tertib, minimalistis dan formalistis, materialistis berlebihan dengan akibat tidak jujur dan sering melakukan manipulasi di sekolah, jelas tidak memiliki karakter guru profesional dan pasti gagal meningkatkan mutu pendidikan. Dalam kondisi seperti itu, dana sekolah dan kesejahteraan yang diperbaiki, tak serta-merta berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan.

Oleh: Drs Bonser Aritonang
Kepala SMP Negeri 1 Namorambe

Posted in Pendidikan | Tagged | Comments Off

PSDS Rekrut Striker Muda

MEDAN-Hasil imbang 0-0 yang didapat PSMS saat menjamu Persiraja di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Senin (1/2) lalu kian membuktikan jika penampilan tim Traktor Kuning masih jauh dari kata memuaskan.
Menyadari hal itu, manajemen PSDS segera mendatangkan pemain anyar yang diharapkan mampu mendongkrak performa tim besutan Sutrisno itu.

Saat ini terbetik kabar jika kubu PSDS tengah mengusahakan izin agar pemain muda jebolan PPLP Sumut Arif Suhendra bisa bermain di ajang Divisi Utama. “Progres dari Pengurus Daerah (Pengda) sudah selesai dan itu sudah kita sampaikan ke PSSI baru nanti turun ke BLI. Kemungkinan minggu depan sudah kelar dan Arif sudah bisa diturunkan saat menghadapi PSMS,” ucap Herman Sagita mewakili manajemen PSDS yang dihubungi Sumut Pos, Rabu (3/2).

Herman menceritakan jika Arif Suhendra yang sempat membela Poslab Labuhan Batu ini akan diplot sebagai striker. Artinya, bakal ada persaingan di antara lima striker yang kini menjadi bagian dari PSDS.

“Ada tahapan yang harus dilalui untuk bisa masuk ke dalam line up tim. Karenanya, kehadiran Arif diharapkan dapat menambah motivasi pemain lainnya. Jadi, kalau tak sanggup bersaing, siap-siaplah untuk duduk manis di banch,” timpal Nasib Iwan, asisten pelatih PSDS.
Sebuah ungkapan yang menggambarkan betapa kecewanya Nasib Iwan pada kinerja lini depan tim yang dibesutnya.

Bahkan tanpa sungkan Iwan mengatakan bahwa striker muda Junarto merupakan salah satu pemain yang kehilangan motivasi bertanding. Terlebih, dalam beberapa pertandingan terakhir pemain bertubuh jangkung ini kerap diparkir karena cedera.
Selain membeberkan kesiapan pemainnya, Nasib Iwan pun mengatakan bahwa secara keseluruhan ada peningkatan kerjasama yang bangun anak-anak PSDS.

“Dibanding pertadningan sebelumnya, jelas skema permainan yang diperlihatkan anak-anak saat menjamu Persiraja kemarin jauh lebih baik,” pungkas Nasib Iwan. (jul)

Posted in Sepak Bola | Tagged | Comments Off

LBH Laporkan Panwaslu ke Kejari

Diduga Korupsi Rp350 Juta

MEDAN-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 Kota Medan dilaporkan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, kemarin(3/2). Dalam pelaporan itu, Panwaslu diduga telah merugikan negara sebesar Rp350 juta.

Dalam laporan tersebut LBH Medan, bertindak selaku kuasa hukum dari 18 orang Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Direktur LBH Medan, Nuriyono SH mengatakan, dugaan korupsi yang ada di Panwaslu Kota Medan sebesar Rp350 juta. Hal ini sesuai apa yang dihitung atas adanya bukti dan pengakuan dari 18 orang tidak menerima gaji pada Januari 2009.

Berdasarkan fakta, bebernya Panwaslu Kota Medan telah mencairkan dana Rencana Anggaran Belanja (RAB) tahun 2009, hal ini dibuktikan dengan adanya bukti surat pencairan/penarikan dana dari kementerian Keuangan RI Ditjen Perbendaharaan Nomor SPM : 00004 tanggal 24 Februari 2009. Hal ini sesuai bukti surat perintah pencairan dana dari Bendahara umum Negara KPPN Medan tanggal 02 Maret 2009 Nomor : 989206k/004/110 tahun anggaran 2009.

Selanjutnya, pencairan ini digunakan untuk pembayaran langsung honorarium PPL sebanyak 151 Kelurahan. Selain itu juga digunakan untuk pembayaran honorarium Panwaslu Kecamatan yang berjumlah 63 orang mulai Januari hingga Februari 2009 sebesar Rp225.800.000. “Bukti pencairannya untuk Januari dan Februari. Namun, 18 orang ini malah mengaku tidak menerima gaji untuk Januari,” sebutnya didampingi atas nama pelapor dari LBH Medan, Khaidir Harahap, kemarin.

Khaidir menyebutkan, pihaknya telah memiliki bukti pembanding RAB Panwaslu dari kabupaten lain. Di mana, bukti uangnya sudah dilakukan penarikan uang dan telah dibayarkan, berbeda dengan keadaan di Kota Medan. “Jadi kami sudah memiliki bukti-buktinya,” ujarnya seraya menyebutkan bahwa bukti dugaan penyelewengan anggaran juga sudah sampai ke Kejari Me dan.

Bukti lainnya, sebutnya sesuai RAB 2009 adanya surat bukti pernyataan tanggungjawab Belanja Nomor :22/PANWASLU-MDN/XI/2009, dikeluarkan pada November 2009 dimana penggunaan dana itu untuk seluruh Panwaslu Kecamatan dan PPL.

Di antaranya, Pembelian kertas klerja dan pensil Maret sampai Oktober 2009 untuk 21 Kecamatan sebesar Rp20.580.000. Biaya makan dan makanan ringan untuk rapat internal Panwaslu Kecamatan pada Maret sampai dengan Oktober 2009 untuk 21 Kecamatan, sebesar Rp97.020.000, biaya photo copy dan penggandaan serta penjilidan untuk maret sampai dengan oktober 2009 di 21 Kecamatan sebesar Rp50.400.000.
Selanjutnya, uang makan PPL maret sampai dengan oktober 2009 untuk PPL dari 151 Kelurahan se Kota Medan sebesar Rp181.200.000 dan transport PPL Maret sampai dengan Oktober 2009 untuk PPL dari 151 Kelurahan sebesar Rp181.200.000.

“Inilah bukti yang kami terima dan untuk menciptakan kepastian hukum bagian klien kami, selanjutnya kami minta Kejari Medan untuk menindak lanjuti laporan kami,” ucapnya.

Sementara itu, laporan LBH Medan ke Kejari Medan ini diterima oleh Pidsus Parada Situmorang. Pada saat menerima laporan itu, Parada menyampaikan pihaknya menerima laporan dan menelaah isi dari laporan ini.

Di tempat terpisah, Ketua Panwaslu Kota Medan, Aswin mengatakan, secara pribadi dirinya akan menghadapi sesuai prosedural hukum yang ada. Sebab, sampai saat ini dirinya tidak tahu apa yang dilaporkan oleh LBH Medan ini. “Saya akan hadapi saja, nanti sesuai proseduralnya,” jawabnya.(ril)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Persebaya Lakukan Banding

SURABAYA – Persebaya Surabaya mulai bereaksi atas hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI (Komdis) PSSI. Ini terkait dengan hukuman pemindahan laga Persebaya kontra Sriwijaya (10/2) di Malang serta beragam denda atas aksi pendukung Persebaya nglurug ke Bandung.
Terkait dua kasus yang menyudutkan Persebaya itu, mereka mempercepat hasil kerja Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuknya sendiri. Selanjutnya, hasil kerja TPF itu dijadikan sebagai bahan memori banding yang rencananya disodorkan Jumat besok (5/2).

Berdasarkan aturan, M. Sholeh, kuasa hukum Persebaya, menyebut bahwa pernyataan banding maksimal tiga hari sejak keputusan itu turun (1/2). “ Hari ini (kemarin, 3/2) kami sudah menyatakan keinginan untuk banding,” kata Sholeh. Selain Sholeh, tim kuasa hukum Persebaya juga diisi oleh Saifuddin.

Sholeh berharap upaya pihaknya dapat memberi perbaikan. Utamanya terkait pemindahan laga Persebaya melawan Sriwijaya di Malang.
Dia berpendapat pemindahan tersebut berarti memberikan masalah pada Arema Indonesia. Ini tak lepas dari memori permusuhan suporter Arema dan Persebaya.

“Kalau bus Persebaya juga dilempari (benda keras), lantas Arema kena sanksi. Itukan sama saja komdis mencari masalah,”  jelas Sholeh. 
Selain itu, dia menyatakan denda yang diakibatkan perilaku suporter ketika mendukung Persebaya melawan Persib Bandung (23/1), masih bisa dimohonkan banding. “Dalam aturan denda di bawah Rp30 juta memang tidak bisa banding, tapi kalau di atas itu masih bisa,” ujarnya.
Nah, terkait upaya banding itu, Persebaya telah mengumpulkan sejumlah data pendukung. Dia menceritakan bahwa sebenarnya pertandingan lawan Arema (16/1) awalnya tidak diberikan izin dari pihak keamanan. Tapi kemudian, lanjut dia, polisi memberikan izin dengan syarat sekitar tiga ribu personel terlibat dalam pengamanan.

Kalaupun pada kenyataannya ada insiden pelemparan bus Arema, menurutnya, hal itu berada di luar tanggung jawab komdis. Lagipula, insiden itu juga telah masuk BAP (Berita Acara Pemeriksaan) kepolisian.
“BAP Polisi itu juga akan menjadi salah satu data pendukung kami,” terang Sholeh. (uan/diq/jpnn)

Posted in Sepak Bola | Tagged | Comments Off

Tiga Bandar Narkoba Diringkus

MEDAN- Tiga bandar narkotika jenis ganja dan sabu-sabu dari Jalan Brigjen Katamso Gang Besi, Kampung Baru, Medan diringkus oleh Polsek Medan Kota Medan, kemarin (2/2) sekira pukul 20.30 WIB.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti ganja kering seberat 0,5 ons, 5 paket kecil sabu-sabu dan 1 timbangan yang digunakan untuk menimbang sabu-sabu. Sedangkan ketiga tersangka yang diamankan yakni, Arju (22) warga Jalan Sakti Lubis gang Ongah, Kampung Baru, Medan, Rudi Andika alias Patkai (27), warga Jalan Brigjen Katamo gang Melur, Kampung Baru, Medan dan R.M Agil Wijaya (25) warga Jalan Karya 12 gang Mustafa, Titi Kuning Medan.

Penangkapan ini dilakukan pihak polisi setelah mendpat informasi dari masyarakat yang curiga terhadap rumah di Jalan Jalan Brigjen Katamso Gang Besi tersebut. Berdasarkan itulah akhirnya masyarakat melaporkan ke Polsekta Medan Kota.

Saat dikonfirmasi, Kapolsekta Medan Kota, AKP Amri Z menyatakan, kini ketiganya telah diproses dan harus mendekam di sel tahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.(ril)

Posted in Metropolis | Tagged , , , | Comments Off

299 Pejabat Eselon IV Dilantik

MEDAN- Sebanyak 299 Pejabat Eselon IV di jajaran Pemko Medan dilantik oleh Pj Wali Kota Medan, Rahudman Harahap di Gedung Dharma Wanita, Rabu (3/2) sore.

“Untuk pelantikan ini, ada yang menyarankan saya agar digelar pagi hari pukul 09.00 WIB. Tapi saya tolak, karena itu jam kerja. Lebih baik setelah usai kerja baru kita gelar acara seremoni seperti ini. Tujuannya, agar masyarakat tak menilai negatif,” kata Rahudman, kemarin.
Rahudman berharap agar pejabat yang dilantik mampu menjalankan tugas dengan baik. Karena pemilihan pejabat yang dilantik di posisi baru itu, merupakan pilihan terbaik lewat Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat).

“Kalian yang terpilih menempati posisi baru, merupakan pilihan terbaik. Jadi jangan kecewakan kami. Apalagi, ini pilihan yang didasari oleh prestasi bukan kedekatan,” terang Rahudman. (ful)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Papan Reklame Tumpang Tindih

MEDAN-Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Daerah Sumatera Utara, Edy Koesriadi di Medan, Selasa (2/2) menyatakan, papan reklame di Medan sudah semakin semrawut. Kondisi ini bakal terus terjadi, jika Dinas Pertamanan kota Medan tidak menempatkan sumber PAD itu dengan baik.

“Ini telah berulangkali kita ingatkan sejak thaun 2003, kita meminta dinas pertamanan kota Medan agar melibatkan PPPI sebagai mitra untuk menyelesaikan persoalan periklanan luar ruang agar kota metropolitan ini memiliki estetika sebuah kota besar,” ujarnya.

Dengan tidak melibatkan PPPI tersebut, lanjutnya, terjadilah tumpang tindihnya papan reklame di jalan-jalan besar kota Medan, bahkan baliho yang tidak memberikan PAD juga turut menambah semrawutnya iklan luar ruang dan menutupi papan reklame yang resmi.
Edy menjelaskan, hal itu terjadi dikarenakan proses perizinan kepemilikan dan izin mendirikan bangunan di kota Medan terdapat syarat yang tidak cukup ketat. “Akibatnya, proses tumpang tindih terus terjadi, karena pemohon hanya melampirkan foto terbaru rencana lokasi penempatan reklame, sementara Dinas Pertamanan tidak melihat apakah di sana ada papan reklame sebelumnya ada atau tidak,” ujarnya.
Seharusnya, lanjutnya, permohonan izin menyelenggarakan reklame tidak serta merta disetujui oleh Dinas Pertamanan sebelum mengeluarkannya, melainkan berkoordinasi dengan mitra PPPI.

“Artinya, permohonan izin menyelengarakan reklame tidak hanya lewat satu pintu saja, melainkan banyak pintu yang menjadi filter untuk menentukan lolos-tidaknya sebuah proposal karena harus melihat kondisi di lapangan layak atau tidak layak sebuah iklan luar ruang di letakkan di sana,” lanjutnya kembali.

Hal itu dibenarkan Ketua Penataan Media Luar Ruang PPPI, M Hasan Meliala didampingi Ketua Compartemen Griya Luar Ruang, Edy Gunawan bahwa praktik di lapangan izin reklame sepertinya mudah sekali didapatkan bagi penyelenggara reklame yang memiliki hubungan dekat. “Tak pelak, proses perizinan seperti itu membuahkan berbagai persoalan, baik kesemrawutan tata letak, konstruksi yang diragukan, dan lain sebagainya,” ujarnya kembali.(ila)

Posted in Metropolis | Tagged , | Comments Off

Babak Belur di Depan Kekasih

Karir Hermansyah alias Herman (35), Warga Desa Lau Bakery, Kutalimbaru menjadi pencuri kandas di hadapan kekasihnya Rohani alias Ani (31) warga Desa Gebang Tanjung Pura, kemarin (3/2). Dirinya di massa warga karena ketahuan mencuri sepeda motor milik Ngamankan Tarigan (48) hingga babak belur.

Awalnya Ngamankan mengendarai sepeda motor Smash warna biru BK 4385 MC, (28/1). Saat diparkir Herman mencuri sepeda motor tersebut dan membawanya kabur. Kebetulan Ngamankan langsung melihat Herman membawa sepeda motornya di Lau Bakery, langsung saja Ngamankan berteriak yang membuat warga mendadak ramai dan menghakimi tersangka hingga babak belur di depan kekasihnya.

Kapolsekta Kutalimbaru, AKP Josua Tampubolon melalui Kanit Reskrim S. Nainggolan mengatakan kalau kedua tersangka telah diperiksa. “Aksi ini juga sudah pernah dilakukan Herman di Polsekta Kutalimbaru” ucap mantan Kanit Patroli Pancur Batu ini menjelaskan. (reza/smg)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Pelatih Arema Alberts Bertikai dengan Markus

Pelatih Arema Robert Alberts agaknya benar-benar marah terhadap kiper Markus Haris Maulana. Sampai-sampai pelatih asal Belanda itu mengancam keluar dari Arema jika manajemen menggandoli Markus.

Robert menegaskan, pernyataan bahwa dirinya tidak membutuhkan Markus lagi di skuad Arema merupakan keputusan final. Artinya, Robert sudah mempersilakan penjaga gawang Timnas Indonesia itu meninggalkan Singo Edan “julukan Arema.

Apabila manajemen tetap mempertahankan Markus, Robert menganggap manajemen sudah melampaui kewenangan dirinya sebagai seorang pelatih. Padahal, urusan mencadangkan Markus yang akhirnya memicu keretakan tersebut adalah hak Robert dalam menangani tim. Pelatih yang mengetahui kebutuhan dan kemampuan seorang pemain. 

“Markus keluar dari Arema sudah final. Jika Markus tetap dipertahankan, lebih baik saya yang keluar dari Arema,” tandas Robert di sela-sela mendampingi Arema latihan futsal di Araya kemarin.

Bagi Robert, pilihan keluar dari Arema bukan keputusan yang main-main karena menyangkut kredibilitasnya sebagai pelatih. Artinya, jika keputusan dirinya tidak dihargai manajemen, berarti manajemen sudah tidak respek terhadap dirinya.
Robert mengaku tidak terlalu risau kalau harus keluar dari Arema jika manajemen memaksa mempertahankan Markus. Sebab, masih banyak klub yang mau menerimanya apabila keluar dari Arema. “Tidak masalah kalau saya tidak di Arema. Saya bisa jadi pelatih di tim lain,” ungkap mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut.

Seperti diketahui, Robert memecat Markus. Sikap itu diambil Robert karena Markus dinilai tidak bersikap profesional. Markus mengancam keluar dari Arema karena kecewa tidak dimainkan saat Arema menjamu PSM Makassar (27/1) di Stadion Kanjuruhan.

Padahal, waktu itu, pertimbangan Robert tidak memainkan Markus karena dianggap belum siap secara mental. Maklum, Markus absen sekitar tiga minggu karena depresi. Jadi, Robert menilai butuh waktu bagi Markus untuk mengembalikan performanya ke level top.

Robert menegaskan, sikap Markus yang tidak menghargai keputusannya dan mengancam keluar dari Arema tidak bisa ditoleransi. Jika sikap itu dibiarkan, bisa turun wibawanya sebagai seorang pelatih. Akibatnya, pemain menjadi tidak respek terhadap dirinya. Apabila pemain sudah tidak respek, dia akan kesulitan menjadikan Arema sebagai tim yang solid di putaran kedua.

Meskipun Robert bersikukuh Markus harus keluar, manajer Arema Rendra Kresna akan tetap mengupayakan agar Markus tetap berada di tim berjuluk Singo Edan tersebut. Dia menganggap keputusan mengeluarkan Markus itu belum final karena belum mendapatkan persetujuan dari manajemen. “Kami akan pertemukan Robert dengan Markus agar ada jalan keluar yang terbaik,” ucapnya kemarin.

Pertimbangan manajamen tetap mempertahankan Markus adalah mantan kiper PSMS Medan itu dianggap bisa menjadi daya tarik bagi Aremania.
Terkait alasan Robert yang menilai Markus tidak bersikap profesional, Rendra mengatakan belum tentu penilaian Robert itu benar mengingat Markus merupakan salah satu pemain yang membela timnas. Rendra menduga ancaman keluar yang dilontarkan Markus kepada Robert bisa jadi karena emosional mengingat waktu itu Markus kecewa karena tidak dimainkan lawan PSM.

Semestinya, lanjut Rendra, kondisi itu bisa dimaklumi. Robert sebagai pelatih harus bisa memosisikan diri sebagai pengayom dan membina pemainnya agar bisa berperilaku lebih baik.

“Kami kira kasus seperti ini sudah biasa dalam klub sepak bola. Di tim banyak pemain yang berbeda karakter. Tapi setiap persoalan antara pelatih dan pemain bisa dikomunikasikan. Bukan langsung melakukan pemecatan,” ujar wabup Malang ini.

Menyikapi ancaman Robert yang akan keluar jika manajemen tetap mempertahankan Markus, Rendra berharap itu tidak menjadi kenyataan. Apalagi, manajemen masih membutuhkan Robert untuk menukangi Arema hingga akhir musim kompetisi. Tetapi, manajemen juga tidak bisa mengekang Robert apabila meninggalkan Arema hanya karena manajemen tetap mempertahankan Markus. Rendra mengatakan, keluar dari Arema  merupakan hak Robert. “Tapi kami akan tetap berupaya mencarikan jalan keluar agar Markus dan Robert tetap bertahan di Arema,” tandas dia.

Sementara, sikap Robert yang memutuskan memecat Markus langsung disikapi serius oleh jajaran pengurus Arema. Buktinya, rencana membahas persoalan Markus yang semestinya dibahas siang ini dilakukan Senin malam (1/2). Rapat itu dihadiri M. Nur (ketua Yayasan Arema), Mudjiono Mudjito (sekretaris yayasan), dan Dirut PT Arema Indonesia Gunadi Handoko. Ketiganya sepakat mempertemukan Robert dan Markus.

Rencananya Robert dan Markus akan dipertemukan dengan seluruh pengurus Arema. Waktunya secepatnya dijadwalkan,” kata Gunadi.
Bagaimana tanggapan Markus” Dia mengatakan belum mendapatkan kabar dari manajemen terkait rencana mempertemukan dirinya dengan Robert. Markus juga sepakat dengan manajemen Arema untuk segera menyelesaikan persoalannya dengan Robert agar tidak menjadi gangguan bagi tim yang kini berkonsentrasi menghadapi PSM (10/2). “Saya belum tahu kapan ke Malang. Masih menunggu konfirmasi dari manajemen,” kata Markus ketika dihubungi via ponselnya kemarin.

Menanggapi ancaman Robert yang akan keluar dari Arema jika manajemen mempertahankan dirinya, Markus mengatakan lebih baik dirinya yang keluar. “Mendingan saya pindah klub, tapi bisa main,” tutur pemain asal Medan tersebut. (gus/yn)

Posted in Sepak Bola | Tagged , | 1 Comment

Kendarai Saja Dengan Santai

Medan-Munculnya berita direcallnya dua produk dari Honda yaitu Honda Jazz dan Honda City, maka pengguna kedua produk Honda ini tidak perlu khawatir dengan pemberitaan tersebut. 

Munculnya berita tersebut diawali dengan peristiwa yang terjadi di Afrika, dimana seorang anak meninggal yang diduga karena power window yang mengalami arus pendek pada saat terkena air. “Itu terjadi di Afrika, dan Honda memberikan kebebasan kepada tiap negara untuk memproduksi sesuai dengan karakter dari lingkungan di setiap negara,” kata Dicky Rizaldi, Sales Supervisor, Honda Arista SM Raja, kemarin (3/2).
Menurutnya, untuk Indonesia Honda Jazz tidak perlu menjadi kekhawatiran, karena jelas berbeda fitur yang ada dengan yang digunakan di Afrika maupun Inggris.

“Jadi tidak perlu ada kekhawatiran dari pemilik Honda Jazz yang ada di Indonesia khususnya Medan, kendarai saja dengan santai dan seperti biasanya,” ujarnya meyakinkan.

Begitu juga dengan Honda City, pengendaranya tidak perlu ada kekhawatiran. Karena sejak dipasarkan di Indonesia sampai sekarang, tidak pernah atau belum pernah terjadi peristiwa apapun terhadap pengguna Honda City. Dikatakannya, recall akan dilakukan terhadap produk Honda City, pada tanggal 1 Maret hingga 30 September 2010 ini. Recall tidaklah sama dengan penarikan, melainkan sebagai upaya pencegahan dan pemberian layanan kepada konsumen.

Sebab, produk Honda City yang dipasarkan pada tahun 2007 hingga November 2008 ini, menggunakan PWS yang sama dengan yang ada di Afrika. Namun, sejauh ini belum pernah ada kejadian yang serupa, atau kejadian lainnya. “Recall yang kita lakukan sebagai upaya pemberian kepuasan pada pelanggan,” bilang Dicky lagi.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai keamanan dari produk Honda lainnya, Dicky mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran lagi. Karena memang keamanan dari setiap produk Honda merupakan komitmen yang dipegang untuk memberikan kepuasan dan keamanan bagi setiap pengendaranya. “Disamping itu, PWS yang digunakan juga sangat berbeda dengan yang diproduksi pada negara-negara lain. Terlebih lagi untuk varian terbaru dari Honda City sudah mendapatkan keamanan yang tangguh, dimana desain PWSnya sudah bisa menahan air masuk,” tambahnya.

Kata dia, beberapa negara produksi yang akan melakukan recall adalah, Cina, Brazil, Thailand, India, dan Malaysia. “Kita tidak ada imbauan atau aturan dalam penggunaan Honda City atau Honda Jazz, karena memang sudah benar-benar aman. Konsumen bisa mengendarai kedua produk kita ini seperti biasanya, tanpa harus risau akan apapun,” pesan Dicky lagi. (ika)

Comments Off