58 Siswa Baru SMUN Unggulan Dikukuhkan

GUNUGSITOLI- SMU Negeri Unggulan Sukma Nias membutuhkan perhatian pemerintah terutama dalam pengadaan berbagai meubiler sekolah,  biaya pemeliharaan gedung, program studi banding ke daerah-daerah.

Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi para guru, dan keseimbagan antara kewajiban dengan kesejahteraan para guru agar bisa memfokuskan diri dalam memberikan perhatian yang lebih kepada siswa dalam menciptakan bibit-bibit unggul.

Plt Kepala Sekolah SMUN Unggulan Sukma Nias, Faduhusa Gulo, SPd didampingi Ketua Komite Sekolah Benyamin Harefa, usai acara pengukuhan 58 siswa baru angkatan ke-IV oleh Pj Wali Kota Gunungsitoli, akhir pekan lalu mengungkapkan, SMU Negeri Unggulan Sukma Nias selama tiga angkatan telah meluluskan siswa-siswi yang handal dan mampu bersaing, dan rata-rata meneruskan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dengan besasiswa. (mag-11)

Posted in Daerah | Tagged , | Comments Off

195 Prajurit 100/Raider ke Singapura

MEDAN- Sebanyak 195 orang prajurit 100/Raider Senin (16/11) hari ini bertolak ke Singapura, untuk mengikuti Latihan Bersama (Latma) Safkar Indopura-21 tahun 2009 di ke Murai Urban Training Facility (MUTF), Singapura.  

Panglima Kodam I Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Burhanudin Amin mengatakan, latihan bersama antara TNI AD dan Angkatan Darat Singapura (SAF) yang digelar 17-24 November 2009 itu, bertujuan untuk memelihara hubungan baik antara kedua angkatan dua negara Indonesia-Singapura.

“Hubungan TNI dan Singapura selama ini telah berjalan dengan baik. Bahkan Latma ini telah berlangsung 21 kali secara bergantian. Terkadang mereka datang latihan ke Indonesia, sebaliknya kita datang ke Singapura seperti besok (hari ini, Red),” ujar Burhanuddin, usai gelar pasukan dan peralatan tempur di Lapangan Yonif 100/Raider, Minggu (15/11).

Dijelaskannya, Latma Safkar Indopura-21-2009 tersebut melibatkan prajurit 100/Raider Kodam I/BB dan prajurit Brigader 13 Kostrad, Tasikmalaya. Nantinya, 195 prajurit 100/Raider itu akan menggelar gladi lapangan dan purkota (pertempuran kota ). (opt)

Posted in Metropolis | Tagged | Comments Off

Kisruh Perbaikan Jalan Juanda dan Diponegoro Binjai

Warga Blokir Jalan

BINJAI-Kisruh antara warga Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur dengan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, terkait perbaikan Jalan Juanda dan Jalan Diponogoro, Kecamatan Binjai Timur terus berlanjut. Sabtu (14/11), puluhan warga kembali memblokir kedua jalan tersebut. Warga memblokir jalan dengan pohon pisang, pohon pepaya, pot bunga, batu koral dan tumpukan sampah. Akibatnya, pengguna jalan kesulitan untuk melintas.

Kisruh itu bermula dari janji Pemko Binjai yang akan memperbaiki jalan tersebut dengan ditambal menggunakan aspal, namun setelah ditunggu selama dua pekan, janji Pemko Binjai tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan. Pemko hanya menambal jalan tersebut dengan menggunakan sertu yang dikeraskan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binjai.

M.Dahlan Siregar SAg, warga yang ikut melakukan pemblokiran mengatakan, jika Pemko tidak segera pempertanggungjawabkan janjinya yang pernah diutarakan kepada ratusan masyarakat Kelurahan Mencirim, maka pemblokiran jalan akan terus berlanjut sampai jalan tersebut diaspal.
“Dahan kayu, batu koral, dan semua benda yang menghalangi Jalan Juanda ini tidak akan pernah dibersihkan, jika Pemko tidak menepati janjinya, berarti, saat Pemko berjanji kepada ratusan masyarakat itu hanya ucapan tanpa tanggung jawab, memang jalan ini ditambal tapi menggunakan pasir dan batu, sementara Pemko janji akan menambal jalan ini dengan aspal, mana janji yang ducapkan Pemko,”ujar mantan Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatra Utara itu.

Hingga kemarin, sepanjang Jalan Juanda terlihat tumpukan kayu dan batu koral, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan terutama malam hari.

Sementara itu Humas Pemko Binjai, H Asnawi SSos mengaku, tidak tahu-menahu masalah jalan tersebut.
”Memang saya kemarin ikut turun ke lapangan, tapi saya tidak mengetahui soal perbaikannya, yang jelas pekerja dari Dinas PU sudah turun. Untuk apa lagi masyarakat ribut,” ujar Asnawi.

”Masalah penambalan menggunakan aspal memakan anggaran yang besar, kemungkinan, sampai saat ini dana untuk membeli aspal belum ada,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Kota Rambutan (HiPaMahKota), Leriadi, meminta kepada Kejari dan Polresta Binjai untuk mengusut proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binjai. Pasalnya, di Dinas PU terindikasi menjadi ajang korupsi.(mag-4)

jalan-diblokir-binjai

[ketgambar]JALAN DIBLOKIR: Warga yang hendak melintas terpaksa balik kanan karena jalan diblokir warga dengan menjejerkan pot bunga di tengah jalan menuntut janji Pemko Binjai untuk memperbaikinya.//hamdani/sumut pos[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Daerah | Tagged , | Comments Off

Fraksi Belum Lengkap, Datang Hanya Ngisi Absen

Melihat Aktivitas Anggota DPRD Langkat Pasca Pelantikan

Sudah sebulan 50 anggota DPRD Langkat bertugas pasca dilantik Rabu (14/10) lalu. Seperti apa yang sudah dilakukan mereka untuk masyarakat Kabupaten Langkat.

Affandi, Langkat

Meski sudah berstatus sebagai wakil rakyat, puluhan anggota dewan ternyata belum mampu menjalankan tugas layaknya wakil rakyat. Pasalnya, kelengkapan di tubuh DPRD Langkat sendiri belum rampung, sehingga mereka hanya datang ke gedung dewan terhormat hanya untuk mengisi absen saja.

“Kelembagaan dalam tubuh DPRD Langkat masih belum lengkap, hal ini menyebabkan kondisi legislatif menjadi vakum. Sejauh ini, masih ada satu fraksi lagi belum tersusun sehingga tak dapat diparipurnakan, kami juga merasa tak enak, jika hanya datang ke kantor untuk sekadar ngisi absen,” kata Suryadi Surbakti, salah satu pimpinan DPRD Langkat dari Fraksi PDIP ketika dikonfirmasi di ruang fraksi, akhir pekan lalu.

Meskipun begitu, katanya, dalam waktu dekat tepatnya pekan depan kelengkapan lembaga segera terpenuhi. Menyusul, terbentuknya satu fraksi lagi yakni PKDP, perpaduan dari partai PKPB, PDK dan PDP. Semestinya, sambungnya, kondisi itu tak perlu terjadi jika saja beberapa partai yang belum memiliki fraksi dimaksud yang nota bene tak memiliki cukup kursi membentuk satu fraksi dapat menyelesaikan secara internal.
“Memang, semestinya tak perlu terjadi hingga berlarut-larut begini jika seandainya rekan-rekan di beberapa partai secara internal dan arif menyelesaikannya. Tapi syukurlah, kemungkinan pekan depan semua tuntas dan akan diparipurnakan,” jelas Ucok, panggilan akrab Suryadi Surbakti.

Setelah menyelesaikan kelembagaan, sambungnya, lalu merumuskan lembaga lainnya seperti Komisi, Badan Musyawarah (Banmus), Badan Anggaran (Banggar), badan Legislasi (Baleg) dan Badan Kehormatan Dewan (BKD).

Seperti diketahui, pelengkapan lembaga legislatif semestinya sudah berjalan dan terbentuk, kendati pimpinannya (ketua dan wakil) masih belum definitif. Hal itu, sesuai dengan surat edaran Mendagri. Sejauh ini sudah ada tujuh fraksi terbentuk yaitu Fraksi Golkar, PDIP, Demokrat, GIS, Hanura, PBB dan PAN. “Mudah-mudahan, semua kelengkapan dewan segera terbentuk, sehingga kita bisa menjalankan tugas seperti layaknya wakil rakyat,” janji Ucok. (*)

Posted in Daerah | Tagged , , | Comments Off

Umumkan Nilai Ujian CPNS

085261215xxx
Kepada yang terhormat, Gubernur Sumatera Utara, Bupati/Walikota dan Kepala BKD. Mengapa setiap penerimaan CPNS, hasil nilai ujiannya tidak pernah diumumkan seperti hasil Ujian Nasional (UN). Harusnya, nilainya juga diumumkan agar kami puas. Karena, sekarang ini banyak kecurangan, apalagi sekarang mulai pelaksanaan hingga pengumuman serta pengawasan dari tim independen dikembalikan ke daerah.

Bisa Dilihat di Website USU 
Terima kasih atas masukannya. Dapat kami jelaskan, untuk pelaksanaan ujian yang diselenggarakan pemerintah daerah dengan Universitas Sumatera Utara (USU) hasilnya dapat dilihat di website USU. Namun, untuk pengumuman peserta yang lulus memang diserahkan ke masing-masing daerah.

Drs Eddy Syofian Purba MAP 
Kadis Kominfo Pemprovsu

Posted in Publik Interaktif | Comments Off

Tindak Pemilik Pangkalan Nakal

085261546xxx
Kepada yang terhormat Pak Pj Wali Kota Medan. Tolong tindak pangkalan minyak tanah yang seenaknya menaikkan harga minyak tanah demi kepentingan pribadi. Tolong ditutup pangkalan minyak tanah yang nakal, jangan sampai rakyat yang menutupnya secara anarkis. Sekali lagi, tolong Pak Wali.

081396819xxx
Pak pejabat, minyak tanah (Minah) kok susah kali didapat sih? Sudah begitu, harganya tinggi pula lagi. Apa memang harga minah dari pemerintah Rp4 ribu?

Bukan Wewenang Pemko
TERIMA kasih atas informasinya. Namun sayang, Anda tidak menyebutkan di kelurahan mana pangkalan minyak tanah yang Anda maksud. Meski begitu, ini akan kami sampaikan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemko Medan untuk mengeceknya ke lapangan.
Namun kami jelaskan, Pemko Medan tidak berwenang menindak pangkalan nakal. Karena, pangkalan hanya bisa ditindak oleh agennya. Untuk itu, ini akan kami sampaikan ke Pertamina agar mengimbau agen-agen minyak tanah untuk menindak pangkalan yang menaikkan harga minyak tanah melewati harga eceran tertinggi (HET).

Rusdi Siregar SE
Kabag Humas Pemko Medan

Segera Sidak ke Lapangan
Terima kasih atas informasi dan pertanyaannya. Dapat kami jelaskan, terkait program konversi minyak tanah ke gas, maka secara bertahap penyaluran minyak tanah mulai dikurangi. Sebagai gantinya, telah dibagikan kompor dan tabung gas secara gratis. Asumsinya, masyarakat akan menggunakan kompor gas dan mengurangi pemakaian minyak tanah.

Mengenai kenaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak tanah yang mencapai Rp4.500 hingga Rp5.000, kami akan melakukan sidak ke lapangan. Jika terdapat pangkalan menjual di atas harga HET, maka agen minyak tanah selaku penyalur minyak tanah ke pangkalan akan kami beri sanksi. Selanjutnya, agen akan memberikan sanksi kepada pangkalan. Pasalnya, agen yang punya kontrak dengan Pertamina. Sedangkan pangkalan, berhubungan langsung dengan agen.

Fitri Erika
Asisten Manager External
Relation Pertamina
Regional I Sumbagut

Posted in Publik Interaktif | Comments Off

Bisnis Salon Kecantikan Bersaing Ketat

MEDAN-Bagi warga Kota Medan, kawasan Jalan Setiabudi Medan selalu dipandang sebagai kawasan yang maju pesat. Penduduknya juga rata-rata kelas menengah ke atas. Di kawasan ini banyak usaha berkembang dengan pesat. Salah satunya usaha salon.

Usaha salon kecantikan yang ada di kawasan Setiabudi Medan ini juga menyasarkan pasar kelas menengah ke atas. Ini karena banyak warga elit yang tinggal di kawasan Setiabudi, ringroad (Jalan Gagak Hitam) serta wilayah sekitar lainnya di Kota Medan. Fasilitas salonnya juga sangat memadai. Tidak heran kalau bisnis salon tetap menjadi industri yang berkembang pesat di kawasan itu. 

Tentunya, salon-salon tersebut saling bersaing ketat untuk merebut hati konsumen. Berbagai fasilitas serta services pun menjadi ajang promo para salon tersebut. Termasuk promo potongan harga atau sekadar memberikan harga murah. “Bisnis salon yang sukses adalah yang memberikan service yang terbaik, menggunakan produk yang berkualitas dan menyediakan suasana yang menyenangkan dengan harga yang sesuai,” ujar Lina, karyawati Salon ES’CEI di Jalan Setia Budi No 203 E (samping Galon).

Dikatakan Lina, ES ‘CEI meski baru setahun di Setiabudi namun sudah banyak konsumennya dari kalangan elit dengan harga murah. Ini karena kawasan Setiabudi sangat menguntungkan untuk bisnis salon mereka. “Konsumen kami rata-rata kalangan elit yang tinggal di Setiabudi dan sekitarnya. Kami hadir khusus memberi pelayanan perawatan kulit wajah dengan fasilitas bersaing bersama salon lainnya di Jalan Setiabudi,” ujarnya.

Karena itu, sambungnya, mereka menawarkan berbagai perawatan di salonnya. Seperti khusus perawatan wajah lengkap mulai dari facial jerawat, whitening, flek, super perfect whitening mask, microdermabrasi, therapy ozon, waxing perawatan tanpa sakit, uktra sonik dan galvanic yakni pengencangan wajah/ampul vitamin, perawatan tubuh oksigen (detox) dan lainnya.

Tak hanya wajah dan tubuh, ES’CEI juga melakukan pengencangan vagina untuk memperlambat menopause, perawatan payudara  yakni bust treatment atau mengencangkan dengan ampul serta masih banyak lagi. “Untuk bersaing, kita harus lengkap menyediakan segala jenis perawatan agar tidak kalah dengan pesaing kita di Setiabudi ini. Termasuk dibantu dokter Hendriono dari Surabaya,” kata Lina.

Cabang ES’CEI lebih lengkap perawatannya dibandingkan dari toko pusat Jalan Asia Medan. Ini agar konsumen lebih mendapat fasilitas lengkap. “Kita tahulah kalau banyak salon di Setiabudi. Kalau fasilitas kita lengkap, tentu konsumen akan senang berkunjung ke salon kami,” tambahnya.
Untuk biaya perawatan cukup bervariasi mulai dari whitening mask Rp80.000 hingga Rp235.000 perawatan  microdermabrasi- fasial ultra sonik dan galvanic. “Pelanggan bisnis ini bersedia membayar harga tinggi untuk pelayanan yang memuaskan mereka untuk perubahan penampilan fisik bahkan relaksasi mental. Makanya, persaingan bisnis salon di Jalan Setiabudi bukan pada tempatnya saja, tapi juga bagaimana pelayanannya,” kata Lina.

Salon lainnya yang menawarkan service rambut mulai gunting seperti Setia Budi Salon Hair & Beauty di Jalan Setia budi. Ratna, kasir salon mengatakan, membuka usaha salon di kawasan Setiabudi Medan sangat menguntungkan. Tak dipungkirinya, konsumen yang datang rata-rata adalah konsumen berduit yang datang dengan mengendarai mobil pribadi. “Meski banyak salon bersaing di lokasi ini, tapi masing-masing sudah punya pelanggan. Yah, tinggal bagaimana salonnya bersaing dalam memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen,” ujar Ratna.
Untuk mendirikan usaha salon di kawasan Jalan Setiabudi atau sekitarnya, kata Ratna, besarnya modal yang dibutuhkan tergantung dari tipe, kualitas dan pilihan model salon, deposit penyewaan dan penggunaan serta lainnya. “Modalnya cukup besar, ratusan jutalah,” bilang Ratna.
Sementara jumlah karyawan, sambung Ratna, sangat dibutuhkan juga akan tergantung dari service yang ditawarkan oleh salon. Biasanya satu salon memerlukan beberapa orang stylist dan seorang receptionist.

Karyawan lainnya yang diperlukan termasuk seorang pencuci rambut, yang mengurus kuku, facialist, makeup artis dan seorang pemijat.
Untuk perlengkapan yang  beli tergantung dari service yang ditawarkan. Beberapa perlengkapan dasar yang  harus beli termasuk baskom, kursi salon, pengering rambut, trolley untuk peralatan dan satu set peralatan manicure dan celemek. Perlengkapan lainnya sampo dan mesin penyemprot, tempat tidur untuk facial, mesin pemanas rambut dan peralatan perawatan tubuh/kulit lainnya. Jika berniat untuk menjual produk kecantikan, juga perlu untuk menanamkan modal untuk itu. (mag-10)

tata-rambut-di-salon

[ketgambar]PANGKAS: Karyawan salon di kawasan Setiabudi sedang memangkas rambut konsumennya.//FILE sumutpos[/ketgambar]

Posted in Ekonomi | Tagged | Comments Off

Warga Sei Sikambing Raih Sepeda Motor

BINJAI-Hypermart Binjai Supermall mengadakan door prize dan penarikan kupon undian tahap II berhadiah utama sepeda motor Honda Revo dan sejumlah hadiah menarik lainnya bagi pelanggannya. Acara tersebut diadakan untuk merayakan HUT ke-2 Hipermart, Sabtu (14/11).

Dalam acara tersebut sedikitnya 10 juta kupon yang dikumpulkan dari tiga tempat, yakni Hypermart Sun Plaza, Grand Palladium Medan dan Hypermart Binjai Super Mall. Acara didahului dengan pemberian hadiah bingkisan bagi pengunjung yang mampu menjawab pertanyaan.
Store Manager Hypermart Binjai, Basuki mengungkapkan, dua tahun Hyepermart berdiri di Binjai akan berupaya memberikan surprise dan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Hadiah utama 1 unit sepeda motor dimenangkan oleh Sukarti warga Jalan Setia Luhur No 177 B, Sei Sikambing Medan. Basuki langsung menghubungi Sukarti. (mag-4)

doorprize-motor

Posted in Daerah | Tagged | Comments Off

KPUD Sergai Diterpa Isu Money Politik

MEDAN- Setelah KPUD Nias Selatan, giliran KPUD Sergai yang diterpa isu money politik pada Pemilu lalu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, menduga ada indikasi money politik dalam pengembangan kasus pelanggaran kode etik anggota KPU Serdang Bedagai.
Ketua KPU Sumut, Irham Buana Nasution mengatakan pihaknya melalui Dewan Kehormatan (DK) Etik sedang mendalami indikasi pelanggaran pemilu money politik yang dilakukan KPU Sergei. Jadi, penelusuran yang dilakukan tidak hanya sebatas pelanggaran etik semata.

Jika hanya pelanggaran etik, katanya, hanya akan dikenakan sanksi teguran tertulis saja. Tapi jika terbukti dalam pengembangannya terjadi pelanggaran pemilu maka dapat dikenakan sanksi pemecatan. Untuk itu, Irham berharap DK Etik dapat menghasilkan rekomendasi sanksi semaksimal mungkin terkait dugaan pelanggaran tersebut. Dia pun meminta semua pihak bersabar menunggu hasil pemeriksaan.
”Bersabar lah dulu karena kita sedang kumpulkan bukti dan fakta hukum, agar rekomendasi sanksi dapat semaksimal mungkin. Tidak hanya teguran tertulis,” ujar Irham.

Hingga saat ini dikatakannya bahwa indikasi pelanggaran etik sudah terbukti. Hal itu karena sudah ada pengakuan langsung dari anggota KPU Sergai bahwa mereka menerima uang dari Bupati Sergai untuk berangkat umrah pada Agustus lalu.

Jadi selain meninggalkan tugas tanpa izin karena kepergiannya tanpa pemberitahuan ke KPU Sumut, KPU Sergei juga dinilai tak independen. Karena telah menerima bantuan dari pihak lain di luar haknya. Apalagi yang memberikan seorang bupati yang juga fungsionaris partai politik yang besar kemungkinan bakal ikut kembali dalam Pilkada Sergai 2010 mendatang.

Ketua DK Etik KPU Sumut, Elfenda Ananda mengakui kalau pihaknya tidak sekadar mengejar sanksi pelanggaran etik yang dilakukan KPU Sergai. Dalam waktu dekat pihaknya kembali menganalisis hasil pemeriksaan terhadap anggota KPU Sergai dan sekretarisnya.
Jika dibutuhkan, Bupati Sergei, HT. Erry Nuradi akan dimintai keterangan seputar pembiayaan tersebut.

Sebelumnya DKE KPUD Sumut melansir jika tiga anggota KPU Sergai yaitu Abdul Firman, Syahrianto dan Ismet Lubis berangkat umrah bersama Bupati Sergei pada akhir Agustus lalu. Sedangkan Hamdan dan Misriani tetap berada di Sergai. Beredar kabar kalau jatah umroh diperoleh secara bergiliran pada kelima anggota KPU Sergai. (sya)

Irham-Buana-Nasution

[ketgambar]Irham Buana Nasution //file/sumut pos[/ketgambar]

Posted in Metropolis | Tagged , | Comments Off

Tertibkan Parkir di Jamin Ginting

08566050xxx
Tertibkan pungli parkir di daerah Jalan Jamin Ginting sumber yang tidak punya kartu identitas dari badan pengelolah perparkiran.
Yang paling enak, masak kereta yang pakir depan rumah kita kenak parkir padahal kami pedagang orang belipun takut belanja rokok maupun ngisi pulsa padahal cuman sebentar saja nggak sampai 5 menit aja itupun kenak bayar 500 tolong ditangapin pihak berwenang merperhatikan dari warga sumber.

Dalam Tahap Pembenahan
Terima kasih atas informasinya. Dapat kami jelaskan, saat ini kami memang sedang melakukan pembenahan terhadap pengelolaan perparkiran. Untuk kawasan Jalan Jamin Ginting dan sekitarnya memang sudah diterbitkan izin kutipan retribusi parkirnya.
Jadi, retribusi parkir memang sudah harus dikenakan meski kendaraan itu cuma beberapa menit saja berhenti.
Kalau tidak, maka pendapatan asli daerah (PAD) dari retibusi parkir bakal minim.

Mengenai petugas yang tidak menggunakan kartu identitas diri, ini akan segera kami cek ke lokasi. Jika benar ada petugas parkir yang tidak memiliki identitas, akan segera ditindak.

Dearmando Purba
Kadis Perhubungan Kota Medan

Posted in Publik Interaktif | Comments Off

Hindari Pungli, Bayar Retribusi Langsung ke Bank

081361690xxx
Kepada Bapak Gubernur Syamsul Arifin Kami masyarakat sudah muak melihat pungutan-pungutan yang dilakukan oknum PNS kepada masyarakat. Kami meminta, bapak untuk menginstruksikan bupati, walikota yang ada di Sumut untuk membuat suatu sistem agar semua kutipan yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat baik berupa retribusi maupun biaya administrasi apapun agar dibayar lewat bank rekanan pemerintah sehingga jelas penggunaannya sebagai PAD untuk membangun daerah dan auditable.

Sepakat
Terima kasih atas masukannya. Kita sangat sepakat dan mendukung pendapat Anda. Memang sudah selayaknya pemerintah kabupaten/kota menerapkan pelayanan terpadu satu atap dan seluruh kutipan yang dilakukan terhadap masyarakat harus memiliki landasan hukum. Dengan begitu, retribusi perizinan dan biaya administrasi dapat lebih dioptimalkan lagi.
Dibeberapa daerah, seperti Pemkab Serdang Bedagai sudah melakukan ini. Pemprovsu juga sudah membentuk tim pengawas perda yang dianggap dapat merugikan masyarakat. Jadi, bila ada perda di kabupaten kota yang dianggap memberatkan masyarakat dan kurang kuat landasan hukumnya akan dihapuskan.

Drs Eddy Syofian Purba MAP 
Kadis Kominfo Pemprovsu

Posted in Publik Interaktif | Comments Off

Inbox

Terima Kasih Sumut Pos dan Pj Wali Kota
081361639xxx
Kami berterima kasih kepada Sumut Pos dan Pj Wali Kota Medan cq Humas Pemko Medan yang telah menindaklanjuti aspirasi warga di daerah Jalan Selamat Ujung, Medan Amplas. Melalui halaman SMS Publik Interaktif di Sumut Pos, saat ini daerah kami telah dilakukan penyemprotan untuk mengantisipasi wabah DBD.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu kami menyampaikan adanya kasus warga yang korban DBD. Harapan kami ke depan agar pemerintah setingkat lingkungan dan kelurahan cepat tanggap untuk menindaklanjuti keluhan dan pengaduan masyarakat seperti yg telah dilakukan Sumut Pos dan Pj Walikota Medan cq Humas Pemko Medan. Terima kasih, dari Drs Alamsah Pohan.

Semoga Sumut Pos Tetap Eksis
08197226xxx
Terima kasih telah merespon SMS saya dan telah diterbitkan di Sumut Pos. Selanjutnya, saya mau minta keterangan mengenai penerbitan baru pajak bumi dan bangunan (PBB). Kemana ya? Kalau bisa, nomor HP-nya. Masalahnya, saya sudah empat bulan belum selesai-selesai juga. Sumut Pos semoga tetap eksis, trima kasih. Dari Gunawan.

Salurkan Bantuan Anda
088261697xxx
Online promosi group, salurkan bantuan Anda kepada korban bencana alam gempa di Sumbar. Tabungan Simpedes BRI No rekening:5328-01-014373-53-7, a/n Dompak Siahaan.

Prihatin Nasib Warga Miskin 
081260394xxx
Berita di Sumut Pos edisi 12 November 2009, headline: Pemerintah Mana Peduli Sama Orang Miskin  pada akhir tulisannya. Jangan-jangan di luar sana masih banyak Ferina-ferina yang lain, jelas sekali lah masih banyak Ferina-ferina yang lain. Coba telusuri saja sudut-sudut Kota Medan yang katanya Metropolitan, mau sewa rumah? Jauh dari mungkin. Ya sudah, tinggal di mana saja asal nggak kehujanan. Masih sukur Ferina bisa nyekolahin anaknya.

Tambah Kelas Bayar Rp3 Juta per Siswa 
081934289xxx
Saya orangtua calon siswa SMA Negeri 1 Dolok Batunanggar. Saya kecewa dengan kebijakan sekolah yang ternyata dua kelas tambahan per siswa bayar Rp1 juta hingga Rp3 juta, mohonlah dibantu kami yang penghasilan paspasan. Terima kasih ya.

Dukungan Buat Gus Irawan
6281263777xxx
Pada tahun 1999, Bank Sumut d/h BPDSU masuk daftar bank yang tidak sehat dan akan dikenai sanksi likuidasi. Namun kini, Bank Sumut menjadi idola karena mendapat prestasi nomor 1 bank terbaik untuk kategori bank daerah dan prestasi nomor 3 terbaik di Indonesia. Prestasi itu semua tak terlepas dari kepemimpinan Bapak Gus Irawan Pasaribu yang bertangan dingin. Bila Bapak berkenan, bersediakah Bapak bila kami amanahkan menjadi Wali Kota Medan 2010-2015? Karena figur Bapak sangat diharapkan untuk membangun Kota Medan menjadi Kota Metropolitan yang sesungguhnya.

Semua Urusan Harus Bayar
081934289xxx
Yang terhormat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dispenjar Simalungun. Apakah ada hak istimewa guru PNS? Segala urusan harus bayar minimal Rp100 ribu seperti ambil SK, antar berkas, urusan sertifikasi dan lainnya. Mohon ditinjau ulang. Terima kasih.

Posted in Publik Interaktif | 1 Comment

Seni Ukir Batu Rambah Perumahan Elit

MEDAN-Dalam mengembangkan usaha bisnis apapun, lokasi sangat menentukan kemajuan usaha yang kita lakukan. Bila lokasi berada di tempat strategis, tentu peluang usaha dalam pengembangannya akan menjadi maju.

Begitu juga usaha seni ukir batu yang dilakukan Abraham Sembiring. Ia memilih lokasi usahanya di Jalan Ngumban Surbakti Medan sejak lima tahun silam. “Dengan harapan para warga sekitar mau membeli seni ukir karya saya. Sebab, warga di Jalan Ngumban Surbakti banyak dari kalangan atas,” ujarnya.

Selain warga setempat, kata Abraham, ia juga akan merambah pasar ke wilayah lain yang masih dekat dengan lokasi usahanya. Yakni, perumahan elit di Jalan ringroad dan Setiabudi hingga Jalan Dr Mansyur Medan. Selain perumahan elit, juga beberapa properti yang berada di empat wilayah strategis itu. “Properti dan perumahan elit pasti membutuhkan seni ukir batu. Untuk itulah saya hadir membuka usaha di wilayah strategis tadi,” kata dia.

Sejauh ini, kata dia, wilayah pemasaran hasil kerajinan   banyak untuk perumahan elit di sekitar wilayah Setiabudi dan Ngumban Surbakti. Selain itu supermarket, plaza dan pusat batu. “Untuk memperluas pasar, tentu saya tidak hanya menunggu di Ngumban Surbakti saja. Tapi juga mencoba eksibisi pameran atau kegiatan pameran. ”Untuk lebih meningkatkan bisnis penjualan dan promosi, rencananya saya juga akan membuka sebuah galeri di lokasi lain. Saat masih dalam tahap penyelesaian bangunannya,” tambah dia.

Menurutnya, selain sasaran pasar, ia juga akan mengutamakan kualitas. Sebab, seni ukir batu tidak hanya membutuhkan hasil yang indah, tapi juga keahlian dalam melakukannya. Karena itu dibutuhkan kreativitas dan imajinasi tinggi. “Saya memang sengaja memilih usaha yang tidak bergantung sama bahan, tetapi saya lebih mengedepankan seni. Untuk itu saya dituntut untuk selalu berkreativitas dan berimajinasi dengan karya seni ini” harapnya. (mag-10)

ukir-batu

[ketgambar]PAHAT: Seorang seni ukir batu sedang memahat  ukiran hasil seninya dengan teliti dan penuh kretivitas imajinasi. //SYAIFULLAH/sumutpos[/ketgambar]

Posted in Ekonomi | Tagged | Comments Off

Teliti Data Guru Penerima Insentif

087868834xxx
Buat Pak Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan yang terhormat. Tolong pak, data penerima dana insentif lebih diteliti lagi dengan cara turun ke sekolah dan menanyakan keberadaan para guru honor kepada guru yang ada di sekolah tersebut. Karena, banyak guru honor yang memanipulasi data untuk mendapatkan insentif itu dengan cara mnambahkan masa kerja maupun kongkalikong dengan kepala sekolah dalam pembuatan SK. Saya merasa pengabdian saya tidak dihargai karena saya jauh lebih lama dari mereka, dan saya tidak dapat insentif itu untuk periode Januari s/d Juni TA 2008/2009 yang dicairkan pada September 2009 (Bulan Ramadhan) lalu. Apa salah saya pak? Mengapa nama saya tidak keluar sebagai penerima insentif itu? Tolong diusut ya pak, karena itu besar artinya buat saya!Terima kasih ya pak!  

6281362209xxx
Kepada Wali Kota Medan, Apakah uang intensif guru yang bersumber dari bantuan Gubernur Sumut sebesar Rp600.000 sudah keluar di Medan?

Sudah Diteliti
Terima kasih atas pertanyaan dan sarannya. Untuk data penerima dana insentif sudah kita teliti secara ketat. Namun, kalau untuk menelitinya langsung ke sekolah-sekolah, itu tidak mungkin dilakukan, karena memakan waktu yang cukup lama. Lagi pula, jika ada yang memanipulasi data hanya untuk menerima dana insentif tersebut, ini sudah perbuatan pidana. Bisa dilaporkan ke polisi.

Jika Anda memiliki data yang kuat, silahkan Anda datang ke kantor Dinas Pendidikan Kota Medan untuk melaporkan hal ini agar segera ditindaklanjuti. Mengenai mengapa Anda tidak tercantum sebagai penerima dana insetif, Anda bisa menanyakannya ke kepala sekolah tempat Anda mengajar.

Sementara untuk SMS dari 081362209xxx, dapat kami sampaikan bahwa dana insentif yang Anda maksudkan sudah cair tiga minggu lalu. Coba saja cek ke rekening Anda, apakah sudah masuk atau belum dana insentif tersebut.

Drs Hasan Basri MM
Kadis Pendidikan Kota Medan

Posted in Publik Interaktif | Comments Off

Klop Digandeng dengan Musik dan Nongkrong

Eksistensi Futsal di Jalan Gagak Hitam

Lebih dari 70 tahun sejak ditemukannya futsal, negeri ini malah baru mengenalnya dan menjadikannya sebagai tren gaya hidup. Tak ikut futsal, tak gaul katanya. Olahraga yang juga digemari Pele, Romario dan Ronaldinho itu langsung menjadi tren baru di Kota Medan.

SYAIFULLAH, Medan

Sebelum mencermati perkembangan futsal di Medan sehingga mengarah menjadi sebuah tren, baiknya saya jabarkan sejarah futsal. Versi FIFA, futsal ditemukan untuk kali pertama di Uruguay pada tahun 1930. Dijelaskan FIFA, dulunya futsal itu dicetuskan oleh salah seorang pelatih sepakbola asal Argentina bernama Juan Carlos Ceriani. Di Montevedio tempat futsal pertama kali diperkenalkan saat itu, kerap diguyur hujan. Sebagai pelatih, Juan Carlos merasa pusing karena aktivitas latihan yang dijalankannya kerap berantakan.

Maka, Juan Carlos pun punya ide untuk memindahkan latihan ke dalam ruangan. Awalnya, latihan di dalam ruangan itu tetap memainkan 11 pemain. Karena umumnya ruangan berukuran kecil, Juan pun menyuruh skuadnya bermain 5 lawan 5 saja.

Rupanya, latihan di dalam ruangan itu sangat efektif dan atraktif. Walhasil, sejak latihan saat itu digelar di dalam ruangan, warga setempat banyak yang sering nonton. Belakangan, olahraga baru itu menjadi pilihan warga Montevideo. Namun setelah FIFA mengklaim bahwa futsal itu dari Uruguay, beberapa negara protes dengan keputusan FIFA. Futsal yang berasal dari bahasa Spanyol, Futbol (sepakbola) dan Sala (ruangan) itu, ternyata juga diklaim oleh Brasil dan Kanada.

Sejak munculnya cerita Juan Carlos Ceriani di tahun yang sama pula, bahwa masyarakat Brasil sudah lebih dulu melakukan olahraga dalam ruangan  yang disebut futsal itu. Rata-rata pemain bola di Brasil juga sudah sering melakukannya, walaupun belum ada peraturan baku yang ditetapkan.

Terlepas dari saling klaim itu, nyatanya olahraga satu ini menjadi tren di banyak negara. Inggris, Spanyol, Italia, Amerika Latin dan hampir seluruh negara pecinta bola pelan-pelan mengadopsi olahraga itu menjadi sebuah tren. Dimulai pada tahun 1965 saat turnamen futsal internasional pertama digelar untuk kali pertama, dan Paraguay yang keluar sebagai juaranya.

Tahun-tahun sejak itu, futsal semakin berkibar. Bahkan pada tahun 1974 bertempat di Sao Paulo Brazil dibentuklah satu badan futsal Amerika Serikat, yang disetujui pada tahun 1984. Badan itu dinamai FIFUSA (The Federacao Internationale de Futebol de Salao / Federasi Futsal AS). Maka FIFA pun menetapkan bahwa futsal itu masuk dalam cabang dan masuk ke dalam FIFA secara resmi pada tahun 1989.

Bagaimana dengan di Indonesia, Medan khususnya? Sejak akhir 90-an cabang olahraga satu ini cepat berkembang di negeri yang dipimpin SBY itu.  Setelah di Medan, futsal menjamur. Seperti di kawasan baru pusat bisnis di ringroad tak mau ketinggalan. Tercatat ada 4-5 lapangan futsal di sana. SDH Futsal samping Petronas Jalan Gagak Hitam, termasuk yang cukup sering didatangi kaula muda untuk adu skilnya. Di Ngumban Surbakti, ada juga Jeruji Futsal yang punya member tersendiri.

Tak hanya di kawasan ringroad, Dr Mansyur pun ada. Kawasan yang dekat dengan kampus USU itu selalu ramai dikunjungi.  Di Medan, futsal biasanya klop juga ketika dipadu dengan atraksi musik dan dancer. Bahkan cabang olahraga satu ini pun mulai dimodifikasi. Seperti yang akan digelar di Lapangan Merdeka Medan dalam waktu dekat ini. Yakni pertunjukkan futsal pasir, hingga bermain futsal di lumpur buatan. Kebayang tidak serunya?

“Kesannya, futsal itu sudah begitu tren sih. Saya senang dengan tren positif ini. Sebab bisa menyehatkan. Apalagi, bermain futsal dianggap cukup keren di mata wanita. Apalagi kalau mahir olah bola.  Sudah gak zamannya kita merasa jadi anak gaul kalau sudah mencoba narkoba. Sekarang, gaul itu kalau main futsal lah,” ujar Syahfitra Harahap, mahasiswa yang suka bermain futsal ini. (*)
  di kawasan ringroad.

futsal-gagak-hitam

[ketgambar]FUTSAL: Seorang pemain futsal di Jalan Gagak Hitam (ringroad) berusaha menendang bola untuk mencetak gol ke gawang.//SYAIFULLAH/sumutpos[/ketgambar]

Posted in Metropolis | Tagged , | Comments Off

Pembangunan TPS Langgar Estetika

LUBUKPAKAM- Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Lubukpakam resah, karena bau busuk dari Tempat Pembuangan Sampah  Sementara (TPS) di pintu gerbang gereja tersebut. Akibatnya, jemaat gereja mempertanyakan, kenapa posisi TPS tersebut dibangun di depan gereja.

Kepala Trantib (Satpol PP)  Kecamatan Lubukpakam, Ompusunggu malah menuding jemaat gereja yang salah. Pasalnya, kenapa ketika pelaksanan pembangunan TPS dilakukan tidak diprotes.

Ompun Sunggu menyarankan agar jemaat memindahka sendiri TPS itu, dengan biaya sendiri. “Kenapa baru sekarang keberatan, dulu saat pembangunan kenapa tidak ada yang keberatan. Jika TPS itu menganggu kenyamanan jemaat silakan pindahkan dan bangun dengan dana anda sendiri,” bilang Ompusunggu.

Sedang Camat Lubuk Pakam, Sariguna Tanjung menjelaskan bahwa letak TPS yang berada di depan pintu Gerbang Gereja Advent Lubuk Pakam, dibangun Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Deli Serdang, sehingga pihak kecamatan tidak berkompeten untuk memindahkannya kendatipun keberadaannya menggangu jemaat.

“Yang membangun TPS itu adalah Bapedalda, kecamatan tidak berhak memindahkannya, silakan urus sendiri ke Bapedalda,” bilangnya.
Sebelumnya, jemaat gereja pernah menyampaikan protes secara lisan kepada Sekcam Lubukpakam, Batara Harahap, agar TPS dipindahkan, tetapi ketika itu jemaat diminta membuat permohonan secara tertulis sebagai  kelengkapan administrasi. (btr)

Posted in Daerah | Tagged , | Comments Off

Harga Tomat dan Bawang Putih Melambung

LUBUKPAKAM-Memasuki musim penghujan, harga sayur mayur melambung. Terutama, harga tomat dan bawang putih. Saat ini, harga tomat dan bawang putih di pasar tradisional Deli Mas sudah mencapai Rp9.000 per kilogram. Padahal, harga sebelumnya Rp6.000 per kilogram. Untuk bawang putih Rp8.000 per kilogram menjadi Rp16.000 per kilogram.

Kenaikan harga sayur mayur diduga akibat tingginya curah hujan, sehingga tanaman tomat dan bawang putih busuk. Sutias (34), pedangang pasar tradisional Deli Mas mengatakan, kenaikan harga mulai terjadi sejak tiga pekan belakangan ini. “Kedua barang dangangan ini naik cukup drastis, penyebabnya karena petani banyak yang gagal panen,” ungkapnya. (btr)

Posted in Ekonomi | Tagged , | Comments Off

Warga Selayang I Terima Gas Elpiji

MEDAN-Harapan warga di Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang untuk mendapat gas elpiji dari pemerintah akhirnya terwujud. Pembagian gas elpiji itu diterima warga beberapa hari yang lalu dengan suasana gembira.

Lurah PB Selayang I, M Odie Anggia Batubara SSTP mengatakan, pada tahap I gas elpiji diserahkan sebanyak 799 kepada warga. Sedangkan pembagian tahap II diberikan kepada 331 warga atau sebanyak 331 gas elpiji. “Warga masyarakat harus menunjukkan kartu kupon yang telah dibagikan kelurahan untuk mendapatkan gas elpiji,” ujar di ruang kerjanya, Jalan Sei Batu Gingging Medan. Jumat (13/11) lalu.

Dikatakannya, sebelum gas elpiji dibagikan kepada warga, pihak kelurahan melakukan sosialisasi kepada warga tentang cara penggunaan gas elpiji. Sebab, banyak masyarakat yang belum mengerti cara pengguna gas elpiji. “Tentunya sosialisasi itu untuk menghindari kecelakaan ledakan gas elpiji ketika digunakan warga. Artinya menggunakan gas elpiji perlu ada pemahamannya agar mengerti,” tutur Odie.

Sutari, warga setempat mengatakan, meski sudah menerima gas elpiji, tapi ia masih belum terbiasa menggunakannya. Sebab, dirinya masih takut menggunakan gas elpiji. “Lama-lama nanti jadi terbiasa. Kami berterima kasih kepada pihak Kelurahan PB Selayang I serta pemerintahan Kota Medan yang telah membagikan kompor gas kepada masyarakat,” ujarnya.  

Begitu juga dikatakan warga lainnya, Mora yang mengaku sudah mendapatkan kompor gas dari kelurahannya. “Kami senang mendapat kompor gas. Rasanya berbeda saat masak pakai  kompor biasa dengan kompor gas soal iritnya. Sebab, gasnya tidak cepat habis seperti minyak tanah kalau pakai kompor,” ujar Mora dengan senang. (mag-7)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Sebulan tak Selesai, Penggugat Gagal

BINJAI- Sidang gugatan Ir Haris Harto dalam sebulan harus diselesaikan kalau tidak penggugat berarti gagal melakukan gugatan. Pasalnya, kasus antara Haris Harto dan Rini diberi hakim tenggang waktu selama dua bulan. Sebab, kasus tersebut bukan pidana melainkan perdata.
Sementara, sidang gugatan Ir Haris Harto sudah berjalan selama empat kali dan Kamis (12/1) kemarin, seharusnya sudah berjalan lima kali, tapi sidang terpaksa ditunda karena tak seorangpun hakim hadir di PN Binjai.

Humas PN Binjai, Rosihan J Rangkuti mengatakan, sidang gugatan Haris Harto akan kembali digelar, Senin (16/11). “Biasanya kalau ditunda hari Kamis akan digelar Senin,” ujar Rosihan.

Menurutnya, sidang gugatan Haris Harto masih diberi tenggang waktu dua bulan, jika dalam waktu dua bulan tidak selesai. Maka, apa yang dilakukan penggugat gagal. “Hak penggugat sudah gagal, itu makanya pihak penggugat harus cepat melaksanakan sidang,” katanya.
Namun, saat ditanya tak datangnya hakim di PN yang membuat lambatnya sidang, Rosihan mengatakan tidak mengetahui. Sementara itu Haris Harto saat dihubungi mengatakan, sidang gugatan tersebut tidak akan gagal. “Mana mungkin gugatan yang kita buat gagal, yang jelas semua itu sudah diatur kuasa hukum kita,” ujar Haris Harto.  (mag-4)

Posted in Daerah | Tagged , | Comments Off

Gubsu : I Love You Full

Tari Serampang XII Sumut Pecahkan Rekor MURI

Pemerintah provinsi Sumatera Utara menorehkan prestasi yang luar biasa di bidang kebudayaan. Kemarin (15/11) Pemprovsu memecahkan Rekor MURI dengan menggelar tari Serampang XII yang dibawakan 1.386 penari di event Sumut Gempar (Gema Pariwisata) di Lapangan Merdeka Medan.

Penganugerahan Rekor MURI itu diberikan Manager Rekor MURI, Ngadirin ke Gubernur Sumatera Utara, H Syamsul Arifin SE didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Nurlisa Ginting, Pj Walikota Medan Rahduman Harahap dan Direktur Utama Trans Kreasindo Production, Didit Mahadi Kadar.

Menurut Syamsul Arifin, pemecahan Rekor MURI ini membuktikan Sumut kaya dengan kebudayaan. Salah satunya adalah tari Serampang XII yang berhasil sempurna dibawakan kalangan pelajar di Kota Medan dengan jumlah 1.386 penari. ‘’Sumut Luar Biasa, saya benar I Love You Full kepada anak-anak (pelajar) yang telah berhasil mencetak rekor MURI ini,’’ ujarnya.

Gubernur Sumut mengaku salut dan bangga atas pelaksanaan event Sumut Gempar 2009 yang merupakan event pembuktian kekayaan potensi kebudayaan Sumut. Seperti serangkaian acara karnaval amazing north Sumatera yang menampilkan tari multi etnis Sumut, busana khas etnis Sumut, festival drum band, karnaval odong-odong dan becak motor dengan busana adat,  penampilan atraksi budaya reok, sigale,gale tari Nias dan sebagainya.

‘’Event ini tetap diprioritaskan untuk menjadi agenda tahunan di sektor pariwisata. Karena di Sumut Gempar juga dihadiri para konsulat negara tetangga, Pulau Penang, Jepang dan turis asing,’’ ujarnya.

Manager Rekor MURI, Ngadirin mengatakan, Propinsi Sumut yang memiliki prestasi luar biasa sebagai pemakarsa sekaligus personil tari Serampang XII terbanyak. ‘’Kami mencatat terdapat 1.386 penari, ini sangat luar biasa. Ini membuktikan Sumut kaya dengan kebudayaan daerahnya, selamat saya ucapkan,’’ kata Ngadirin.

Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Sumut, Nurlisa Ginting menambahkan, prestasi kebudayaan dengan pemecahan rekor MURI untuk Serampang XII ini menjadi momen pembuktian untuk peningkatan sekaligus pengembangan budaya di Sumut. Mengingat tari Serampang XII merupakan salah satu tarian daerah budaya Sumut yang saat ini terus dipertahankan diperlihatkan di berbagai event nasional dan internasional.
‘’Pelaksanaan karnaval budaya amazing north Sumetra, berbagai kegiatan festival dan perlombaan berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Sumut,’’ ujarnya.

Sementara itu, Didit Mahadi Kadar menjelaskan, persiapan untuk pemecahaan rekor MURI tari Serampang XII ini sudah jauh hari dipersiapkan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Medan c/q Dinas Pendidikan Kota Medan, Dinas Pariwisata Sumut. Termasuk juga dengan karnaval budaya amazing north Sumatera dengan parade budaya multi etnis, pakaian adat dan lain-lain.
‘’Sumut Gempar benar-benar mampu menjadi momen yang luar biasa bagi kebangkitan industri  pariwisata Sumut. Kami selaku pelaksana event mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders yang telah mendukung pelaksanaan ini hingga berjalan lancar dan sukses,’’ katanya. (*)

Kiriman : April
Even Managemen Trans Kreasindo

rekor-muri-tari-sumut

[ketgambar]REKOR MURI:  Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin SE bersama Pj Wali Kota Medan Rahudman Harahap menerima penghargaan atas pecahnya rekor MURI dengan menggelar tari Serampang XII yang dibawakan 1.386 penari dari berbagai sekolah di Sumatera Utara, Minggu (15/11).//Trans Kreasindo FOR SUMUT POS [/ketgambar]

Posted in Citizen | Tagged | Comments Off