Pengawasan BOS Diperketat

MEDAN-Pertanggungjawaban pada pendistribusian anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) diharapkan tak lagi seperti-tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini diungkapkan seorang anggota Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara (Sumut) Daniel Karo-karo kepada wartawan, kemarin (23/3). Daniel juga menyampaikan hal tersebut pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut 2010 dan Sosialisasi BOS 2010 baru-baru ini. “Tahun lalu pendistribusian dana BOS ini tak seperti yang diharapkan. Karena yang didistribusikan tak sesuai dengan anggaran,” terangnya.

Daniel mengatakan, pengawasan pada pendistribusian dana BOS pada tahun ini akan semakin diperketat. “Kami mengimbau kepada manajer BOS untuk bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti dinas pendidikan daerah. Dengan koordinasi ini diharapkan tak ada lagi kesalahpahaman dalam pendistribusian dana tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut Daniel mengatakan, pihak penerima bantuan, yakni sekolah harap melakukan pengaduan kepada pihaknya jika mendapati satu keganjilan, seperti terpotongnya dana BOS tersebut sesampainya di rekening sekolah. “Yang mengadakan MoU adalah pihak disdik daerah dengan Bank. Jika ada yang ‘miss’, ini merupakan tanggung jawab peran manager BOS memantau hal tersebut dan melaporkannya,” katanya.

Menurut Daniel, dana BOS tersebut harus utuh sampai pada rekening sekolah dan didistribusikan secara penuh pula kepada siswa.  “Untuk pendistribusian tersebut, pihak disdik daerah juga seharusnya menyediakan dana untuk hal tersebut. Jadi pendistribusiannya tak mengharuskan pemotongan pada anggaran BOS tersebut,” ujarnya. (saz)

Posted in Pendidikan | Tagged | Comments Off

Perguruan Al-Azhar Tuan Rumah Olimpiade

MEDAN-Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Nasional menunjuk Perguruan Al-Azhar Medan menjadi tuan rumah pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-9 SMP tingkat nasional yang akan dilaksanakan 1 hingga 7 Agustus mendatang.

Ketua Yayasan Hajjah Rachmah Nasution H Abdul Manan Muis didampingi Kepala SMP Drs Agustono MA, mengatakan,   pemilihan Perguruan Al-Azhar sebagai tempat pelaksanaan OSN ini didasarkan surat edaran dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Nasional No. 0532/C3/MN/2010 yang ditandatangani Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Didik Suhardi SH MSi.

Menurut Abdul Manan Muis lagi, Olimpiade Sains Nasional ini akan diikuti wakil-wakil terpilih siswa SMP dari 33 provinsi se Indonesia berjumlah 396 orang dengan mata lomba meliputi Matematika, Biologi, Fisika dan IPS yang akan dilaksanakan tanggal 1 hingga 7 Agustus mendatang.
“Kami menyanggupinya dan merasa tersanjung dipilihnya Perguruan Al-Azhar sebagai tempat ajang bergengsi di tingkat nasional. Kita akan berusaha sebaik mungkin untuk menyukseskan pelaksanaan OSN, apalagi dalam kesempatan ini juga kita akan menurunkan siswa/i untuk ambil bagian dan bersaing dalam OSN itu,” ujarnya.

Menurut dia, dipercayanya Perguruan Al-Azhar Medan sebagai tuan rumah OSN ke-9 merupakan penghargaan dari Mendiknas mengingat Perguruan Al-Azhar merupakan salah satu sekolah terbaik di Kota Medan, apalagi Sumut belum pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan OSN tingkat nasional.

Untuk itu, kata dia, demi terlaksananya OSN tersebut dengan baik, pihaknya juga melakukan berbagai persiapan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terutama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota Medan. (ila)

Posted in Pendidikan | 1 Comment

Bantu Siswa Putus Sekolah

MEDAN-Mendukung sekaligus membantu siswa tamatan sekolah yang tak mampu melanjut ke perguruan tinggi, merupakan kewajiban semua pihak. Dalam hal ini pihak-pihak terkait juga harus mampu memberikan pendidikan yang layak, baik itu dari segi akademik hingga entrepreneurship.

Hal ini diungkapkan T Kemala Intan, Sekretaris Yayasan Pendidikan Graha Kirana, kepada wartawan, kemarin (23/3). Intan mengatakan, dalam hal ini pihaknya juga merasa wajib melakukan hal tersebut.

Lebih lanjut Intan mengatakan, dalam mewujudkan hal tersebut, Yayasan Pendidikan Graha Kirana bekerjasama dengan Institue Matsushita Gobel membantu anak-anak putus sekolah di Pulau Sumatera. “Dalam program ini, kami sengaja membantu anak yang tamat sekolah namun tak mampu menyambung ke perguruan tinggi. Kami akan memberikan program latih kerja dan penerapan budaya kerja industri,” terangnya.
Intan mengatakan, program yang dilakukan tersebut sudah berlangsung selama satu tahun. “Pada 2009 lalu, kami mengirimkan enam anak dari berbagai siswa tamatan sekolah yang tidak mampu melanjutkan kuliah. Kami mengirimkan mereka untuk mengikuti program ini di Jakarta,” terangnya.

Menurut Intan, Pulau Sumatera yang orangnya dikenal keras ternyata mampu meluluskan siswa dengan hasil yang cukup baik. “Yang ikut pelatihan kerja tahun lalu laporannya sangat baik. Dan itu membuat kuota tahun ini bertambah,” paparnya.

Pada 2010 ini Institute Matsushita Gobel menambah kuota hingga 100 orang siswa. “Dalam pelatihan ini, anak-anak diberikan pelatihan sambil kerja dan digaji serta diberi asrama, makanan, dan pakaian, semua ditanggung,” ujarnya.

Tahun ini, lanjutnya, sebanyak 100 anak yang terpilih akan diberangkatkan. Dan sebanyak 20 orang telah diberangkatkan kemarin (22/3). “Sisanya akan diberangkatkan pada 14 April (20 orang), 24 April (20 orang), dan 40 orang pada 28 April 2010 mendatang,” terangnya. (saz)

Posted in Pendidikan | Comments Off

SMS Sobex Cabut

Cabut karena PR
SobeX ..klo ak yh prnh sih cbut ,cz tkut krn blun ngrjain PR,truz gru na ntu galax .mk na tkut deh mau k skola.jdi na cabut deh..hehe ..
081370702xxx, Rahma, SMK NUSANTARA Lubuk Pakam

Cabut Tuh Enak
Mcom sobek..krna cabut tuh enak. tdk mikirin plajarn..dan bsa main kmana2 lau tdk ktauan ma gurunya.
081376910xxx, Ardy di Bangun Rejo Dusun 7.

Bosan Pelajaran
AzZ…p49i ten s0bex….kl0 rie pRn c4but tp tU dl sKrn9 9 pRn l9, bi4s4 ny4 rie c4but tU krN b0sen m4 pljrn n 9 sk m4 9uru 4bs ny4 94l4k sueh….
081933263xxx, Rierie Niez, SMK Satria Binjai

Bosen Pelajaran Gurunya
Cbut skul ya pRnah lah klw q tuh cBut krn b0sEn dgn pljrn grunya.
081370745xxx, Risky puspita sari, 1aP1 sMk istqlal Delitua.

Karena Guru Cerewet
MeQoUM SobEx. LW aQ Sh PrNh CbT CkooL, aQ CbT CkooL Krna, aQ Ga Ska Ja, Ma GoEroe_a. HbiEz GoEroe_a CerEwt BnGetz. HobiE_A cUma NgoMel2 TeRuz. .z. .Ydh, Dr pD DenGerN Gru_a NgoMel2 TeRuz.  . LBh BaeK Cbt Ja Ma TmEn2.
085262239xxx, Tiara di MEDAN.

Bosan Belajar
Hi sobek. Klo aq sih cabut udh bosan. Bosan ktahuan mksud ny. Klo aq biasa ny cabut krn bosan aj bljr. Tisam unt githa ma itha ank SMA4 MDN.aq kangen sma kalian.
08566393xxx

Rugi Diri Sendiri
Dmna pun, bagaimna pun yg nma na tdk msuk skolah itu nma na bolos. Karna dr rmah kta sdah minta izin ma ortu tuk brangkat skul. Sobex, itu dosa loh, rugi deh, dan yg rugi kta sndri. Jadi jgn coba coba ya? Nnti jdi terbiasa, okey…….!
085765332xxx, Fatma Soraya, SMP Negeri 1 Tanjung Morawa

Pasti Nyesel
PaGi s0bEx..kLO SoAl cAbUt mNurt que, engGAK dEh..org yg suka cAbuT dskOLa tu..org yg LAzy yg g mw dpt iLMU x., En bLAKANgaN ari pasti myesaL..so kLO myesaL tiada guna khan..so jgn mw CAbuT ya..Tisam bwt adEKku UNGgun,hELIDA n EGO met SkoL, bLAJAR YG Rajinya,. GOD BLESS bwt Sobex..
081376645xxx, Nova Giro di Seksama

Gurunya Ngebosani
Hy..sobeX, klo ak jrang banget cabut, tp prnah jga ak cabut dri skolah, ak cabut gra2 gru2ny ngebosenin, gk seru, malez jdiny, itu aj deh critany.. Thanks y sobeX..
085220528xxx, Chatren NA

Nggak peranah
MEC0M 50B3K krana rizqi sngat tdk ska cabut krana cabut tu kan mlanggar praturan skul y kan sobek
081376513xxx, Rizqi di Medan

Gak Pernah Tuch
Hi SoßeX, lw d blg m genai cbut skul, ju2r q gk prnh tuch. Bgi q gk tu k untgn dr cbut, mlahan bgi q, cbut tu ngerugi n. Coz ud ga dpt mteri pljrn ud gtyu ntr qta d cAp aNak NaKaL . . UuhH, mlu bgtz dEch. Lgpla kn q cWe.
087869007xxx, Nurh, Kelas lX-1 SMP Negeri 2 Medan.

Ketinggalan Pelajaran
MeCom s0beX, HeMm,, lOk q sICh g pRnh cbUt sKul tpI lw tMeN q pRNh. BGi q l0k cBut nt0h rGi BnGetZz dECh r5a na, slAen kTngGlan pljaran kta jGa g bsa ngMpl2 ma tMEn sklz.N stW q l0k s5wa cbUt nt0h gra2 tkUt d raZia n bLm ciap tgazz… ThAnx y 5oBex…
087869065xxx, Yatie, Kelas X7 SMA ERIA

Karena Bosan
Woww.. Law w cBut cie kRNA pgEN klUar aJj… Alna boRink cHie..
06176557xxx, Ima, SMK UISU

Lompat Pagar
ASS…, SaHbt sobex smuanya, lw aq sih cabut skul g prnh, tp lw boloz sh penah, bhkn aq sering lompt pagar, pdhl pagrnya tu tnggi krng tnggi lagi, d atsnya d letakkn kaca n d tmbhkn jruji besi lg, y… Persis la kayk d penjara2, tupn msh jg bs bolos alias bobol n lolos, maklumla… Akal anak skul kn bnyk, beratus macm orngny, bratus macm jg akalnya… Tisam y buat tmn aq yg brnm bachtiar, nova akbar, n smua anak ulumul qur an tmtn 2008/2009…
08197236xxx, Ajai Lani

Pernah Cabut
Hay.. SOBEX.. Kt jmp 9e..CABUT SCOLL  EM9 c!ch 6ue prnh cbut scoll.. Tu krn lez msk scoll..pa 6e lok da pljarn MM N B !n96r!s.. 6ue aku!n za.. otak 6ue s! Em9 BEBEL lok pljrn tuch.. Tp 6ue ndk ser!n92 lOoh ma 1X 2X 6t.. He..he.. T!t..t!t..t!t.. Kud! Kreee…rr
081397745xxx, Novi, SMA Nurhasanah Medan

Sebel Sama Guru
Ass, jujur aja ya, q pernh cabut sekolah ni, hbs kdng nyebelin ma guru2nya d tmbh ma mata pelajaran yg tdk d suka.
081265909xxx, Angel, SMU Budi Sunggal

Gurunya Galak
Hi. . .sobex. . .klo aq pnrh cabot skul krna guru_a galax bngtz dan mmbsankn.
085761207xxx, Anggi Mawansyah, SMK Neygeri 2 Medan
Satu Bulan 3 Kali
Waah, klau soal cabut skolah, jgn tnyak dech, dah sring mgkn 1bln 3 x aq skolah, tp wktu SMA doank, klau SMP aq gk prnh cabut skolah krna aq d psntren Thanks.
087868199xxx, Zuem Dlove d The Jungle Distro Halat.

Cabut Sama Cewek
Hai sobex klw aq sih puya alsn sndri. Aq lw cabut sklh ma cewek q km jln2 kgn2nn n dll,tp jgn fikr mcm2 y! Km bs mnjaga mn yg baik n yg burk.
081265410xxx

Belum Pernah Tuh
Mt pGi soBex, Hm.. MsLh cBt dri skuL ya? Low dwin sich bLm pRnh, krn dwin g sKa tUh cBt, kyk krng kRJaan gTu, biasa na oRg yG cBt dRi sKuL tU krng pRHtian x dri oRg tUa na. Ato krn d aJk tmN2 na.
081260707xxx, Dewinta, SMA Pencawan

Perbuatan Sia-sia
Mlecom sobek, klw gw gk prnh cbt, mnrt gw cbt skul prbuatn yg sia2 and merugikn kita sbgy plajar. Kt akn ktinggaln pljaran and gk bs mengikuti pelajaran yg d brikan guru. Tisam bwt tmen kls xa, xb, xe met lbur pnjang dja!
085270834xxx, Zhang Yumi Windy, SMA YPK MEDAN

Benci Matik-matik
Pgi bex…ha,,,hakz,,hakz, Lw aq prnh tyu cabut school, aq cabut dri school dlu tyu krn aq bnci bget tyu ma study matematik.. bsa gk ne bex, msa les matematik d bwt jm trkhir? Dh gntuk, BT, laper & sgala derita dech. Tpi dlu aq cbut gk lgsug plg k rmh bex, tpi d blkang school tyu breg ma tmn2. Lcu deach dlu, smpe2 guru study tu lhat kmi & lht dri wjah pak guru tyu k-y dy mnta ampyuun deach lhat kami. Khan lbih bgus cbut tyu bex drpd bwat ribut d kls? Kcian d0nk ma tmn yg laen, tpi gk slalu lo s0bex aq kgto. Tisam ne y bex bwt tmn2 Maryati, Ana, Lensi, Patma, dll. Thnk s sobex..
087868384xxx, Magda Cute

Malas dengan Pelajaran
Hy… SobeX… Pernh tp cm cbt satu plajaran aj. Alsnya mls dgn pljrnnya, and grunya yg galak and gk jls ngajarnya..Tisam bwt almni sma ypk mdn angktn 06 yah kpn nich ngumpl2.
085296961xxx, Wanda di Garu 3

Pengaruh Teman
HAY S0BE-X….Lw AQ sich prnah cabut skul…gara2 d pengaruhi tmn .,padahl AQ NI ank rajin loch…alasn saya cabt skul krna b0sen ama plajarn d sklah.! ! BWT ank BRI 7 jngn bnyk coment d0nk, ga b46us coment kalian tuch..
081266020xxx, IRWAN, BRI 1, SMK GEMA BUKIT B4RI5AN TAmora

Bikin Rugi
Pagie sobex. Alo aQ sich gk prnh cbuT sobex, cma sring plang tlaT Az coz mnRut aQ alo cabuT ntu bkin rugi. Gk bngeT klo cbuT. Slam synk bwt aynk Uchie Q, yg lg krja y.
087868544xxx, Ririanty Sukma di Garu III

Pribadi Nggak Baik
Cabut sk0lah, ya gak lah, rugi tau, uang sk0lah kn mhal, lgian pa gunanya, klw sy branggapan orang yang b0l0s sk0lah biasanya orang yg gak pnya kpribadian baik, krna orang yg pnya kpribdian baik adalah orang2 yg berfikran panjang dan brfkr mana yg baik dan mna yg buruk. Alhamdulilah smpai skrang ne sy blm prnh b0l0s sk0lah, itu smua krna sya pnya kpribadian baik.
085762153xxx, Nurul Rizky Ananda, SMK Negeri 10 Medan

Prnah Waktu SMP
MEcoM… PaGi sOBex. CabUt skull sAYa pERnah py waKTu SMP. Lw SMA nuie sAYa g peRNah sAMa sEKAli n MudAH2an jANGan sAMPek, kARNa akAN nyESel naNTinya. BiaSanya lw caBUt ntU kaRna mALas dENgan mATa pLAjaran nya, trus kaRna g sUKa deNGAn gurunya.
085762367xxx, Nur Hasanah Cyrus, SMK Negeri 3 Medan

Nggak Pernah Cabut Sekolah
Hai soBeX. . AQ ingeT2 thu sepTinya G perNah, AbSen ajJah jaRang aP lgy caBut, KaLo d pkiR2 ada niat cBut mau perGy ke manA? Ah, yg pnting gw g prnah yg namanya CABUT SEKOLAH
085761736xxx, Yanie, SMA 3 Medan

Karena Banyak Tugas
Hai sobeX…Gwe sich pernah cabut sekolah, sebab na krna bnyak pR ATOW Byak tugas di skull…
081260534xxx2, Teguh Sulistyo, Polonia Mongonsidi Medan

Posted in Xpresi | Tagged | Comments Off

Cabut? Nggak Banget Deh!

Kebiasaan yang satu ini, pastinya semua sobat Xpresi (sobeX) tahu, kalo cabut sekolah itu adalah perbuatan yang nggak baik buat dilakuin.

Jelas banget ngerugiin diri sendiri. Banyak yang bakal kamu terima kalo ngelakuin kebiasaan jelek yang satu ini.
Selain  ketinggalan pelajaran, pastinya kamu juga bakal dapat hukuman dari sekolah.

Kalo mau cabut mesti dipikir-pikir dulu. Coz, tau sendiri kan, resiko yang bakal diterima. Mending kalo nggak ketahuan. Kalo ketahuan ??? Wkwkwkwkwk.. KDL alias kasian deh lho! Hahaks…Hahaks…

Nah, ternyata sebanyak 30 persen sobeX pernah cabut saat jam pelajaran. Untungnya, 70 persen sobeX lainnya nggak pernah cabut sekolah. Kata mereka, nggak banget deh!

SobeX nekad cabut sekolah pada jam pelajaran(20 persen). Tapi paling banyak pada saat mau berangkat ke sekolah (80 persen). Dari rumah sih belagu pamit sama ortu sambil cium tangan ortu untuk berangkat sekolah. Eeehh, rupanya malah cabut.

SobeX ngelakuin cabut sekolah ada yang kompak berbarengan temen-temennya (70 persen), dan ada juga yang nekat cabut sendirian (20 persen). Lebih hebatnya lagi, cabutnya malah sama pacar (10 persen), wiih, dasar kegatelan!

Berbagai alasan dikemukakan. Mulai dari nggak suka dengan mata pelajaran (hari saat cabut) itu (75 persen), emang pengen cabut (10 persen), dan gara-gara diajak temen (10 persen ), serta karena ada urusan penting (5 persen).

Yang namanya cabut, nggak ada bagusnya deh. Cuma buat kamu rugi. Cabut sekolah buat kamu ketinggalan pelajaran (80 persen), bisa dicap siswa pemalas karena sering absen (10), bahkan bisa tinggal kelas (10 persen).

Lebih malangnya lagi, ketahuan cabut bisa kena hukuman dari sekolah. Hukumannya pun beragam, mulai dari dipanggil orangtua sampai dapat peringatan keras dengan sanksi dikeluarkan dari sekolah.

Bicara soal cabut sekolah, Zera Jessia Siampa, siswi SMK Negeri 8 Medan ini paling antinya. “Cabut sekolah, nggak banget deh! Karena lebih banyak ruginya dari pada untungnya. Kalau cabut diem-diem bukannya dapat enak, malah dapat sialnya karena dihukum guru dan ketinggalan pelajaran,” ujarnya.

Lia Agmeliza, siswi SMK Negeri 8 Medan juga sependapat. “Nggak banget, nggak ada manfaatnya. Apalagi, tembok sekolah kami tuh tinggi banget. Nggak mungkin manjat tembok hanya karena pengen cabut. Sory lah yaw,” ujarnya.

Tapi lain lagi kata Sri Purwati, siswi SMK Negeri 8 Medan satu ini. “He..he..aku pernah cabut jam pelajaran. Gara-gara perut aku keroncongan banget, jadi nggak konsenterasi belajar. Trus, aku cabut deh ke kantin untuk makan sampai kenyang. Hi..hi..,” tuturnya. (ila)

cabut-sekolah

[ketgambar]Dita, Siswi SMk Negeri 7 Medan // Andri Ginting/Sumut Pos[/ketgambar]

Posted in Xpresi | Comments Off

Xpresi Besok SMS Murah

Zaman sekarang banyak sekali operator seluler menawarkan fasilitas SMS murah. Ini membuat kamu jadi habis-habisan ber-SMS ria. Sampai-sampai, tangan nggak terasa pegal karena kebanyakan SMS. Nah, kamu berapa kali ber SMS tiap hari. Biasanya SMS sama sapa?

Posted in Xpresi | Tagged | Comments Off

Esensi Mutu Pendidikan

Salah satu urgensi dari mengisi kemajuan bangsa adalah bagaimana menjadikan mutu pendidikan makin bagus. Disamping itu pendidikan terjangkau dari semua kalangan masyarakat.

Persoalan klasik negara kita adalah kita selalu berkutat pada masalah pendidikan. Kita semua pintar mengatakan pendidikan harus dibenahi agar bangsa kita bisa sejajar dengan negara tetangga yang sudah lebih dahulu menikmati hasil dari komitmen mereka pada pendidikan. Mengapa implementasi pendidikan sebagai fundasi bangsa seringkali mengalami kegagalan?

Diakui atau tidak, krisis multidimensional yang melanda negeri ini membuka mata kita terhadap mutu pendidikan manusia Indonesia. Pun dengan sumber daya manusia hasil pendidikan yang ada di negeri ini. Memang, penyebab krisis itu sendiri begitu kompleks. Namun tak dipungkiri bahwa penyebab utamanya adalah sumber daya manusia itu sendiri yang kurang bermutu. Jangan harap bicara soal profesionalisme, terkadang sikap manusia Indonesia yang paling merisaukan adalah seringnya bertindak tanpa moralitas.Dalam sebuah penelitian, diuangkapkan bahwa produktivitas manusia Indonesia begitu rendah. Hal ini dikarenakan kurang percaya diri, kurang kompetitif, kurang kreatif dan sulit berprakarsa sendiri (=selfstarter, N Idrus CITD 1999). Tentunya, hal itu disebabkan oleh sistem pendidikan yang top down, dan yang tidak mengembangkan inovasi dan kreativitas.

Coba kita ingat dulu apa yang selalu dikatan oleh pakar- pakar pendidikan kita menegaskan bahwa, memang dewasa ini, sepertinya pendidikan seakan mengalami kemajuan dengan pertumbuhan sarjana, pascasarjana hingga doktor di berbagai bidang dan munculnya gedung-gedung sekolah hingga perguruan tinggi yang cukup mewah. Sayangnya, hingga kini pendidikan tidak bisa diakses secara merata oleh penduduk Indonesia.  Seiring dengan itu, tokoh cendikiawan muslim, Mendiang Nurcholis Madjid mengakui bahwa, di Amerika, Jepang dan negara-negara lain baik di Asia dan Eropa, perkembangan pendidikan hampir merata. Sebab, anggaran yang dialokasikan ke pendidikan besar dan berjalan lancar. Tentu saja, pendapat ini tidak begitu saja dilontarkan. Menurutnya, paling tidak 65% penduduk Indonesia berpendidikan SD, bahkan tidak tamat. Selain itu kualitas pendidikan di negara ini juga dinilai masih rendah bila dibandingkan dengan negara lain. Tak heran jika Indonesia hanya menempati urutan 102 dari 107 negara di dunia dan urutan 41 dari 47 negara di Asia.

Cak Nur panggilan akrab sang profesor mendiang menegaskan dalam laporan statistik, penyandang gelar doktor (S3) di Indonesia sangat rendah. Dari satu juta penduduknya, yang bergelar S3 (diraih secara prosedur) hanya 65 orang. Amerika dari satu juta penduduknya, 6.500 orang bergelar S3, Israel 16.500, Perancis 5000, German 4.000, India 1.300 orang. Semua itu hasil dari pendidikan yang bermutu. Bolehlah kita berkaca pada Korea Selatan. Negara ini memberikan prioritas untuk majukan pendidikan. Pengadaan sandang, pangan dan papan perlu tapi pembangunan pendidikan jangan sampai dianaktirikan. Kemajuan sebuah negara sangat ditentukan tingkat pendidikan sumber daya manusianya. Contoh lainnya, Malaysia yang pada tahun 1970-an, masih mengimpor tenaga pengajar dari Indonesia. Kini, pendidikan di Malaysia jauh di atas Indonesia. Mengapa? Pemerintahnya memberikan perhatian yang sangat serius. Tidak seperti di Indonesia, pendidikan kurang diperhatikan

Memang, tak dipungkiri kalau lulusan dari lembaga pendidikan di Indonesia kurang reevan dengan kebutuhan tenaga yang diperlukan, sehingga hasilnya kurang efektif dan mendorong terjadinya pengangguran intelektual. Permasalahan masih ditambah lagi dengan minimnya fasilitas pendidikan yang memadai. Hal ini dipertegas lagi dengan pernyataan Rektor UPI, Prof Dr M Fakry Gaffar yang mengatakan bahwa universitas atau perguruan tinggi di Indonesia belum memiliki kemampuan untuk ”bertarung” dalam persaingan global. Karena itu, produk pendidikan negara ini masih kesulitan untuk bersaing dengan produk pendidikan negara lain. Namun, rendahnya kualitas itu tidak semata-mata karena sistem pendidikannya. Siswa atau mahasiswa Indonesia pun kurang memiliki upaya dan daya juang. Begitu pula dengan kurangnya akses masyarakat pada pendidikan itu sendiri. Bisa dibayangkan di negeri ini terdapat, 80 juta usia 6-24 tahun yang menuntut kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. Namun sayang jumlah sebanyak itu belum tertampung.

Paling tidak, untuk mengatasi masalah ini, menurut Engkoswara ada dua hal yang harus dilakukan. Pertama adalah revitalisasi budaya bangsa.

Artinya bangsa ini harus kembali berpedoman kepada Pembukaan UUD 1945, bahwa pendidikan adalah upaya utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang berbudaya, yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki semangat juang yang tinggi dan memiliki kreativitas pribadi yang terpuji.

Kedua, mengenai manajemen pendidikan. Sistem pendidikan nasional yang disempurnakan dan disahkan pada 2003, implementasinya harus dilakukan dengan manajemen atau pengelolaan yang proporsional dan profesional, baik di tingkat makro maupun di tingkat mikro.  (bersambung)

Oleh:
Drs. John Foster Marpaung, MA
Pendidik dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pelita Bangsa Medan

Posted in Pendidikan | Tagged | Comments Off

Koalisi PWI Sumatera Dukung Hermansjah

KOALISI  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera mendukung pencalonan H Hermansjah menjadi Ketua PWI Cabang Sumatera Utara (Sumut). Koalisi Sumatera merupakan forum PWI Cabang se- Sumatera.

Dukungan itu dikemukakan Wakil Koordinator Koalisi PWI Sumatera yang juga Ketua PWI Cabang Riau, H Dheni Kurnia di Medan, Senin (22/3). Menurut Dheni, Koalisi Sumatera sangat berkepentingan siapa yang bakal menjadi Ketua PWI Cabang Sumut.

“Karena jika yang terpilih nanti tidak paham apa itu Koalisi PWI Sumatera, kami khawatir koalisi ini nantinya tidak bisa eksis. Selama ini Koalisi Sumatera sangat menentukan siapa yang bakal menjadi Ketua Umum PWI Pusat karena kami memiliki 30 suara dari 10 PWI Cabang yang ada di Sumatera,” terangnya.

Makanya, imbuh Dheni, Koalisi PWI Sumatera sangat berharap anggota PWI Cabang Sumut yang memiliki hak suara untuk dapat memilih Hermansjah sebagai sebagai ketua. “Kami merekomendasikan Ketua PWI yang mau dan tetap konsisten menjaga keutuhan Koalisi Sumatera. Figur yang tepat itu adalah Hermansjah. Kenapa dia? Dia kan Sekretaris. Tentunya dia sudah tahu betul apa itu Koalisi PWI Sumatera,” tutur mantan Pemimpin Redaksi Harian Riau Mandiri yang kini dipromosikan sebagai Wakil Pemimpin Umum di harian yang sama.
Dheni menambahkan, di ‘intern’ PWI Cabang Sumut, Hermansjah pun sudah begitu familiar dan peduli terhadap sesama rekan wartawan. Makanya, dia berpendapat tidak ada figur lain yang tepat untuk memimpin PWI Cabang Sumut selain Hermansjah. Dheni menyebutkan, Koalisi PWI Sumatera mementukan dalam setiap pemilihan Ketua Umum PWI di Indonesia. (her)
Betapa tidak, Koalisi Sumatera ini memiliki suara yang terbanyak karena terdiri dari 10 provinsi atau PWI Cabang. Setiap cabang mempunyai 3 hak suara. Jadi jika solid, jumlah suara itu totalnya 30 suara. Di Kalimantan, Jawa, Sulawesi dan apalagi Puapa, suaranya hanya separuh dari suara Sumatera. Jika terjadi voting, tentu yang menang adalah suara dari Pulau Sumatera.
“Nah, jika nanti yang terpilih sebagai Ketua PWI Cabang Sumut itu bukan Hermansjah, berarti Koalisi PWI Sumatera yang koordinatornya Ketua PWI Sumbar, berarti kami kehilangan 3 suara. Dan itu sangat, sangat tidak kami harapkan. Jika yang terpilih nanti Hermansjah berarti Koalisi Sumatera ini tetap eksis dan solid,” ungkapnya.

Dheni menyebutkan, terpilihnya Ketua Umum PWI Pusat Margiono tidak terlepas dari dukungan Koalisi Sumatera. Hanya mengandalkan dukungan dari Jawa, Margiono tentu tidak bakal terpilih. Sebab, jika ditotalkan suara Jawa itu tidak lebih dari 18 suara sebab mewakili 6 provinsi yang ada.
“Makanya, kalau orang mau jadi Ketua Umum PWI Pusat kalau tidak sowan kepada kami Koalisi Sumatera dia pasti kalah. Kami yang menentukan siapa yang akan jadi sebagai Ketua PWI di Indonesia karena suara kami paling banyak,” tuturnya.
Namun, imbuhnya, eksistensi Koalisi PWI Sumatera tidak sebatas saat Konferensi Nasional atau saat memilih Ketua Umum, koalisi ini juga berperan penting dalam kegiatan sosial. Seperti tempo hari terjadi gempa bumi di Sumatera Barat (Sumbar). Koalisi Sumatera bergerak cepat untuk menghimpun bantuan.
“Kami jaga yang menjadi pioner mendorong PWI Pusat untuk segera menggelar kegiatan penghimpunan dana untuk korban gempa bumi di Sumbar yang lalu. Jika diibaratkan di pemerintahan, Koalisi PWI Sumatera itu sama dengan Forum Gubernur se Sumatera,” kata Dheni.(her)

Posted in Citizen | Tagged , | Comments Off

Merah Saat Terbit dan Terbenam

Saat matahari terbit dan terbenam, sinar dari matahari melakukan perjalanan yang lebih panjang dibandingkan dengan diwaktu lain seperti siang karena jarak antara kita dan matahari di waktu terbit dan terbenam lebih jauh dibandingkan diwaktu siang. Warna sinar yang mampu mencapai kita adalah warna yang mempunyai gelombang sinar lebih panjang yaitu merah. Inilah sebabnya mengapa matahari terlihat merah diwaktu tersebut. (net/jpnn)

Posted in Pendidikan | Tagged | Comments Off

DPD: Proyek Kualanamu Dimark Up Rp2 T

MEDAN-Proses pembangunan Bandar Udara Kualanamu disinyalir dimark up hingga Rp2 miliar. Karenanya, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI diminta mengaudit pembangunan bandara pengganti Bandara Polonia itu untuk selanjutnya diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikan empat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut di hadapan Wakil Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho dan sejumlah pejabat Pemprovsu di Hotel Grand Angkasa Medan, kemarin. Keempatnya Rahmatshah, Rudolf Pardede, Parlindungan Purba dan Darmayanti Lubis.

Rahmatshah menyampaikan, dirinya dan tiga anggota DPD asal Sumut lain telah menandatangani surat permintaan agar KPK dan BPK RI melakukan pengusutan dan audit investigatif proyek pembangunan Bandara Kualanamu. “Kami sudah sepakat untuk meminta agar BPK dan KPK segera mengusut pembangunan bandara ini,” tegasnya.

Rahmatshah menyampaikan, addendum yang dilakukan hingga beberapa kali memicu dugaan mark up sebesar Rp2 triliun. Dia merinci, Ada kerugian salah perancangan bangunan bandara sebesar Rp1 triliun. Hal ini juga tidak bisa diterima. Pasalnya, bila ada kesalahan dalam hal pembangunan atau rancangan bandara, harusnya yang didenda adalah konsultan.

Selanjutnya, dugaan anggaran itu bisa dilihat dari penimbunan tanah yang menghabiskan anggaran Rp1 triliun. Kini pelaksana proyek minta dana penimbunan lagi karena salah satu run way bandara masih ada genangan air dan anjlok. Persoalan ini, katanya harusnya tidak terjadi. Sebab, dengan adanya penambahan satu triliun lagi untuk penimbunan sudah sangat tidak masuk akal.

Sedangkan Rudolf M Pardede menyebutkan, saat ini sudah ada anggaran sekitar Rp11 triliun dari APBN masuk ke Sumut. Dengan alokasi anggaran terbesar pada infrastruktur dan Bandara Kualanamu.

“Tapi dampaknya masih rendah, investor minim masuk ke Sumut. Ini akibat fasilitas seperti Bandara Kualanamu belum dituntaskan,” bebernya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan kepada Pemprovsu agar lebih serius untuk memperhatikan pembangunan. Apalagi, sampai saat ini pola pembangunannya belum jelas dan investor yang akan masuk pada saat dirinya menjabat Gubsu, akhirnya kecewa akibat fasilitas pembangunan Provinsi Sumut belum memadai. “Intinya Bandara Kuala Namu harus segera diselesaikan,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Gatot mengakui bahwa kondisi Bandara Kuala Namu saat ini masih dalam tahap pembangunan. Hal ini dilakukan pembangunan, pasalnya kondisi Bandara Polonia Medan sudah tidak layak sebagai prioritas wajah Sumut.

Bila dibandingkan dengan kondisi bandara lainnya, sebutnya seperti Bandara Sumatera Selatan dan Sumatera Barat, bandara di Sumut sangat kurang layak. Padahal, wilayah ini sangat besar. Makanya, saat ini Pemprovsu berusaha untuk segera mungkin menyiapkan Bandara Kuala Namu ini.(ril)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Selamat Jalan Bung…

Burnap Dimakamkan di TPM Sei Agul

MEDAN-Usai sudah perjalanan Drs H Burhanuddin Napitupulu di dunia ini. Anggota DPR RI asal Sumut itu dikebumikan di Tempat Pemakaman Muslim (TPM) Jalan Karya, Gang Wakaf, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Senin (22/3) sekitar pukul 15.00 WIB
Ratusan pelayat melepas kepergian Burnap, begitu politisi tersebut biasa disapa. Tak terkecuali warga Kelurahan Sei Agul, yang sebelumnya telah menunggu di sepanjang jalan pintu masuk pemakaman. Hujan deras yang sempat membasahi Kota Medan tidak menyurutkan keinginan menunggu iring-iringan pembawa jenazah.

Mereka baru bergerak ke arah pemakaman setelah iring-iringan kendaraan foorezder mobil dinas Sat Lantas Poltabes Medan yang diikuti mobil sejumlah tokoh memasuki komplek pemakaman. Diantara rombongan terlihat sejumlah anggota DPR RI, para pejabat pemerintah propinsi dan kendaraan pelayat lainnya baik roda empat maupun roda dua.

Almarhum Burhanuddin Napitupulu meninggal dunia Minggu (22/3) sekira pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Pertamina Pusat Jakarta, dikarenakan mengalami serangan jantung usai bermain golf. Sebelum diberangkatkan pulang ke Medan, jenazah sempat di semayamkan di rumah duka di Jalan Simprug Golf 8 No BZ3 Jakarta Selatan.

Untuk penghormatan terakhir bagi almarhum Burhanuddin Napitupulu, jenazahnya pun sempat dibawa ke Gedung DPR-RI Senayan pada pukul 08.00 WIB sebelum diberangkatkan ke Medan melalui Bandara Halim Perdanakusuma pukul 10.30 WIB  dengan pesawat pribadi milik mantan wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jenazah ayah 8 orang anak suami dari Hj Nur Asbah br Siregar ini bersama rombongan anggota DPR-RI lainnya tiba di Bandara VIP Polonia Medan sekira pukul 11.30 WIB, disambut Ketua DPD Partai Golkar sumut yang juga Gubernur Sumatera Utara H.Syamsul Arifin SE, Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan HM Syaf Lubis bersama kader partai Golkar lainnya dan juga pejabat lainnya baik TNI/Polri.

Dan langsung menuju rumah duka di Komplek Perumahan Bumi Asri Blok D21 Jalan Asrama Medan.Sesampai di rumah duka jenazah disambut isak tangin oleh sanak keluarga.Peti jenazah mewah berwarna coklat yang berisikan jenazah Burhanuddin Napitulu yang sudah dibalut dengan  kain kapan putih disemayamkan di ruang makan yang berukuran 5X8 meter dekat dengan garasi mobil.

Rumah mewah bercatkan abu-abu berlantai dua dengan pagar besi hitamnya terus, menerima pelayat. Sementara itu istri almarhum Hj.Nur Asbah Siregar dengan memakai busana muslim warna putih, duduk mendampingi jenazah almarhum Burhanuddi Napitupulu tidak henti-hentinya mengaluarkan air mata.

Terlebih lagi ketika istri almarhum menerima ucapan belangsungkawa dari kerabatnya di DPR-RI. Cucu-cucu almarhum juga tidak henti-hentinya menciumi tangan jenazah Burhanuddin Napitulu.

“Ayahanda almaurhum Burhanuddin Napitupulu lahir di Tarutung pada 9 Maret 1940, adalah sosok putra terbaik yang dilahirkan Sumatera Utara. Beliau juga bukan saja menjadi bapak yang baik bagi keluarganya, ia juga adalah adalah guru saya.Burhanuddin Napitulu adalah saklah satu kader terbaik yang dimiliki oleh Partai Golkar,” ujar menantu almarhum yang juga anggota DPRD Sumut Chaidir Ritonga.

Selain pandangan politiknya di Partai Golkar, Burhanuddin Napitupulu juga adalah seorang pengusaha sukses. “Tidak ada yang kita bawa ketika menghadap Allah SWT selain amal dan ibadah yang baik semasa kita hidup. Harta, uang, jabatan ataupun stempel tidak akan kita bawa bersama kita ketika kita sudah menghadap sang khalik,” papar Gubernur Sumatera Utara H.Syamsul Arifin SE di rumah duka.

Untuk itu, tambah Syamsul, untuk menghadap yang Maha Kuasa umat manusia hanya satu bekal yang dibawa amal dan ibadah ketika manusia itu hidup. “Dimata Allah SWT manusia itu semua sama, baik itu pejabat anggota DPR-RI atau masyarakat biasa, semuanya sama,” tegas Syamsul.
Selain Waka Poldasu jajaran perwira Kodam I/BB yang memawkili Pangdam I/BB Mayjen TNI M.Noer Muis juga menghadiri prosesi pemakaman Burhanuddin Napitulu.Diantaranya Kepala Penerangan Kodam I/BB (Kapenmdam) Letkol Asren Nasution, Aster Kasdam Kolonel Inf Wisnu Wicitra, Barja Staf ahli Pangdam Kolonel Inf Ahwan Ismadi,.

“Pak Burnap merupakan tokoh Sumut yang banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.Kearifannya perlu ditauladani,” tegas Letkol Asren.

Terlalu Dini Bicarakan PAW
Anggota Komisi III DPR-RI dari Partai Golongan Karya Chairuman Harahap mengatakan penggantian antar waktu (PAW) terhadap almahum Burhanuddin Napitupulu dari dari Gedung DPR-RI Senayan masih terlalu dini.

Chairuman menegaskan, saat ini DPP Partai Golkar membicarakan tentang PAW terhadap Ketua Komisi II DPR-RI tersebut. “Saat ini kita hanya mengurusi proses pemakaman jenazah almarhum saja (Burhanuddin Napitupulu).Sejauh ini kita belum membicarakan tentang penggantian almarhum di DPR RI,” ucapnya saat di rumah duka.

Namun mantan Kajatisu ini mengakui, penggantian Burhanuddin Napitupulu akan dibicarakan secepatnya.
“Bila urusan admintrasi almarhum selesai di DPR RI, kita juga akan membawa wacana ini pada pimpinan partai,” tegas Harahap.
Burhanuddin Napitulu mencalonkan diri menjadi anggota DPR-RI dari partai Golkar dengan nomor urut 1 dengan Daerah Pemilihan (Dapem) satu untuk Sumatera Utara, pada saat Pemilu 2009 kemarin.

Burhanuddin Napitupulu maju ke Senayan setelah perolehan suaranya sudah memenuhi quota, mengungguli calon anggota DPR-RI lainnya, yang juga dari Partai Golkar Mutya Hafiz yang ketika ini mendapatkan nomor urut dua.(rud)

makam-burnap

[ketgambar]TERAKHIR: Anak dan istri almarhum melepas kepergian  Burhanudin Napitupulu ke tempat peristirahatannya yang terakhir.
menangis di pemakaman Muslimin Kelurahan Sei Agul,Silalas dan Kr Berombak Kec Medan barat Kota Madya Medan. Senin (22/3) // ANDRI GINTING/SUMUT POS[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Chandra: Sabar Saja

Desakan Penanganan Dugaan Korupsi Langkat Menguat

MEDAN-Hingga kemarin (22/3), pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih bungkam saat ditanya perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi APBD Pemkab Langkat senilai Rp102,7 miliar. Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra M Hamzah, hanya menjelaskan, hingga kemarin tahapannya masih penyelidikan. Candra dan sejumlah pimpinan KPK yang lain mengatakan, KPK tidak mau bicara banyak bila kasusnya masih tahap penyelidikan.

”Langkat masih penyelidikan,” ujar Chandra Hamzah kepada koran ini di sela-sela acara pertemuan pimpinan KPK dengan wartawan, di gedung KPK, Jakarta , Senin (22/3).

Kok masih penyelidikan terus, padahal sudah lama? Chandra tetap enggan berkomentar panjang lebar. Dia hanya mengatakan, prosesnya tetap jalan dan pada saatnya nanti akan disampaikan ke publik. “Sabar saja,” ujar Chandra.

Tidak spesifik bicara kasus Langkat, dalam penjelasannya di hadapan para wartawan, Chandra menjelaskan, proses tahap penyelidikan di KPK tujuannya adalah untuk menemukan adanya tindak pidana korupsi. Jika ditemukan bukti-bukti bahwa memang ada unsur pidana, maka kasusnya naik ke tahap penyidikan.

“Jika tak ada bukti, ya tidak akan naik ke penyidikan,” ujar Chandra. Dikatakan, jika dalam proses penyelidikan misalnya tim penyelidik menemukan fakta satu hingga tiga, maka tidak lantas KPK membuat kesimpulan. Pasalnya, ada kemungkinan masih ada fakta ketiga dan keempat. Jika lantas dibuat kesimpulan dan disampaikan ke publik, kata Chandra, bisa jadi fakta ketiga dan keempat disembunyikan pihak-pihak tertentu.
Hal yang sama dikatakan Tumpak Hatorangan Panggabean, yang sejak kemarin sudah resmi melepaskan jabatannya sebagai Plt Ketua KPK. Dikatakan Tumpak, dalam melakukan proses pengusutan perkara, KPK juga punya strategi-strategi.

“Kita itu punya strategi-strategi, bukan polos-polos. Penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan ada strategi,” ujar Tumpak. Karenanya, tidak semua hal harus diungkap ke publik. Katanya, transparan tidak harus telanjang. “Strategi tak mungkin kita ungkapkan ke publik,” katanya.
Tumpak menegaskan, KPK bekerja secara professional, dan tidak bisa diintervensi pihak mana pun.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Penindakan KPK, Ade Rahardja dalam perbincangan dengan koran ini menjelaskan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumut dalam penanganan perkara dugaan korupsi APBD Langkat. Ade mengatakan, koordinasi antara KPK dengan aparat penegak hukum yang lain sudah biasa dilakukan.

Ade menyampaikan, masyarakat tidak perlu khawatir bakal terjadi tumpang tindih penanganan perkara ini. Saat ditanya apakah ada pembagian tugas antara KPK dengan Kejatisu? Ade menjawab, sudah pasti ada.

Dia memberi contoh penanganan kasus korupsi uang kas daerah Pemkab Situbondo, Jatim senilai Rp45,7 miliar. Saat ini, KPK menangani perkara itu dan pada waktu bersamaan kepolisian Situbondo juga menanganinya. “Bupatinya kita yang menangani. Yang lainnya ditangani kepolisian di sana,” ujar Ade. Sekedar diketahui, Bupati Situbondo Ismunarso ditahan KPK pada 10 Desember 2008.

Saat ditanya apakah kasus Langkat juga dibagi-bagi seperti kasus Situbondo, Ade tidak menjawab tegas. Dia hanya menjelaskan, koordinasi penanganan kasus seperti Situbondo dan Langkat, yang dilakukan KPK dengan kejaksaan, semata untuk efektivitas dan juga penghematan. Jika pemeriksaan pihak yang diduga terlibat dilakukan semuanya di Jakarta, maka terjadi pemborosan, karena para saksi harus mengeluarkan ongkos transportasi yang tinggi.

Masih terkait kasus Langkat, pada 2 Maret 2010 lalu sekitar 200-an massa dari Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Massa yang dipimpin Misno Adi itu meneriakkan tuntutan, yakni agar KPK segera menuntaskan pengusutan dugaan korupsi APBD Pemkab LangkatRp102,7 miliar .

Massa berseragam kaos loreng itu mendesak agar KPK tidak menghentikan proses penyelidikan kasus Langkat. Mereka menilai, KPK bertindak lamban dengan membiarkan uang yang dikembalikan Syamsul Arifin ke kas Pemkab Langkat sebesar Rp62,3 miliar.
“Mengapa KPK tidak menyita uang yang dikembalikan mantan Bupati Langkat itu sebagai barang bukti. Ada apa ini. Apa karena Tumpak Panggabean (Ketua KPK, Red) orang Medan lantas melindungi?” teriak Misno dalam orasinya saat itu.

Desakan ke KPK Menguat
Di Medan, 300-an massa Front Anti Korupsi (Fraksi) Sumut  menggelar aksi di DPRD Sumut, kemarin (22/3). Mereka mendesak KPK agar tidak melempem dan segera menindaklanjuti kasus korupsi APBD Langkat yang sudah memiliki bukti-bukti indikasi korupsi yang jelas.
“Kami menginginkan kepala daerah bebas dari kasus korupsi. Kami tidak menggingginkan Sumut menjadi ajang korupsi,” teriak Koordinator Aksi, Toni Rikson Silalahi dari Fraksi.

Fraksi mendesak KPK meningkatkan status kasus Langkat dari penyelidikan dan penyidikan, dan menahan para tersangkanya. Toni kembali menegaskan pengembalian uang sebesar Rp67 miliar ke kas daerah Pemkab Langkat merupakan bukti tindak pidana korupsi.
“Inilah bedanya antara orang kaya dan miskin. Jika miskin, ketahuan mencuri ayam saja langsung ditangkap dan dijebloskan ke dalam tahanan. Berbeda dengan kasus Langkat, jelas-jelas salah, tapi karena bisa menyuap pejabat lain, sampai saat ini kasusnya didiamkan saja. Jika ini terus dibiarkan, diyakini, Sumut bakal menjadi Provinsi terkorup di Indonesia,” ucap Toni lantang.

Satu  jam kemudian massa ditemui Anggota Komisi A DPRD Sumut, Enda Mora Lubis dan Parlaungan Siregar. Keduanya menyatakan mendukung Fraksi dan gerakan warga Sumut lainnya untuk mendesak KPK mengunggkap kasus dugaan korupsi APBD Langkat 2001-2007 itu.
Salah satu bentuk dukungan dari Komisi A DPRD Sumut itu dengan mengirim faks ke kantor KPK di nomor (021) 52921230. Surat itu terkirim tertanggal 22 Maret 2010, pukul 11.23 WIB. Meski begitu, massa Fraksi belum puas. Mereka mengaku akan datang Kamis (25/3) mendatang.
Desakan serupa disampaikan Ketua MPI Langkat, Misno Adi. Ditemui di Stabat kemarin, Misno berharap KPK bertindak cepat menahan mantan bupati Langkat yang bertugas saat itu dan mengamankan dokumen penting terkait dugaan korupsi tersebut. “Kita tidak ingin semua barang bukti yang ada lenyap begitu saja dan kasus Langkat juga hilang entah kemana,”kata Misno.

Wakil Ketua DPRD Langkat Suhardi Surbakti ketika dihubungi mengaku sudah menyurati KPK terkait permintaan penuntasan kasus Langkat ini. “Tapi sampai sekarang kita belum dapat jawaban,” kata Suhardi.

Suhardi mengakui, saat ini ada perpecahan di tubuh DPRD Langkat menyikapi kasus tersebut. “Kalau secara kelembagaan saya bingung mau menjelaskannya, tapi sebagai wakil rakyat, saya sangat menginginkan penuntasan kasus Langkat ini. Kalau memang terbukti, KPK harus tahan dong. Tapi jika tidak mau menahan, langsung klarifikasi, jangan digatung seperti ini,” pungkas Suhardi.

Tumpak Resmi Tinggalkan KPK
Tumpak Hatorangan Panggabean telah menerima surat Keputusan Presiden (Kepres) No 33/P tahun 2010 tanggal 15 Maret tentang pemberhentian dirinya sebagai pelaksana tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Hari ini, pagi ini, saya sudah menerima Keppres. Sudah resmilah saya tidak lagi menjadi pimpinan KPK,” ujar Tumpak saat acara coffee morning dengan wartawan di gedung KPK, Jakarta , Senin (22/3).

Karena sudah resmi meninggalkan KPK, Tumpak secara berseloroh minta agar para wartawan mulai besok tidak lagi meminta komentar kepadanya. “Saya akan kembali ke habitat saya, naik gunung bertapa lagi,” ujar Tumpak.

Dengan keluarnya Kepres ini, posisi ketua KPK kosong selama 1,5 tahun sampai habis kepemimpinan KPK periode 2007-2011. Setelah Tumpak lengser, perlukah KPK memiliki ketua baru? “Nggak perlu. Biarkan aja berjalan empat orang,” jawab Tumpak.

Alasan Tumpak, pemilihan ketua baru perlu waktu seleksi yang cukup lama. Selain itu, perlu penyesuaian diri dan membangun kekompakan untuk bekerjasama dengan pimpinan lama.

“Kalau saya dipilih jadi pimpinan, karena sebelumnya jadi pimpinan juga di periode KPK pertama,” ucap mantan jaksa ini. Tumpak lengser menyusul ditolaknya Perppu No 4 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU NO 30 Tahun 2002 tentang KPK, oleh Komisi III DPR.
Sementara, wakil ketua KPK Bibit Samad Rianto mengatakan, kursi ketua KPK nantinya bisa diisi secara bergiliran oleh  empat pimpinan KPK yang tersisa yakni Bibit, Chandra Martha Hamzah sebagai Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, Mochammad Jasin serta Haryono Umar.

“Nantinya bisa bergantian sebagai Plh ketua, bisa sebulan sekali,” ujar Bibit. Para pimpinan KPK yang lain memuji Tumpak, yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi peran dan fungsi KPK. “Selama lima bulan di KPK, Pak Tumpak sudah berbuat banyak, baik dalam pencegahan maupun penindakan,” puji Haryono.(sam/ndi/ril)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Kalau Terpaksa ke Presiden

Dirut PLN Menanggapi Persoalan Asahan III

MEDAN-Penerbitan izin pemakaian lahan atau izin lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III bagi PLN, tak kunjung disetujui Gubsu Syamsul Arifin. Sehingga sumber energi yang seharusnya bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara itu, tak bisa dibangun.

Begitupun, Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan tetap berupaya agar pembangkit yang didesain 2 x 87 MW tetap dikerjakan oleh PLN. Pihaknya akan mengkaji dari sisi hukum administrasi, apakah sudah tepat Gubsu mengistimewakan PT Bajradaya Swarna Utama. “Kami akan kaji soal izin lokasi itu

Apakah dari sisi hukum administrasi, Gubernur Sumut boleh mengistimewakan PT Bajradaya itu?. Sementara PLN juga siap membangunnya,” kata Dahlan Iskan menjawab wartawan usai pertemuan di Kantor Gubsu bersama Komisi VII DPR RI, Sabtu (20/3).

Apakah ada niat Dirut PLN membawa kasus ini ke hadapan presiden? Dahlan tampak berpikir panjang. Ketika didesak wartawan, kemudian ia menjawab,”Kalau terpaksa harus ke presiden, ya saya akan lakukan. Tetapi itu yang terakhir.” Namun, solusi terbaik tetap akan dicari agar PLTA Asahan III dapat dibangun PLN.

Dalam prosesnya, PLN sudah berulang kali mengajukan izin kepada Gubsu sejak zaman Rudolf M Pardede. Dirut PT PLN Dahlan Iskan juga aktif berkomunikasi kepada Syamsul Arifin. Ia menghitung, ada dua kali pertemuan dan 18 kali bertelepon.

Dahlan mengatakan, sejak memulai feasibility study proyek ini tahun 1982 dengan pelaksana Japan International Cooperation Agency (JICA), PLN sudah mengeluarkan anggaran kira-kira Rp100 miliar. Kini, PLN sudah memiliki AMDAL, desain teknis secara lengkap, rencana kerja, dana proyek, waktu pengerjaan hingga para ahli. “Semuanya sudah lengkap, tinggal izin lokasi saja,” katanya.

Karena Gubsu tak kunjung memberi izin kepada PLN, Dirut PLN bersama jajarannya berniat membangun Asahan III dengan desain yang lebih kecil. Yakni, lokasi proyek hanya di satu kabupaten saja. Sehingga izin lokasi tidak dibutuhkan dari Gubsu. Rencana PLTA Asahan III berada di Desa Tangga Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan dan Desa Meranti Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Samosir.

Pertemuan membahas Asahan III, Sabtu lalu, dipimpin Ketua Tim Reses Komisi VII Effendy MS Simbolon dan Gubsu Syamsul Arifin yang dihadiri jajaran PLN, pihak PT Bajradaya dan pihak-pihak terkait . Pada pertemuan itu, Gubsu Syamsul Arifin tetap bertahan, menjadikan izin lokasi itu sebagai alat tawar kepada pemerintah pusat. “Saya pemain dan juga berpolitik. Saya bukan orang baru di republik ini. Kalau kami beri izin share-nya apa untuk Sumatera Utara?” kata Syamsul di pertemuan itu.

Statemen serupa juga dipertegas Syamsul ketika diwawancarai wartawan usai pertemuan di lantai 8 Kantor Gubsu itu. Menurutnya, PLN harus memberi share saham kepada Pemprovsu dan 7 kabupaten di kawasan Danau Toba. “Nanti akan kami bicarakan dengan PLN. Kita selesaikan segera. Tidak ada masalah, urusan pembagian ini,” katanya tertawa.

Ketika dalam pertemuan, PLN mencoba memberi opsi kepada Gubsu. Pertama, PLN akan membangun gardu khusus bagi 7 kabupaten di sekitar Danau Toba, sebagai masyarakat langsung yang akan menjaga ketersediaan air di hulu. Menurut Dahlan, opsi itu menyahuti jeritan dari 7 kabupaten, yang selama ini masih krisis listrik di lumbung energi. Hingga kini, belum semua dusun di kabupaten kawasan Danau terlistriki, walau setrum melimpah ruah dari sana. Adapun, PLTA Asahan I berkapasitas 180 MW yang akan beroperasi Mei nanti, juga tidak hanya untuk kawasan itu tetapi untuk sistem masyarakat Sumut, Aceh dan Riau.

Opsi kedua, PLN akan membangun Bandara Silangit menjadi bertaraf nasional/internasional. Yaitu, memperpanjang landasan menjadi 3.000 meter dan lebar 45 meter. Sehingga bisa didarati pesawat berbadan lebar. Jika transportasi udara sudah langsung dari Jakarta-Silangit, diyakini dapat menggerakkan industri pariwisata. Serta, warga di Pantai Barat tidak perlu lagi repot ke Bandara Polonia Medan atau Kualanamu nanti. Bagi PLN, dana membangun bandara itu tidak terlalu mahal.

Menjawab tawaran itu, Syamsul Arifin mengatakan,”ada 33 kabupaten dan kota kami di sini. Mengapa 7 kabupaten itu istimewa. Saya tidak mau ada pengkotak-kotakan. Kita bicara NKRI. Gimana pula saya ini, kampung saya di Brandan.”

Mengenai tawaran membangun Bandara Silangit, Syamsul menjawab masyarakat di sekitar Danau Toba tidak punya ongkos naik pesawat. “Mereka naik sampan,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI Daryatmo berpandangan, adalah hal yang manusiawi jika 7 kabupaten di kawasan Danau Toba mendapat suplai listrik lebih khusus. Selama ini, penduduk yang berada di pegunungan atau sumber air Danau Toba, belum mendapat suplai listrik yang memadai. Bahkan, ada yang belum terlistriki.

Selain itu, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, yang berhubungan langsung untuk menjaga kawasan ekosistem Danau Toba ke depan adalah masyarakat setempat. Tetapi, Gubsu tetap pada posisinya yang menginginkan adanya share atau bagi hasil dari Asahan III.

Karena tidak ada titik temu, Dahlan Iskan mengutarakan, PLN mendukung Gubsu memberi izin lokasi kepada perusahaan mana pun. PLN pun sangat senang jika proyek itu digarap investor lain. Karena, dengan tidak menggarap Asahan III, beban utang PLN berkurang. “Asalkan benar, jika Asahan III dikerjakan swasta, Pemprovsu mendapat komposisi saham di sana. Bagus itu, Sumut kan NKRI juga. Misalnya dapat saham 30 persen, 40 persen. Jika demikian, apakah benar Pemprovsu mendapat saham? Ini perlu kami (PLN) dengar langsung,” ujar Dahlan.

Soal komposisi saham itu, tidak dijawab oleh Gubsu Syamsul Arifin. Memang dari dulu, sebelum PT Mega Power Mandiri mundur dari Asahan III, Pemprovsu selalu diiming-imingi mendapat saham di proyek bermasa depan cerah itu. Tetapi hingga kini, tidak ada hitam di atas putih, bahwa Pemprovsu dan pemkab bakal mendapat share saham di sana. Bahkan, PT Bajradaya Swarna Utama, perusahaan afiliasi dari PT Bajradaya Sentranusa selaku pemilik dan pengembang proyek PLTA Asahan I bersama investor dari Cina, belum bisa menggarap Asahan III.

Karena, kontrak pembelian listrik (power purchase agreement/PPA) belum ada. PPA itu salah satu syarat utama mengajukan pinjaman kepada investor maupun bank penjamin.  Sejauh ini, PLN belum meneken kontrak pembelian listrik atau PPA untuk Asahan III. Dahlan Iskan juga meluruskan persepsi yang beredar di masyarakat. “Jika PLN yang mengerjakan Asahan III biayanya di atas 400 juta dolar AS, itu informasi yang tidak benar. Kami hitung secara detail, biayanya 330 juta dolar AS. Jadi sangat hemat. Kedua, tidak benar proyek akan dikerjakan oleh Jepang. Perlu masyarakat tahu,” katanya. PLTA Asahan III salah satu pembangkit yang bakal menguntungkan. Ketika beroperasi awalpun, biaya pokok produksinya (BPP) tidak lebih dari Rp300 per KWh. Sedangkan operasi di atas 20 tahun, BPP-nya bisa hanya Rp50 per KWh. Jika dihitung dengan rata-rata BPP PLN Pembangkitan Sumbagut senilai Rp1.776 per KWh saat ini, proyek ini akan sangat menolong PLN mengembangkan pembangkit-pembangkit lain di Sumut ke depan. Keuntungan jangka pendek, subsidi untuk PLN yang selama ini membebani APBN dapat dipangkas triliunan rupiah.

Jika Asahan III jatuh lagi ke tangan swasta? Investor itu akan mengeruk keuntungan berlipat ganda dari kemurahan air Danau Toba selama pembangkit itu masih ada. Sama seperti proyek Asahan I, yang kini berada dikuasai investor dari luar negeri. PLN membeli listrik dari sana, untuk didistribuksikan kepada masyarakat. Harganya, 4,6 sen dolar AS per KWh.

Dengan kapasitas terpasang 2 x 90 MW, jika beroperasi normal pembangkit itu dapat berproduksi selama 7.446 jam (85 persen dari 8.760 jam atau setahun). Jika dikalikan dengan kapasitasnya, Asahan I mampu memproduksi 1.340.280 MW setahun. Kalau dikalikan dengan harga pembelian PLN seharga 4,6 sen dolar (Rp423 per KWh), investor Asahan I berpotensi menerima uang hasil penjualan sekira 61.652.880 dolar AS. Jika dirupiahkan, nilai penjualan itu setara Rp567.206.496.000 (kurs dolar AS rata-rata Rp9.200) per tahun. Ini gambaran pendapatan kotor.

Selama lima tahun beroperasi normal, nilai penjualannya mencapai Rp2.836.032.480.000 atau sudah melewati biaya investasi senilai 250 juta dolar AS. PLTA termasuk pembangkit yang biaya operasionalnya murah, karena menggunakan air sebagai ‘bahan bakarnya’. Sebuah pembangkit yang didesain matang dan dikerjakan para ahli, tentu saja tidak membutuhkan biaya perawatan mahal pada lima tahun pertama.

Kalau Asahan III tetap jatuh ke tangan swasta asing, maka investorlah yang paling menikmati kemurahan alam Danau Toba itu. Lima tahun pertama, investasi sudah kembali. Selanjutnya menghitung untung berlipat ganda. Masyarakat Sumatera Utara pun hanya dapat berita, bahwa di daerahnya ada pembangkit listrik raksasa milik asing. (jab)

—-

Perjalanan Asahan III

  1. Agustus 2004    PLN mengajukan ijin lokasi kepada Gubsu
  2. Oktober 2004    Gubsu memberi ijin ke Grup Bukaka
  3. Oktober 2005    Ijin habis masa berlaku
  4. November 2005   PLN ajukan ijin lagi. Selama setahun PLN mengulangi permintaan ijin 6 kali
  5. Tahun 2006      Pemerintah Pusat tanda tangani kredit dengan JBIC
  6. Tahun 2006      Terbit SK Menteri ESDM bahwa Asahan III proyek PLN
  7. Tahun 2007      PLN ulangi permohonan ijin 4 kali

Nilai Proyek

  • Nilai proyek Asahan III 330 juta dolar AS (plafon tender)
  • Dana sudah tersedia dari pinjaman berbunga lunak
  • Nilai real proyek Asahan III tergantung hasil tender terbuka
  • Kontraktor Asahan III tidak harus dari Jepang

Waktu Pembangunan

  • PLN sudah membuat studi kelayakan sangat detail
  • Karena dana sudah tersedia, proyek diprediksi selesai 40 bulan
  • Proyek bisa dipercepat menjadi 30 bulan dengan tambahan biaya 30 juta dolar AS
  • Desain kapasitas terpasang 2 x 87 MW

Sumber: Direktur Utama PLN

Posted in Metropolis | Tagged , , , , , | Comments Off

Harapan 25 Ribu Warga Sri Rejo Menggantung

Sekitar 25 ribu warga Sari Rejo menjadi pihak yang paling kehilangan dengan wafatnya Burhanuddin Napitupulu. Pasalnya, tokoh yang dikenal rajin turun ke bawah itulah yang menjadi harapan satu-satunya bagi warga untuk memperjuangkan hak kepemilikan 260 hektar lahan mereka.

CHAIRIL HUDHA-Medan

Kemarin, wartawan koran ini, pada (22/3) menerima telepon dari Ketua Umum Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas), Riwayat Pakpahan.

Dari ujung telepon, dia mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya ketua Komisi II DPR RI, Burhanuddin Napitupulu.

”Kami merasakan telah kehila ngan tokoh yang selalu memperjuangkan nasib kami di sini, kami mengucapkan turut bela sungkawa sedalam-dalamnya,” ucap nya

Dengan wafatnya Burnap, warga makin khawatir perjuangan
untuk menyelamatkan tanah ini kandas. Persoalannya, perjuangan warga untuk menyelematkan tanah yang telah dihuni puluhan tahun tidak dibicarakan lagi di gedung senayan.

Selama ini, sebutnya berbagai surat dan permohonan serta negosiasi telah dilakukan, namun hasilnya tanah warga yang diklaim oleh institusi negara itu belum ada penyelesaiannya. Bahkan, berbagai putusan sudah muncul sampai pada tingkat Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan warga lebih berhak menempati tanah seluas 260 hektar tersebut.

Memang, selama ini Almarhum Burhanuddin Napitupulu sudah berulang kali bertandang di wilayah itu. Terakhir, akhir tahun lalu dalam rapat kerja Komisi II DPR RI ke Kota Medan. Pada kesempatan itu, Komisi II DPR RI berjanji berupaya maksimal untuk memperjuangkannya.
Harapan yang digantungkan 25 ribu warga yang menghuni wilayah itu, selama puluhan tahun warga merasakan ada ketidak nyamanan tinggal di kelurahan itu akibat banyaknya ancaman yang terus menerpa warga.

“Warga sekarang ini hanya berharap, siapapun pengganti wakil rakyat yang terus memperjuangkan warga Sari Rejo semakin serius,” pinta Pakpahan.

Menurutnya, perjuangan warga selama ini bisa dilihat, mulai menemui wakil rakyat di DPRD Medan, Sumut dan Pemko Medan serta Pemprovsu terakhir bertemu dengan calon Presiden, Jusuf Kalla. Namun, perjuangan yang dilakukan masih terbentur dengan pelaksanaan putusan MA.
“Berbagai bukti yang sudah disampaikan ke pemerintah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) sudah cukup kuat dari sisi aturannya. Tapi mengapa sampai saat ini kami masih dibiarkan dalam keadaan menderita seperti ini,” bebernya.

Sebelumnya, komisi II DPR RI berniat untuk memperjuangkan penyelamatan persoalan tanah warga Kelurahan Sari Rejo. Hal itu terungkap ketika Burhanuddin Napitupulu berkunjung ke wilayah itu untuk menyahuti dan mendengar keluhan warga.

Hal senada juga disampaikan, Wakil Ketua Asep Suhendar pada kesempatan ini dia menyatakan bahwa pihaknya turut kehilangan adanya orang yang serius memperjuangkan nasib tanah Sari Rejo, prihal inilah warga berharap adanya sosok baru yang terus melakukan perjuangan tanah warga yang telah dihuni puluhan tahun.

Warga Kelurahan Sari Rejo yang mendiami tanah di kelurahan itu tercatat sejak 1948, hal ini juga diperkuat dengan adanya salinan putusan Mahkamah Agung (MA) No 229.K/Pdt/1991 tertanggal 18 Mei 1995. Sehingga sangat jelas warga memiliki haknya untuk mendiami wilayah ini.
“Siapapun yang nantinya menggantikanm, kami berharap wakil rakyat bisa memperhatikan nasib warga Sari Rejo dan bisa memfasilitasi untuk keluarnya sertifikat,” sebutnya.  (*)

Posted in Metropolis | Tagged , | Comments Off

Naskah UN Diobral Rp100 Ribu

Beredar Sejak Dua Minggu sebelum Ujian

MEDAN-Kekhawatiran kebocoran soal Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) tahun ini akhirnya terbukti. Komunitas Air Mata Guru (KAMG) memastikan, fotokopian soal sesuai dengan materi yang dikeluarkan pemerintah sesuai dengan naskah asli yang dikeluarkan pemerintah.

Hari pertama pelaksanaan UN kemarin, KAMG menemukan fotokopi soal dan kunci jawaban Bahasa Indonesia, Biologi, dan Sosiologi yang persis sama dengan materi yang diujikan. “Kami telah membentuk tim investigasi selama empat tahun, baru kali ini kami mendapatkan naskah soal asli yang difotokopi,” jelas Abdi Saragih, Ketua Investigasi KAMG, kemarin

Deni Boy Saragih selaku Dewan Pembina KAMG mengatakan, soal dan kunci jawaban ini ditawarkan kepada khalayak umum dengan harga yang sangat murah, Rp600 ribu. “Jadi karena naskah soal ini terbagi menjadi enam yakni tiga mata ujian dan masing-masing ada paket A dan B. Maka harganya hanya Rp100 ribu per eksemplar,” paparnya.

Didampingi pengurus KAMG Januar Pasaribu, dan Ketua Investigasi KAMG Abdi Saragih, Deni mengatakan temuan tersebut telah difax ke Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Fasli Jalal. “Kami tak hanya memfax naskah soal yang kami temukan tapi juga jawaban soal yang kami temukan beredar melalui sms,” terangnya.Bukti bocoran soal tersebut difax pada tanggal 21 Maret 2010, pada pukul 23.00 WIB.
Deni menduga, kebocoran soal ini terjadi saat pendistribusian naskah soal ke daerah. “Joki kami mengatakan, dia mendapatkan naskah soal ini dari sebuah sekolah di Deli Serdang,” terangnya.
KAMG yang menyebarkan  anggota untuk melakukan pantauan di 30 sekolah menemukan semua sekolah itu terindikasi melakukan kecurangan tersebut. “Modusnya ya kumpul di satu titik, jika kita dekati, maka akan terlihat mereka mempersiapkan diri untuk mempersiapkan contekan, baik melalui SMS maupun dengan bentuk lain, seperti stiker yang ditempelkan di tubuh,” katanya.
Deni memprediksi, untuk hari berikutnya pasti akan ada kebocoran soal yang lain. “Kami hanya membuktikan bahwa kami tak bohong dengan adanya kebocoran soal ini. Tentunya masih akan ada yang mencari kunci jawaban soal UN, dan pastinya akan ada yang menyediakan,” katanya.
Menurut Deni, 90 persen sekolah di Medan sudah menerima bocoran soal ini. Karenanya, Dini menilai pemerintah melalui Depdiknas hingga Dinas Pendidikan sengaja atau membiarkan kebocoran demi meningkatkan persentase jumlah kelulusan.

“Yang diharapkan sekolah saat ini hanyalah bagaimana untuk meluluskan seluruh siswanya,” katanya.

Anggota DPR RI, Parlindungan Purba, juga melihat pelaksanaan UN tahun ini lebih parah dari tahun sebelumnya. “ Mengapa soal hingga jawaban soal UN tetap beredar? Jika terus begini maka kita akan saling menyalahkan,” tukasnya.

Parlindungan meminta kebocoran soal dan jawaban soal ini tidak usah dipermasalahkan. “Untuk apa diusut, siapa lagi yang mengusut dan siapa yang diusut. Capek. Kasihan kepala sekolah harus mempersiapkan ini itu. Yang terpenting kita doakan semuanya lulus, sudah itu saja,” jelasnya.
Parlindungan juga mengatakan, UN ini tak ada gunanya. “Serahkan saja semua kepada kepala sekolah. Jika begini, kepala sekolah jadi tak dihargai, siswa lebih menghargai bimbingan belajar dari pada sekolah,” katanya.

Menyikapi dugaan kebocoran soal ini, Dewan Pendidikan Kota Medan, Mutsyuhito Solin, mengatakan, UN menjadi tak perlu jika kecurangan terus terjadi. “Karena hasilnya bukan hasil yang orisinil. Jadi UN juga tak bisa menjadi pemetaan peningkatakan mutu pendidikan di satu daerah, karena bukan hasil sebenarnya,” katanya.

Solin menegaskan, hal ini harus diusut tuntas. Selain mempengaruhi penilaian orisinal kemampuan siswa, kebocornya soal ini juga terkait dengan pembocoran rahasia negara. “Jika memang benar terjadi, maka harus dilakukan ujian ulang, tentunya dengan pengawasan yang lebih ekstra ketat,” ujarnya.

Ketua Tim Pengawas Independen, Prof Syawal Gultom, mengatakan akan mengecek kebocoran soal ini bersama Polri. “Kami akan mengusut kejadian ini, karena hal ini merupakan pembocoran rahasia negara,” terangnya.

Cuma Isu
Sementara Wakil Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho meminta berbagai pihak untuk tidak menyebarkan isu adanya soal ujian yang bocor. “Karena hal ini akan memberikan keresahan kepada siswa peserta UN. Disamping mereka merasa dirugikan, mereka nantinya akan merasa tak adil dengan kejadian tersebut,” terangnya saat meninjau pelaksanaan UN di sejumlah sekolah.
Gatot menegaskan, pihak-pihak terkait sudah mengupayakan pelaksanaan UN di Sumut pada 2010 ini berjalan dengan baik, tanpa kecurangan. “Seperti Disdik, pihak pengadaan soal, hingga kepolisian yang menjaga dengan ketat, dan berusaha mengupayakan UN ini sukses,” tegasnya.
Siswa juga diharapkan tidak terpengaruh isu kebocoran soal tersebut. “Saya harapkan isu-isu tentang kebocoran soal itu dihilangkan. Dan hingga saat ini pelaksaanaan UN berjalan dengan baik,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Bahrumsyah, mengatakan, kebocoran soal sangat kecil kemungkinannya. Karena pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan pengamanan pada naskah soal UN tersebut. “Akan sulit melakukan kecurangan, apalagi pembocoran naskah soal, karena telah dijaga pihak kepolisian,” ujarnya.

Kepala Dinas Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri mengusulkan kasus tersebut dilaporkan ke kepolisian. “Kalau ada temuan kebocoran silakan saja lapor ke polisi. Itu kan menyangkut pidana, jadi polisi saja yang harus mengusutnya,” ketus Hasan Basri ketika melayat almarhum Burhanuddin Napitupulu di Komplek Bumi Asri Medan, kemarin

Mendiknas Siapkan Soal Khusus
Dari Jakarta dilaporkan, Pelaksanan UN hari pertama masih diwarnai berbagai persoalan. Indikasi itu tercermin dari banyaknya pengaduan yang dicatat tim pengaduan UN Kemendiknas. Total ada 417 laporan yang masuk. Sepuluh diantaranya pengaduan terkait kebocoran soal UN di berbagai daerah.

Berbagai persoalan itu antara lain, tertukarnya soal bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris di Bali. Termasuk, rusaknya naskah soal di Yogyakarta. Juga pelanggaran standar  operasional prosedur (SOP) oleh guru bahasa Indonesia di Bandung yang ikut menjaga ujian mata pelajaran tersebut. Indikasi kebocoran juga mewarnai pelaksanaan unas seperti tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, tawar menawar soal di Sumbar yang dilakukan beberapa oknum terhadap siswa.
Mendiknas M Nuh mengatakan, untuk mengantisipasi kebocoran, Kemendiknas sejatinya telah menyiapkan soal khusus. “Soal ini sebagai pengganti yang bocor atau rusak,” terangnya di sela-sela sidak, kemarin. Menurutnya, soal khusus merupakan bagian dari rencana B yang dirancang kemendiknas agar unas berjalan lancar. “Sehingga jika ada soal yang bocor, maka akan dikeluarkan untuk ujian ulangan,” terangnya.

Soal khusus itu fokusnya akan didistribusikan di daerah yang terkategori hitam dalam tingkat kejujuran. Juga untuk peserta ujian yang mendapat kompensasi.

Mantan rektor ITS itu menjelaskan, soal khusus telah dicetak dan disimpan dengan penjagaan khusus. “Soal tidak boleh dikeluarkan kecuali jika diperlukan,” kata Nuh.

Menanggapi berbagai persoalan di lapangan, Ketua Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi mengatakan, pihaknya berupaya mengatasinya.

Djemari menambahkan, siswa yang terbukti berbuat curang akan didiskualifikasi. “Ujian utamanya dibatalkan. Tapi, dia tetap diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulangan,” jelas Djemari.
Kepala Balitbang Mansyur Ramli mengatakan, isu kebocoran soal terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar. “Di Sumbar terjadi tawar menawar soal. Tapi soal itu belum bisa dipastikan bocor. Bisa jadi soal tahun lalu yang diubah,” ujarnya. Pihaknya telah menyerahkan ke Polda untuk menindak-lanjuti kasus itu. Kemendiknas juga siap memberi sanksi bila siswa terbukti membeli soal.

Sebagaimana diberitakan, Kemendiknas membuka posko pengaduan UN. Masyarakat bisa melayangkan keluhan melalui telpon (021) 5703303, 57950226, 5733716, 3853000, faks (021) 5733716, sms (021) 68853000, 0811976929, dan 085289998111. (kit/jpnnsaz/mag-15/rud)

Persoalan UN Hari Pertama:

  • Ditemukannya soal bahasa Indonesia yang tertukar dengan bahasa Inggris di Bali
  • Ditemukannya lembar jawaban ujian nasional (LJUN) yang rusak di Bali
  • Jual beli soal unas yang belum diketahui soal asli atau tidak di Sumbar
  • Naskah soal yang rusak di Yogyakarta
  • Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia ikut menjaga ujian Bahasa Indonesia. Padahal, dalam standar operasional prosedur dilarang
  • Relokasi siswa di Bandung karena banjir. Sehingga, ujian ditunda beberapa waktu.
  • Ada 417 laporan yang masuk di posko pengaduan unas Kemendiknas.

Sumber: Kementrian Pendidikan Nasional

[ketgambar]DIAWASI: Seorang pengawas mengamati peserta Ujian Nasional (UN) hari pertama di SMA Eria Jalan Sisingamangaraja Medan, kemarin (22/3)//Ramadhona/Sumut Pos[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Metropolis | Tagged , | Comments Off

Donna Agnesia Kangen Pacaran

Donna Agnesia mengaku kehilangan momen menghabiskan waktu bersama suaminya, Darius Sinathrya. Kesibukan yang padat, jadi kendala Donna bisa berduaan dengan suami.

“Memang beberapa bulan terakhir ini kita berdua lagi sibuk. Saya ke mana, Darius ke mana. Jadi kangen aja pengen jalan bareng berdua kayak waktu pacaran,” ujar Donna saat dijumpai di kawasan Senayan, baru-baru ini.
Untuk menebus rasa kangen, Donna berusaha memaksimalkan waktu luangnya dengan jalan-jalan di mall dan nonton film di bioskop bersama suami.  “Baru kemarin kita berdua nonton setelah beberapa bulan. Tapi sebenarnya kalau ada momen kita sempatin jalan bersama,” tutur Donna.

Kesengsem menonton bareng, Donna sampai membuat jadwal khusus untuk berbagi waktu antara anak dan suami. “Jadi siangnya nonton sama anak dan malamnya baru nonton sama bapaknya,” canda Donna. 

Meski cuma nonton, Donna merasa hubungan rumah tangganya jadi awet lagi. “Ya namanya hubungan harus dijaga dan dipelihara. Dengan ada quality time berdua walaupun cuma nonton, kita tetap bisa berdua selamanya,” harap Donna. (gie/jpnn)

dona-agnesia

[ketgambar]Dona Agnesia // [/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Sportainment | Tagged | Comments Off

Susno Diserang Polri dan Kejagung

JAKARTA-Kicauan Komjen Pol Susno Duadji tentang adanya makelar kasus (markus) pajak di internal Polri menjadi serangan balik bagi mantan Kabareskrim itu. Karir jenderal bintang tiga itu di ujung tanduks setelah diadukan mantan anak buahnya di Bareskrim. Para jaksa kasus Gayus Tambunan juga akan menempuh hal yang sama.

Kemarin, Susno diperiksa maraton di Mabes Polri. Susno baru keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung TNCC pukul 22.10. “Status saya terperiksa,” katanya sebelum meninggalkan Mabes Polri.
Susno mengaku hanya diperiksa terkait pernyataannya di berbagai media soal indikasi markus di perkara penggelapan pajak Gayus Tambunan. Dia belum diperiksa soal pengaduan pencemaran nama baik.

Pemeriksaan tadi malam adalah lanjutan dari pemeriksaan pagi yang dimulai sejak pukul 9. Susno didampingi pengacara Henri Yosodiningrat.  Pada pemeriksaan pagi, Susno sempat keluar Mabes pukul 11, dan datang lagi pukul 18.30 WIB.

Secara terpisah, kemarin Jaksa penyidik yang mengatasnamakan Kejagung mengadakan jumpa pers terkait pernyataan Susno. Jaksa peneliti perkara penggelapan dengan terdakwa Gayus Tambunan berencana melaporkan Susno dengan dugaan pencemaran nama baik.(fal/rdl/jpnn/iro)

[ketgambar]DIPERIKSA PROPAM: Komjen Susno Duadji memenuhi panggilan Propam Mabes Polri, Senin (22/3) terkait pernyataannya yang menduga adanya praktek markus di tubuh Polri.//MUHAMAD ALI/JAWAPOS/jpnn[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Nasional | Tagged , , | 1 Comment

Tak Ada Penonaktifan Pejabat

SBY Tanggapi Rekomendasi DPR

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan belum akan menonaktifkan pejabat yang dinilai oleh DPR bertanggung jawab terhadap dugaan tindak pidana atas bail out Bank Century. Penonaktifan baru akan dilakukan jika pejabat yang bersangkutan sudah menjadi terdakwa.

Sikap pemerintah itu merupakan tanggapan atas imbauan dan rekomendasi parlemen yang tertuang dalam Surat Ketua DPR tentang tentang persetujan DPR RI terhadap kesimpulan dan rekomendasi dari panitia angket tentang pengusutan kasus Bank Century. “Penonaktifan pejabat negara yang diduga terlibat, harus memperhatikan prosedur dan mekanisme yang berlaku dan diatur dalam UU,” kata Menko Polhukam Djoko Suyanto usai menyampaikan rekomendasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Djoko bersama Kapolri, Jaksa Agung, Menkum HAM, dan Kepala BPKP ditugasi presiden untuk merumuskan sikap pemerintah atas rekomendasi DPR.

Djoko mengatakan, dengan memegang asas praduga tak bersalah dan undang-undang, apabila pejabat menjadi terdakwa, baru akan berhenti sementara. Sedangkan jika sudah dinyatakan bersalah dalam pengadilan, akan berhenti tetap. Dalam rekomendasi DPR, terdapat dua pejabat yang ikut disebut bertanggung jawab, yakni Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Secara umum, Djoko mengatakan pemerintah menghormati rekomendasi dari parlemen. “Jadi tidak ada sedikitpun pandangan dari pemerintah untuk tidak menghormati dan tidak menghargai pandangan yang disampaiakan oleh dewan,” ujarnya.

Pemerintah juga menanggapi tiap rekomendasi yang disampaikan DPR. Terhadap pengusutan pihak-pihak yang bertanggung jawab, presiden telah menyerahkan salinan keputusan parlemen kepada Kapolri dan Jaksa Agung. “Presiden telah menugaskan Kapolri dan Jaksa Agung, untuk segera mengusut apakah ada sinyalemen terhadap dugaan pelanggaran-pelanggarankorupsi , tindak pidana perbankan dan hukum tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Pemerintah juga memperhatikan rekomendasi lainnya, seperti revisi peraturan perundang-undangan terkait sektor moneter dan fiskal. Untuk itu, lanjut Djoko, diperlukan kerjasama antara pemerintah dan DPR. Terhadap rekomendasi pemulihan aset, pemerintah juga tengah mengejar aset para mantan pemilik Bank Century di luar negeri. Berikutnya, terhadap rekomendasi untuk menyelesaikan kerugian nasabah PT Antaboga Delta Sekuritas, pemerintah memiliki dua opsi. Pertama, dengan menggunakan uang negara yang harus mendapatkan persetujuan DPR. Opsi kedua, menunggu pengembalian aset mantan pemilik Bank Century.

Presiden SBY mengatakan, seperti telah ia sampaikan dalam pidato 4 Maret lalu, harus dipisahkan kesalahan yang bersifat administratif dan pelanggaran hukum.

“Saya mengatakan berkali-kali, yang salah mesti mendapatkan sanksi, yang tidak salah tidak boleh menerima sanksi atau hukuman apapun. Itu namanya adil,” kata SBY.

Jaksa Agung Hendarman Supanji mengatakan pihaknya tengah mengejar aset-aset milik tiga mantan pemilik Bank Century, yakni Robert Tantular, Hesham Al Warraq, dan Rafat Ali Rizvi.

Hendarman mengatakan, jumlah total aset yang telah diblokir adalah Rp3 triliun, yang terdiri atas saham dan tunai. Jumlah itu jauh lebih kecil dari yang pertama kali disebutkan oleh Polri saat Kabareskrim-nya masih dipimpin Susno Duaji sebesar Rp12 triliun. Dia mengatakan, jumlahnya memang lebih kecil setelah diverivikasi harga-harga sahamnya.

Hendarman menjelaskan, aset Robert, Hesham, dan Rafat di Hongkong mencapai USD USD19,25 juta. Selain itu, ada pula di Standard Chartered Bank USD 650 juta SGD 400 ribu dan di ING Bank USD 388,8 ribu. Lalu, Robert memiliki aset sebesar USD 16,5 juta di Kepulauan Jersey dan USD 14,8 juta di British Virgin Island dan USD USD 72,7 juta Cayman Island.

Selanjutnya, di Swiss ada USD 220 ribu dan di Inggris USD 872 ribu. Setelah dijerat pidana perbankan, Robert disangka dalam kasus pencucian uang.  (sof/jpnn)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Hanya Untungkan yang Miskin

KEMENANGAN pemerintah dalam pengusulan reformasi undang-undang jaminan kesehatan tak didukung sepenuhnya oleh rakyat AS. Survei terbaru menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Paman Sam meyakini bahwa UU tersebut hanya berguna bagi orang miskin dan mereka yang belum terjangkau asuransi kesehatan.

Survei terbaru oleh Gallup, lembaga poling kredibel, menunjukkan hampir 60 persen responden yakin bahwa reformasi sistem asuransi tersebut menguntungkan orang miskin semata.

Dari data tersebut terungkap 56 persen responden menilai kebijakan itu menguntungkan bagi keluarga dengan pendapatan rendah. Dan, 44 persen responden yakin UU tersebut akan membawa dampak buruk bagi seluruh rakyat AS. Hanya kurang dari sepertiga yang meyakini bahwa UU asuransi baru ini akan berdampak baik bagi mereka dan keluarga.

“Secara garis besar, rakyat Amerika menilai UU ini semacam jaminan kesehatan. UU tentang kesejahteraan rakyat yang bertujuan untuk membantu rakyat miskin dan mereka yang belum membeli jasa asuransi,” terang Frank Newport, pemimpin redaksi Gallup. “Mereka berpikir, orang lain akan “dikorbankan” (demi kebijakan ini, Red),” jelasnya.

Sejatinya, hasil poling tersebut tidak mengagetkan. Sebab, sejak awal isu ini bergulir dua kelompok besar opini, yang juga terkait dengan loyalitas kepartaian, telah terbelah.

Hanya 6 persen dari pendukung Republikan mengatakan UU itu akan membawa dampak positif bagi mereka yang belum terjangkau asuransi. Persentase tersebut jauh dibandingkan 66 persen pendukung Demokrat yang sepakat dengan sisi positif UU baru tersebut.  (cak/ami/jpnn)

Posted in Internasional | Tagged | Comments Off

Pulang Mencari Bibit Sawit Tewas Ditabrak Truk

SERGAI-Irwan Suhendra, warga Jalan Gunung Lauser, Blok C, Kota Tebing Tinggi tewas ditabrak truk  sawit, Jumat (19/3)  di tikungan Blok 9 Jalan Raya Dolok Masihul Tebing Tinggi, persis di depan Pos Lantas Polsek Dolok Masihul Serdang Bedagai.

Irwan Suhendra datang dari arah Dolok Masihul Serdang Bedagai ingin menuju pulang ke rumahnya di Tebing Tinggi setelah mencari bibit sawit mengendarai Sepeda Motor BK 4941 LF. Tiba di tikungan blok 9 persis di depan pos lantas Polsek Dolok Masihul Sergai, sepeda motor yang dikendarainya ditabrak truk bermuatan buah sawit yang ingin menuju Tebing Tinggi, Irwan tergilas dan tewas seketika.

Petugas pos lantas Polsek Dolok Masihul mengevakuasi jenazahnya dan memberitahukan kepada keluarga korban. Petugas mengidentifikasi korban KTP yang ditemukan disaku korban. Selanjutnya jenazah korban ke Rumah Sakit di Kota Tebing Tinggi. Mertua Irwan Suhendra saat menerima kabar melalui Handphone bahwa anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas langsung menuju Dolok Masihul, dan tiba di Lokasi Persis di depan Pos Lantas Polsek Dolok Masihul Sergai tidak lagi mengenali jasad korban. Namun, begitu polisi  menunjukkan KTP korban, sang mertua langsung lemas. awalnya, dikiranya, anaknya hanya cedera, ternyata tewas.

Truk bermuatan sawit disebut  remnya blong, dan sepeda motor korban yang juga mengalami ringsek dibagian depan diamankan petugas di Pos Lantas Polsek Dolok Masihul Serdang Bedagai guna pemeriksaan lebih lanjut. (smg)

Posted in Daerah | Tagged , | Comments Off