Sansivera, Penghisap Polusi Udara

Sansivera Parvakenya Hyacth merupakan tanaman hias yang kini banyak diminati warga Medan. Selain, bentuk tanaman hias ini yang mengagumkan. Tanaman ini juga ternyata memiliki kemampuan besar untuk menyerap 170 polutan.

“Besarnya fungsi tanaman ini membuatnya sering disebut penggemar tanaman hias sebagai ‘Healthy Life with Sansievera’ (hidup sehat dengan Sansivera),” ujar seorang pedagang tanaman hias sekaligus pemilik Pachira Garden, Andi Sinulingga, ketika ditemui di acara pameran tanaman hias di Taman Ahmad Yani, kemarin (19/11)

Andi bilang, Sansivera sekarang ini merupakan tanaman hias yang lagi populer di kalangan pencinta tanaman hias dan para konsumennya. Tak ayal, harga untuk jenis Sansivera ini dilego dengan kisaran Rp750 ribu per potnya.

Jenis Sansivera ini, cukup banyak kisarannya mencapai 1.200 spesies belum ditambah dengan sansivera silangan (hybrid, red). Jumlah spesies yang cukup banyak inilah yang membuat sansivera bisa diterima oleh masyarakat, tapi kepopuleran Sansivera Parvakenya Hyacth meninggalkan Sansivera lainnya termasuk tanaman hias lainnya.

“Sansivera ini banyak digemari, dan sangat cocok di wilayah kota. Fungsinya ini sangat besar untuk menyerap polusi,” sebut pemilik sanggar Pachira Garden di Jalan Ngumban Surbakti-Sempakata.

Pria berkepala plontos ini juga menyebutkan, bahwa dirinya menyiapkan ada sebanyak 100 jenis Sansivera di sanggarnya, bahkan sampai saat ini dirinya tetap melakukan perkembangbiakan Sansivera dari mulai bibit.

Pj Wali Kota Medan, Rahudman Harahap pada pembukaan pameran tanaman hias dan ikan hias di Taman Ahmad Yani menyampaikan, pameran tanaman hias ini bukanlah hal yang pertama di Kota Medan, tapi sudah berulang kali dilaksanakan. Untuk itu, pada kesempatan ini hal yang harus dijaga yakni jadwal dari pelaksanaan pameran tanaman hias ini.

Terkait waktu, bilangnya tentunya dengan penetapan jadwal suatu hal yang cukup baik, apalagi penerapannya sangat disiplin. Hal ini sangat membantu para pecinta tanaman hias dari segala penjuru mengetahui jadwalnya. “Kalau sudah mengetahui, tentunya akan membuka peluang pasar yang cukup baik,” ucapnya.

  Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan, Wahid menuturkan pada kesempatan pameran ini, selain diikuti oleh para pengusaha dan petani tanaman hias, kali ini pihaknya menggandeng universitas dalam pengembangan pendidikan pertanian tanaman hias. Sehingga, para mahasiswa yang mendapatkan dana dampingan usaha bisa menciptakan wira usaha baru.(ril)

sansivera

This entry was posted in Kesehatan and tagged . Bookmark the permalink.

Comments are closed.