Lokasi Ujian Lihat Website

Ditentukan Berdasar Kualifikasi Pendidikan

MEDAN- Bagi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemprovsu yang sudah menerima nomor ujian, masih tetap harus memperhatikan lokasi ujian. Pasalnya, Pemprovsu menetapkan lokasi ujian berdasarkan kualifikasi pendidikan dan bukan berdasarkan dari nomor ujian yang dikirim pihak kantor pos. “Jadi bukan berdasarkan nomor ujian atau angka tapi berdasarkan kualifikasi pendidikan,” ucap Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprovsu, Arsyad Lubis diwakili Kepala bagian (Kabag) Pembinaan dan Pengadaan BKD Pemprovsu, Pandapotan Siregar, kemarin (19/11). Oleh karena itu para pelamar diminta segera mengecek di mana lokasi ujiannya dari pengumuman yang disampaikan Pemprovsu melalui website dan media massa. 

“Kita mengumumkan lokasi dan tempat ujian melalui media massa dan internet. Di kantor Pemprovsu pun pengumuman itu tidak ada,” ujarnya. Pandapotan bilang, pihaknya akan mengumumkan penentuan lokasi ujian pada hari ini (20/11), untuk itu para pelamar CPNS Pemprovsu bisa melihatnya di media massa tanggal (21/11), atau mengunduhnya di www.sumutprov.go.id. “Yang perlu diwaspadai pelamar, lokasi ujian ini tidak ada tertulis di kartu ujian,” katanya.

Dicontohkannya, jurusan Satrata satu (SI) ilmu komunikasi lokasi ujiannya di sekolah Budi Murni dan seterusnya. Pandapotan bilang, alasan penentuan lokasi dan tempat ujian berdasarakan kualifikasi pendidikan, dikarenakan Pemprovsu tidak memiliki sekolah atau perguruan tinggi seperti Pemko Medan.

Dia bilang, saat ini pihaknya masih menjajaki daerah atau sekolah yang kosong untuk dijadikan tempat ujian. Sebab, tanggal ujian yang jatuh pada 25 November mendatang bertepatan pada Hari Guru. Jadi dimungkinkan pihak sekolah ada yang memberikan gedung sekolahnya untuk dipakai sebagai tempat lokasi ujian.

Begitupun kata Pandapotan, ujian dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Untuk pengambilan soal dilakukan pada pukul 06.00 WIB ke kampus USU Jalan Dr Mansyur Medan. “Nanti, kita akan melibatkan media massa untuk pengambilan soal ujian. Hal ini dilakukan bahwa Pemprovsu sangat transparan dalam melakukan penyaringan ujian bagi CPNS,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihak Pemprovsu masih belum dapat mengumumkan formasi kualifikasi pendidikan di Pemprovsu. Hal itu dilakukan pihaknya, untuk mengantisipasi adanya oknum serta calon yang memanfaatkannya. Dicontohkannya, jika pelamar untuk kedoteran hanya 20 orang sementara yang dibutuhkan Pemrpovsu sebanyak 18 orang. Maka peluang untuk masuk PNS bagi 20 orang tersebut sangat tinggi.

“Bila kita umumkan sekarang di media massa, maka calo akan memamfaatkannya. Si calo akan mengimingi-imingi satu pelamar tersebut dengan cara jika diberikan uang maka dijamin lulus. Padahal, untuk lulus murni bagi pelamar sudah dijamin jika benar-benar ikut ujian,” bebernya.
Begitupun, pihaknya akan tetap mengumumkan formasi kualifikasi pendidikan dengan mempublikasikannya melalui media massa stu hari sebelum ujian dilangsungkan. “Kita upayakan nanti mengumumkannya. Jadi Pemprovsu menutup-nutupinya, tapi  hal permainan calo yang kita antisipasi. Sebab, masyarakat banyak yang memamfaatkannya nantinya jika terlalui dini diungkap,” tuntasnya.

Sebelumnya, Kepala BKD Sumut, Arsyad Lubis mengatakan kalau pihak Pemprovsu juga masih mencari tiga lokasi lagi untuk menampung pelamar CPNS. Pasalnya, tiga lokasi yang masing-masing di Perguruan Husni, Perguruan Tri Karya dan Yayasan Yapim hanya cukup menampung sekitar 6 ribu pelamar, sementara pelamar di Pemprovsu sudah menembus hingga 8.049. “Saya enggan mengatakannya, alasannya untuk menjaga kemungkinan terjadi perebutan lahan oleh pihak tertentu, seperti lahan parkir dan tempat berjualan yang berpotensi mengganggu proses ujian. Selanjutnya akan diumumkan semuanya di mana saja lokasi ujian melalui media massa dan internet,” ujar Arsyad. Sejauh ini, kata Arsyad, pihaknya masih membutuhkan sebanyak 5 lokasi ujian. dengan kapasitas per lokasi atau ruangan dapat menampung 250 peserta ujian.
Sementara itu, Pemko Medan yang sudah mempersiapkan 10 lokasi ujian untuk pelamar CPNS menambahnya hingga 34 lokasi. Hal itu diakibatkan membludaknya pelamar CPNS di tahun ini.

Menurut Kepala Badan Kepegawaiaan Daerah (BKD) Kota Medan, Lahum Lubis jumlah pelamar CPNS untuk Pemko Medan meningkat sebanyak 100 persen dari target awal pelamar hanya 15 ribu. Sekarang sudah mencapai 29.896 orang.

Lebih lanjut, Lahum mengatakan melihat adanya lonjakan pelamar ini, pihaknya segera menyurati pihak Dinas Pendidikan Kota Medan untuk membuat surat edaran kepada sejumlah sekolah, pasalnya pihaknya membutuhkan gedung untuk pelaksanaan ujian CPNS pada (25/11) mendatang. “Nanti kami minta Dinas Pendidikan buat surat edaran supaya gedung sekolah yang dipakai untuk ujian CPNS para siswanya diliburkan pada pelaksanaan ujian CPNS,” bilangnya.

Disebutkannya, sebelum pihaknya hanya menetapkan 10 titik lokasi ujian CPNS Pemko Medan yakni USU, Unimed, UMSU, UMA, Darmawangsa, Panca budi dan termasuk sejumlah bangunan SMA, kalau masih kurang nantinya akan dipakai gedung SMP yang mudah dijangkau oleh para pelamar.(opt)

This entry was posted in Metropolis and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Lokasi Ujian Lihat Website

  1. elpipridapakpahan says:

    no ujian qu sampai sekarang koq belum keluar y pak??????????

Comments are closed.