Tempat Nongkrong Favorit Kawula Muda

Kawasan ringroad, terutama di Jalan Gagak Hitam Medan kini kian menjadi tempat favorit kaulamuda untuk nongkrong setiap Sabtu malam (malam Minggu, Red). Hampir di sepanjang jalan yang baru dibangun tahun 2007-2008 lalu ini, dipadati warga Medan, khususnya anak-anak muda. Lokasi ini seakan menjadi lokasi nongkrong favorit bagi kawula muda.

Seperti yang dilihat wartawan koran ini, hampir setiap lokasi di kawasan ini menjadi persinggahan anak muda dan remaja. Mulai dari lokasi resto, SPBU dan warnet dan beberapa lokasi lainnya. Puluhan sepeda motor dan mobil pun berjejer parkir dengan mentereng di pinggir jalan tersebut.
Padatnya pengunjung tentu saja dimanfaatkan pedagang untuk menjajakan dagangannya. Mulai dari tukang bakso, jagung bakar, hingga rumah makan pun ikut meramaikan lokasi tersebut. Selain itu, di sana juga terdapat arena futsal sehingga membuat suasana di sana lebih hidup.
“Kebanyakan orang yang datang ke sini untuk cuci mata sambil ngumpul bareng teman-teman,” kata Andi, warga Jalan Jamin Ginting, saat ditemui Sabtu.

Andi menambahkan, lokasi ini menjadi tempat nongkrong baru bagi kawula muda. Dia bilang, sebelum ada lokasi ini. Dia dulu sering nongkrong di kawasan warung kopi (Warkop) Jalan Dr Mansur. Namun, setelah lokasi ini menjadi ramai, dia pun beralih ke kawasan ringroad ini.
“Lokasinya lebih strategis apalagi kalau malam di sini lebih romantis, dan udaranya segar,” paparnya.

Menurutnya, yang membuat ramai kawasan ini adalah para pedagang jagung bakar yang berjualan di sepanjang jalan tersebut. “Awalnya hanya beberapa saja pedagang jagung bakar berjualan di sini. Setelah kawasan ini ramai dikunjungi, lama-lama pedagang jagung bakar mulai menjamur,” ungkapnya lagi.

Ternyata, bukan cuma kawula muda yang sering nongkrong di kawasan ini. Buktinya, sejumlah masyarakat dari beragam profesi juga sering meluangkan waktu luang di ring road.

Hal senada juga dikatakan Sukri yang seharinya berprofesi sebagai pengacara di Medan. Dia sering membawa keluarganya ke kawasan ini untuk bersantai.

“Ya, suasananya bagus. Di sini bisa dibilang segala jenis makanan tersedia. Mulai dari jagung bakar, bakso, nasi goreng, ayam penyet dan makanan lainnya ada di sini, tinggal kita sesuaikan saja dengan kondisi kantong kita,” bilangnya. (mag-10)

This entry was posted in Metropolis and tagged , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.