Menyambangi Pusat Penjualan Ikan Hias di Medan

Ikan hias selain dipercaya bisa memperindah suasana rumah, hewan ini juga dipercaya bisa menghilangkan stres. Kelebihan ikan hias inilah yang mengakibatkan hewan air ini banyak diminati. Bahkan harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

INDRA JULI, Medan

Di Medan satu pusat penjualan ikan hias bisa dilihat di Jalan HM Thamrin. Di kawasan ini, beberapa toko berjejer menjual ikan hias. Selain itu juga di Jalan MT Haryono yang juga masih berdekatan dengan Jalan HM Thamrin. Lokasi ini tentunya tak asing lagi bagi pencinta ikan hias di Medan.

Seperti, Ali (30), Kamis (25/6) siang terlihat mampir di satu toko ikan hias yang dipenuhi dengan akuarium berukuran besar dengan berisi berbagai jenis ikan, untuk membeli sepasang ikan mas koi. “Saya mau menambah koleksi yang ada. Sudah lama saya cari jenis ini, baru dapat,” ucapnya.

Dengan cekatan penjual ikan di toko tersebut langsung mengambil sepasang ikan mas koi dari jenis rancu buldog dari akuarium kemudian dimasukkan ke dalam plastik asoy yang diisi air secukupnya. Tak lupa oksigen disemprotkan ke dalamnya untuk pernafasan si ikan yang mirip dengan anjing buldog ini. Ikan mas koi ini sendiri merupakan ikan hias yang paling banyak diminati di Medan. Khususnya dari jenis tiger head (Kepala Harimau) yang terdiri dari dua warna juga ikan mas koi oleng yang berwarna hitam.

Di bagian lain jalan HM Thamrin Medan, tampak jejeran toko yang menawarkan beraneka ragam ikan hias. Baik ikan lokal bahkan ikan impor bisa dilihat di sini. Sebut saja ikan lele sapi asal Bangkok. Bentuknya seperti ikan lele pada umumnya. Hanya lele sapi ini memiliki sungut yang lebih banyak dan memiliki dua warna; putih berbintik hitam.

Ada juga ikan naga (dragon fish), ikan yang memiliki sirip berupa naga dengan badan berwarna perak dan bintik kecil. Atau si bulat kecil yang menggemaskan, ikan helikopter. Ikan Neon tetra (Paracheirodon innesi) jenis ikan hias air tawar yang termasuk keluarga characin (famili Characidae, ordo Characi formes) pun tak kalah menariknya.

Jenis tetra dari genus Paracheirodon merupakan ikan-ikan asli perairan Amerika Selatan. Warnanya yang cerah membuat jenis ikan ini dapat terlihat pada perairan sungai pedalaman yang gelap dan hal ini merupakan salah satu sebab populernya jenis ikan ini sebagai ikan hias.

Di situ kita juga dapat mengenal jenis ikan buas asal Amazona yang dikenal dengan ikan aligator atau buaya air. Seperti namanya, ikan aligator memiliki bagian muka seperti buaya dengan badan berlapis perak dan sedikit memanjang sekitar 60-70 cm. “Untuk yang besar namanya aligator sparatula bisa sampai 1,5 meter bahkan dua 2 meter. Dan ikan ini memang termasuk buas,” jelas Rudi Talaut (30), salah seorang petani ikan ini.

Keindahan dari ikan hias yang sebenarnya juga dapat dilihat pada ikan discuss yang memiliki corak warna beragam. Seperti corak snack skin (kulit ular) ataupun corak leopard. Sikapnya yang tenang dan mudah beradaptasi dengan jenis ikan hias lainnya membuat ikan discuss ini dijuluki ikan pembawa damai.

“Memang dengan memelihara ikan hias ini memiliki kesenangan tersendiri. Selain untuk melepas hobi, memandang keindahan yang dimiliki dari seekor ikan hias diyakini mampu menghilangkan kepenatan yang timbul dari aktivitas sehari-hari. Ya sebagai pelepas lelah, untuk perawatan ikan hias ini tidak terlalu rumit. Cukup ganti air dengan teratur begitu juga untuk memberi makan,” terang Rudi.

Karena bagian dari hobi, Rudi paham betul bagaimana menawarkan tiap ikan hias yang dimilikinya. Seperti rancu buldog ditawarkan antara Rp250 ribu-Rp350 ribu per pasangnya. Begitu juga dengan ikan aligator yang berukuran 17-18 centimeter dipatok Rp40-Rp50 ribu.

Rudi juga memiliki ikan arwana dari jenis golden red, jenis yang langka ditemui di kota Medan. “Yang nomor satunya itu dari jenis super red dan harganya bisa mencapai Rp30 jutaan. Kita ada satu di rumah,” katanya bangga.

Dari gambaran yang diberikan Rudi dan petani ikan lainnya, dapat dilihat besarnya transaksi yang terjadi di sektor ini. Belum lagi orderan besar yang datang dari luar negeri. Sayangnya beberapa hambatan menjadi penghambat petani ikan ini untuk bereksperimen. “Belum banyak petani yang bisa bereksperimen dalam bisnis ini, salah satunya karena modal yang cukup besar,” pungkasnya. (*)

This entry was posted in Metropolis. Bookmark the permalink.

10 Responses to Menyambangi Pusat Penjualan Ikan Hias di Medan

  1. kodrat hs says:

    ada yang bisa kasih info g? nama2 toko ikan hias di medan? Tq u.

  2. sodiq says:

    tolong kasih info alamat n nomor telepon kios-kios yang ada di kota medan…..cz q sangat butuh ni…please…..

  3. budi says:

    bagi para penjual ikan hias…..
    sy bbutuh market utk ikan hias black ghost

  4. juanda says:

    haaiii…semua penghobi ikan hias,ada yang bisa bantu kasi tau tmpat utuk mendapatkan indukan cupang yang bagus n harganya berapa y?
    prospek budidaya ikan cupang masih bagus gak y??
    thank

  5. ricko says:

    saya ingin tau usaha ikan mas koki… d mn sy bs dpt induk yg bgs…? tlong ksh info nya ya… thank’s your information….

  6. agus says:

    blh tw nmr hp pnjual ikan nya g….?
    sya prlu distributor line bisnis ikan hias untuk dpt sya jual kmbli di aceh jngan hrga trjankau, krn sya skrng ge jualn pkan ternak,ikan hias,brung dan lai2…mngkin kt bsa krja sma untk bisnis ikan hias..

  7. sariadi says:

    saya seorng peternak ikan lele(khususny bibit ikan lele)
    bagi anda yg brminat silahkn hbngi saya(081397980376)

  8. reza says:

    aq pencinta ikan cupang hias dan adu……
    bagi rekan2 lain yang bisa memberi penjelasan cara memelihara sampai beternak ikan cupang tolong hubungi saya (08176978437)

  9. reza says:

    o iya….
    tolong donk kasi alamat lengkap tempat penjualan ikan cupang d medan.!!
    tx

  10. andre says:

    bro saya dari bengkulu mo tnya ada yang tw gax tmpat jual ikan cupang yang bagus di bengkulu …..? di balaz y ,,,,..?.

Comments are closed.