Kapal Ocean Terbakar dan Tenggelam

MEDAN-Kapal penumpang Ocean Ekspres 3 terbakar dan tenggelam di perairan Tanjung Api-api, Riau, Rabu (3/3) sekira pukul 17.30 WIB. Sebanyak 88 penumpang dan 10 anak buah kapal (ABK) selamat dan kini dievakuasi di Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Berdasarkan informasi dari Pos Pengamanan Perairan Pelabuhan, kapal penumpang tersebut berangkat dari Pelabuhan Portklang Malaysia sekitar pukul 13.00 WIB tujuan Tanjungbalai. Sebelum tenggelam, kapal terlebih dahulu terbakar. Api diduga bersumber dari ruang mesinn
“Kami belum peroleh informasi rinci. Kabarnya kapal berangkat dari Malaysia jam satu siang menuju Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai. Semua penumpang selamat, 88 orang. ABK sebanyak 10 orang juga selamat,” kata salah seorang petugas Pol Air ketika dihubungi melalui telepon tadi malam.

Petugas yang tak bersedia ditulis namanya karena alasan kewenangan itu mengatakan, penumpang dan ABK selamat berkat pertolongan Kapal Ocean Pacifik Zet Star yang meluncur membantu para penumpang begitu mendengar informasi.
Dikatakan, sebelumnya para penumpang dan ABK akan dievakuasi ke pelabuhan tedekat di Bagan Siapi-api Riau, namun setelah dikonfirmasi ulang, sekitar pukul 22.00 WIB, para penumpang dan ABK kapal telah tiba di Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai dan diistirahatkan di Kantor Pelayaran Lautan Asean di Teluk Nibung.

“Mereka sedang istirahat di Kantor Pelayaran Lautan Asean di Teluk Nibung. Kondisi mereka masih lemas. Mereka terdiri dari TKI, pebisnis, dan ada yang pulang berobat,” katanya.

Informasi dari Kadis Infokom Sumut, Drs Eddy Syofian M Ap, menyatakan hal yang persis sama. Tapi menurut informasi yang diperolehnya dari pejabat di Asahan, kapal tenggelam persis pukul 18. “Jadi benar adanya kejadian itu,” katanya. Informasi dari petugas pelabuhan Teluk Nibung, Syaiful, juga menyatakan hal yang sama. “Semua korban selamat,” tambahnya.

Informasi detail disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Adpel Teluk Nibung, Thamrin. Dia bilang, kapal terbakar dan tenggelam telah berada dekat pantai. “Menurut keterangan Nakhodanya, daratan sudah nampak, sudah dekat Bagan Asahan, hamper sampai Tanjung Api-api,” katanya.
Dia bilang, seluruh korban selamat, 88 penumpang dan 10 ABK. “Kejadiannya berlangsung sangat cepat. Tiba-tiba terdengar ledakan dari kamar mesin, lalu api membumbung tinggi, racun api tak mempan. Awak kapal kemudian berinisiatif evakuasi. Semua penumpang diberi leave jacket (pelampung), lalu loncat ke air. Hanya dalam 20 menit dari ledakan, kapal pun tenggelam. Semua penumpang kemudian diselamatkan puluhan kapal nelayan tradisional yang kebetulan tak jauh dari lokasi. Kemudian ada kapal Ocean Pacifik Zet Star yang lewat, semua penumpang kemudian diangkut oleh kapal itu ke pelabuhan Teluk Nibung,” terangnya.

Thamrin bilang, pukul 18.30 semua penumpang tiba di pelabuhan dan langsung dievakuasi ke Mes PT Pelayaran Asean di Tanjungbalai. “Pemilik kapalnya orang Malaysia, namanya Rusli Mansyur. Saya tak tahu pasti apakah ada korban yang luka atau dirawat di rumah sakit, tapi semua sepertinya sehat. Dari jumlah penumpang itu, ada 3 atau empat orang warga Malaysia, tapi saya tak tahu pasti, tapi kalau tidak 3 ya 4,” pungkasnya. (pan/her)

This entry was posted in Metropolis and tagged , , . Bookmark the permalink.