AC Lion Air Mati, Penumpang Protes

MEDAN-Gara-gara alat pendingin ruangan di kabin pesawat Lion Air mati, ratusan penumpang  tujuan Medan-Jakarta melakukan aksi protes di Bandara Polonia Medan,  Senin (3/5) sekira pukul 09.00 WIB.

Aksi protes yang dilakukan ratusan penumpang bermula, saat petugas mempersilakan penumpang untuk naik ke pesawat karena akan segera take off. Namun penumpang yang sudah duduk di kursi masing-masing di dalam pesawat terpaksa turun kembali dari pesawat karena kepanasan akibat alat pendingin ruangan (AC) di kabin pesawat mati.

Selanjutnya, penumpang kembali dipersilahkan masuk karena pesawat akan segera berangkat. Mendengar pernyataan petugas, penumpang kembali masuk ke dalam pesawat, namun sampai di dalam pesawat alat pendingin ruangan belum juga hidup.Karena tidak tahan dengan suhu udara yang panas akhirnya para penumpang beramai-ramai turun lagi dari badan pesawat dan melakukan aksi protes.

Karena penumpang sudah mulai protes petugas berjanji membetulkan alat pendingin, namun memperbaiki alat pendingin memakan lebih kurang 5 jam. Alhasil, penumpang kembali protes dan membatalkan penerbangannya. Seorang calon, Ikhmal (35), warga Medan Baru mengatakan aksi protes yang mereka lakukan karena alat pendingin di dalam pesawat mati.

‘’Alat pendinginnya mati bagaimana kami bisa tahan, sementara di dalam pesawat begitu panas.Kami terpaksa keluar dari dalam pesawat namun petugas berjanji dan berusaha membetulkannya namun memakan waktu yang tidak sebentar sehingga ditunda keberangkatannya. Hal inilah yang membuat penumpang menjadi kecewa dan malakuan protes,’’ kata Ikhmal.

Admintrator Bandara (Adban) Polonia Medan, M Razali mengaku, penumpang yang melakukan protes disebabkan alat pendingin ruangan di dalam pesawat mati dan membatalkan keberangkatan. (rud)

This entry was posted in Metropolis and tagged , , . Bookmark the permalink.