Daftar Tunggu Haji 1,2 Juta

Booking Sekarang, Hajinya Enam Tahun Lagi

JAKARTA-Umat muslim yang ingin menunaikan rukun ibadah haji ke tanah suci tampaknya harus menanti lebih lama. Ini lantaran waiting list (daftar tunggu) calon jemaah yang ingin menunaikan naik haji antre hingga 5-6 tahun ke depan. Tercatat, waiting list lebih dari 1,2 juta JCH.

“Jemaah yang waiting list capai 1,2 juta orang. Artinya, yang nabung sekarang bisa naik haji lima sampai enam tahun ke depan,” papar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Sisditjen PHU), Kementerian Agama, Abdul Ghafur Djawahir, Senin (2/8).

Dengan estimasi setahun 230 ribu jemaah yang berangkat naik haji, bila ingin berangkat cepat, berarti nomor porsi yang berada pada urutan belakang hanya bisa mengharap penabung yang lebih dulu batal berangkat. Kementerian Agama sudah mengatur sistem pelunasan bagi jemaah pengganti.

”Khusus jemaah yang memiliki nomor porsi belakang, bisa melunasi apabila ada jemaah yang nomor porsinya berada pada ring pelunasan batal berangkat. Jadwalnya, 31 Agustus – 6 September 2010,” kata Ghafur.

Nah, jemaah yang batal berangkat karena suatu halangan, secara otomatis menjadi waiting list pada musim haji tahun berikutnya. “Padahal dia sudah dapat porsi berangkat musim 1431 Hijriyah ini, tapi ternyata ada halangan. Berarti dia masuk daftar tunggu tahun berikutnya. Nomor porsi dibawahnya yang naik,” paparnya.

Kemarin, pemerintah juga sudah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau ongkos naik haji (ONH) musim ini rata-rata US dolar 3.342 atau setara Rp30.108.078 dengan kurs Rp9.009 per dolar. Dari biaya itun
dikembalikan kepada jemaah sebesar 1.500 real (USD 405) atau setara dengan Rp3.648.645, sebagai living cost (biaya hidup).

“Besaran living cost tetap seperti tahun lalu, USD 405. Diberikan kepada jemaah ketika jemaah berada di embarkasi,” kata Menteri Agama, Suryadharma Ali, di kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta.
Rincian lain, untuk biaya penerbangan sesuai dengan jarak embarkasi ke Arab Saudi, yaitu sebesar USD 1.720, biaya pelayanan umum (general service fee) untuk Kerajaan Arab Saudi sebesar USD 277, dan biaya akomodasi di Arab Saudi sebesar USD 927 yaitu untuk biaya pemondokan di Mekah sebesar SAR 2.850 dan biaya pemondokan di Madinah sebesar SAR 600.

Besaran BPIH musim haji 1431H/2010M, untuk embarkasi Aceh sebesar USD 3.147, Medan USD 3.237, Batam USD 3.325, Padang USD 3.233, Palembang USD 3.280, Jakarta USD 3.364, Solo USD 3.327, Surabaya USD 3.432, Banjarmasin USD 3.440, Balikpapan USD 3.474, dan Makassar USD 3.505

31 Agustus, Batas Akhir Pelunasan ONH

Sementara itu, kepastian batas akhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di Medan dan sekitarnya baru akan diumumkan hari ini (3/8).

“Kanwil Depag Medan baru hari ini menerima suratnya. Jadi, untuk Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) nya baru akan dilakukan besok,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kantor Wilayah Departemen Agama Medan, Sarmadan Nur.

Menurut Samardan, waktu pelaksanaannya kemungkinan akan serentak di seluruh wilayah Sumatera Utara. “Semua daerah se Sumatera Utara pun sama. Tidak ada perbedaan antara satu daerah dengan daerah lainnya,” katanya.
Sarmadan kemudian mengungkapkan, para jamaah haji kemungkinan akan ditenggat waktu hingga 31 Agustus mendatang.

“Keterangan Menteri Agama kan tanggal 30 Agustus. Tapi itu terhitung dari tanggal 2 Agustus. Untuk di daerah pelaksanaannya sendiri mulai tanggal 3 Agustus, jadi akhir pelunasannya tanggal 31 Agustus nanti. Untuk masa perpanjangannya akan mengikuti ketentuan dari menteri agama,” terangnya.

Apakah bagi jamaah haji yang tidak melunasi BPIH hingga batas waktu yang ditentukan akan dieliminasi dari porsi yang telah ditentukan?.

Mengenai hal ini, Sarmadan Nur mengatakan, kepada setiap jamaah asal Medan yang berjumlah 2.500 orang akan diwanti-wanti tepat waktu melakukan pelunasan BPIH nya.

“Pokoknya diwanti-wanti kepada para jamaah untuk mengikuti ketetapan yang ada,” tegasnya.(gus/jpnn/ari)

This entry was posted in Nasional and tagged , . Bookmark the permalink.