Amalan Pada Bulan Haji

Tiga bulan yang mulia telah kita lalui, yaitu Rajab, Sya’ban dan Ramadan. Sebentar lagi kita akan memasuki bulan haji yaitu Dzul-Qaidah dan Dzul-Hijjah.

Di bulan haji banyak amalan dan doa yang tidak hanya diamalkan oleh saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah, tetapi juga oleh kita yang belum dan yang sudah menunaikannya.

Bagi yang belum menunaikan ibadah haji, semoga dengan keberkahannya, amalan dan doa-doanya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menunaikannya di tahun-tahun berikutnya. Setelah juga kita membaca doa haji di bulan, berdoa di malam-malam Al-Qadar, paling tidak kita telah dicatat oleh Allah dalam takdirnya sebagai orang-orang yang melakukan haji ke rumah-Nya yang mulia.

Semoga dengan amalan dan doa-doa, kita dapat mewujudkan ke tanah suci apa yang telah dicatat oleh Allah SWT di malam Al-Qadar. Yaitu menunaikan cita-cita yang agung, melaksanakan ibadah haji ke rumah Allah yang mulia. Amin ya Rabbal ‘alamin.

Dan bagi yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini, semoga dengan amalan dan doa-doa ini diselamatkan oleh Allah SWT dari segala rintangan dan halangan, penyakit dan lainnya yang dapat mengganggu terwujudnya niat, dan pelaksanaan ibadah haji secara sempurna.

Bulan Haji adalah bulan yang dimuliakan dan diagungkan oleh Allah SWT. Di bulan haji Allah memandang hamba-hamba-Nya dengan kasih sayang, bulan ibadah dan munajat, bulan pengampunan dan taubat, bulan untuk menyampaikan hajat-hajat kita kepada Allah SWT: hajat duniawi dan ukhrawi.

Rasulullah SWT pernah bersabda: “Barangsiapa yang melakukan salat-salat sunnah di bulan haji, taubatnya diterima, dosa-dosanya diampuni, musuh-musuhnya ridha kepadanya pada hari kiamat, matinya dalam keadaan beriman, agamanya tidak dicabut darinya, kuburnya diluaskan, kedua orang tuanya disayangi dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah, rizkinya diluaskan, sakratul mautnya disayangi oleh Malaikat maut dan ruhnya dicabut dengan mudah.”
Di bulan haji terdapat amalan, doa dan munajat yang bila diamalkan akan memperoleh keutamaan yang sangat agung. Amalan-amalan tersebut tidak hanya dikhususkan bagi yang sedang melakukan haji di tanah suci, tetapi juga bagi kita yang tidak sedang melakukan haji.

Jika Anda yang belum melaksanakan ibadah haji, maka munajatkan para pengharap haji.(net/jpnn)
Semoga dengannya Allah swt memberi kesempatan, keluasan rizki dan kemudahan untuk melaksanakan haji di tahun depan atau tahun-tahun berikutnya.(net/jpnn)

This entry was posted in Mimbar Jumat. Bookmark the permalink.