Bom Sisa Penjajahan Jepang Ditemukan Lagi

LANGKAT- Bom/rudal udara aktif berukuran raksasa peninggalan zaman penjajahan Jepang ditemukan kembali oleh pekerja PT Gasni Halim dari dasar aliran Sungai Batang Sarangan di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat, Kamis (21/10) sekira pukul 10.20 Wib.

Temuan bom aktif ini, serupa dengan temuan sebelumnya, dengan ukuran panjang 1,2 meter, berat 100 Kg dan berdiameter 30 cm. Lokasi penemuan juga tepat dilokasi yang sama, di bawah jembatan Teluk Bakung saat para pekerja membersihkan dasar sungai untuk pembangunan jembatan baru dilokasi tersebut.

Penemun bahan peledak ini, membuat pekerja rekonstruksi jembatan resah. Berulang kali mereka meminta arahan dari petugas kemanan untuk melakukan tugasnya. Bermodalkan sebuah alat berat excavator, PT.Gasni Halim melakukan pencarian bahan peledak/rudal dengan  mengeruk ke dasar sungai dan menyisir disekeliling lokasi pembuatan tapak jembatan yang akan di bangun.

Meski melakukan pencarian kesejumlah titik di dasar sungai, namun pekerja jembatan ini, hanya menemukan 1 buah bahan peledak berukuran raksasa saja. Padahal, sebelumnya, dikabarka masih banyak tersimpan bahan peledak dibawah jembatan tersebut.

Karena sudah tidak menemukan lagi bahan peledak yang dicari, pekerja PT Gasni Halim kembali melanjutkan pekerjaanya dengan diawasi oleh petugas dari Polsek Tanjung Pura dan Tim Gegana Brimobdasu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami nggak berani bekerja, bila belum ada pembersihan lokasi di sekitar tapak jembatan yang akan kami kerjakan, karena dikhawatirkan bahan peledak tersebut masih aktif dan bias menimbulkan ledakan yang menyebabkan kematian,”resah Zenal dan rekannya sesama pekerja jembatan PT Gasni Halim.

Kapolsek Tanjung Pura AKP Marham Nasution ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan sekaligus pencarian bom/rudal yang berada di sekitar lokasi jembatan Teluk Bakung.

“Memang pihak PT Gasni Halim kembali menemukan sekaligus melakukan pencarian terhadap bahan peledak jenis bom atau rudal yang berada di bawah jembatan Teluk Bakung. Temuan bom raksasa tersebut sudah diserahkan ke Tim Gegana Poldasu,” kata Marham.

Saat ini, sambung Marham, setelah dilakukan pencarian atau penyisiran oleh PT Gasni Halim, dipastikan lokasi pembuatan jembatan baru sudah bersih dari bahan peledak dan para pekerja bisa kembali beraktivitas seperti semula. “Saya rasa sudah berih dan mereka sudah bisa kembali bekerja,” tandas Marham.(ndi)

This entry was posted in Daerah and tagged , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.