Kongres Partai Gerindra Diundur 2015

Usulan DPD Sumut Disetujui
di Rapimnas III
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dibuka Ketua Dewan Pembina H Prabowo Subianto di Jakarta pada 30-31 Oktober 2010. Usulan DPD Partai Gerindra Sumut dan Jambi pada Rapimnas III, Rakernas di Jakarta, waktu lalu, menyampaikan perlunya mekanisme kontrol dalam penetapan dan pengesahan komposisi dan personalia Pimpinan Anak Cabang yang ditetapkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Dimana pengesahan komposisi dan personalia Pimpinan Anak Cabang (PAC) agar mendapat persetujuan dari DPD Partai setingkat di atasnya. Pengusulan ini mendapat tanggapan positif dan persetujuan langsung dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra H Prabowo Subianto dan menjadi salah satu hasil Rapimnas III.

Di samping itu, dalam rangka konsolidasi partai peserta rapimnas III juga menyetujui penyempurnaan struktur partai di seluruh jajaran partai sampai tingkat ranting. Sebelumnya, dalam persidangan yang dibahas antara lain, dalam memantapkan konsolidasi organisasi partai pelaksanaan kongres diundur dan dilaksanakan pada 2015.

Hal ini dilakukah, agar punya waktu dalam membina kader, revitalisasi kepengurusan DPP Partai Gerindra dalam rangka konsolidasi partai. Kaderisasi sebagai strategi utama dalam tegaknya disiplin partai, dan mobilisasi iuran anggota.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Ir Ramses Simbolon, di hadapan peserta Rapimnas menyampaikan, ia mendukung pelaksanaan kongres dan mohon diundurkan. Hal ini didasarkan pada kondisi Partai Gerindra di Sumut perlu mendapat perhatian serius, dimana setelah melakukan konsolidasi dan pemetaan partai di 33 Kabupaten di Sumut perlu peningkatan dan penguatan kapasitas organisasi, baik secara struktural maupun kondisi ojektif organisasi.
“Kongres mohon diundurkan sampai 2015. DPD Partai Gerindra Sumut juga mendukung diadakannya revitalisasi kepengurusan DPP dalam rangka penguatan organisasi,” kata Ramses.

Sementara Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengatakan, dalam Rapimnas III, peserta terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasehat Pusat, Dewan Pimpinan Pusat, dan DPD (Ketua, Sekretaris, Bendahara) secara aklamasi menyetujui pelaksanaan Kongres diundur hingga 2015. Apalagi diketahui, kalau partai Gerindra butuh waktu dalam membina dan mendidik para kader. Saat partai ini didirikan dan mengikuti Pemilu 2009, DPC dan PAC yang dibentuk belum punya kader, sebab tidak ada pilihan lain pada waktu itu mengingat sempitnya waktu harus mempersiapkan pelaksanaan pemilu.

Di samping itu, kata Suhardi, akan dilakukan kebijakan rekruitmen dan proyeksi calon anggota legislatif pemilu 2014. Tahap pelaksanaan rekruitmen calon anggota legislatif untuk semua tingkatan baik DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota paling lambat dilakukan Desember 2011.

Pada 2009, Partai Gerindra merupakan partai terakhir mencari Caleg. Di Pemilu 2014, Partai Gerindra akan menjadi partai paling awal melakukan pendaftaran caleg. Proyeksi penempatan caleg pada daerah pemilihan untuk Pemilu DPR, DPRD Propinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota selambat-lambatnya bulan Februari 2012.(*/tms)

Peserta Rapimnas III dan Rakernas II dari Sumut adalah Ketua (Ramses Simbolon), Sekretaris (Sri Kumala), Bendaraha (Richard Sidabutar). Ditambah peninjau anggota DPR RI, anggota DPRD Propinsi, Anggota DPRD Kabupaten/Kota, dan  undangan yang terdiri dari DPC (Ketua) Kabupaten/Kota.

Setelah acara Rapimnas III dan Rakernas II, dilanjutkan dengan Temu Kader Nasional Partai Gerindra, di Sentul, Bogor, yang diikuti kurang lebih 10.000 kader dan berasal dari berbagai daerah se Indonesia. (*/tms)

This entry was posted in Society. Bookmark the permalink.

One Response to Kongres Partai Gerindra Diundur 2015

  1. bambang says:

    pak prabowo harus maju,org lain tdk mendukung,kalaupun ada yg mendukung pasti ada mengharapkan sesuatu dan itu pasti uang pak,tp sy jauh2 hari telah mempromosikan bpk tanpa bpk sendiri dan sy gak pernah tau siapa status orgnya.