JR Impor 4 Pejabat Karo ke Simalungun

SIMALUNGUN-Empat pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo diinformasikan akan menggeser posisi sejumlah pejabat lama di Pemkab Simalungun. Kebijakan Bupati Simalungun JR Saragih ini dinilai mengabaikan aspirasi masyarakat Simalungun.

Berdasarkan sumber terpercaya di Pemkab Simalungun. keempat pejabat Pemkab Karo yang dimungkinkan menjabat di Pemkab Simalungun adalah Asisten II Pemkab Karo Ismail Ginting, didengungkan menggantikan Sekdakab Simalungun Ir Mahrum Sipayung MS.

Lalu Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Karo  Subur Tarigan akan menggantikan Kadis PU Bina Marga Simalungun Ir Topot Saragih. Selanjutnya staf Cipta Karya PUD Karo Sarman Tarigan dimungkinkan menjabat salah satu Kabid di PU Bina Marga Simalungun. Terakhir mantan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Karo dr Sabrina Tarigan diinformasikan menggantikan Kadis Kesehatan Simalungun dr Jan Maurisdo Purba.

Informasi perpindahan para pejabat di Pemkab Karo disinyalir karena berakhirnya masa jabatan Bupati Karo Drs DD Sinulingga, sehingga mereka memilih eksodus ke Simalungun. Kepastian pindahnya keempat pejabat dari Karo itu ke Pemkab Simalungun diakui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karo, Drs Kawar Sembiring MSi, Senin (8/11) siang.

Namun Kawar menganggap permohonan perpindahan yang dilakukan sebahagian pejabat eselon III dan II di Pemkab Karo bertujuan peningkatan karir kepegawaian yang dianggap sudah mentok berdinas di Pemkab Karo. “Ada memang yang memasukkan usulan pindah, namun tidak banyak. Ini wajar demi peningkatan karir mereka,” kata Kawar.
Selain informasi eksodusnya pejabat Pemkab Karo ke Simalungun, juga beredar informasi Bupati Simalungun DR JR Saragih telah mengusulkan 18 nama pejabat eselon II ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumatera Utara (Sumut), termasuk usulan 4 nama calon  Sekdakab Simalungun.

Plt Kepala BKD Simalungun Drs Garinsen Saragih ketika dikonformasi terkait adanya PNS luar daerah yang pindah ke Pemkab Simalungun, mengaku, hingga saat ini nelum mengetahui adanya perpindahan PNS dari luar daerah ke Pemkab Simalungun.

Sementara Kepala BKD Sumut Suherman SPd MM ketika dikonfirmasi menyebutkan, hingga saat ini surat pengusulan 18 nama pejabat eselon II dari Pemkab Simalungun belum diterima pihaknya. Namu dia tidak memungkiri, surat pengusulan dimungkinkan masih dibawa ke Jakarta untuk dilaporkan dan  mendapat persetujuan dari Gubernur Sumut, Syamsul Arifin.

“Sampai hari belum ada, mungkin masih dibawa ke Jakarta untuk dilaporkan dan mendapat persetujuan gubernur,” katanya singkat. (spy/esa/nang/smg)

This entry was posted in Daerah and tagged , . Bookmark the permalink.

7 Responses to JR Impor 4 Pejabat Karo ke Simalungun

  1. Saya sebagai warga simalungun merasa keberatan jika mereka2 tsb menduduki jabatan di Pemkab Simalungun, lebih baik mengangkat mereka yang telah berkarya di Simalungun /memberikan bukti nyata bagi Simalungun. Pertanyaan : Apakah ada Putra/putri Simalungun yg menduduki jabatan di Pemkab/Pemkot di Sumatera Utara? Pak JR harus lebih jeli dan jangan menghianati warga Simalungun. Horas Diataei Tupa.

  2. Rudin Herbert Purba says:

    Exodus pegawai dari daerah lain sah sah aja,asalkan kemampuannya tepat untuk kebutuhannya dan memiliki paradigma yg sama dgn sang pemimpin(bupati) dan penempatan itu membuktikan ciri kenasionalan pejabat yang beersangkutan. Namun perlu dilihat track record pejabat yg akan ditempatkan tersebut, kalau alasan sesungguhnya meningkatkan karier dgn komitmen yg jelas why not, apa komitmentnya tuk membangun Simalungun itu yg harus dinilai, lagian Bapak Bupati harus bekerja cepat untuk merealisasikan visi dan misinya tentu ethos kerja yg akan didudukkan sdh dilihat beliau,terima kasih.

  3. frans purba says:

    budaya kolusi nepotisme yg ber urat berakar dalam kehidupan politik oligarki dan pragmatisme.
    alasan utama pastilah bukan unutk kepentingan rakyat simalungun

  4. Halak Simalungun harus bisa menjadi raja di daerahnya sendiri. Dapatkah Warga Simalungun menjadi raja di daerah orang lain ( Pemkab/Pemkot lain )?

    Nasionalis… nasionalis tp bukan itu yang menjadi pokok yg menyatakan kita nasionalis atau bukan? Makanya ada Pilkada ; Dari Rakyatnya…oleh rakyatnya n untuk rakyatnya. Bukan utk rakyat yg lain. Tks

  5. frans purba says:

    Kalau nanti terbukti KKN dalam import pejabat ini-harus konsekwen mundur sesuai janji kampanye kan?

  6. hita do simada talun, hita do ginoran sipukkah huta,,,
    maju ma tongon simalungun..
    horas horas horas…

  7. Parubahan Purba says:

    mendengar ini rasa ke simalungunan saya terusik. bapak bupati yang mulia pikir yang bijak pak. apakah orang-2 dari kabupten tetangga itu kualitasnya lebih baik atau ini hanya metamorfosa dai kkn yang dulu ?