Wisata Alam Danau Lau Kawar

Udaranya Sejuk, Pemandangannya Indah

Berlibur di pinggiran danau sambil menikmati pemandangan hutan Leuserdi kawasan Gunung Api Sinabung, merupakan keasikan tersendiri bagi wisatawan, khususnya pecinta alam.

Panorama yang indah, suasana alami dan hawa yang sejuk tidak jarang membuat orang enggan beranjak dari lokasi wisata satu ini, Danau Lau Kawar, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.

Danau seluas 200 hektar yang berada di kaki  gunung yang sejak Agustus 2010 laluditetapkan menjadi Gunung berapi tipe A itu, berada sekitar 30 Km dari pusat wisata  Kabupaten Karo, Kota Berastagi. Atau, sekitar 68 Km dari ibu kota Sumut, Medan. Meski jaraknya sedikit jauh dari Kota Medan, tapi lokasinya mudah dijangkau.

Kadis Parsenbud Kabupaten Karo, Dinasty Sitepu Ssos mengatakan, pasca bencana Sinabung ,  banyak wisatawan menikmati wisata vulkanologi di daerah Lau Kawar. Danau ini tidak terkena imbas letusan vulkanik karena ada tebing yang tinggi sebagai penghalangnya. “Rimbunan pepohonan yang tidak dapat dinikmati di kawasan perkotaan, bisa dinikmati di kawasan Lau Kawar. Udaranya sejuk, pemandanganya indah,” ujarnya.

Apalagi, jika ingin puas menikmati pemandangan hutan dan alamnya, pengunjung bisa mengitari danau dengan mengunakan speed boat yang ada tersedia disana. Bagi peminat wisata menantang, Deleng lancuk(bukit) Lancuk yang berada di sekitar Danau Lau Kawar juga bisa menjadi jalur tracking yang sangat menawan.

Bagi wisatawan yang tidak memiliki kendaraan pribadi, dapat transit di Kota Berastagi. Dari kawasan terminal pedesaan, lalu dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan kota dengan ongkos Rp6.000 per orang.

Sementara, biaya restribusi masuk ke  lokasi danau hanya dikenakan Rp2.000 per orang. Ongkos speed boat untuk pakai setengah jam mengitari danau sambil mengunjungi lokasi tanah terapung dan bunga Kantung Semar, dikenakan biaya Rp15 ribu per orang. Cukup murahkan? (wan)

This entry was posted in Weekend. Bookmark the permalink.

Comments are closed.