Bangga Dapat Plakat Kategori III Adipura

Meski hanya meraih plakat kategori ketiga untuk penilaian Adipura, Pemko Medan sudah merasa bangga. Pasalnya, ini sebuah kemajuan dibandingkan empat tahun belakangan kegagalan Pemko Medan meraih Adipura.

Tahun ini, Kota Medan mendapat Piagam dan Plakat Adipura kategori kota metropolitan bersama Kota Makassar dan Bandung. Piagam dan plakat tersebut telah diserahkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Prof DR Ir Gusti Muhammad Hatta pada acara khusus di Hotel Borobudur Jakarta, diterima oleh Wali Kota Medan diwakili Sekda Drs H Mohd Fitriyus SH, MSP didampingi Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan, DR Ir Gindo Maraganti Hasibuan MM, dan Pelaksana Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan, Sulaiaman SH.

Penetapan Kota Medan  sebagai penerima Piagam dan Plakat Adipura tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI No 117 tahun 2010 tertanggal 4 Juni 2010.
“Kita bersyukur tahun ini berhasil meraih Piagam dan Plakat tersebut setelah tahun sebelumnya Kota Medan pernah masuk kategori kota terjorok,” ujar sekda Kota Medan, Drs H Mohd Fitriyus SH MSP setelah menerima piagam dan plakat Adipura tersebut, melalui telepon seluler kepada Kabag Humas Setda Kota Medan, Drs Hanas Hasibuan MAP.

Keberhasilan meraih piagam dan plakat Adipura ini, tidak terlepas dari dukungan seluruh warga masyarakat dan SKPD terkait di antaranya Dinas Pertamanan, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, PD Pasar dan para Camat se-Kota Medan.  Piagam dan plakat ini menjadi motivasi kepada masyarakat Kota Medan untuk terus bergiat mendukung gerakan kebersihan di Kota Medan.
Sabar Syam Surya Sitepu Wakil Ketua DPRD Medan menegaskan, apa yang sudah diraih Pemko Medan dalam Adipura ini patut didukung. “Ini sudah lebih baik daripada tidak sama sekali. Ini terbukti dari peran Rahudman saat menjabat Pj Wali Kota. Dan tentunya semua pihak yang mendukung. Kita harus lebih bekerja keras ke depannya, agar bisa jadi penerima Piala Adipura, tidak hanya plakat lagi,” kata Sabar. (ful)

Posted in Metropolis | Tagged , , | Comments Off

Cuci Tangan dan Gosok Gigi yang Benar

MEDAN- PT Unilever Indonesia Tbk melalui Yayasan Unilever Indonesia (YUI) menggelar sosialisasi bertajuk Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sosialisasi itu merupakan bagian dari program edukasi kesehatan masyarakat melalui promosi kesehatan terpadu antara sekolah dan masyarakat, untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Puncak acara itu melibatkan sekitar 1.000 siswa yang berasal dari dua sekolah yaitu SD Negeri 0628640 Kampung Nelayan dan MIN Kampung Nelayan di dua sekolah tersebut, kemarin (8/6).n
Acara tersebut diisi dengan peragaan cara mengosok gigi yang benar serta cara mencuci tangan dengan air yang mengalir bersama Ibu Gubernur Sumatera Utara dan sekaligus Ketua PKK Sumatera Utara, Fatimah Habibi Syamsul Arifin.

Kegiatan itu bertujuan untuk membentuk kebiasaan hidup bersih untuk mencegah penyakit. Hingga saat ini, sosialisasi melibatkan 16.000 kader kesehatan yang terdiri dari tim relawan masyarakat dan tim relawan sekolah serta tim motivator kabupaten di 5 propinsi di seluruh Indonesia.

Yayasan Unilever Indonesia perihatin atas tingginya angka orang sakit bahkan sampai mengakibatkan kematian yang diakibatkan oleh diare, yang mengakibatkan kematian 100.000 balita setiap tahun. Oleh karena itulah Yayasan Unilever Indonesia terpanggil untuk melakukan edukasi atau pendidikan tentang kesehatan untuk meminimalisir balita yang meninggal dunia diakibatkan oleh diare.

Ibu Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Fatimah Habibi Syamsul Arifin menyatakan, mendukung program yang dilakukan oleh Yayasan Unilever Indonesia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. ”Saya berharap kegiatan cuci tangan dengan sabun pada air mengalir dan gosok gigi dua kali sehari dapat dipraktekkan dan menjadi kebiasaan bagi seluruh anggota keluarga yang ada di Indonesia,” katanya. (andri ginting)

Posted in Kesehatan | Tagged | Comments Off

Benjolan Itu Tumbuh Setelah Jatuh di Sekolah

Rintihan Anak Penderita Tumor (2)

Bukan hanya Wirya Ardiansyah alias Taufik yang tak bisa bermain layaknya anak seusianya. Anak berusia 15 tahun Beta Jesica boru Sibuea juga mengalami hal serupa. Warga Jalan Salib Kasih, Desa Simorangkir Julu, Kecamatan Siatasbarita, Kabupaten Tapanuli Utara itu juga menderita penyakit kanker.

Kesuma Ramadhan, Medan

Sejak Februari 2009 lalu, Beta Jesica boru Sibuea, akrab dipanggil Jesica harus menjalani perawatan di beberapa rumah sakit dan pengobatan alternatif. Jesica menderita kanker tulang (osteosarkoma).

Saat dikunjungi wartawan Sumut Pos di ruang Bedah Kamar 23 lantai III RSUPH Adam Malik Medan, Senin (7/5) siang, Jesica hanya terkulai lemah di tempat tidur. Kaki kiri putri sulung buah hati Renti Simorangkir (38) dan Disel Sibuea (44)  membengkak sebesar bola basket dan bernanah.
Sang ibu, Renti mengisahkan, awal petaka yang menimpa putri tersayangnya terjadi saat jatuh masih duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar Inpres yang tak jauh dari kediamannyan
“Sehabis jatuh anak saya sering mengalami sakit di bagaian kaki, bahkan sempat mengalami demam, meskipun kami pernah membawanya kusuk, namun nyeri di bagian kaki tak kunjung hilang, bahkan timbul sebuah benjolan sebesar biji jagung,” sebutnya.

Benjolan itu semakin membesar dan terus menerus demam. Akhirnya keluarga memutuskan untuk membawa Jesica berobat ke Rumah Sakit Swadana Tarutung, dengan rujukan menggunakan Jamkesmas.

“Saat dibawa ke rumah sakit tersebut dokter mengatakan jika anak saya mengalami keretakan di bagian tulang kaki, sehingga disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit Adam Malik,” imbuhnya.
Tepat bulan April 2009, dengan persetujuan dari seluruh keluarga Jesica dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik untuk menjalani perawatan.
Tetapi dari hasil rongent rumah sakit tersebut belum juga bisa dipastikan penyakit yang diderita Jesica, namun pihak rumah sakit menganjurkan agar dirinya diopname di rumah sakit tersebut.
Dengan beberapa pertimbangan keluarga memilih membawa pulang Jesica untuk menjalani pengobatan alternatif.

Seiring berjalannya waktu penyakit yang diderita Jesica tak juga mengalami kesembuhan, bahkan benjolan di bagian kakinya semakin lama terus membesar dan terus menambah kekhawatiran keluarga.

Terang saja hal ini membuat seluruh keluarga semakin bingung, sehingga mereka memutuskan untuk membawakan Jesica ke rumah sakit yang berada di Jakarta.

“Di sana dia sempat dirongent emerik, namun belum bisa dipastikan langkah yang akan diambil untuk penanganan penyakit yang dialami Jesica,” ujarnya.

Keluarga sempat pasrah dengan penyakit yang terus menggerogoti kaki Renti. Namun, akhirnya memutuskan membawa kembali putrinya untuk mendapatkan perawatan ke RS Adam Malik, Jumat (4/6) lalu .

“Apapun yang akan dilakukan pihak rumah sakit, saya sudah tidak peduli lagi, yang terpenting anak saya bisa sembuh. Meskipun terlambat namun itu nggak membuat aku menyerah, karena Tuhan akan campur tangan untuk kesembuhan anakku,” ungkap Renti berlinang air mata.
Dengan kondisi HB yang terus yang memburuk yang kini hanya tinggal 2 dan jauh dari kondisi normal yang seharusnya 11, Jesica sudah menjalani transfusi darah sebanyak 800 cc atau empat kantung darah selama empat hari perawatannya di rumah sakit tersebut.

Jesica sendiri tetap berharap bisa sembuh. “Jesica maunya bisa sehat dan ingin bersekolah dengan kawan-kawan yang lainnya, kayak dulu lagi,” ucap Jesica. (mag-21)

[ketgambar]BERSAMA IBU: Jesica bersama ibunya di lantai III RSUPH Adam Malik Medan.//kesuma/sumut pos[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Metropolis | Tagged , , | 1 Comment

Persempit Kesenjangan Masyarakat Miskin dan Kaya

Tanggal 19 Juni nanti Kota Medan akan memiliki wali kota dan wakil walikoya. Apa yang harus dilakukan wali kota terpilih nanti dengan kota terbesar ketiga di Indonesia yang memiliki berbagai persoalan yang kompleks dan multidimensional? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, M Syukri H Daulay dengan Wakil Ketua DPRD Sumut, Chaidir Ritonga

Apa menurut Anda persoalan Kota Medan yang paling kompleks?
Kesenjangan ekonomi merupakan persoalan yang menonjol saat ini. Sehingga siapapun yang terpilih menjadi Wali Kota Medan harus mampu dan berusaha mempersempit jarak antara yang kaya dengan yang miskin. Memang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang sekitar Rp1,3 triliun itu hanya 20 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Tetapi itu bisa menjadi stimulan atau katalisator atau bahkan pemicu  bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya masyarakat miskin perkotaan.

Apa perhatian Pemko Medan terhadap masyarakat miskin?

Saya melihat masyarakat miskin perkotaan selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah Kota Medan. Mereka cenderung tidak diberikan kesempatan untuk merubah hidupnya dan meningkatkan taraf hidupnya. Selama ini kesempatan dan peluang lebih besar diberikan kepada masyarakat tertentu saja. Jangan sampai di Kota Medan ini yangkaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin dan malah seperti dibiarkan mati.

Apakah pembangunan yang dilakukan selama ini sudah mampu menyentuh masyarakat Kota Medan?
Pembangunan yang dilakukan selama ini terkesan terpusat hanya di pusat perkotaan saja. Buktinya sekarang masayarakat di Medan Utara sudah mulai meminta untuk mendapatkan porsi yang seimbang dengan wilayah lain di Medan. Karena selama ini aktifitas ekonomi terlalu terpusat di inti kota sehingga pelaku ekonomi  hanya melibatkan masyarakat tertentu saja.

Bagaimana  pendapat Anda tentang Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) dan Rencana Pembangunan Jangka Pendek (RPJM)?

Khusus Rencana Tata Ruang Kota Medan yang disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Pendek (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Medan harus direfiew  dan dilaksanakan secara konsisten. Khususnya wilayah Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo (Mebidangkar) harus di integrasikan dalam satu kesatuan yang utuh. Misalnya daerah Karo yang berada di wilayah selatan dijadikan sebagai daerah penyangga air. Kemudian daerah lainnya digunakan untuk menampung padatnya intensitas dan aktifitas penduduk. Sehingga 5 tahun atau 10 tahun ke depan masalah perkotaan lainnya seperti kemacetan lalulintas bisa teratasi.

Apa menurut Anda orientasi Kota Medan saat ini?
Nah, itu dia persoalannya harus jelas sebenarnya Kota Medan ini mau dijadikan sebagai kota apa? Kota wisatakah, perdagangankah, jasakah, pendidikan kah atau gabungan keempatnya itu tadi.

Menurut Anda Kota Medan seharusnya menjadi kota apa?
Menurut saya seharusnya  menjadi kota jasa dan pertumbuhan yang mampu menjadi pusat pertumbuhan atau town of service atau kota yang mampu melayani kota-kota lain di sekitarnya sehingga arah pembangunannya pun harus disesuaikan dengan RUTR serta RPJP.

Apa harapan Anda terhadap wali kota terpilih?
Saya berharap siapapun nantinya yang menjadi Wali Kota Medan harus mampu mempersempit jarak antara yang miskin dan yang kaya. Kemudian secara konsisten melaksanakan RUTR  Kota Medan sehingga wilayah Medan Binjai Deli Serdang Karo (Mebidangkar) terintegrasi dalam satu kesatuan yang utuh. Kemudian melaksanakan pembangunan yang merata dan tidak terpusat di inti kota saja sehingga pembangunan mampu melibatkan seluruh  masyarakat di wilayah kota Medan. (*)

Posted in Metropolis | Tagged , , , | Comments Off

Perantau Ramai-ramai Pulang

Empat Daerah Pilkada Serentak 9 Juni

Empat daerah masing-masing Kabupaten Samosir, Humbahas, Madina dan Kota Pematang Siantar akan menggelar pilkada serentak hari ini, Rabu (9/6). Tingginya antusiasme pemilih untuk pulang kampung, membuat pemilihan langsung khususnya di daerah seperti Samosir akan lebih menarik. Bahkan KPU Samosir menargetkan partisipasi pemilih sampai 80 persen.

Sejak hari Minggu, penumpang bus atau transport antar kota dalam provinsi (AKDP) menuju Samosir, meningkat. Warga asal Samosir yang sekolah atau mencari nafkah di Kota Medan, bergelombang pulang kampung.

Mulai hari Senin, kepulangan warga ke pulau yang dikelilingi Danau Toba itu makin meningkat. Bus dan AKDP yang selama ini rutenya sama sekali tidak ada ke Samosir, disewa membawa penumpang. Puncaknya, kemarin pagi hingga tadi malam, bus-bus besar beriringan menuju Samosir.

Pantauan Sumut Pos, ada bus pariwisata, bus Sinabung Jaya dan lainnya. Ada yang rombongan 10 bus. Tak cukup hanya itu, sekira pukul 23.00 WIB, masih ada menyewa taksi berplat hitam untuk mengejar waktu ke sana. Rombongan itu ada 8 orang. Perjalanan ke Samosir idealnya 6 jam. TPS-TPS mereka tersebar di desa-desa di pegunungan Pulau Samosir. “Kami mau mencoblos besok (hari ini). Pilkada ini sangat penting, sampai kami ada permisi dari pekerjaan dan kampus,” kata Jaelani, seorang mahasiswa di Universitas di Medan, tadi malam.

Tiga hari terakhir, para tim sukses masing-masing calon juga aktif mengorganisir penjalanan dari Medan. Seperti terlihat di satu posko pemenangan calon di bilangan Jalan Setia Budi, Tanjung Sari, Medan. Pada pilkada tahun 2010 ini, ada tujuh pasangan calon yang bertarung. Jumlah ini lebih banyak dari peserta tahun 2005 lalu, yakni enam pasang. Masing-masing pasangan memiliki pendukung di Medan, dan mengorganisir perjalanan pulang kampung. “Kalau perantau banyak yang pulang, pilkada Samosir semakin menarik,” kata Pirhot Tamba.

Dari data KPU Kabupaten Samosir, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sekira 89.672 pemilih. DPT itu akan memberi suaranya di 323 TPS dan 2 TPS khusus di RSU dan Lapas Pangururan. TPS itu tersebar di 111 desa dan enam kelurahan. Kabupaten Samosir terdiri dari 9 kecamatan. Divisi Teknis Pelaksana Pilkada KPU Kabupaten Samosir, Oloan Simbolon SH mengatakan, tidak ada kendala lagi untuk menggelar pilkada hari ini.

Oloan juga mengamati gelombang kepulangan penduduk Samosir yang berada di luar pulau. Ia menyebut, banyaknya pemilih yang pulang kampung semakin meningkatkan partisipasi pemilih. “Kami (KPU Samosir) memprediksi partisipasi pemilih mencapai 72 ribuan. Dan, suara sah kami prediksi mencapai 70 ribuan,” katanya lewat telepon kemarin.

Ia melihat, antusiasme warga untuk memilih itu ibarat pemilihan kepala desa di Samosir pada umumnya. Biasanya, tingkat partisipasi warga di pemilihan kepala desa di Samosir bisa mencapai 95 persen. Bahkan, warga dari desa lain yang tidak memilih pun datang sebagai penonton. Pada pemilu legislatif DPRD/DPR RI tahun 2009 total suara sah mencapai 60.703 suara dan partisipasi pemilih di atas 70 persen. Pada Pilpres 2009, dimana pemilih sama sekali tidak pernah bertemu atau mengenal calon presiden, animo politik warga juga tinggi.

Sedangkan Pilkada di Humbahas, tiga pasangan calon akan bersaing ketat memperebutkan pemilih 113.861 jiwa. Warga Humbahas yang mencari nafkah atau sekolah di Medan, juga tampak pulang kampung. Tiga pasangan calon Maddin Sihombing-Marganti Manullang (1), Esra Sinaga-Hardis Simanullang (2) dan Maju Siregar-Thomson Sihite (3) bertarung di Humbahas.  “Hingga hari ‘H’ KPUD bersama desk Pemilukada Taput tetap memonitoring untuk mengantisipasi jika ada kendala di lapangan. Persiapan untuk pelaksanaan Pemilukada sudah rampung,” tegas Ketua KPU Humbahas, Kosmas Manalu ST kemarin.

Di Humbahas, bupati dan wakil bupati incumbent Maddin Sihombing-Marganti Manullang tetap satu paket di Pilkada periode 2010-2015 ini. Sama dengan kondisi pilkada di Pematang Siantar, dimana pasangan RE Siahaan-Burhan Saragih tetap satu paket. Tetapi, suara-suara di Siantar cenderung berbagi kepada 10 pasangan calon peserta pilkada.
Berbeda dengan calon incumbent di Samosir, Bupati Mangindar Simbolon sepakat ’pisah ranjang’ dengan wakil bupati Obel Sihol P Sagala untuk pilkada periode 2010-2015. Pilkada di Samosir dan Kota Pematang Siantar diprediksi akan bersaing ketat. (jab)

Posted in On Focus | Tagged , | Comments Off

Penunggak Pajak Reklame Terus Diburu

MEDAN- Dinas Pertamanan Kota Medan menyatakan akan terus memburu pengusaha advertising yang tidak membayar pajak, dan yang masih menunggak bersama dendanya. Bila tidak, maka pihaknya akan menindak tegas sesuai peraturan yang ada.

“Kita minta agar para pengusaha advertising segera membayar pajak yang masih tertunggakn
Saat ini ada beberapa pengusaha advertising yang masih menunggak pajaknya,” kata Plt Dinas Pertamanan Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun kepada wartawan di kantor Balai Kota Medan, Selasa (8/6).

Marbun mengatakan, selain meminta kepada pengusaha advertising untuk pembayaran pajak, dia juga akan menertibkan lokasi-lokasi pemasangan billboard yang baru. Menurutnya, pemasangan papan reklame untuk ke depannya harus ditata.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga mengimbau kepada pengusaha advertising untuk pemasangan billboard di jalan provinsi dan negara tidak hanya mengurus izin ke Dinas Pertamanan, melainkan juga ke Dinas Bina Marga Sumut dan Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu (SNVT).

Pasalnya, lembaga-lembaga itu memiliki aset yang menjadi lokasi berdirinya sarana periklanan itu. Dalam surat edaran yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, izin dari Dinas Bina Marga dan SNVT harus disertakan. Apabila tidak diindahkan, papan reklame itu akan dibongkar. “Kami hanya mengimbau kepada pihak advertising untuk meminta izin dari dinas terkait,” ujar Marbun.
Ditambahkan Marbun, mereka juga telah meminta kepada Pemprovsu untuk memberikan data mengenai jalan negara dan provinsi. Dengan begitu, mereka mudah mengingatkan pemilik papan reklame.

“Kami sudah minta mana saja yang termasuk jalan negara dan provinsi.Tujuannya agar kami mudah mengimbau pemilik papan reklame yang berdiri di lokasi itu. Sampai sekarang tidak diberikan,” lanjut Marbun.

Dia hanya mengetahui beberapa kawasan jalan negara dan jalan provinsi. Pada jalan-jalan ini, seperti Jalan Sisingamangaraja mulai Stasiun ALS ke atas dan Jalan Jamin Ginting mulai batas Kota Medan.

Mereka tidak mengeluarkan izin di lokasi itu karena bukan wilayah mereka. Izinnya dikeluarkan Dinas Bina Marga Sumut. “Ini bukan kami yang mengeluarkan izinnya,”tandasnya.
Ketika ditanyakan akan kemungkinan pembongkaran reklame liar di kawasan itu, Marbun mengaku, tak bisa membongkar karena bukan dinas pertamanan yang mengeluarkan izin itu. “Kami tidak membongkarnya karena bukan wewenang kami. Bisa saja kami turun, tetapi bersama-sama pihak terkait,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Medan, Hanas Hasibuan menjelaskan, saat ini dinas pertamanan juga sedang melakukan pembenahan tertib administrasi, sekaligus mendorong peningkatan kinerja jajaran Dinas Pertamanan Kota Medan agar dapat menggali potensi pendapatan asli daerah yang lebih besar. (ful)

[ketgambar]PAPAN IKLAN: Papan Iklan yang tidak ada izinnya terlihat sudah kosong di Jalan Setia Budi Ringroad Medan.//Ramadhona-Sumut Pos[/ketgambar]

Posted in Berita Foto, Metropolis | Tagged , , , | Comments Off

Usaha Bangkrut, Jual Ekstasi

MEDAN- Pengedar narkoba memang tak pernah jera dan terus menjamur. Senin (7/6) malam, Karna Nandhen alias Beni (44) dibekuk Satuan Narkoba Poltabes Medan di rumahnya Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Sunggal. Dari tangan Karna Nandhen polisi berhasil mengamankan 661 butir pil ekstasi jenis JBL atau sekitar Rp66 juta

Kasat Narkoba Poltabes Medan, Kompol Amri Siahaan Sik menuturkan tesangka berhasil dibekuk berkat adanya informasi dari masyarakat. Polisi, kata Amri Siahaan, kemudian melakukan pengintaian dan berhasil membekuk tersangka di rumahnya. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti pil eksatasi jenis JBL warna pink. Tersangka kemudian diboyong ke Mapoltabes Medan untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kita menyita barang bukti sebanyak 661 pil ekstasi dan menurut penuturan tersangka sisanya sudah dijual. Karna Nandhen alias Beni dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” jelas Amri Siahaan.
Amri Siahaan menambahkan, sejauh ini belum ada indikasi tersangka terlibat jaringan internasional.

Keterangan tersangka, dia nekat jadi bandar narkoba karena usahanya gulung tikar. Menurutnya, pil ekstasi jenis JBL tersebut dikirim oleh temannya dari Jakarta sebanyak 750 butir. Karna Nandhen alias Beni menambahkan bahwa pil ekstasi yang dipesannya sebanyak 1.000 butir, namun oleh temannya hanya dikirimkan sebanyak 750 butir via salah satu jasa pengiriman barang (titipan kilat).

“Pil ekstasi itu saya beli Rp60 ribu per butirnya dan saya jual kembali seharga Rp100 ribu per butir kepada pembeli. Untung saya hanya Rp40 ribu saja per butir. Barang itu dari teman saya yang di Jakarta,” cetus Karna Nandhen. (mag-17)

Posted in Metropolis | Tagged , , , , | Comments Off

Juara Bertahan Tetap Optimis

MESKI hanya menempati unggulan keenam dalam daftar unggulan yang diterbitkan rumah taruhan Williamhill dan bet365, namun kubu Gli Azzuri (sebutan Itlia) tetap optimis jika mereka mampu mempertahankan gelar yang mereka rengkuh pada tahun 2006 lalu.

Bahkan dengan tegas gelandang tim nasional Italia Daniele De Rossi mengatakan bahwa nyaris seluruh tim di muka bumi memiliki hasrat yang kuat untuk mengalahkan mereka.

“Walaupun kami tidak diunggulkan, namun faktanya mereka terobsesi mengalahkan kami. Sesungguhnya ini membuktikan jika kami merupakan tim yang paling diperhitungkan untuk memenangi turnamen ini,” bilang gelandang AS Roma itu.

“Kami hadir di sini sebagai juara bertahan dan itu berarti semua tim pasti akan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk mengalahkan kami,” tambah pemain yang memiliki cannon ball mematikan ini.

Terkait favoritas Spanyol di even ini, De Rossi mengatakan bahwa  anak asuh Vicente del Bosque memang layak mendapatkannya. “Spanyol selalu bagus dalam penguasaan bola dan itu akan membuat mereka lebih leluasa untuk menciptakan peluang pada setiap pertandingan,” bilangnya. (net/jpnn)

Posted in World Soccer | Comments Off

Belum Sempurna

Brasil (5) vs Tanzania (1)

DAR ES SALAAM – Brasil mendapat kepuasan ganda dalam uji coba terakhirnya melawan Tanzania di National Main Stadium, Dar es Salaam, dini hari kemarin. Tidak hanya tampil prima dan melibas tuan rumah dengan skor fantastis 5-1, anak buah Carlos Dunga itu juga berhasil mengakhiri pertandingan tanpa ada satu pemain pun yang cedera.

Para punggawa Seleccao tidak mampu menyembunyikan kegembiraan. Meskipun level Tanzania masih jauh bila dibandingkan Pantai Gading dan Portugal yang satu grup dengan Brasil, hasil ini cukup memantapkan konfidensi mereka. Dunga pun makin optimistis dengan peluang anak buahnya di PD kali ini, meskipun dia juga mengaku Luis Fabiano dkk masih butuh perbaikan.
“Ini hasil yang bagus, kami sangat gembira. Tapi, belum bisa dibilang sempurna,” ungkap Kaka, gelandang serang Brasil, seperti dilansir Associated Press.

“Rasanya masih ada sesuatu yang hilang. Kami punya waktu sepekan untuk memperbaiki diri,” lanjut bintang Real Madrid tersebut, tanpa bersedia merinci apa yang hilang dari Brasil.
Sebenarnya, penampilan Brasil kemarin nyaris tanpa cacat. Lima gol yang mereka koleksi tercipta dari berbagai lini. Kala pertandingan baru sepuluh menit berjalan, Robinho sudah membuka skor Seleccao melalui tendangan jarak pendek di dalam kotak penalti. Penyerang Manchester City yang dipinjamkan ke Santos itu menambah keunggulan timnya lewat header di menit ke-33.
Gol ketiga Brasil dicetak oleh pemain pengganti Ramires melalui aksi individual di menit ke-57. Membawa bola dari sayap kiri, dia melewati beberapa defender Tanzania dan melepaskan tendangan dari jarak dekat. Itu adalah gol pertama Ramires di level timnas. Kaka menambah keunggulan di menit ke-76, sementara Ramires menutup pesta Samba beberapa saat jelang bubaran.

Bisa jadi, kekurangan yang disebut Kaka adalah di sektor belakang. Dalam pertandingan itu, gawang Brasil memang berhasil ditembus oleh gelandang pengganti Jabir Aziz di menit ke-87, setelah memanfaatkan tendangan sudut. Itu adalah pertama kalinya Brasil kebobolan sejak kualifikasi Piala Dunia Oktober lalu.

Namun, Dunga tampaknya tidak terlalu mempermasalahkan gol tersebut. Pasalnya, dia memang tidak memasang kiper utama Julio Cesar yang menderita cedera punggung dalam uji coba melawan Zimbabwe pekan lalu. Sektor bawah mistar Brasil dijaga oleh Gomez yang baru sekali terjun dalam dua tahun terakhir.

“Terus terang, saya tidak peduli pada berapa banyak gol yang terjadi. Ketika semakin mendekati pertandingan pertama, kami lebih fokus pada persiapan tim, bukan untuk berkompetisi di uji coba,” papar Dunga kepada AFP. “Bagaimana menempatkan pemain yang tepat, dan bagaimana menjalankan strategi, itulah yang penting,” imbuhnya.

Mantan kapten Brasil itu mengakui, hasil di Dar es Salaam sangat memuaskan. Terutama dari sektor penyerangan.

“Saya memanggil banyak pemain dengan karakteristik yang berbeda-beda. So, saya punya banyak opsi untuk beberapa posisi sekaligus,” paparnya. (na/jpnn)

Posted in World Soccer | Tagged , , | Comments Off

Nani Susul Rio Ferdinand

Lisbon–Cedera tampaknya menjadi momok bagi pesepakbola yang akan berlaga di Piala Dunia 2010. Setelah David Beckham (Inggris), Michael Ballack (Jerman), Michael Essien (Ghana), Rio Ferdinand (Inggris) dan John Obi Mikel (Nigeria), dipastikan out, kini bintang Portugal, Nani, pun mengalami hal yang sama.

Tak pelak, persis rekan setimnya di Manchester United, Ferdinand, Nani dipastikan absen di Afrika Selatan. Nani sudah tidak mengikuti latihan sejak akhir pekan kemarin, setelah mendapat cedera bagus. Awalnya, Portugal masih menunggu perkembangan terakhir Nani, dan berharap pemain tersebut sudah bisa sembuh.

Namun berdasarkan pemeriksaan tadi pagi, tim medis akhirnya menyatakan cedera Nani tak mungkin pulih. Jajaran pelatih Portugal pun lalu mencoret nama Nani, dan memanggil Ruben Amorim untuk mengisi posisinya.

“Setelah melakukan berbagai tes, kami memutuskan bahwa dia (Nani, Red) tidak fit untuk berpartisipasi di Piala Dunia,” demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) yang dikutip Reuters, Selasa (8/6).

Nani mengalami cedera bahu kiri saat mengikuti latihan tim di Lisbon hari Jumat lalu, sebelum tim terbang ke Afrika Selatan. Tempat langsung diberikan kepada pemain Benfica, Ruben Amorim.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo dkk mendapat sambutan meriah dan ramah dari kalangan warga setempat. Sekitar 2.000 orang menunggui latihan resmi pertama Portugal di lapangan Bekker High School, di kota kecil bernama Magaliesburg, yang terletak 70 km dari Johannesburg, di mana mereka akan menetap dan berlatih selama di Afsel.

Para pemain tiba di lokasi pada Minggu (6/6) pagi waktu setempat dan mereka sudah dinanti-nantikan para suporter. Sekitar 1.600 tiket disebar kepada fans yang ingin melihat langsung para bintang Portugal berlatih, sisanya sekitar 400-an orang “mengintip” dari luar lapangan. “Banyak yang berkebangsaaan Portugal yang menetap di Afsel, dan kami menunggu hal seperti ini,” ucap bek Paulo Ferreira. (bbs/jpnn)

Posted in World Soccer | Tagged | Comments Off

Diduga Dilakukan Tetangga yang Dendam

Balita Tewas Penuh Luka Memar

MEDAN-Seorang bayi berusia 1 tahun 8 bulan bernama Siska Ramadhani tewas dengan kondisi tubuh penuh memar, Senin (7/6). Bagian wajah, leher dan dagu diduga terkena pukulan benda tumpul. Ayah bayi, Edi Susanto (43) curiga, anak keempatnya tersebut dianiaya tetangga yang dendam pada keluarganya.

Atas kecurigaan tersebut, Edi Susanto yang telah ditinggal cerai isterinya, Saimah (38) setahun lalu ini, membuat pengaduan ke Mapolsek Hamparan Perak, Selasa (8/6).

Menurut informasi yang dihimpun, Bayi Edi dan Saimah ditemukan sedang sekarat, Sabtu (5/6) lalu. Saat itu, Bidan Erlina dan petugas kesehatan lain sedang melakukan kunjungan keliling untuk memantau tingkat kesehatan anak yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya di Dusun VII, Pasar XIII, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Ketika Erlina dan petugas lain masuk ke rumah korban yang saat itu ditinggal Edi yang sedang bekerja, bidan tersebut melihat ada yang tidak wajar dengan dengan kondisi kesehatan Siska.
“Saat mereka masuk, hanya ketiga anak Edi yang berada di rumah, sedangkan Edi saat itu sedang bekerja. Melihat kondisi korban penuh memar bekas pukulan dan dengan kondisi lemah, mereka (petugas kesehatan) lalu melaporkan hal tersebut kepada kepling setempat,” ujar sumber polisi di Polsek Hamparan Perak saat mengantarkan jenazah korban ke ruang Insatalasi Jenazah RSUD dr Pirngadi Medan, kemarin.

Bidan tersebut lalu mengubungi petugas kesehatan lain kemudian menghubungi kepala lingkungan (Kepling) setempat. Mereka kemudian menunggu Edi Susanto pulang dan kemudian bersama-sama membawa bayi tersebut ke rumah sakit.

“(Sabtu, 5/6, Red) jam sepuluh malam, dalam keadaan koma, bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Wulan Windi utuk mendapatkan perawatan,” sebutnya.

Karena alasan keterbatasan biaya, Minggu (6/6) malam, Edi Susanto membawa korban pulang ke rumah neneknya di Pasar I Tengah, Marelan. “Senin sorenya jam lima, Siska meninggal di rumah neneknya,” ungkap petugas tersebut.

Sebelum meninggal, Siska sempat dirawat di Rumah Sakit Wulan Windi, Kecamatan Medan Marelan. Namun karena ketiadaan biaya, ia terpaksa dibawa pulang ke rumah neneknya di Pasar I Tengah, Medan Marelan. Siska rencananya akan dibawa berobat ke RSU dr Pirngadi Medan agar bisa mendapat keringanan. Namun, ia keburu meninggal saat menunggu angkot menuju rumah sakit. “Tadi malam saya mau bawa dia ke sini (Pirngadi, Red). Tapi waktu kami nunggu angkot, dia meninggal dalam gendongan saya. Waktu itu kondisinya sudah kritis, nafasnya sudah satu-satu,” ujar Nunung, pegawai RSU dr Pirngadi Medan.

Curiga dengan kematian bayinya, Edi membuat pengaduan ke Mapolsek Hamparan Perak. Petugas polisi masih mengumpulkan beberapa bukti dan keterangan saksi. Di antaraya kepala desa, kepala lingkungan serta bidan.

Sedangkan Edi Susanto yang ditemui di ruang instalasi Jenazah RSUD dr Pirngadi Medan mengatakan, penganiayaan anaknya diduga dilakukan tetangganya sendiri. Pasalnya, setahun yang lalu dirinya pernah bertengkar dengan tetangganya tersebut. “Melihat kondisinya seperti itu, pasti anak saya dibunuh. Dugaan kemungkinan dilakukan tetangga, karena waktu itu aku pernah bertengkar dengan mereka,” ujar Edi.

Indikasi adanya penganiaaan diperkuat oleh keterangan Kepala Instalasi Forensik, dr Surjit Singh SPF DFM, selaku dokter yang menangani proses otopsi korban. “Dari memar ditubuh korban, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dilakukan dengan menggunakan benda tumpul. Dan luka tersebut kita temukan di bagaian wajah, leher dan dagu korban. Sedangkan untuk bentuk kekerasan yang lain seperti kekerasan seksual belum kita temukan dalam pemeriksaa awal ini,” ucapnya. (mag-21)

Posted in Metropolis | Tagged , , , | Comments Off

Three Lions Kurang Mengesankan

Johannesburg – Inggris melakoni pertandingan uji coba terakhirnya dengan mulus. Meski menang 3-0 dengan cara yang kurang mengesankan, bintang Inggris Jermain Defoe yakin kalau negaranya sudah siap mengukir sejarah di Afrika Selatan. Selain itu, The Three Lions juga boleh lega karena tidak ada pemain yang cedera.

Bermain melawan Platinum Stars FC yang berisi pemain-pemain dari Liga Afrika Selatan di Moruleng, Selasa (8/6) dinihari WIB, Inggris mendapatkan tiga gol lewat Defoe, Joe Cole dan Wayne Rooney.

“Saya pikir kami dalam kondisi siap. Saya sempat berbicara dengan Wayne Rooney pagi ini dan kami menyatakan tak sabar memulai semuanya,” kata Defoe dikutip Sky Sports, Selasa (8/6).
“Semua pemain dalam kondisi lapar kemenangan. Kami ingin memenanginya. Kami akan menghadapi laga demi laga yang ada di depan kami, tapi saya rasa kami sudah mengantungi mentalitas juara,” sambungnya.

Capello memasang nya ris seluruh pemain terbaiknya sebagai starter, kecuali Wayne Rooney yang dicadangkan dan baru masuk di babak kedua serta bermainnya Joe Hart di bawah mistar gawang.
Tiga menit laga berjalan, Inggris langsung membuka skor. Dari umpan terobosan Shaun Wright Philips, Steven Gerrard kemudian mengirim bola matang yang dituntaskan oleh Defoe jadi gol.
Inggris nyaris kebobolan tiga menit berselang. Kesalahan Glen Johnson menjatuhkan Mzikayise Mashaba membuahkan penalti buat Platinum. Namun, eksekusi Bradley Grobler melambung tinggi. Setelah jeda, Capello mengganti 10 pemainnya, kecuali Joe Cole. Dan, baru di menit 63 Inggris menggandakan keunggulan lewat Cole yang meneruskan umpan Rooney. Rooney sendiri menambahi kemenangan Inggris jadi 3-0 dengan sebuah sepakan memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan James Milner.

Inggris akan melakoni pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2010 dengan menghadapi Amerika Serikat di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Minggu (13/6). “Kami sudah memenangi seumlah pertadingan dan kami ingin menjadikannya sebagai modal untuk menghadapi turnamen sekarang ini,” pungkas Defoe. (bbs/jpnn)

Posted in World Soccer | Tagged , | Comments Off

Ciptakan Rekor Peserta

Danone Nation Cup 2010 Seri Sumut

MEDAN-Gelaran Danone Nation Cup (DNC) 2010 seri Sumut yang berlangsung di lapangan sepak bola Sejati Pratama dan lapangan sepak bola Paskhas pada 12-13 Juni mendatang, mendapat sambutan hangat dari pelaku sepak bola yang ada di Sumut, utamanya sekolah sepak bola (SSB) dan sekolah dasar (SD).

Ini bisa di lihat dari jumlah pemain yang mencapai 2542 pemain, yang berasal dari 153 SSB dan SD yang ada di Sumut. Dengan jumlah tim seperti yang disebutkan tadi, praktis panitia harus menggelar setidaknya 204 pertandingan.

Seluruh peserta turnamen yang mengikuti even ini berasal dari SSB ataupun SD yang ada Medan, Deliserdang, Langkat, Binjai, Sergai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhan Batu, Madina dan Tanah Karo.

“Dibanding tahun-tahun sebelumnya, tahun ini terjadi lonjakan jumlah peserta yang dahsyat. Ini sesuatu yag membanggakan,  sekaligus melahirkan asa jika ke depannya tim-tim asal Sumut dapat bersaing di pentas sepak bola nasional,” bilang Ketua Panitia Drs Azzam Nasution MAP, kepada wartawan koran ini, kemarin (8/6).

Menurut Azzam, juara tingkat wilayah akan berlaga di tingkat nasional dan bila ditingkat nasional tampil sebagai yang terbaik, maka berkesempatan mewakili Indonesia pada Danone Nation Cup World Final yang berlangsung di Afrika Selatan

Demi suksesnya gelaran DNC seri Sumut, selama dua hari berturut-turut, yakni hari ini (9/6) dan besok (10/6) di Stadion Teladan Medan, akan digelar screening pemain, sejak pukul 08.00 WIB.
“Kami berharap pada saat screening nanti seluruh pengurus SSB dan guru SD yang menyertakan pemain dan siswanya di turnamen ini memberikan data yang sebenarnya, karena data itu menjadi bahan acuan pihak Danone ketika menggelar even tingkat nasional,” bilang Azam.

“Bila nanti sebuah SSB ataupun SD yang tampil sebagai juara seri Sumut dan berlaga di tingkat nasional dan kedapatan melakukan pemalsuan data pemain, maka tim tersebut tidak dapat menggantinya dengan pemain lain. Ini bukan saja merugikan SSB atau pun SD yang bersangkutan, tapi juga merugikan sepak bola Sumut secara keseluruhan,” bilang Azzam.

Selain menggelar screening pemain, pada tanggal 11 Juni pukul 14.00 WIB nanti, panitia akan menggelar technical meeting di aula Disporasu Jalan Wahid Hasyim Medan. (jun)

Posted in Sepak Bola | Tagged , | Comments Off

Gelar Kompetisi, Kursus Pelatih dan Wasit

Medan-Dalam waktu dekat Pengprov PSSI Sumut akan menggelar kursus kepelatihan wasit C-III dan C-II. Selain itu, Pengprov PSSI Sumut juga menyelenggarakan kepelatihan pelatih Lisensi D serta pelatih penjaga gawang. Kegiatan ini di pusatkan di Asrama Haji Pangkalan Mashur, Medan, pada 4 Juli mendatang.

Untuk kepelatihan wasit C-III dan C-II serta kepelatihan Lisensi D berlangsung hingga tanggal 11 Juli 2010. Sementara kepelatihan Penjaga Gawang berlangsung hingga tanggal 8 Juli 2010.
Bagi kursus wasit usia peserta antara 17 s/d 35 tahun. Sedangkan bagi peserta lisensi D dan penjaga gawang berusia antara 20 s/d 45 tahun.    Jumlah peserta baik untuk kursus wasit dan pelatih lisensi D serta pelatih penjaga gawang masing-masing 30 orang atau total keseluruhannya berjumlah 60 orang. Peserta harus melampirkan surat rekomendasi dari klub/pengcab/pengprov, ijazah minimal lulusan SLTA dan pas foto ukuran 3×4 sebanyak empat lembar.

Bagi yang berminat mengikuti kursus ini dapat mendaftar ke sekretariat Pengprov PSSI Sumut Jalan Sekip Baru No 50 Medan dengan telepon 061-4527376 atau menghubungi Sdr Muhammad dengan nomor HP 085262133507.

Plh Ketua Umum Pengprov PSSI Sumut H Erwis Edi Pauza Lubis SH mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan kepercayaan yang diberikan PSSI kepada Pengprov PSSI Sumut guna meningktakan potensi persepakbolaan yang ada di Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, Erwis Edi Pauza Lubis SH  menyebutkan jikia PSSI Sumut segera merealisasikan agenda kompetisi U-16,U-18 dan Divisi III zona Sumatera Utara.

Untuk Kompetisi U-18 Piala Suratin zona Sumut dengan melibatkan seluruh klub ISL, Divisi Utama, Divisi I, II dan III mulai diputar medio Juli 2010 dengan persyaratan pemain kelahiran 1 Januari 1993.

Untuk Kompetisi U-16 Piala Medco/Piala Menegpora zona Sumut melibatkan Pengcab-pengcab PSSI se Sumut akan diputar akhir Juli dan persyaratan pemain kelahiran 1 Januari 1995. Juara dari tingkat Pengprov nantinya mewakili Sumut untuk tingkat region I Sumatera.

Sementara kompetisi Divisi III zona Sumut diputar usai Piala Dunia 2010 (akhir Juli 2010). Namun, Pengprov belum mengetahui kouta tim Sumut yang akan berlaga di tingkat region Sumatera.

“Yang pasti kita harus bergerak cepat, agar klub dapat mempersiapkan tim lebih baik sebelum berlaga di tingkat regional,” ujar Erwis. (jun)

Posted in Sepak Bola | Tagged , | Comments Off

Atlet Kriket Sumut ke Timnas

MEDAN-Keberhasilan yang diraih tim kriket pelajar Sumatera Utara (Sumut) pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kriket Indonesia di Jakarta, 1-6 Juni lalu menjadi modal menatap prestasi ke depan yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Riau mendatang.

Hal itu disampaikan Tim Manajer kriket pelajar Sumut St Drs Bosfer Gurning kepada Sumut Pos di Graha Pena Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (8/6). “Kriket sendiri sudah diterima dan masuk dalam daftar KONI untuk PON 2012 nanti. Nah, hasil ini akan menjadi dasar untuk mempersiapkan tim untuk meraih prestasi maksimal,” ucap Bosfer yang juga Ketua Kriket Sumut.

Untuk itu, lanjutnya, perlu dilaksanakan evaluasi dan peningkatan keterampilan teknik masing-masing atlet. Sekaligus pula menjadi ajang sosialisasi cabang olahraga kriket ini di seluruh daerah di Sumut, dari kota hingga kabupaten yang ada.

Hal itu juga merupakan dukungan terhadap program pemerintah sesuai UUD No 20 Tahun 2003 tentang pendidikan nasional dan UUD Nomor 3 Tahun 2005 tentang sisitem keolahragaan nasional. “Tim kriket Sumut ke depan siap mendukung pembangunan di Sumut melalui prestasi olahraga,” tekadnya.

Adapun tim kriket Sumut berhasil meraih peringkat III Plet pada Kejurnas kriket Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Utama Buperta Cibubur 1-6 Juni lalu. Kegiatan itu sendiri diikuti oleh 14 daerah dan juga meriahkan oleh satu tim asal Singapura yang ditahan imbang 85-85.
Pada kejuaraan itu, atlet cricket Sumut Hottua Brutu terpilih sebagai pemain terbaik dan masuk dalam Tim Nasional (Timnas) yang akan mewakili Indonesia ke Argentina pada September 2010 mendatang. (jul)

Posted in Sumut Sport | Tagged , | Comments Off

Tidak Berikan Tiket Gratis

MEDAN-Kekuatan finansial sebuha tim turut mempengaruhi prestasi tim yang bersangkutan. Hal itu pun terjadi ada PSMS yang melakoni musim kompetisi Divisi Utama 2009/2010 lalu dengan dana yang pas-pasan. Imbasnya, dengan materi pemain yang pas-pasan pula PSMS nyaris terdegradasi ke Divisi I.

“Sepakbola kita tidak seperti di luar negeri yang memiliki tingkat kompetisi yang tinggi. Tinggal siapa yang paling siap. Bagaimanapun dinamika pembinaan olah raga selalu terkait dengan kekuatan finasial sebuah tim,” ucap Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara H Sakiruddin SE MM, yang ditemui diruang kerjanya, Selasa (8/6).

Namun ke depan hal itu dapat menjadi pelajaran untuk menata kembali persiapan tim menjadi lebih bagus. Terlepas dari keberadaan APBD yang nantinya dipergunakan untuk mendatangkan pemain yang mempunyai nilai jual guna menambah pemasukan tim sekaligus mengejar prestasi maksimal.

Sakiruddin pun menyambut baik rencana Pengurus PSMS untuk mendatangkan pemain asal Asia Tenggara.

“Pemain Asia Tenggara juga baik, mereka memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi dan juga pekerja keras. Tergantung kemasan yang diberikan pengurus untuk memperkenalkannya kepada masyaraka,” bebernya.

Setelah itu para pengurus tidak perlu lagi melakukan kesalahan yang sama seperti sebelumnya dengan memberikan tiket gratis. Karena ikatan yang terjadi tadi akan membuat masyarakat berbondong-bondong menyaksikan pertandingan pemain pilihannya.

“Kenapa Aremania bisa datang nonton dengan membeli tiket? Tidak perlu lagi ada tiket gratis. Pemain pun tidak perlu mendapat tiket gratis, karena mereka sudah digaji,” bilang Sakiruddin. (jul)

Posted in Ayam Kinantan | Tagged , | Comments Off

Selamat Datang, Nuggets Dancers

SURABAYA – Selamat datang Denver Nuggets Dancers! Terima kasih bersedia hadir di Indonesia, untuk menghebohkan pembukaan NBA Madness presented by Jawa Pos Kamis besok (10/6) di Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Hari ini (9/6), enam personel dance team NBA tersebut memang mendarat di Surabaya. Kali, Katie, Devyn, Nikki, Chelsea, dan Nicole siap menghentakkan Kota Pahlawan dengan gerakan-gerakan spektakuler. Mereka akan menghibur penggemar selama empat hari, hingga Minggu (13/6) mendatang. “Tidak terasa, sebentar lagi kita akan merasakan lagi even basketball lifestyle kelas dunia di Surabaya. Kami mengucapkan selamat datang kepada Denver Nuggets Dancers. Kami sudah tak sabar melihat aksi mereka di NBA Madness,” kata Azrul Ananda, direktur Jawa Pos dan DBL Indonesia, penyelenggara even tersebut.

Denver Nuggets Dancers bukanlah grup dance sembarangan. Mereka termasuk penari kelas dunia, dengan pengalaman tampil di berbagai penjuru dunia. Pada 2009 lalu misalnya, mereka sempat tampil di NBA China Games di Beijing, Tiongkok.

Selama di Surabaya, keenam dancer itu bukan hanya tampil menghibur penggemar. Mereka juga menjadi juri Flexi Dance Competition, salah satu kompetisi pendukung NBA Madness presented by Jawa Pos.

Persiapan even sendiri sudah memasuki masa-masa penting. Kemarin (8/6), lapangan portabel dan sejumlah perlengkapan sudah terpasang di atrium Tunjungan Plaza 3. Tadi malam, beberapa staf NBA yang bekerja bersama DBL Indonesia juga sudah hadir. Begitu tiba, mereka langsung melakukan sederetan meeting untuk mematangkan konsep pembukaan NBA Madness kedua di Indonesia ini.

“Denver Nuggets Dancers akan memberikan kejutan kepada pengunjung yang datang ke pembukaan NBA Madness. Apa kejutannya, masih rahasia. Sekarang kami sedang mematangkannya,” ujar Masany Audri, general manager DBL Indonesia.

Untuk peserta Flexi Dance Competition, para dancer juga akan memberikan pengalaman hebat. “Mereka akan menjuri 20 finalis, lalu mencari lima tim terakhir. Para personel lima tim itu akan diajak ikut dance clinic. Dari klinik itu, dua orang terbaik akan ikut tampil berkolaborasi bersama Denver Nuggets Dancers,” jelas Masany.

Tentu saja, personel 20 tim finalis sudah tak sabar unjuk kemampuan. “Kami harus tampil maksimal. Tidak boleh malu-maluin,” kata Andry Firmansyah, kapten grup H2O.
Tidak ketinggalan, Denver Nuggets Dancers akan mengikuti kegiatan sosial NBA Cares. “Setiap ada NBA talent di Surabaya, mereka pasti akan melakukan kegiatan untuk mereka yang membutuhkan,” jelas Masany. (dra)

Posted in All Sport | Tagged , , , | Comments Off

Wisata Mewah untuk WAG’s

W AGs (kumpulan istri dan pacar) diprediksi akan membanjiri Afrika Selatan selama perhela
tan Piala Dunia 2010. Mereka akan mengantungi misi menghilangkan ketegangan suami dan kekasih mereka usai berlaga di lapangan.

Karena membawa tugas yang juga penting, WAGs nantinya juga akan diberi treatment khusus. Bentuknya, tawaran wisata yang menarik dari pihak penyelenggara tidak resmi.

Ya, sejumlah pihak sudah menyiapkan paket wisata menarik untuk para WAGs selama di Afrika Selatan, termasuk di antaranya Sonia, ratunya WAGs Afrika Selatan, yang juga istri dari Matthew Booth, pemain belakang timnas Afrika Selatan.

“Sun City adalah tujuan yang tepat bagi para wanita karena semua yang ada di sini adalah untuk kemewahan,” ungkap mantan model itu berpromosi.

Sonia kemudian menjelaskan apa-apa saja yang ada di Sun City, mulai dari casino, nightclubs, spa yang mewah, restoran dan bar, tempat bermain gol, safari ke taman nasional hingga ke tempat penangkaran buaya. Hotel berbintang juga tersaji di Sun City, meski hanya The Palace Of The Lost City yang memiliki kelas bintang enam.

“Peran saya memang tidak resmi, tapi mereka mencari seseorang yang tahu dengan baik apa yang ada di Afrika Selatan dengan baik dan juga menjadi kekasih dari pesepakbola,” ungkap Sonia kepada The Sun.

“Ke mana pun mereka ingin berpesta, bersantai atau ingin beristirahat bersama keluarga, semuanya bisa dinikmati di sini,” tambahnya. (net/jpnn)

Posted in World Soccer | Tagged | Comments Off

Cewek Tango Raih Mahkota

PERHELATAN Piala Dunia memang baru akan ditabuh pada Juni. Tapi pada Jumat lalu (4/6), Argentina sudah memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2010. Nah lho? Eits, gelar ini hanya berlaku untuk pemenang kontes Miss World Cup 2010. Adalah Jennifer Scherman yang meraih mahkota itu

Gadis 17 tahun keturunan Argentina-Jerman tersebut berhak atas hadiah 5 ribu euro dan liburan ke Mesir. Kontes kecantikan itu dihelat untuk meyambut Piala Dunia. Misalnya, pada turnamen akbar di Afsel nanti, hanya 32 kontestan yang diperbolehkan ambil bagian dalam ajang tersebut. Artinya, ada 32 wanita cantik dari perwakilan 32 negara peserta Piala Dunia. “Even tersebut juga dihelat empat tahun sekali seperti Piala Dunia,” rilis official FIFA. (uan/c6/iro)

Posted in World Soccer | Tagged | Comments Off

Korsel Fit, Yunani Bermasalah

JOHANNESBURG – Kabar baik berhembus dari kubu Korsel. Pelatih Korsel Jung-Moo Huh menyatakan bahwa kondisi gelandang terbaiknya Park Ji-Sung terus mengalami peningkatan. Pelatih kelahiran 1955 itu mulai optimistis Park bisa dimainkan di laga persdana Korsel melawan Yunani di Stadion Nelson Mandela, Port Elisabeth (12/6) mendatang.

Sebagaimana diketahui, Jung-Moo tidak bisa menggunakan tenaga Park dalam uji coba Korsel melawan Spanyol pekan lalu. Karena berkurangnya kekuatan pula, akhirnya tim berjuluk Taeguk Army tersebut ditekuk 0-1 oleh Spanyol ketika itu.

“Park Ji-Sung sudah merasa cukup baik. Sebelumnya dia merasakan sakit di harmstring-nya. Dan saat itu, kami tidak memainkan Park,” kata mantan pemain PSV Eindhoven di era 1980-an itu kepada Korea Times.

Bukan hanya soal Park, Jung-Moo juga menyatakan bahwa semua pemain Korsel berada dalam kondisi cukup baik. “Kami ingin berlaga di Piala Dunia kali ini untuk mencatatkan sejarah baru,” ujar dia.

Selain faktor internal yang menguntungkan,  Jung-Moo juga menyebut sejumlah faktor eksternal yang bisa membantu timnya. Salah satunya cuaca di Afsel yang tidak terlalu dingin. Berada di Grup B memang membuat tantangan Korsel untuk lolos fase kedua cukup berat. Sebab, harus bertarung melawan tim kuat macam Argentina, Yunani, serta Nigeria.

Tapi khusus pertandingan perdana melawan Yunani, Lee Won-Jae dkk boleh merasa beruntung. Ini seiring kondisi bek tengah Yunani Vangelis Moras yang masih meragukan untuk tampil. Pemain Bologna itu belum juga sembuh dari cedera paha yang membakapnya.

Atas hal tersebut, Moras tak tampak dalam sesi latihan tim Yunani beberapa hari terakhir. Menurut salah seorang ofisial tim Yunani, pemain bertinggi 196 cm tersebut tidak busa dimainkan melawan Korsel. “Moras tidak mungkin dimainkan saat melawan Korsel,” kata ofisial tersebut. (uan/jpnn)

Posted in World Soccer | Tagged , , | Comments Off