DBL Indonesia

Friday, 5 March 2010

Empat Kali Direhab

Empat Kali Direhab, BERJALAN: Siswa berjalan di depan Masjid Ar Ridho, Jalan Rakyat Kelurahan Sidorame, kemarin (4/3) // SAZALY/SUMUT POSBERJALAN: Siswa berjalan di depan Masjid Ar Ridho, Jalan Rakyat Kelurahan Sidorame, kemarin (4/3) // SAZALY/SUMUT POS

Masjid Ar Ridho di Jalan Rakyat No 33 Kelurahan Sidorame

Masjid Ar Ridho berdiri megah dengan menara menjulang di Jalan Rakyat No 33 Kelurahan Sidorame. Tempat ibadah ini awalnya, hancur bahkan bisa dikatakan tidak layak untuk ukuran sebuah rumah ibadah.

Tahun 1952, masjid ini masih berstatus langgar. Saat itu langgar itu berdiri di tanah wakaf. “Tanah untuk berdirinya langgar itu merupakan wakaf dari Kepala Kampung yang sekaligus menjadi nazir pada masa itu, yakni Muhammad...

Friday, 5 March 2010

Penangkapan Teroris Kelompok Baru

Meski sudah menangkap beberapa orang yang diduga terkait terorisme di Aceh. Namun Polri masih melakukan pengejaran terhadap WNA yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris di Aceh.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Senin (1/3). “Belum ada warga negara asing, tapi mereka terindikasi pernah latihan di luar negeri,” ujarnya.

Edward mengatakan, dari tujuh pelaku yang ditangkap di Aceh karena diduga terlibat kegiatan terorisme belum ada warga negara asing yang ditangkap. Polri, kata dia, masih terus mengembangkan penyidikan kasus tersebut.

Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri Brigjen Pol Tito Karnavian, ketika dikonfirmasi memastikan bahwa jumlah pelaku yang berhasil diamankan mencapai tujuh orang. “Sudah ada tujuh orang, kita masih terus mengembangkan dan mengejar pelaku lain yang diduga ada warga negara asing, diduga dari timur tengah” jelas Tito.

Sebelumnya, Kapolri...

Friday, 5 March 2010

Penanganan Terorisme RI Lebih Baik dari AS

Indonesia seolah tak pernah sepi dari isu terorisme.
Bagaimana sebenarnya penanganan gerakan jaringan teroris yang ditengarai masih eksis di Indonesia? Berikut pernyataan Direktur Internasional Crisis Group (DICG) Sidney Jones dalam Diskusi Kerja (Working Discussion) bertema “Mencegah Terorisme Dengan Membangun Kepedulian dan Rasa Kemanusiaan”, di Jakarta, Sabtu (27/2).

Bagaimana penanganan terorisme di Indonesia termasuk dampaknya?
Indonesia lebih baik dalam me-manage terorisme, dan dampak-dampaknya ketimbang negara lain, termasuk Amerika.
Indonesia mampu mengadili para pelaku terorisme yang ditangkap setelah peristiwa bom dalam 10 tahun terakhir, secara terbuka di depan pengadilan sehingga siapa pun bisa mengakses dan mengetahui secara detil.
Sedangkan, penanganan terorisme di Amerika tertutup.

Bahkan di Guantanamo sampai saat ini masih ada korban penangkapan akibat terorisme, sudah enam tahun disana...

Friday, 5 March 2010

11 Negara Bahas Teroris

Pertemuan kelima Senior Official Metting on Transnational Crime (SOMTC) working Group on counter Terorism dilangsungkan di Kuta Bali, Kamis (25/2). Pertemuan ini digelar untuk memfokuskan program penanganan teroris SOMTC 2010-2012.

Kabareskrim Polri Komjen Ito Sumardi dalam sambutan pada pembukaan pertemuan yang dihadiri pejabat tinggi dari 11 negara Asean ini, mengatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu lead shepherd pemberantasan terorisme punya komitmen tinggi untuk bekerjasama dengan negara Asean menangani kejahatan terorisme.

Indonesia, kata Ito, telah menyampaikan kerangka kerja yang tidak hanya berisi berbagai program kegiatan, namun juga merupakan refleksi penjabaran dari ASEAN Convention on Counter Terorism yang telah ditandatangani para kepala negara Asean 2007 lalu.

“Upaya pemberantasan kejahatan lintas negara merupakan salah satu prioritas kerjasama Asean,” kata Ito selaku ketua SOMTC Indonesia.
Asean telah membentuk Minister Meeting on Transnational...

Friday, 26 February 2010

Sediakan Perpustakaan dan Madrasah

Sediakan Perpustakaan dan Madrasah,

Masjid Al- Islah di Jalan Sei Belutu Medan

Sekitar 1954, Masjid Al- Islah Jalan Sei Belutu No 99 Medan ini masih berstatus langgar. Kondisinya pun masih cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, lantainya masih beralaskan tanah, dindingnya juga masih terbuat dari bambu dan atapnya terbuat dari nipah.

Rahmat Sazaly, Medan

Pada awalnya, langgar ini berdiri di atas tanah wakaf bilal Marto. Tanah yang diwakafkan pada waktu itu ukurannya 20 X 20 meter. Namun, saat ini seiring berjalannya waktu, luas tanah masjid ini berukuran 20 X 35 meter.

“Perluasan tanah ini merupakan swadaya masyarakat yang memang ingin menginfaqkan uangnya untuk membangun masjid tersebut....

Friday, 26 February 2010

Hindarkan Tafsir Kebencian yang Subyektif

Terkait maraknya kekerasan yang masih mewarnai mayarakat Indonesia dalam menyelesaikan persolan, DR Abdul Latif Bustomi MA, pakar antropolgi agama dan dosen pasca sarjana Universitas Indonesia (UI) menegaskan pentingnya pengaktifan kearifan lokal berbasis pada agama yang dikondisikan kepada aparat pemerintah. 

Upaya apa saja yang seharusnya dikedepankan? Membahas hal ini, Tim Sindikasi CMM mewawancarai DR Abdul Latif Bustomi MA yang juga penulis buku Politik Kiai, Kiai Politik. Berikut petikan wawancaranya:

Masyarakat Indonesia terkenal dengan keramahtamahannya. Mengapa kekerasan kerap ada?
Akar dari persoalan itu sejatinya adalah penguasaan sumber daya (manusia, alam). Penguasaan itu berujung pada munculnya dua kekuatan, yaitu kawan dan lawan. Yang sesuai dengan kepentingan mereka diidentifikasi sebagai kawan (minna), sedangkan yang bertentangan sebagai lawan (minkum). Semakin potensial sumber daya itu maka relasi antarkeduanya...

Friday, 26 February 2010

Cegah Kekerasan Agama

Pemerintah harus menindak tegas oknum-oknum yang melakukan kekerasan atas nama agama yang marak terjadi
akhir-akhir ini.

Demikian permintaan yang sampaikan pengurus Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) yang diwakili Ketuanya Musdah Mulia dan Sekretaris Jenderal Yohannes Hariyanto saat bertemu Wakil Presiden Boediono, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, belum lama ini.

Menurut data ICRP, sepanjang Januari tahun ini saja sudah terjadi 20 kasus lebih kekerasan agama di antaranya, perusakan rumah ibadah. Semua peristiwa itu tidak ditangani secara serius oleh aparat keamanan sehingga ada kesan pembiaran oleh negara.

“Provinsi yang jadi juara dalam kasus ini adalah Jawa Barat. Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus paling banyak. Termasuk kasus yang terjadi di Bekasi 11 Januari lalu,” ujar Hariyanto dalam konferensi pers.

Hariyanto mengatakan, ada dua karakteristik dalam kasus ini. Yaitu, kekerasan yang dilakukan atas nama...

Friday, 19 February 2010

Dua Setelah Tahun Baru Rampung

Dua Setelah Tahun Baru Rampung, LUAS: Halaman Masjid Jami terlihat luas sehingga bisa menampung puluhan mobil dan sepeda motor. // Sazaly / Sumut PosLUAS: Halaman Masjid Jami terlihat luas sehingga bisa menampung puluhan mobil dan sepeda motor. // Sazaly / Sumut Pos

Pembangunan Masjid Jami Jalan Pinang Baris

Siapa yang menyangka Masjid Jami dulunya hancur dan tidak layak huni. Dindingnya terbuat dari papan yang reot dan lantainya dari semen. Inilah yang melatarbelaki pengurus masjid, untuk memperbaikinya. Alhamudillah saat ini kondisinya baik dan cantik.

Rahmat Sazaly, Medan

Tepatnya tahun 1957, Masjid Jami Jalan Pinang Baris No 13 Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal...

Friday, 19 February 2010

Mewujudkan Masyarakat Plural yang Integratif

KH Shalahudin Wahid, pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur, akrab dipanggil Gus Sholah, mengatakan, sejarah agama selalu menyertai sejarah kemanusiaan. Sejak dimulainya sejarah kemanusiaan, agama tidak pernah hilang dari muka bumi ini. Seperti dikatakan Max Scheler (1874-1928), agama merupakan kemampuan tersendiri yang paling dasar dalam diri manusia. Bahkan, agama merupakan fitrah yang diturunkan yang telah menyatu dalam diri manusia sejak kelahirannya.

Bagaimana seharusnya umat merefleksikan keberagamaanya dalam kehidupan sekarang ini? Membahas hal ini lebih jauh, Tim Sindikasi Media CMM mewawancarai Gus Sholah, adik kandung Gus Dur, yang kini tengah mendapat dukungan besar dari para Kiai Khos di Jawa Timur untuk menduduki posisi Ketua Umum PBNU, menggantikan KH Hasyim Muzadi. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana kita menerjemahkan misi agama sebagai pembawa kedamaian terkait persoalan kehidupan beragama sekarang ini?...

Friday, 19 February 2010

Lindungi Setia Agama

UU No 1 Tahun 1965

SEJAK Orde Lama dan Orde Baru, UU No 1 tahun 1965 mendukung keberagaman beragama. Sementara itu, di zaman reformasi juga mendukung penuh. Tapi tetap menjunjung kebebasan yang tidak berdasarkan syahwat hedonistik.

Demikian dikatakan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Syuhada Bahri, di Jakarta, Rabu  (17/2).  Syuhada Bahri yang mewakili pihak terkait memaparkan bahwa UU No 1 tahun 1965 tidak bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945. "UU No 1 tahun 1965 sejalan dengan UUD 1945 untuk menciptakan hidup yang damai, toleransi antaragama, dan saling menghargai,” katanya.

Karena itu, DDII meminta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) agar tetap mempertahankan UU No 1 tahun 1965 tentang Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama. Harapan itu disampaikan dalam sidang pleno uji materi UU tersebut di MK, Rabu (17/2).

Syuhada menambahkan, tidak ada pemeluk agama yang rela jika agamanya dinodai. ”Bagi...

Friday, 12 February 2010

Jadi Masjid Percontohan di Sumut

Jadi Masjid Percontohan di Sumut, MEGAH: Dua menara dengan megah mengapit bangunan masjid.  // SAZALY/SUMUT POSMEGAH: Dua menara dengan megah mengapit bangunan masjid.  // SAZALY/SUMUT POS

Masjid yang satu ini berdiri tahun 1960.  Awal mulanya kondisinya cukup memprihatinkan, berdinding papan dan berlampukan petromak.

Nama lengkapnya Masjid Al Badar Jalan Gatot Subroto Km 6,8 Medan. Masjid ini berdiri di atas tanah dengan luas 4166 meter kuadrat. Namun, untuk pertama kalinya masjid ini berdiri di atas tanah wakaf milik Almarhun Ahmad Syamsi yang luasnya 875 meter kuadrat.

“Tanah itu bertambah luasnya berkat bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Pada saat itu Pak Abdillah...

Friday, 12 February 2010

Menghindarkan Masyarakat dari Saling Caci

Sejatinya semua agama selalu mengajarkan harmoni. Begitu Islam juga mengajarkan harmoni dan kasih sayang. Tetapi kenyataannya agama sering menjadi sumber konflik yang tak ada habis-habisnya. Padahal, selama berabad-abad agama-agama besar telah mengajarkan persatuan umat manusia.
Demikian pandangan Prof Dr H Mudjia Raharjo Msi, Guru Besar Sosisologi pada Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Langkah konkret apa saja yang harus dilakukan guna meminimalisasi konflik sekaligus sebagai perekat sosial sehingga mendorong
tumbuhnya kerukunan beragama?

Membahas hal ini lebih jauh, Tim Sindikasi Media CMM mewawancarai Prof Mudjia Raharjo yang juga sebagai Wakil Rektor UIN Malang. Berikut petikan wawancara dengan tersebut:

Langkah-langkah konkret apa yang bisa diteladani para tokoh agama untuk menciptakan kerukunan hidup beragama?
Memang harus diakui bahwa setiap agama...

Friday, 12 February 2010

Menjadi Perekat dan Katalisator Umat

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Papua harus bisa berfungsi sebagai perekat umat Islam secara internal dan katalisator semua umat secara eksternal.

Demikian dikatakan Ketua ICMI Provinsi Papua periode 2009-2014, Dr Muhamad Abud Musaad Msi, di Jayapura, Sabtu pekan lalu, usai dilantik menjadi ketua ICMI Papua oleh Ketua Presidium ICM Pusat, Prof DR Azyumardi Azra.

“Artinya, ICMI bukan saja hanya mengakomodir kepentingan umat Muslim, tetapi seluruh masyarakat umat beragama di Papua,” kata Musaad, seperti dikutip Antara.  Musaad mengutip ceritera dari Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua, Pendeta Herman Saut, yang mengatakan bahwa, masuknya Ottow dan Geissler, dua orang penginjil Jerman di tanah Papua pada 155 tahun silam, adalah atas izin dari Sultan Tidore kala itu.

Bahkan, Ottow dan Geissler yang oleh orang Papua dikenal sebagai pembawa Injil masuk di tanah Papua, yang dirayakan setiap 5 Februari, saat pertama kali menginjak tanah...

Friday, 12 February 2010

Menjembatani Islam dan Barat

Imam masjid di New York, Imam Feisal Abdul Rauf, mengatakan ingin menjadi sosok yang mampu membangun jembatan penghubung antara dunia Islam dan Barat dengan baik untuk memupus rasa saling curiga di antara keduanya.

‘’Tujuan saya menebar harmoni dan perdamaian dunia Islam dan Barat. Bagaimana saya bisa membantu meningkatkan hubungan antara dua entitas tersebut,’’ kata Abdul Rauf, yang juga Ketua Cordoba Initiative, seperti dikutip Islamonline, akhir pekan lalu.

Melalui Cordoba Initiative yang didirikan pada 2003, Abdul Rauf bertekad menghapus rasa saling tidak percaya antara dunia Islam dan Barat. Langkah awal yang ia lakukan adalah mengidentifikasi sumber-sumber penyebab konflik antara kedua belah pihak tersebut.

Abdul Rauf telah menuangkan inisiatifnya ke dalam serangkaian proyek – meliputi bidang politik, agama, dan budaya – yang diyakini efektif untuk mencapai tujuannya. ‘’Insya Allah, proyek-proyek ini membantu mengurangi dan menyelesaikan konflik...

Friday, 5 February 2010

Tertua di Sei Sikambing

Tertua di Sei Sikambing, PINTU GERBANG: Pengendara sepeda motor melintas di pintu gerbang Masjid Jamik. // sazali/ Sumut PosPINTU GERBANG: Pengendara sepeda motor melintas di pintu gerbang Masjid Jamik. // sazali/ Sumut Pos

Masjid Jamik M Jaya, Jalan Gatot Subroto Medan

Masjid yang satu ini tergolong tua. Soalnya sejak zaman  PKI tahun 1965 masjid ini sudah berdiri kokoh. Hanya saja waktu itu masih berstatus sebagai musala. Seperti apa kondisinya?

Menyusuri Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sei Sikambing terdapat bangunan masjid yang diberi nama Masjid Jamik. Pada masa itu, musala memprihatinkan, lantainya masih beralaskan tanah, dindingnya terbuat dari papan, dan atapnya masih bertutupkan seng. Sedihnya...

Friday, 5 February 2010

Toleransi tanpa Teologi

Islam mengakui perbedaan. Islam juga bisa memahami identitas agama-agama lain, namun bukan berarti membenarkan semuanya. Al- Quran menegaskan bahwa bermacam agama tidak bisa disatukan. Islam bahkan melarang kaum Muslim mengganggu umat agama lain dalam menjalankan agamanya.

Setiap agama tentu memiliki warna dan konsep toleransi yang berbeda. Bagaimana konsep toleransi dalam Islam dibangun? Bagaimana pula seorang Muslim mesti bersikap toleran dalam kehidupan yang semakin majemuk dan penuh tantangan ini? Membahas hal lebih jauh, Tim Sindikasi Media CMM mewawancarai Dr H Miftahurrohim N Syarkun MA, Dosen Program Studi Ekonomi Islam Universitas Airlangga, yang kini tengah menjadi Fellow Post Doctoral pada Centre for Islamic Development Management Studies, Universiti Sains Malaysia. Berikut petikan wawancara dengan Pendiri dan Ketua Nahdlatul Ulama Malaysia (1998-2005) itu:

Sejauh mana Islam menerima dan mengakui perbedaan dalam beragama?
Tiap agama...

Friday, 5 February 2010

Lindungi Hak Beribadah

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid, mengatakan negara belum mampu melindungi ataupun menjamin hak beragama warga negaranya. Selama ini, kekerasan berlatar agama cenderung diabaikan dan tidak ditangani.

“Hal itu terlihat pada meningkatnya sejumlah kasus perusakan rumah ibadah serta kekerasan berlatar agama. Jarang sekali ada penegakan hukum pada kasus-kasus demikian,” ujar Kiai Salahuddin Wahid dalam diskusi ”Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2009” yang digelar Program Studi Agama dan Lintas Budaya (Center for Religious and Cros-cultural Studies/CRCS) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Senin (1/2).

Menurut adik mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang biasa dipanggil Gus Sholah itu, pada kasus perusakan rumah ibadah, pemerintah daerah pun seharusnya mampu mencarikan lokasi alternatif atau menata lokasi untuk mendirikan rumah ibadah. “Di sisi lain, umat minoritas sebaiknya bersabar dan tidak mendirikan...

Friday, 5 February 2010

Muslim Spanyol Membangun Toleransi

Cultural Open Day. Demikian nama program yang kini dikampanyekan kaum Muslim di Spanyol. Melalui program ini, kaum Muslim membuka masjid-masjid dan pusat kegiatan Islam bagi non-Muslim.

Langkah ini dimaksudkan untuk membangun jembatan dengan masyarakat luas dan mengikis kesalahan persepsi terhadap Islam dan kaum Muslim.

Seperti dikutip Islamonline, Senin (1/2), Ketua Islamic Union of Imams and Preachers in Spain (IUIPS), Alaa Said, mengatakan, program ini sangat strategis dan menjadi pintu pembuka untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat luas.

Melalui langkah ini, kata Said, Muslim di Spanyol dapat lebih memperkenalkan agamanya kepada masyarakat Spanyol secara luas.
Kaum Muslim hendak mengajarkan publik di Spanyol mengenai kultur dan tradisi di kalangan komunitas Muslim, termasuk tentang ajaran Islam.Program ini juga dimaksudkan untuk membuka wawasan masyarakat terkait isu-isu terkini di kalangan kaum Muslim, seperti pluralisme dan hidup dengan kelompok...

Friday, 29 January 2010

Terorisme Mengancam NKRI

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa gerakan teror bom atau bom bunuh diri adalah produk Timur Tengah yang dibawa oleh mereka yang pernah “belajar” di sana. Para militan yang pernah berkontak langsung dengan Pakistan dan Afganistan yang sering disebut sebagai Peshawar Circle ini dinilai lebih tangguh dan berbahaya daripada mereka yang hanya menjadi martir di lapangan.

Dari para alumnus Peshawar Circle inilah mereka yang menjadi eksekutor lapangan mendapat doktrin sehingga berani melakukan bom bunuh diri.
Bagaimana rangakaian peristiwa di Tanah Air dengan jejak meraka di Timur Tengah? Berikut perbincangan Tim Sindikasi Media CMM dengan Agus Maftuh Abegebriel, staf pengajar Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pengamat terorisme dan ideologi transnasional:

Berdasarkan penelurusan berbagai ajaran yang ada dalam konsep radikalisme surgawi, muncul fatwa sekelompok Muslim radikal bernama ‘Jalalabad’, artinya pembasmian musuh dengan cara apa pun....

« Kembali

  • USD Jual: 9275.00 Beli: 9125.00 » SGD Jual: 6642.90 Beli: 6512.90 » HKD Jual: 1196.30 Beli: 1174.90 » CHF Jual: 8677.60 Beli: 8513.60 » GBP Jual: 13919.95 Beli: 13639.95 »
  •  

    Copyright © 2009 HarianSumutPos.com
    REDAKSI: Graha Pena Medan Lt.3 Jl. SM Raja KM 8.5 No. 134 Medan - Sumut Telp: +62-61-7881661 Fax: +62-61-7883060
    redaksi-a-hariansumutpos.com - iklan-a-hariansumutpos.com