DBL Indonesia

Sunday, 20 December 2009

Legal dan Sengaja Diberdayakan Pemerintah

Melihat Wisata Malam di Phuket

Hari sudah petang. Saya bersama teman memutuskan untuk kembali ke kamar hotel. Sesuai rencana, kami kembali lagi keluar hotel untuk me ncari tahu hiburan yang ditawarkan negara Gajah Putih ini.

Berjalan kaki, kami para rombongan wartawan dari Kota Medan menyusuri jalanan menuju kawasan Bangla Patong. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari hotel tempat kami menginap.

Malam di sepanjang jalan kota Phuket di kawasan Patong masih terlihat hiruk-pikuk. Maklum daerah tersebut padat dengan segala aktivitas industri berbagai perdagangan. Mulai dari restauran sea food berbagai negara, bar, live musik, diskotek, atraksi disc jockey (DJ) pijat refleksi, menjual aneka souvenir, hingga barang elektronik, semua ada disepanjang jalan Bangla.

Dengan padatnya kunjungan turis asing ke Phuket serta padatnya aktivitas di malam hari, membuat kawasan Bangla Patong seakan tidak akan pernah tidur. Yang lebih menarik lagi, di sepanjang...

Sunday, 20 December 2009

Nikmati Pantai dan Belanja Murah

Nikmati Pantai dan Belanja Murah, PANTAI: Salah satu pantai di Thailand, pantai Phang Nga. // PANTAI: Salah satu pantai di Thailand, pantai Phang Nga. //

Kata orang, kalau mau menikmati ‘Surga Dunia’, Phuket-lah tempatnya. Kota pantai di ujung Selatan Thailand ini memang menyajikan kenikmatan dunia. Dari industri rumahan hingga industri pelacuran.

L angit masih semburat,   matahari masih mengintip  saat wartawan koran ini  tiba di Bandara Polonia. Maklum, sesuai jadwal dengan manajemen AirAsia, semua rombongan harus tiba di Polonia tepat pukul 06.00 WIB. Jadwal harus on time, apalagi ini terbang gratis, jangan sampai mengecewakan maskapai yang baru membuka rute Medan-Kuala Lumpur-Phuket.

Setelah mengurus...

Saturday, 10 October 2009

Reog Ramaikan Pesta Danau Toba

Reog Ramaikan Pesta Danau Toba, PARTISIPASI: Kesenian Reog Ponorogo dari Desa Kolam, Percut Sei Tuan, ikut meramaikan Pesta Danau Toba di Parapat.//HS putra/sumut posPARTISIPASI: Kesenian Reog Ponorogo dari Desa Kolam, Percut Sei Tuan, ikut meramaikan Pesta Danau Toba di Parapat.//HS putra/sumut pos

MEDAN-Kesenian Reog ternyata tidak hanya ada di Ponorogo. Di Sumatera Utara pun ternyata kesenian daerah yang khas ini punya kiprah yang menggembirakan.
Pada Pesta Danau Toba 2009 kemarin, Reog Ponorogo tampil dan memukau pengunjung. Bahkan banyak orang yang tidak percaya, kalau dua jenis tari reog yang muncul sekaligus itu adalah kesenian reog ini berasal dari Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kesenian Reog ini dikembangkan oleh  Paguyuban Wali Budoyo di bawah pimpinan Wahyu Purnomo.

Wahyu Purnomo...

Tuesday, 23 June 2009

Menyambangi Lokasi Liburan Sekolah Bagi Warga Medan

Musim liburan sekolah telah tiba. Itu artinya, lokasi wisata yang berada di sekitar Medan pun menjadi buruan warga metropolis. Lokasi mana saja yang menjadi incaran, dan apa saja aktivitas warga di sana?

Saat ini objek wisata yang cukup diminati warga Medan adalah pemandian alam Sembahe yang terletak di kaki pengunungan Sibayak. Suasana alam yang ramah, dan akses mudah ditambah biaya yang relatif murah membuat tempat ini jadi incaran saat musim libur.

Seperti Minggu (21/6) kemarin misalnya, sejumlah warga dari berbagai penjuru kota memadati tempat itu, selain keluarga, tempat itu dipadati remaja yang saat ini tengah menikmati liburannya setelah pengumuman Ujian Nasional dan pembagian rapor dilakukan.

Pantauan wartawan koran ini, sejak pagi sejumlah warga yang sebagaian besar berasal dari Medan, Brastagi, Binjai dan sekitarnya sudah memadati tempat itu. Pondok-pondok yang disediakan pengelola yang tak lain warga daerah setempat yang disewakan seharga Rp15 ribu pun habis...

Wednesday, 10 June 2009

Mengunjungi Situs Kota Cina di Dasar Danau Siombak (2-Habis)

Danau Siombak yang tenang, masih menyimpan misteri sejarah masa lalu. Namun, pemerintah kurang peduli. Akibatnya, warga Indonesia sendiri harus mencari referensi tentang Danau Siombak dari negara lain.

MUHAMMAD TAZLI , Medan

Kota Cina banyak memiliki peninggalan arkeologi, baik dari jumlah mau pun jenisnya. Tempat ditemukannya benda-benda artefak itu pun berbeda-beda. Masih berupa barang yang utuh maupun pecahan.

Penemuan-penemuan benda arkeologi itu, begitu sangat membantu melalui identifikasi jenis bahan baku benda temuan itu, sehingga memungkinkan untuk dapat menggambarkan, apa sebenarnya yang telah terjadi pada masa itu.

Namun, hingga sekarang meskipun sudah banyak ditemukan arkeologi di situs sejarah Kota Cina ini, seperti keramik, koin dan barang lainnya. Namun, hingga sekarang belum diketahui siapa saja pemilik sekaligus pewaris dari benda tersebut. Hingga sekarang, pemerintah belum meperdulikan tentang sejarah kota Cina ini, sehingga tak ada penelitian...

Tuesday, 9 June 2009

Mengunjungi Situs Kota Cina di Dasar Danau Siombak (1)

Danau Siombak punya cerita unik. Di dasar danau sisa kerukan material penimbunan Jalan Tol Belmera, terdapat situs sejarah yang kurang diperhatikan. Bahkan, terkesan dibiarkan. Seperti apa?

MUHAMMAD TAZLI , Medan

Tahun 1986 ’pasukan’ bekho (excavator, Red) mengobrak-abrik lahan yang kini dinamakan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan. Areal yang awalnya lahan pertanian milik warga, dalam waktu singkat jadi kubangan air raksasa. Kerukan tanah di areal itulah yang digunakan untuk penimbunan jalan Tol Belmera yang memanjang dari Belawan hingga Tanjung Morawa.

“Sekitar Tahun 1963, kami berladang di Siombak, tidak hanya kami saja. Banyak warga sekitar yang bercocok tanam di daerah ini. Yang ditanam macam-macam, mulai padi, ubi, kacang tanah, jagung dan sayur-sayuran,” kata Raidah, warga Rengas Pulau yang lahir di daerah ini. Sejak pengerukan dimulai, warga tak beraktivitas lagi di lahan itu, tambah ibu kelahiran 17 Agustus 1945 ini.

Seiring...

Tuesday, 26 May 2009

Kicauan yang Menjadi Magnet

Setiap orang memiliki hobi yang beragam. Hobi itu datang dengan sendirinya dan melekat di hati seseorang. Inilah yang dirasakan Johan Roberto Simanjuntak. Pria yang akrab disapa Beto ini menjadikan burung sebagai teman kesehariannya.
Awal mulanya, pengusaha di bidang Advertising ini tidak akrab dengan burung. Sebab tahun 2000-an Beto hanya suka dengan ikan laga yang lagi ngetren di kalangan anak muda saat itu. “Waktu itu saya jalan-jalan ke Jalan Bintang- pusat penjualan burung dan jenis ikan. Entah kenapa mata saya tertuju dengan burung,” kenang Beto. Dari situlah, awalnya Beto suka dengan burung hingga saat sekarang ini. Burung yang pertama dibelinya adalah burung murai batu.
Sampai sekarang, burung itu masih ada dan dirawatnya dengan baik dan menjadi kesayangan Beto. Meskipun tidak pernah diikutkan lomba, karena suaranya yang lemah, burung itu menjadi kenangan tersendiri baginya. Beto tertarik dengan burung karena suaranya yang merdu, bulunya yang cantik, dan bentuknya...

« Kembali

  • USD Jual: 9250.00 Beli: 9100.00 » SGD Jual: 6626.90 Beli: 6496.90 » HKD Jual: 1193.05 Beli: 1171.65 » CHF Jual: 8603.55 Beli: 8441.55 » GBP Jual: 13832.50 Beli: 13553.50 »
  •  

    Copyright © 2009 HarianSumutPos.com
    REDAKSI: Graha Pena Medan Lt.3 Jl. SM Raja KM 8.5 No. 134 Medan - Sumut Telp: +62-61-7881661 Fax: +62-61-7883060
    redaksi-a-hariansumutpos.com - iklan-a-hariansumutpos.com