Kepada pemasang iklan, pelanggan, dan relasi diberitahukan, sehubungan dengan perayaan Idul Fitri 1431 H, Sumut Pos tidak terbit mulai 9 September 2010. Kami akan hadir kembali Selasa, 14 September 2010

Libatkan Tuhan dalam Perencanaan

10:37, 17/01/2010

Oleh: Pdm. Edison Sinurat

“Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” Yakobus 4:13-15.

Di awal tahun ini orang-orang sedang mempersiapkan program-program kerja, pelayanan serta menentukan target-target yang akan dicapai sepanjang tahun 2010. Saya sendiri dalam minggu ini sedang mengatur program-program pelayanan khususnya pelayanan kami di Lembaga-lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan yang ada di Sumatera Utara.

Di tengah kesibukan tersebut seorang bapak meminta saya berdoa untuk memulaikan pembangunan rumahnya. Keluarga tersebut menyadari bahwa tanpa campur tangan Tuhan mereka akan kesulitan menyelesaikan pembangunan rumahnya.
Raja Salomo yang berhasil membangun sebuah Rumah Tuhan yang spektakuler di kota Yerusalem pada waktu itu mengaku demikian: “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.” (Mazmur 127:1)

Benar, apa pun program-program yang sedang kita susun dan rencanakan, jika tanpa TUHAN, kita akan menghadapi ketidakpastian. Sebagai manusia, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun ini. Bagi kita, segala sesuatu bersifat unpredictable (tidak dapat diprediksi). Yakobus berkata bahwa hidup kita ini seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Begitu fananya hidup manusia.
Tetapi bagi TUHAN yang maha tahu, mengetahui detail-detail sejarah kehidupan dunia sampai pada akhirnya. DIA mengontrol segala sesuatu yang ada di alam semesta ini bahkan yang ada di sorga. DIA-lah sutradara kehidupan yang mengetahui alur perjalanan sejarah hidup manusia sampai kesudahannya. Jadi kita harus berkata: ‘jika Tuhan menghendakinya, kami hidup dan berbuat ini dan itu. Jangan lupa melibatkan Tuhan dalam setiap rencana kita.

Sebelum Anda menetapkan target-target yang akan dicapai, adalah bijaksana untuk berdoa memohon kepada TUHAN bimbingan dan arahan. Tanpa Yesus Tuhan segalanya serba tidak pasti tetapi bersama Yesus Tuhan kita akan melangkah pasti. Kita tidak tahu apa yang bakal terjadi besok lusa, tetapi jika Yesus kita izinkan membimbing kita maka kita akan selalu mendapat pertolongan tepat pada waktunya. Dia tidak pernah tinggalkan anak-anak-Nya bergumul sendirian.

Sekalipun kelihatannya sesuatu itu sudah di tangan, tetap kita harus berkata: “Jika TUHAN menghendaki.” Bukankah kita harus melakukan kehendak TUHAN? Kehendak manusia tidak selamanya mendatangkan kebaikan bagi manusia itu sendiri, tetapi kehendak TUHAN pasti dan selalu mendatangkan kebaikan.

Perjalanan hidup yang paling aman adalah perjalanan hidup yang melibatkan TUHAN dalam segala aspeknya. Dan sebenarnya Yesus sudah menawarkan penyertaan-Nya seperti dalam Yohanes 14:16-17 “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.” Roh Kudus sebagai Penolong adalah pribadi Allah sendiri yang siap mendampingi kita dalam segala situasi. Dia akan menyatakan pertolongan-Nya kepada anak-anak-Nya. Izinkanlah Dia memimpin hidupmu dan lakukanlah kehendak-Nya, turuti Firman-Nya.

Roma 8:31 berkata: “Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” Keberpihakan Allah kepada kita ditentukan oleh penyerahan kita secara total kepada-Nya, dan itulah jaminan penyelesaian segala bentuk persoalan yang menghadang kita. Serahkanlah hidupmu kepada Allah dan percayalah kepada-Nya maka Ia akan bertindak. Puji Tuhan.
Seperti nyanyian rohani kita berkata: “bersama Yesus lakukan perkara besar, bersama Yesus tidak ada yang sukar, bersama Yesus ada jalan keluar, untuk masalahku, untuk masalahmu, untuk masalah kita semua”. Hal-hal yang besar akan terjadi jika kita berjalan bersama Yesus. Ketika penyakit datang, Dialah Penyembuh, ketika beban berat menimpa, Dialah Penolong, ketika maut menghadang, Dialah Juruselamat, Dialah segala-galanya bagi kita dan terpujilah Nama-Nya.

Jadi apa pun rencana kita di tahun 2010 ini, sertakan TUHAN. Ambil waktu berlutut dan berdoa memohon petunjuk-Nya. Jadikanlah Dia maestro kehidupanmu. Berilah tempat bagi Dia berkarya dalam hidupmu. (*)

Beri komentar

 
Banner Lebaran 2010