DBL Indonesia

Sunday, 14 March 2010

Pelatih Ayam Kinantan Mundur

MEDAN-Kabar mengejutkan langsung datang dari kubu Ayam Kinantan begitu gagal memetik kemenangan atas Persipasi Bekasi di Stadion Teladan Medan, Sabtu (13/3). Pelatih Kustiono langsung menyatakan mundur sebagai pelatih PSMS. Keputusan itu merupakan pengakuan atas kegagalan untuk melepaskan PSMS dari ancaman degradasi.

Dalam penjelasan Kustiono kepada Sekretaris Umum PSMS, Idris SE menyebut, bila materi pemain yang bukan pilihannya menjadi kendala dalam menyampaikan instruksi dan materi latihan. “Benar. Setelah kembali ke mes PSMS, dia (Kustiono, Red) memberitahu kepada saya bahwa dia mundur dari jabatannya sebagai pelatih PSMS, karena tak mampu membawa tim ini

meraih prestasi maksimal,” kata Idris SE kepada Sumut Pos via telepon, Sabtu malam (13/3).

Menurutnya dari hasil pembicaraan dengan beberapa pihak manjemen, Kustiono merasa malu dengan masyarakat Kota Medan atas hasil kinerjanya yang tak mampu memberikan hasil terbaik buat klub kebanggaan masyarakat Kota...

Sunday, 14 March 2010

Dari Mulut Keluarkan Darah

Penderita DBD Asal Tanjung Balai Dirujuk ke Pirngadi

MEDAN- Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) asal Kota Tanjung Balai, Siti Arfah (7,5), dirujuk ke RSU dr Pirngadi Medan setelah dinyatakan Dengue Shock Syndrome (DSS), Sabtu (13/3) siang sekira pukul 13.30 WIB. Siti dirujuk setelah sebelumnya mendapatkan pertolongan pertama di RSUD dr T Mansyur Tanjung Balai pada Jumat (12/3) lalu.

Bocah warga Jalan Komplek PT Timur Jaya Asahan ini, mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD RSUD Pirngadi lantai I dalam kondisi mulut mengeluarkan darah.

Menurut Paino (40), ayah Siti Arfah, penyakit anaknya ini berawal dari panas tinggi yang dialaminya. Mengetahui anaknya sakit, Paino bersama istrinya Nurhasanah (33), membawanya berobat ke Puskesmas Desa Beting Kwala Kapuas. “Sehabis berobat, kondisi Siti mulai baikan dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasanya,” ungkap Paino.

Namun pada Jumat (12/3) lalu, sepulang sekolah, Siti kembali mengalami...

Sunday, 14 March 2010

Aku Minta Dia Dihukum Mati…

Dilarang Makan, Adik Tikam Kakak Kandung

MARELAN- Kerena dilarang memakan nasi lada atau nasi untuk orang melahirkan, Ibrahim Lubis (32) tega menikam kakak kandungnya Erlina Lubis (42) dengan pecahan botol kecap, Sabtu (13/3) siang. Akibatnya, wanita beranak tujuh itu mengalami tiga luka sayatan pada tangan kiri dan satu luka sayat pada tangan kanan hingga urat tendom putus.

Menurut pengakuan Ibrahim di Mapolsekta Labuhan, kejadian itu terjadi di rumah mereka di Pasar IV, Marelan. Siang itu dirinya baru bangun tidur dan mencuci muka ke kamar mandi. Begitu keluar dari kamar mandi, Ibrahim melihat nasi lada milik yang dibuat untuk Siti Aisah, menantu Erlina Lubis yang baru saja melahirkan tiga hari lalu.

Ibrahim pun meminta nasi itu, tapi dilarang kakaknya dan disuruh mengambil nasi lain. Meski dilarang, Ibrahim tetap ngotot ingin makan nasi itu. Merasa dongkol karena tak dikasi makan nasi itu. Dia pun keluar rumah dan mengambil botol kecap dan memecahkannya...

Sunday, 14 March 2010

Tawarkan Empat Tipe Daging Kambing

Tawarkan Empat Tipe Daging Kambing, TUMPENG: Pegawai Rumah Aqiqah memotong nasi tumpeng dan menyerahkannya kepada undangan yang hadir pada peresmian Rumah Aqiqah the Boutique, Jumat (12/3). // TOMI SANJAYA/SUMUT POSTUMPENG: Pegawai Rumah Aqiqah memotong nasi tumpeng dan menyerahkannya kepada undangan yang hadir pada peresmian Rumah Aqiqah the Boutique, Jumat (12/3). // TOMI SANJAYA/SUMUT POS

Rumah Aqiqah the Boutique, Layanan Terbaik dalam Satu Atap

Kesempurnaan dalam pelayanan merupakan prioritas rumah aqiqah untuk terus eksis memaksimalkan layanan pada masyarakat umum.
Karenanya, Rumah Aqiqah berupaya memberikan layanan yang nyaman dan profesional, dimana pelanggan dapat langsung memilih hewan, menyaksikan pemotongan...

Sunday, 14 March 2010

Rudolf: Ini Belum Berakhir

Rudolf: Ini Belum Berakhir, CALON WALI KOTA MEDAN: Sepuluh pasang calon Wali Kota Medan foto bersama usai pengundian nomor urut di Garuda Plaza Hotel Medan bersama dengan anggota KPU Medan dan unsur muspida Kota Medan kemarin (13/3). // REDYANTO/SUMUT POSCALON WALI KOTA MEDAN: Sepuluh pasang calon Wali Kota Medan foto bersama usai pengundian nomor urut di Garuda Plaza Hotel Medan bersama dengan anggota KPU Medan dan unsur muspida Kota Medan kemarin (13/3). // REDYANTO/SUMUT POS

Massa Rudolf Tuding KPU Penipu

MEDAN-Pasangan bakal calon Wali Kota Medan, Rudolf M Pardede-Afifuddin Lubis gagal ikut bertarung di pemilihan Wali Kota dan wakil Walikota Medan 12 Mei mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan sudah melayangkan surat...

Sunday, 14 March 2010

Nenek 80 Tahun Terbaring Lemah di Rusun Sukaramai

MEDAN- Perempuan renta ditemukan terbaring lemah di tangga Rumah Susun (Rusun) Sukaramai Medan, Sabtu (13/3). Oleh ibu PKK setempat, nenek yang diperkirakan berusia 80 tahun itu dibawa ke RSU dr Pirngadi Medan.

Saat ditanya, nenek tersebut mengaku bernama Hani, asal Tanjung Balai. Tapi saat ditanya kembali, Hani mengatakan kalau berasal dari Padang Sidempuan. Sayangnya, Hani bak orang linglung, sehingga sulit menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan wartawan. 

Kabag Hukum dan Humas RSU dr Pirngadi Medan, Edison P SH MKes menuturkan, saat ini nenek yang diduga gelandangan itu dirawat di ruang XIV. “Secara medis akan kita berikan perawatan dan melakukan koordinasi dengan ibu-ibu PKK dan Pemberdayaan Perempuan, serta ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja,” kata Edison. (jafar/smg)

Sunday, 14 March 2010

Curi Sepeda Motor, Dua Pelajar Ditangkap

MEDAN- Dua orang pelajar pelaku pencurian sepeda motor di lapangan parkir sekolah Martadinata, Jalan Yos Sudarso Medan ditangkap, Sabtu (13/2). Kedua pelajar ini meringkuk di sel Polsekta Medan Barat menunggu proses penyidikan. Kedua pelajar tersebut yakni BN (16), warga Jalan Almunium, Kecamatan Medan Deli dan AP (16), warga Jalan Yos Sudarso.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Barat, Iptu H Panggabean mengatakan, kedua pelajar itu melakukan pencurian sepeda motor yang sedang parkir di lapangan parkir sekolah Martadinata Pulo Brayan. Kedua pelajar tersebut ditangkap petugas Polsekta Medan Barat dari lokasi yang berbeda.

Tersangka B ditangkap aparat Sat Reskrim Polsekta Medan Barat di rumahnya Jalan Almunium I Sabtu (13/3) pukul 00.45 WIB dan tidak melakukan perlawanan. Sementara AP ditangkap pada Jumat (12/3) malam pukul 22.00 WIB di Jalan Yos Sudarso ketika melintas dengan menggunakan sepeda motor curiannya.

“Kami melakukan pencurian tersebut hanya untuk menambahi...

Sunday, 14 March 2010

Masuk Bui Gara-gara Ulah Teman

Masuk Bui Gara-gara Ulah Teman,

Iwan Sihombing (24) warga Jalan Simpang Barat terpaksa mendekam di sel Polsekta Medan Area. Iwan ditangkap Jumat (12/3) pukul 21.30 WIB karena mencuri pakaian di Thamrin Plaza Jalan Thamrin Medan. Awalnya Iwan Sihombing duduk di becak bermotor (betor) miliknya di persimpangan Jalan Thamrin, menunggu penumpang. Setelah menunggu sekitar setengah jam lebih, yang datang bukannya penumpang, tetapi temannya bermarga Surbakti.

Setelah berbincang hingga pukul 21.00 WIB, Surbakti mengajak Iwan membeli baju di Thamrin Plaza. Tanpa sungkan, dia pun memenuhi ajakan itu. Keduanya pun masuk ke plaza tersebut dan langsung menuju distro di lantai dua untuk mencari pakaian yang diinginkan Surbakti.
Setelah memilah-milah, akhirnya...

Saturday, 13 March 2010

KPU Medan Ngotot Coret Rudolf-Afif

KPU Medan Ngotot Coret Rudolf-Afif,  Rudolf M Pardede dan Afifuddin Lubis Rudolf M Pardede dan Afifuddin Lubis//ANDRI GINTING/SUMUT POS Rudolf M Pardede dan Afifuddin Lubis Rudolf M Pardede dan Afifuddin Lubis//ANDRI GINTING/SUMUT POS

MEDAN-Keinginan pasangan Rudolf M Pardede dan Afifuddin Lubis untuk ambil bagian dalam pemilihan Wali Kota Medan 12 Mei kandas. Rapat Pleno anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan Jumat (12/3) menggugurkan pendaftaran pasangan ini. Rudolf dinyatakan tidak bisa memenuhi syarat administrasi karena gagal menunjukkan keabsahan ijazah SMU-nya.
Selain pasangan Rudolf M Pardede dan Afiffuddin, KPU Medan juga menggagalkan pencalonan pasangan Denni Ilham Panggabean dan Dianto MS karena persoalan dukungan dari partai.

Dengan...

Saturday, 13 March 2010

Andi Nurpati: Terserah KPU Medan

Keputusan pleno KPU Medan yang mencoret pencalonan Rudolf M Pardede, tidak dipersoalkan oleh KPU Pusat. Anggota KPU Pusat Andi Nurpati menjelaskan, masalah penetapan calon yang maju di pilkada memang menjadi kewenangan penuh KPUD. KPU Pusat sifatnya hanya memberikan bimbingan saja. Keputusan akhir tetap di tangan KPUD.

”KPU itu hanya memberikan bimbingan. Kalau yang dibimbing (KPU Medan, Red) merasa keputusannya itu yang benar, ya silakan, asalkan mereka bisa mempertanggungjawabkan keputusannya itu (mencoret pencalonan Rudolf, Red),” ujar Andi Nurpati.

Bukankah keputusan KPU Medan itu bertentangan dengan pleno KPU Pusat pada Kamis (11/3) malam? Andi menjelaskan, bahwa memang rapat pleno KPU Pusat menyatakan Rudolf memenuhi persyaratan. Namun, katanya, keputusan itu belum final. Pleno KPU Pusat akhirnya meminta Biro Hukum untuk mengkaji lagi. ”Dan sampai sekarang ini (tadi malam, Red), kita belum mengeluarkan surat yang berisi hasil pleno itu. Jadi belum tepat jika...

Saturday, 13 March 2010

Istri Saifullah Depresi Berat

BELAWAN-Saifullah Siregar, pedagang ikan yang dicurigai menjadi murid baru Dulmatin belum diketahui keberadaanya sejak menghilang beberapa waktu lalu. Rumah yang selama ini ditinggalinya di Blok 9 Lingkungan 6 Kelurahan Sicanang, Medan Belawan juga sepi.

Keluarga mengaku tidak mengetahui dimana Saifullah saat ini. Mereka juga heran mengapa pria yang katanya rajin bekerja dan diketahui tidak pernah pergi ke mana-mana  selain berdagang ikan itu dituding terlibat aksi teroris. Saat ini, isteri Saifullah bernama Cici (34) dikabarkan shock berat karena pemberitaan keterkaitan Saifullah dengan jaringan Dulmatin dan lenyapnya suaminya itu. Cici kini tinggal di rumah orangtuanya yang juga berada di Lingkungan 6 Kelurahan Sicanang.

Wartawan koran ini yang mendatangi rumah orangtua Cici kemarin (12/3) bertemu dengan Senyanto (62), ayah Cici. Mertua Saifullah bilang, Cici sedang depresi berat dan belum mau ditemui. Cici bahkan tidak mau makan dan ogah men onton televisi. “Sejak...

Saturday, 13 March 2010

Lima Bulan Sudah Lancar

Rahudman-Eldin Layak Memimpin Kota Medan

MEDAN-Pasangan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin dinilai sangat layak memimpin Kota Medan lima tahun ke depan. Program dan gebrakannya dibutuhkan kota berpenduduk 2,5 juta ini, karena pengelolaan kota sudah menyalah puluhan tahun belakangan ini.

“Pak Rahudman menjabat Pj Wali Kota Medan hanya lima bulan, tapi gebrakannya luar biasa dan mendapat hasil yang baik. Salah satu contoh seperti Jalan Sukaramai, di mana sejak beliau (Rahudman-red) memimpin Kota Medan kini jalan tersebut sudah bagus dan tidak macet lagi,” kata Ustadz Namuddin, di sela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H, di Jalan Langgar Gang Dame Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, Rabu (10/3) malam.

Dipaparkannya, jalan tersebut sudah puluhan tahun tidak pernah bagus karena para pedagang sesuka hatinya berjualan diatas jalan. Hal itu menunjukkan kurangnya disiplin oleh masyarakat. Tapi, setelah Rahudman menjadi Pj Walikota...

Saturday, 13 March 2010

Ajak Masyarakat Hidup Bersih

MEDAN – Balon Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengajak masyarakat untuk menciptakan suasana bersih mulai dari lingkungan terkecil sampai lingkungan terbesar.

Orang yang beriman adalah orang yang selalu menjaga kebersihannya karena kebersihan itu sebagaian dari iman. Mulai dari diri sendiri, lingkungan rumah sampai lingkungan yang besar. Menurutnya pengertian bersih itu sangat meluas, tidak hanya jasmani, lingkungan tempat tinggal tapi, juga rohani. Bila masyarakat melakukannya, maka hidup sehat, nyaman dan tenteram akan tercipta.

“Kebersihan itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu sama-sama menjaga kebersihan Kota Medan dan diri sendiri. Dengan kebersihan semua didapat,” terang Dzulmi Eldin beberapa waktu lalu, saat melakukan takjiah ke rumah mertua Wakil Ketua DPRD Medan Sabar Sitepu.

Sementara itu, Calon Wali Kota Medan Rahudman Harahap menambahkan, sebenarnya mengajak masyarakat menjaga kebersihan sudah dilakukannya saat menjadi...

Saturday, 13 March 2010

Bangun Kota Medan Butuh Sosok Pengalaman

MARI Komitmen Benahi Kota Medan

MEDAN-Tekad pasangan Maulana Pohan-Ahamad Arif (MARI) semakin kuat memperjuangkan kemaslahatan umat. Caranya, memperbaiki pembangunan Kota Medan dan mengembalikannya sebagai kota jasa dan perdagangan.
Demikian hasil silaturahmi dan diskusi pasangan Maulana Pohan-Ahmad Arif dengan Pengurus Muhammadiyah Daerah Kota Medan, Kamis (11/3) malam. Pada pertemuan ini, berkembang diskusi  membicarakan pembangunan sebuah kota masa depan.

Namun, perkembangan kota ini tetap saja kepada pendekatan ramah dan santun, sehingga terwujud kesejahteraan rakyat.
Maulana memaparkan, secara alamiah, Kota Medan yang dihuni oleh 2,6 juta jiwa, merupakan sebuah kota padat penduduk. Apalagi, sekarang ini kota ini sebagai kota yang dihuni oleh berbagai etnis. “Inilah sebenarnya keunggulan Kota Medan dari pada daerah lainnya, sebab latar belakang etnisnya sama-sama menjaga kota ini, sehingga inilah bentuk sebuah kota dinamis,”...

Saturday, 13 March 2010

24 DPC Tolak Ramses Simbolon

MEDAN-Kondisi internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumut gonjang-ganjing akibat ketidakjelasan pengurus. Sebanyak 24 DPC  tak bisa menjalankan program, sebab kepengurusan mulai disusupi oknum yang mengaku memegang mandat dari Pjs Ketua DPD Gerindra yang sudah berakhir masa tugasnya.

Tiga ketua DPC yang mewakili 24 ketua DPC Gerindra se-Sumut dalam temu pers pada Jumat (12/3) di Panti Asuhan Al Jamiyatul Wasliyah Medan menyampaikan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra telah mengeluarkan surat keputusan No. 01-0005/Kpts/DPP-Gerindra 2010 tentang pejabat sementara pengurus DPD Partai Gerindra Sumut pada 26 Januari 2010.

Surat Keputusan ini mencabut SK DPP Partai Gerindra No.09-1440/Kpts/DPP-Gerundra/2009 tertanggal 18 September 2009. Dengan adanya pencabutan ini, SK DPP yang dikeluarkan 18 September ini tak berlaku lagi. Sesuai SK ini, DPP Partai Gerindra menunjuk Pjs  Ketua DPD  Sumut Ramses Simbolon M Sc, Sri Kumala SE sebagai Pjs Sekretaris...

Saturday, 13 March 2010

BAP RE Siahaan Dikirim Lagi ke Jaksa

MEDAN- Untuk kelima kalinya, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kembali mengirimkan berkas berita acara pemeriksaan (BAP) dugaan CPNS Gate Walikota Pematangsiantar Ir RE Siahaan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).
“Setelah melengkapi permintaan jaksa, kita kembali mengirimkan BAP kepada pihak kejaksaan. Dengan penyerahan kelima ini, kita berharap berkasnya dapat dinyatakan lengkap (P-21) hingga bisa berlanjut ke proses berikutnya,” kata Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Drs Baharudin Djafar Msi, Kamis (11/3).

Perwira berpangkat tiga melati emas itu mengatakan, pihaknya telah berupaya melengkapi apa permintaan jaksa untuk kelengkapan berkas. “Apa yang diminta selalu kita penuhi, tapi ya seterusnya beginilah. Jadi, kalau mau tanya mengapa berkas ini bolak-balik, tanya saja jaksa,” katanya.

Ditanya apa kekurangan yang diminta kejaksaan, Bahar mengaku hal itu tidak bisa dipublikasikan. “Itu rahasia, yang jelas soal-soal tekhnis,” ujarnya.

Sekedar...

Saturday, 13 March 2010

Plt Sekda Medan Terkejut

Terkait Tunggakan Pajak Rp1,2 Miliar

MEDAN-Data dari Kanwil Pajak yang menyebutkan kalau Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan menunggak pajak sebesar Rp1,2 miliar dari akumulasi sejak tahun 1995 hingga 2009, membuat Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Medan, M Fitriyus terkejut. Apalagi, hinggi kini PD Pembangunan belum sekalipun membayarkan pajaknya.

“Wah saya belum tahu itu. Tapi terimakasih atas informasinya,” kata M Fitriyus, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Medan. Meski begitu, Fitriyus mengaku bahwa PD walaupun itu masih di bawah Pemko Medan, punya ketentuan khusus yang mengaturnya. PD ini merupakan aset yang dipisahkan. Artinya hasil, hak dan kewajiban PD ini menjadi tanggung jawab PD itu sendiri. Dan hal itu diperkuat dengan Peraturan Wali Kota Medan, yang menyebutkan PD itu punya tanggung jawab tersendiri.
“Perusahaan Daerah itu merupakan aset yang dipisahkan, walaupun masih di bawah Pemko. Tapi mereka punya tanggung jawab...

Saturday, 13 March 2010

Tubuh Terpotong-potong Digilas Kereta Api

Tubuh Terpotong-potong Digilas Kereta Api, histeris: Anak korban, Monika Situmorang menangis ketika mengetahui ayahnya meninggal ditabrak kereta api dan dibantu oleh warga dan polisi untuk berdiri kembali.//jhonson/sumut pos histeris: Anak korban, Monika Situmorang menangis ketika mengetahui ayahnya meninggal ditabrak kereta api dan dibantu oleh warga dan polisi untuk berdiri kembali.//jhonson/sumut pos

MEDAN-Warga yang bermukim di pinggiran rel kereta api tepatnya di Jalan Kalianda simpang Jalan Thamrin Medan, Jumat (12/3) pukul 13.00 WIB, sontak heboh. Pasalnya, seorang warganya bernama Untu Mauli Situmorang (61), ditemukan terpotong-potong setelah digilas kereta api.

Keterangan istri Untu, Kemeriah br Aritonang (65) menyebutkan sekira pukul 13.30...

Saturday, 13 March 2010

Tindak Dokter tak Sesuai SOP

Belakangan ini banyak ditemukan kasus malpraktik. Hal itu tak terlepas dari standart operasional prosedur (SOP). Berikut keterangan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, dr M Nur Rasyid Lubis.

Bagaimana kasus malpraktik bisa terjadi?
Satu di antara kasus terbanyak yang masuk dalam majelis kehormatan etik kedokteran (MKEK) adalah dokter dituding melakukan malpraktik. Hal ini bisa terjadi setelah pasien merasa ada yang salah dalam penanganan medis seorang dokter.

Apa dasarnya baru bisa dikatakan malpraktik?
Jika seorang dokter melakukan tindakan medis di luar standar operasinal prosedur (SOP). Itu adalah malpraktik. Yang mana malpraktik adalah melakukan yang bukan kerjaannya dan bukan standar profesinya serta tidak sesuai SOP medis.

Setahu Anda seperti apa pemahamanan masyarakat soal malpraktik?
Selama ini banyak masyarakat yang tidak paham, sehingga yang terjadi adalah ketika seorang dokter melakukan tindakan...

« Kembali

Facebook Sumut Pos

Polling

1. Apakah Anda Yakin Pembentukan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Sumut akan Efektif Menekan Potensi Korupsi Pejabat Publik?

  • Tidak Yakin (61%, 118 Votes)
  • Yakin (34%, 65 Votes)
  • Tidak Tahu (5%, 10 Votes)

Total Voters: 193

Loading ... Loading ...

Metrosiana

Masuk Bui Gara-gara Ulah Teman

Iwan Sihombing (24) warga Jalan Simpang Barat terpaksa mendekam di sel Polsekta Medan Area. Iwan ditangkap Jumat (12/3) pukul 21.30 WIB karena mencuri pakaian di Thamrin Plaza Jalan Thamrin Medan. Awalnya... ...

Gara-gara Bilang Botak

MEDAN-Gara-gara bilang botak, M Hilal Abdillah Ritonga (10) dipukuli oleh Ahmad Dawan (50) hingga memar-memar. Tak senang, ibunya Syafrida (49) mengadukan Ahmad Dawan ke Polsek Deli Tua, Kamis (11/3) petang.... ...

Wanita Kurang Waras Melahirkan di WC

MEDAN-Seorang wanita kurang waras melahirkan di dalam kamar mandi umum  pasar tradisional Medan Estate atau Pasar Bengkok di Jalan Williem Iskandar Kabupaten Deli Serdang, Rabu (10/2) sekira pukul... ...

Mertua Adukan Menantu

MEDAN-Biasanya menantu pasti hormat dengan mertuanya. Tapi, beda dengan Fahrukrozi (26). Warga Pulo Brayan Bengkel itu malah memukul kepala mertua hingga berdarah. Akibatnya, Fahrukrozi diadukan mertuanya... ...

Akibat Tergiur Upah Rp500 Ribu

MEDAN-Gaji menjadi kuli bangunan bagi Muhammad David (34) tak mencukupi. Akibatnya, warga Jalan Binjai Km 16, 5 Dusun I, Aman Damai, Deli Serdang tergiur saat ditawari temannya Ngadino (32) menjadi kurir... ...

Cuma Buron 3 Hari

MEDAN-Pencuri sepeda motor yang satu ini memang tergolong amatiran. Baru  tiga hari menjalankan aksinya langsung tertangkap. Sialnya, dia belum sempat menikmati hasil kejahatannya, malah harus ‘menikmati’... ...

Akibat Cari Silap

MEDAN-Apes menimpa Mahoni Sitompul (24), warga Jalan Tuamang dan Ali Akbar (30), warga Desa Hulu Kecamatan Pancur Batu. Keduanya menjadi bulan-bulan massa karena ketahuan mencuri handphone milik Aida Rani... ...

Akibat Asyik Pacaran

Kalau lagi berdua bersama pacar semuanya terasa indah dan menyenangkan meskipun di pinggir kanal. Tak perduli kalau tempat itu berisiko untuk dimangsa oleh penjahat. Seperti yang dialami oleh M Aminullah... ...

Akibat Nyambi Cari Uang Tambahan

MEDAN-Niat Heriadi (30) untuk mencari uang tambahan di samping penghasilannya dari menarik becak memang baik. Tapi, cara mencari uang tambahan itu salah, sehingga warga Jalan Beringin Medan Tembung itu... ...

Kencan di Hotel Digelandang Polisi

MEDAN-Polsekta Medan Timur mengamankan lima pasangan bukan suami istri saat kencan dari Hotel Ardina Jalan Krakatau Medan. Kelimanya masing-masing Sapto Waluyo (30), warga Stabat Pasar V Sidomuliyo dan... ...

  • USD Jual: 9250.00 Beli: 9100.00 » SGD Jual: 6639.25 Beli: 6508.25 » HKD Jual: 1193.15 Beli: 1171.85 » CHF Jual: 8704.65 Beli: 8540.65 » GBP Jual: 14009.00 Beli: 13727.00 »
  •  

    Copyright © 2009 HarianSumutPos.com
    REDAKSI: Graha Pena Medan Lt.3 Jl. SM Raja KM 8.5 No. 134 Medan - Sumut Telp: +62-61-7881661 Fax: +62-61-7883060
    redaksi-a-hariansumutpos.com - iklan-a-hariansumutpos.com