Momen Tertunda
10:00, 10/02/2010Parma vs Inter Milan
PARMA – Sejatinya Parma bertarung dengan Inter Milan pada pekan ke-21 Serie A Liga Italia pada 31 Januari lalu. Namun, badai salju memaksa partai tersebut ditunda. Pertarungan yang tertunda itu akan tersaji dini hari nanti di Ennio Tardini.
Bagi Inter, inilah momen yang tepat untuk semakin menjauh dari para pesaingnya di klasemen sementara. Saatnya bagi mereka merebut poin yang tertunda. Penyebabnya, Inter sedang on fire dan Parma sedang berada dalam kondisi drop.
Sebagai tim promosi, Parma sempat tampil gemilang di awal musim ini. Mereka mampu bersaing di papan atas. Bahkan, mereka sempat menjadi penghuni zona empat besar. Tapi, lima kekalahan dalam enam laga terakhir membuat mereka terpuruk.
Faktanya, sekarang tim besutan Francesco Guidolin itu tersungkur ke posisi ke-13 klasemen sementara. Mereka mengoleksi 29 poin dari delapan kemenangan, lima kali seri, serta sembilan kali kalah. Mereka belum pernah menang selama 2010.
Kendati bermain di Ennio Tardini, markas Parma, di atas kertas, Inter lebih diunggulkan. Tim besutan Jose Mourinho itu dijagokan bisa membawa pulang tiga angka. Kalau misi sukses dijalankan, Inter bisa unggul 11 poin atas pesaing terdekatnya AS Roma (44 poin).
Saat ini, Nerazzurri (julukan Inter) berkuasa pada puncak klasemen sementara dengan 52 poin. Mereka juga memiliki modal meyakinkan jelang melawat ke Parma. Inter tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di Serie A. Meski begitu tangguh, gelandang Inter asal Brazil Thiago Motta tidak mau terlampau percaya diri. “Musim kompetisi belum berakhir. Masih ada jalan panjang yang harus dilalui dan kami tidak boleh lengah,” kata Thiago Motta, kepada Sky Sport.
“Kami telah bekerja dengan baik hingga saat ini. Kami pertahankan kinerja kami dan hanya dengan begitu kami bisa memenangkan kompetisi. Apalagi, kami juga harus bertarung di dua kompetisi lainnya (Coppa Italia dan Liga Champions, Red),” lanjut Motta.
Kekuatan Inter kian berlipat dengan pulihnya Samuel Eto’o. Dengan begitu dia menjadi andalan di lini depan Inter bersama Diego Milito serta Goran Pandev. Pada laga sebelumnya, Inter menang 3-0 atas Cagliari saat tiga striker itu bermain.
“Pujian pantas diberikan kepada para striker. Mereka berkerja dengan baik. Selain itu, tim ini selalu menunjukkan sinyal kuat untuk menang sejak awal pertandingan. Itulah yang membuat lawan kami selalu kesulitan,” kata Esteban Cambiasso, gelandang Inter, di situs resmi klub.Di sisi lain, allenatore (pelatih) Parma Frances co Guidolin masih belum menemukan formula yang pas untuk mem bangkitkan tim asuhannya. “Situasi yang tidak bagus untuk menghadapi tim hebat seperti Inter,” papar Guidolin. (ham/jpnn)

