Kepada pemasang iklan, pelanggan, dan relasi diberitahukan, sehubungan dengan perayaan Idul Fitri 1431 H, Sumut Pos tidak terbit mulai 9 September 2010. Kami akan hadir kembali Selasa, 14 September 2010

Kewarganegaraan Sang Bayi Diperdebatkan

03:17, 05/03/2010

Yao Ming

Tidak lama lagi, pebasket Cina Yao Ming akan menjadi  seorang ayah. Perbincangan hangat terjadi di Negeri Tirai Bambu soal kewarganegaraan dari center Houston Rockets itu.
Menurut perkiraan, bayi pasangan Yao Ming dan eks pebasket putri Ye Li akan lahir pada musim panas ini. Sang bayi berjenis kelamin perempuan.

Menjelang hari berbahagia bagi Yao-Ye, masyarakat Cina justru terkonsentrasi membicarakan kewarganegaraan dari anak pasangan pebasket itu.

Diberitakan USA Today, saat ini Yao dan isitrinya telah kembali ke Amerika Serikat (AS). Bila lahir di AS, maka sang anak bisa mendapatkan kewarganegaraan Negeri Paman Sam, negara bagian Amerika Serikat.

Sebenarnya sang anak bisa juga didaftarkan sebagai warga negara Cina. Namun Negeri Tirai Bambu tidak mengenal kewarganegaraan ganda.

Pembicaraan soal kewarganegaraan menghiasi forum-forum di dunia maya di Cina. Ada yang pro, ada pula yang kontra.”Hanya seorang idiot yang bakal menerima kewarganegaraan Amerika,” tulis seorang penggemar basket dalam situs www.sina.com.

“Yao Ming adalah seorang individu, bukan alat politik. Ia punya hak untuk memilih di mana anaknya akan dilahirkan, seperti apa tindakan medis yang membantu proses kelahiran, dan juga pendidikan apa untuk sang anak. Kewarganegaraan tidak ada hubungannya dengan loyalitas,” tulis pendapat lain dalam situs basket Hoop Cina.

Juru bicara keluarga Yao, Zhang Mingji menolak untuk membicarakan soal ini. Zhang menerangkan bahwa pebasket Houston Rockets itu kembali ke AS untuk melanjutkan proses pemulihan cederanya.

Seperti diberitakan media pemerintah Cina, ilmuan memperkirakan putri Yao nantinya akan tumbuh hingga setinggi 1,86 meter, sedikit lebih pendek dari sang ibu Ye Li (1,9 meter). Nantinya anak Yao diharapkan menjadi pebasket masa depan Negeri Tirai Bambu. (net/jpnn)

Kata kunci pencarian berita ini:

Beri komentar

 
Banner Lebaran 2010