Dua Pam Swakarsa Babak Belur Dihajar Massa

09:32, 12/03/2010

DELI SERDANG-Dua anggota Pam Swakarsa PTPN II Kebun Limau Mungkur, Regar dan Ripin babak belur dihajar warga saat menyisir lahan yang telah disusupi penggarap serta oknum aparat, Kamis (11/3). Akibatnya, Regar mengalami luka serius pada kuping kiri dan kanan, sedangkan Ripin mengalami patah tulang di tangan kanan.

Keduanya dilarikan ke klinik Kebun Limau Mungkur, namun karena kondisi kedua korban mengalami luka serius, dirujuk ke RSU GL Tobing PTPN II Tanjungmorawa guna mendapatkan perawatan intensif.

Ketua Pam Swakarsa Yusuf Sinulingga, pascapenangkapan oknum aparat, Selasa (9/3) lalu, pihaknya terus turun ke lapangan guna mengamankan lokasi perkebunan dari aksi pencuri kelapa sawit. “Kita berharap Kepolisian dapat menangkap segera pelaku pencuri sawit serta oknum aparat yang selama ini membackingi,” harapnya.

Terkait kedua anggotanya yang babak belur dihajar penggarap, dia mengaku tidak akan menyurutkan niat dalam melaksanakan tugas.(btr)
“Kahadiran kita untuk mengamankan aset negara. Tetapi di sana ada lapangan tembak milik TNI. Padahal pihak perkebunan tidak pernah memberikan izin di sana,” tambahnya.

Kapolsek Talun Kenas AKP K Saragih membenarkan atas kedua anggota Pam Swakarsa yang babak belur tersebut. Namun, Kapolsek tidak menyebutkan keterlibatan oknum TNI. “Diduga pelakunya dari kelompok masyarakat penggarap. Dan sekarang kondisi di lahan telah aman dan terkendali,” jelasnya. (btr)

Beri komentar

 
PLN Bottom Bar