Mobil Polisi Dirusak Massa
10:52, 14/05/2010KARO-Sejumlah warga di Desa Singgamanik, Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo, merusak mobil jenis Kijang Innova BK 1014 SB berwarna biru tua, Sabtu (12/5) lalu. Mobil itu diduga milik petinggi polisi di Mapolres Karo. Namun pihak kepolisian membantah peristiwa itu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa amuk massa itu terjadi ketika polisi menggerebek sebuah lokasi perjudian. Oknum di dalam mobil disebut-sebut melakukan penangkapan terhadap salah seorang warga yang diduga juru tulis togel di sekitar los pasar di Desa Singgamanik.
Saat kejadian, beberapa orang di dalam mobil mengenakan pakaian preman. Mereka turun dari kendaraan dan langsung menangkap seorang warga. Setelah digeledah, warga yang dicurigai tersebut tidak terbukti sebagai tukang tulis togel, namun sekelompok orang itu bersikukuh bahwa warga tersebut harus dibawa ke markas untuk diperiksa.
Sikap polisi itu kemudian memicu amarah warga. Mobil yang digunakan petugas pun jadi sasaran massa. Mobil tersebut dibawa seorang yang diduga anggota Polres Tanah Karo dan dikenal baik oleh warga karena sudah sering keluar-masuk desa itu.
“Warga mengenali mobil itu. Walau kami duga mereka pakai plat palsu. Emosi warga tidak terbendung karena sikap arogan polisi, apalagi belakangan ini kerap terjadi aksi pencurian lembu di daerah kami dan tidak dapat ditangani polisi,” ujar seorang warga setempat.
Kasat Reskrim Polres Karo AKP Lukmin Siregar ketika dihubungi membantah kejadian itu. Dia menyakinkan, kejadian tersebut tidak ada. Lukmin bahkan meminta warga agar melapor bila melihat dan menemukan praktek perjudian. Hal senada dikatakan Kapolsek Munthe AKP E Lase bahwa peristiwa amuk massa itu tidak benar adanya.
Sayangnya, Kapolres Tanah Karo AKBP Ig Agung P tak bersedia mengangkat telepon atau membalas pesan singkat awak media ini untuk memastikan kebenaran peristiwa itu. (wan)


