Sudah Persiapkan Diri 10 Tahun
10:15, 20/05/2010Ketua PDI-P Karo Siti Aminah Balon Bupati
KARO-Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Karo, Siti Aminah Perangin-angin, memastikan diri ikut serta sebagai bakal calon (balon) Bupati Karo periode 2010-2015. Ia mengaku telah mempersiapkan diri sejak sepuluh tahun lalu.
Kepada wartawan Sumut Pos, Rabu (19/5) siang di Kabanjahe, Siti mengatakan, ia sudah mempersiapkan diri sejak 10 tahun lalu untuk calon Bupati Karo. Namun, untuk duduk sebagai orang nomor satu di daerah penghasil pertanian dan keindahan pariwisatanya itu, belum terwujud hingga pilkada 2005.
Secara terbuka, Siti Aminah mengatakan akan berpasangan dengan wakilnya dr Robert Valentino Tarigan. Ia memilih pimpinan satu bimbingan study/test di Kota Medan ini, berdasarkan berbagai pertimbangan, disertai pemikiran yang merujuk kepada nalar logis secara ilmiah, dan bukan disebabkan faktor perhitungan materi.
Menurut Ketua DPRD Karo ini, dirinya dengan Valentino telah komitmen dan bertekad bertarung dengan pasangan calon lainnya, tanpa menggunakan trik-trik kotor, khususnya penggunaan money politic dan black campaign.
“Jangan terbujuk rayuan indah, terutama uang, untuk memilih pasangan calon tertentu. Ini akan berdampak buruk bagi kita semua. Apabila uang yang digunakan untuk meraih kemenangan, maka yakinlah pasca terpilih, kandidat itu akan memikirkan kembali, cara pengembalian dana yang telah dikeluarkan. Bahkan berlipat ganda,” kata Siti.
Sejauh ini, Siti telah mengunjungi 256 desa dari 262 desa yang ada. “Hanya tinggal 6 desa yang belum saya kunjungi, rencananya akan saya telusuri seluruhnya. Saya dapat pastikan dan tahu benar apa yang menjadi kerinduan rakyat itu,” ungkapnya yakin.
Siti, yang kerap dikenal kritis terhadap sejumlah kebijakan yang diambil pihak eksekutif mengaku, merasa tertekan dengan kondisi selama ini. Diakuinya posisi legislatif yang bukan sebagai penentu kebijakan, membuat dirinya semakin bersemangat untuk membuat perubahan jika terpilih kelak. Namun demikian, Ketua DPC PDI-P Karo ini menyerahkan seluruhnya kepada pilihan rakyat.
“Kerinduan perubahan itu, ada pada hati saya. Jika Tuhan merestui saya memimpin Kabupaten ini, saya ingin kue pembangunan itu, dibagikan secara merata, hingga ke pelosok. Intinya perubahan kearah yang lebih baik. Jadilah pemimpin yang melayani rakyat. Karena sesuai ajaran agama yang saya anut, di katakan bahwa seorang pemimpin itu bukan untuk dilayani,” ucapnya tegas.
Siti menambahkan, PDIP bersama lebih 3.000 pengurus ranting akan tetap mewacanakan kepada rakyat Karo, agar tidak memilih calon pemimpin yang menjadikan uang sebagai acuan.(wan)


