Kepada pemasang iklan, pelanggan, dan relasi diberitahukan, sehubungan dengan perayaan Idul Fitri 1431 H, Sumut Pos tidak terbit mulai 9 September 2010. Kami akan hadir kembali Selasa, 14 September 2010

PSDS Jr Belum Siap Mental

09:47, 28/06/2010

LUBUK PAKAM-Kesiapan mental menjadi kunci utama di dalam setiap pertandingan. Jika mental  pemain tak cukup kuat, maka jangan berharap tim akan mampu meraih hasil maksimal.

Ungkapan di atas bisa ditujukan kepada PSDS Jr, yang meskipun telah cukup matang melakukan persiapan, namun pertandingan pertama di Piala Suratin yang berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, kemarin (27/6) hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan PSSA Jr.

Ketidaksiapan mental anak asuh Suherman terlihat ketika Agung SW gagal melakukan eksekusi penalti pada pada menit ke-75,  pasca seorang pemain balakang PSSA Jr menganjal keras Sahril Lesmana, gelandang PSDS Jr.

Suherman pelatih kepala PSDS Jr mengatakan jika hasil seri 0-0 merupakan  pukulan telak bagi timnya. ”PSSA Jr mainya bagus, tetapi anak-anak juga sudah berupaya maksimal. Mungkin, keberuntugan belum berpihak kepada kami,” kilahnya.

Tak ingin mengulangi hasil imbang seperti yang terjadi kemarin, Suherman mengatakan bahwa timnya akan berupaya meraih tiga angka atas Kwarta Jr saat kedua tim berlaga hari ini.
“Jika ingin lolos ke babak semifinal,  tak ada jalan lain kecuali memenangkan pertandingan melawan Kwarta FC,” bilang Suherman.

Sementara itu di tempat terpisah, Derby Chang, manejer tim Kwarta Jr berharap agar kemenangan yang diraih timnya atas Medan Jaya Jr pada laga pertama mampu mendongkrak motivasi pemainnya untuk melakukan hal yang sama terhadap PSDS Jr.

“Secara kualitas, tim lawan (PSDS Jr, Red) berada di atas kita. Tapi dengan motivasi yang tinggi, saya yakin para pemain mampu memberi perlawanan yang alot,” harap Derby Chang didampingi pelatih PS Kwarta, Rahmat Ryadi kepada Sumut Pos, kemarin (27/6).

Terkait strategi yang akan diterapkannya, Rahmat mengaku tidak melakukan pengawalan khusus kepada pemain  PSDS Jr.

“Pemain lawan memiliki kemampuan yang merata, jadi tidak ada pengawalan khusus. Kita akan menerapkan pola permainan 4-4-2. Yang penting anak-anak bermain bagus,” harap Rahmat. (btr/jul)

Beri komentar

 
Banner Lebaran 2010